Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Zhang Xiao Long Menuju Ke Wilayah Suku Mi.


Zhang Xiao Long menganggukkan pelan untuk menjawab Yu Lian Shing. Ia mengangkat tangan kanannya ke arah Yun Hao salah seorang dari Laskar Naga Merah yang segera memahami isyarat tangannya itu sebagai perintah darinya untuk Yun Hao segera menyediakan seekor kuda jantan warna putih untuk transportasi perjalanan Zhang Xiao Long.


"Yang Mulia, naga putih telah di siapkan untuk anda gunakan dalam perjalanan menuju ke wilayah Suku Mi sesuai keinginan Anda. " Kata Yun Hao segera menyiapkan kuda putih di depan Zhang Xiao Long yang segera melompat ke atas punggung kuda putih.


"Untuk kalian berempat gunakan kereta kuda di belakang kuda putih yang aku tunggangi di depan kereta kuda. " Kata Zhang Xiao Long nada memerintah kepada keempat orang istrinya yang segera mematuhinya untuk naik dan masuk ke dalam kereta kuda yang di kusiri oleh Yun Hao dengan tangkas.


Para pasukan Laskar Naga Merah pun segera melompat ke punggung kuda mereka masing -masing lalu mengikuti kuda putih yang di tunggangi oleh Zhang Xiao Long menuju ke arah yang di tuju oleh Zhang Xiao Long dan para pasukan Laskar Naga Merah.


Di tengah jalan menuju ke wilayah Suku Mi yang jaraknya masih sangat jauh dari wilayah kota dalam wilayah utara yang membuat langkah derap kaki kuda yang di tunggangi oleh Zhang Xiao Long yang di ikuti oleh para pasukan Laskar Naga Merah dan kereta kuda yang di dalamnya terdapat keempat istri dari Zhang Xiao Long itu terhambat karena adanya sebuah sungai yang airnya berwarna merah seperti darah.


"Sungai darah kah yang terdapat di depan jalan kita untuk menuju ke wilayah Suku Mi? " Tanya Li Kai salah seorang dari Laskar Naga Merah nada serius kepada para pasukan Laskar Naga Merah lainnya.


"Li Kai, kau lihatlah dengan cermat dasar dari air sungai di depan jalan kita. " Kata Yun Hao yang lebih baik dalam pengamatan untuk sebuah lingkungan yang mereka datangi saat ini.


"Tumpukan tulang belulang di dasar sungai yang berada di depan jalan kita adalah membuktikan bahwa sungai itu adalah sungai kematian yang berada di hutan gunung tengkorak putih yang menjadi salah satu dari daerah Suku Mongolia. " Kata Zhang Xiao Long yang telah melihat adanya tumpukan tulang belulang di dasar sungai di depan jalan mereka dari atas punggung kuda putihnya.


"Sungai Kematian yang berada di hutan gunung tengkorak putih adalah daerah kekuasaan Ratu Siluman Tengkorak Putih Mei Huang Jin yang menjadi penguasa di gunung tengkorak putih di daerah ini. " Kata Yu Lian Shing yang membuka pintu jendela samping kanan kereta kuda untuk gadis itu bisa melihat sungai kematian yang telah di lihat dengan jelas oleh Zhang Xiao Long dan para pasukan Laskar Naga Merah.


"Iya, Adik Shing. Tapi kau tenang sajalah karena aku tahu cara mengatasi orang tua yang ingin mengganggu perjalanan kita menuju ke wilayah Suku Mi. " Kata Zhang Xiao Long nada tenang kepada Yu Lian Shing yang memberikan isyarat untuk Liu Lu Sian, Tilana dan Xiao Feng untuk mempersiapkan diri mereka untuk menghadapi musuh yang datang kepada mereka.


"Teruskan jalan kita.. ! " Perintah dari Zhang Xiao Long kepada para pasukan Laskar Naga Merah yang segera mematuhinya.


