
"Iya, Adik Tilana yang cantik jelita. " Jawab Liu Lu Sian mencium pipi gadis Suku Manchuria itu dengan kasih sayang.
"Bagaimana cara untuk kita bisa mengetahui perbedaan antara tumbuhan berakar biasa dengan tumbuhan berakar di depan pintu masuk ke kota kecil tu an selatan di depan sana? " Tanya Xiao Feng nada ingin tahu kepada Yu Lian Shing yang telah di ketahui olehnya adalah gadis yang cerdas.
"Dari kehalusan bentuk akarnya di tumbuhan berakar itu.Lihatlah betapa halusnya akar di sisi yang menghadapi tembok kota kecil tu an selatan. " Jawab Yu Lian Shing menunjukkan akar tumbuhan berakar itu dengan ujung sarung pedangnya sendiri.
Baik Tilana maupun Xiao Feng dan Liu Lu Sian tertarik dengan akar tumbuhan berakar yang telah di ambil oleh Yu Lian Shing melalui ujung sarung pedang gadis cantik jelita yang menjadi istri ketiga Zhang Xiao Long dengan gelar resmi adalah Nyonya Selir Yu.
"Akarnya seperti yang kamu katakan kepada kami, Kak Shing. " Kata Xiao Feng kagum kepada Yu Lian Shing yang cerdas.
"Ya, karena itu kita harus berhati-hati di kota kecil tu an selatan ini yang mungkin ada musuh yang sudah mengintai kita. " Kata Liu Lu Sian yang memiliki kepekaan dalam situasi apapun di sekitar gadis cantik jelita yang menjadi istri pertama Zhang Xiao Long dengan gelar resmi adalah Permaisuri Liu.
"Hmm, sekte apakah yang bertentangan dengan kita yang berada di dalam kota kecil tu an selatan? " Tanya Tilana memegangi kunciran rambutnya yang berjuntai di kedua sisi wajah cantik jelita nya itu.
"Aku dengar ada sekte musang Tu an selatan yang menjadi salah satu sekte cabang yang dimiliki oleh Perdana Menteri Chin yang tentu sudah mencari tahu mengenai Kak Long yang kini di kenal sebagai Pendekar Naga Merah yang memimpin dunia persilatan di wilayah barat laut untuk antisipasi terjadinya musuh politik baru di dunia persilatan di daratan besar. " Jawab Liu Lu Sian yang memang memiliki pengetahuan yang luas mengenai sekte-sekte yang ada di seluruh dunia persilatan baik sekte-sekte kecil, sedang maupun besar.
"Apakah kamu tahu ada berapa sekte-sekte kecil di utara? " Tanya Tilana penasaran dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh Liu Lu Sian.
"Dua puluh lima sekte kecil di utara yang harus bisa di taklukkan oleh kita untuk misi Kak Long menguasai wilayah barat dan utara terlebih dahulu sebelum wilayah lainnya. " Jawab Yu Lian Shing yang telah mencatat misi -misi yang harus dihadapi dan ditaklukkan oleh Zhang Xiao Long di dalam bukunya sendiri.
"Sekte-sekte sedang di wilayah barat saja aku belum pernah jumpa dengan mereka, Lian Shing. Apalagi sekte-sekte kecil di utara yang belum pernah aku kunjungi sama sekali. " Kata Zhang Xiao Long yang menanggapi pembicaraan para gadisnya di dalam kereta kuda seraya melihat- lihat seluruh dalam kota kecil tu an selatan saat kereta kuda telah melewati pintunya dengan lancar sekali.
Lou Han melirik ke arah Zhang Xiao Long yang segera mengetahui isyarat mata dari Lou Han untuk dirinya. Ia melihat adanya orang-orang yang memiliki ilmu silat yang cukup tinggi yang berlalu lalang di jalanan kota kecil tu an selatan dengan menyamar sebagai rakyat biasa yang lemah.
"Wah, lihat ada kain sutra motif bunga teratai di jual di salah satu dari penjual barang-barang khas kota kecil tu an selatan. Aku jadi ingin sekali membelinya untuk kenangan ku yang pernah datang ke kota ini. " Kata Yu Lian Shing yang meminta izin kepada Zhang Xiao Long untuk keluar dari kereta kuda untuk menikmati keindahan kota kecil tu an selatan dengan santai dan tenang seperti berwisata.
"Iya, baiklah. Silakan kalian melihat-lihat seluruh keindahan alam dan kehidupan di kota kecil tu an selatan ini. " Kata Zhang Xiao Long yang telah memberikan izin kepada keempat orang gadis itu menikmati keindahan dan kehidupan kota kecil tu an selatan dengan nyaman. Sedangkan, Zhang Xiao Long mengajak Luo Han untuk cari tempat penginapan untuk beristirahat sejenak di kota kecil tu an selatan sekaligus menyelidiki sekte-sekte yang berada di dalam kota kecil tu an selatan untuk misinya dapat terselesaikan dengan baik.
"Tuan Muda, penginapan di depan sama terlihat nyaman untuk tempat menginap anda. " Kata Lou Han yang telah menunjukkan sebuah rumah penginapan kepada Zhang Xiao Long dengan dagunya yang runcing.
"Ya, baiklah. Kita akan menginap di penginapan di depan sana yang bertuliskan 'Penginapan kecil kota kecil tu an selatan Tuan Du' yang aku lihat merupakan penginapan yang cukup ramai sehingga kita akan aman mengamati kota kecil tu an selatan dengan lebih nyaman dan tenang. " Kata Zhang Xiao Long menyetujui usul dari Lou Han yang segera memacu kereta kuda menuju ke penginapan tersebut.
Lalu kereta kuda berhenti di depan pintu masuk penginapan yang pengunjungnya cukup ramai sehingga Lou Han yang mewakili Zhang Xiao Long untuk menemui pemilik penginapan di meja kasir untuk mendaftarkan sewa kamar penginapan untuk Zhang Xiao Long dan para gadis itu juga untuk Lou Han sendiri.
" Tuan, anda ingin menyewa beberapa kamar di penginapan saya? " Tanya pemilik penginapan dengan ramah menyambut Lou Han yang telah mendatangi tempat kerjanya di bagian kasir di sudut kanan penginapan.
"Saya ingin menyewa tiga buah kamar untuk Tuan muda dan keempat nona saya juga saya. Apakah di penginapan mu ini masih ada kamar untuk kami? " Jawab Lou Han dengan senyuman ramah kepada pemilik penginapan tersebut.
"Oh, ada. Ada tiga buah kamar yang bisa anda pakai untuk menginap di penginapan saya. Mari, saya akan mengantarkan Anda ke arah kamar -kamar yang anda butuhkan. " Kata pemilik penginapan dengan senyuman ramah kepada Lou Han sembari mengantarkan Lou Han ke arah belakang rumah penginapan untuk menuju ke bagian kamar-kamar yang di ingin di sewa oleh Zhang Xiao Long melalui Lou Han yang membantu Zhang Xiao Long untuk menyewa tiga buah kamar.
" Silakan, tuan muda ini adalah tiga buah kamar yang bisa anda pakai untuk menginap di rumah penginapan saya. " Kata pemilik penginapan usai mengantarkan Lou Han ke kamar -kamar yang telah di sewa oleh Zhang Xiao Long dengan nada ramah kepada Lou Han.
Bersambung!