Zhang Xiao Long memimpin pasukan Laskar Naga Merah melompat sungai kematian dengan lompatan yang amat tinggi dan cepat sekali sehingga mereka semua tiba di puncak gunung tengkorak putih.


Di puncak gunung tengkorak putih terdengar suara dedaunan saling bergesekan satu sama lainnya lalu di susul sejumlah tulang belulang di dasar sungai kematian yang beterbangan ke arah mereka.


Kresek!


Werr!.


" Hati - hati...! "Perintah dari Zhang Xiao Long nada tenang kepada para pasukan Laskar Naga Merah seraya mengibaskan lengan pakaiannya ke arah tulang belulang di dasar sungai kematian yang beterbangan ke arahnya dan para pasukan Laskar Naga Merah dengan ilmu tapak Naga mencengkram gunung sehingga tulang belulang itu hancur olehnya.


Blaaarr!


Tak lama kemudian berkelebatlah seorang pria yang wajahnya separuh wanita berpakaian putih dengan kepala botak melayang ke arah kereta kuda yang di dalamnya terdapat keempat orang istri dari Zhang Xiao Long dengan kedua tangan pria itu membentuk cakaran yang mematikan.


Whuusshh!


Zhang Xiao Long dengan lincah melesat cepat dengan kudanya seraya mengerahkan ilmu tapak racun dingin yang membuat cakaran pria itu membeku di udara dengan tepat di depan pintu jendela kereta kuda.


" Laki-laki banci kaleng jangan harap kamu bisa menyentuh keempat orang istriku yang berada di dalam kereta kuda ku..! " Hardik Zhang Xiao Long yang mendorong telapak tangannya yang dengan tepat menghantam wajah pria itu hingga remuk.


Desss!


kretek!


Whuuushh!


Para pasukan Laskar Naga Merah dengan cepat menyambut serangan-serangan para pasukan sekte gunung tengkorak putih yang menyerang mereka di daerah puncak gunung tengkorak putih dengan pedang di tangan mereka masing -masing.


Trang!


Trang!


Trang!


Werr!


Sejumlah tulang belulang dari penjuru arah di puncak gunung tengkorak putih beterbangan ke arah kereta kuda yang di dalamnya terdapat keempat orang istri dari Zhang Xiao Long yang segera melesat keluar dari kereta kuda dengan pedang mereka masing-masing menangkis tiap serangan-serangan tulang belulang itu.


Brrr!


Trang!


Trang!


Trang!


Yu Lian Shing menggerakkan pedang di tangan kanannya yang membabat setiap serangan - serangan tulang belulang yang menyerangnya dan ketiga orang saudarinya runtuh dengan tepat di bawah kereta kuda.


Crakkk!


Liu Lu Sian melompat dengan pedangnya yang memotong setiap tulang belulang yang terbang ke arahnya dari kiri sehingga gadis itu berhasil melindungi Tilana yang membabat setiap orang berpakaian warna hitam dengan wajah memakai topeng tengkorak putih dengan pedang kayu harum yang hebat.


Happp!


Crakkk!


Crakkk!


Xiao Feng juga menerjang pasukan musuh yang menyerangnya dari arah kanan dengan pedang yang mengeluarkan suara berdesing-desing yang membuat para pasukan sekte gunung tengkorak putih memekik kaget dengan sepak terjang istri kelima dari Zhang Xiao Long ini.


Sing!


"Akhhhh! Gadis-gadis ini bukanlah gadis-gadis lemah..! " Pekik kaget para pasukan sekte gunung tengkorak putih dengan mimik kaget melihat sepak terjang istri dari Zhang Xiao Long ini.


"Teman- teman kita tak boleh kalah dari gadis - gadis liar ini...! Ayo, kita tebas saja leher mereka. " Kata salah seorang pemimpin pasukan sekte gunung tengkorak putih dengan suara keras kepada para pasukan sekte gunung tengkorak putih lainnya.


Bersambung!