
Sepasang hantu malam dan teman-temannya itu mendelik tajam melihat ke arah Liu Tong pria di hadapan mereka yang telah melontarkan kata -kata tajam dan menghina mereka dengan sikap menantang sekali.
"Lancang siapa kamu yang berani untuk mencari masalah dengan kami yang berjuluk lima Dewa dan Iblis Pegunungan Himalaya?! " hardik Ketua Sekte harimau pegunungan Himalaya yang telah menghunuskan pedang panjang ke arah Liu Tong.
"Aku Liu Tong Pendekar Rubah Emas Sakti..! " balas Liu Tong yang segera mempersiapkan diri untuk menghadapi lawannya itu.
"Cih, ayo siapa yang mau menghadapi aku Long Fai? " tantang Long Fai menyeringai kejam dan sinar matanya begitu bengis kepada tokoh-tokoh yang hadir di acara pameran sejumlah pusaka di istana kota tersembunyi.
"Aku Si Tangan Sakti.. " jawab pria berkumis dan memiliki tatapan mata sadis kepada Long Fai.
"Wah, aku Setan Kecapi Maut menantang kamu, Ratu Xiahou Xiao Chao.. " kata wanita sadis di hadapan selir Kaisar Naga Merah.
Liu Ryu dan Shen Long mengetahui bahwa lawan mereka adalah sepasang hantu malam di dekat Dewi bunga angsa putih yang telah memilih untuk lawannya itu adalah Yin Yin dan Teng Lian Ni.
"Majulah kalian berdua yang seharusnya mati di tanganku dari dahulu..! " bengis Dewi bunga angsa putih dengan telunjuknya yang memakai kuku emas yang sangat panjang sekali.
Wang Li Chang dan Yan Bu sudah bersiap untuk menghadapi kakek Gu yang sangat kejam sekali di antara tokoh-tokoh dunia persilatan wilayah pegunungan Himalaya dalam.
"Mmm Kakek Iblis itu juga hadir rupanya.. " batin Wang Li Chang sambil melirik ke arah Yan Bu disampingnya.
Teng Lun Dong dan istri mempersiapkan pedang mereka untuk menghadapi sepasang nenek tua yang memakai sepasang anting-anting yang luar biasa panjang di kedua telinga sepasang nenek itu.
"Sepasang nenek kembar dari rawa badak abadi. " kata istri dari Teng Lun Dong yang mengenali lawan mereka.
Zhang Xiao Long menatap tajam pria muda yang memakai topeng kelelawar yang menyeringai kejam di hadapannya dan menggenggam golok di tangan kanan dan pedang di tangan kiri yang berdiri di dekat meja panjang yang terdapat dua ratus pusaka yang dipamerkan di istana kota tersembunyi.
"Mmm, orang muda siapakah kamu yang terlihat angkuh dan memandang rendah aku? " tanya pria muda itu yang menuding gobloknya kepada Zhang xiao Long.
"Aku Zhang Xiao Long Pendekar Naga Merah.." jawab Zhang Xiao Long yang bersikap dingin dan angkuh kepada Pangeran Kelelawar Hitam yang terkenal dengan kekejamannya di seluruh dunia persilatan wilayah pegunungan Himalaya.
"Pantas sikapmu begitu merendahkanku seakan -akan derajat mu jauh lebih tinggi daripada aku rupanya kamu adalah Kaisar Naga Merah sialan itu...! " hardik Pangeran Kelelawar Hitam yang telah menerjang dengan golok dan pedang ke arah Zhang Xiao Long yang sudah menangkis serangan-serangan mautnya dengan pedang di tangannya.
Wutttzz!
Trangg!
Benturan dua senjata mereka membuat getaran di lantai halaman utama istana kota tersembunyi sehingga mereka berdua bergerak mundur untuk memeriksa senjata mereka masing-masing.
"Kurang ajar pedangnya telah mengikis golok di tanganku.. "batin Pangeran kelelawar hitam usai memeriksa golok ditangan kirinya yang ujungnya telah menjadi tumpul.
Zhang Xiao Long memeriksa sekilas pedangnya dan tidak menemukan kerusakan pada pedang nya yang membuat Zhang Xiao Long langsung menyerang dengan pedangnya secara langsung kepada Pangeran kelelawar hitam.
Wutttzz!!
Trang!
Pangeran kelelawar hitam menangkis serangan maut pedang Naga Merah milik Zhang Xiao Long dengan pedang kelelawar hitam di tangan kanan yang menimbulkan percikan api di udara , lalu ia memeriksa pedangnya yang telah runtuh ke atas tanah.
" Sialan...! Ku bunuh kauu...! " bengis Pangeran kelelawar hitam yang menyerang dengan golok tumpul dan melontarkan sisa pedangnya ke arah Zhang Xiao Long yang cepat menangkis dengan pedang dan telapak tangannya yang membuat serangan-serangan Pangeran kelelawar hitam membalik ke arahnya dengan kecepatan yang tak bisa di tangkis oleh Pangeran kelelawar hitam.
Trang!
Dessss!
"Arghhh....!" pekik Pangeran kelelawar hitam telah muntah darah dari mulutnya lalu pedang di tangan Zhang Xiao Long telah menebasnya jadi dua bagian.
Crakkk!
Liu Tong menggerakkan pedangnya yang telah menghadapi pedang lawannya yang bergerak dengan lincah sekali sehingga ia berhasil meraih kemenangan atas lawannya yang tahu -tahu telah terkena tebasan pedangnya yang sangat tajam dan hebat itu.
Crakkk!!
Liu Ryu dan Shen Long melontarkan pukulan- pukulan ke arah sepasang hantu malam yang menggerakkan sejumlah benda-benda di sekitar untuk menjadi senjata mereka untuk menyerang Liu Ryu dan Shen Long.
Wushhh!
Plakkk!
Crangg!
Sepasang hantu malam melompat secara cepat dan melontarkan pukulan mereka ke arah Liu Ryu dan Shen Long yang cepat menghadapi mereka dengan ilmu pukulan yang menghantam sepasang hantu malam hingga hancur.
Bughhh!
Dess!
Blaarrr!!
Long Fai menggerakkan kakinya yang bergerak secara vertikal dan mengeluarkan sinar yang menghantam Si Tangan Sakti yang menjadi lawannya ke arah dada lawannya hingga jebol.
Dukk!
Bruakk!!
Ratu Xiahou Xiao Chao menggerakkan telapak tangan yang memunculkan api yang dashyat lalu di hempaskan ke arah musuhnya yaitu setan kecapi maut yang menyerang dengan senar tipis ke arah selir cantik dari Kaisar Naga Merah.
Whooooshh!
Dessss!
Brushhh!
Api langsung membakar habis setan kecapi maut yang melolong kesakitan karena ia di bakar hidup -hidup oleh Ratu Xiahou Xiao Chao yang sangat sakti dan ganas.
Yin Yin dan Teng Lian Ni menggerakkan pedang mereka yang menyerang sepasang pedang di tangan Dewi bunga angsa putih yang bergerak dengan luarbiasa cepat sampai mereka berdua menggunakan ilmu ginkang mereka yang dapat menyelamatkan nyawa mereka dari sepasang pedang di tangan Dewi bunga angsa putih.
Wutttzz!
Trang!
Trrangg!
"Yin Yin dan Teng Lian Ni.. Kalian mundurlah dan biarkanlah aku yang menghadapi wanita iblis itu bahkan akulah yang akan menghabisinya..! " seru Ratu Xiahou Xiao Chao yang telah gunakan pedang tipis menangkis serangan-serangan dari sepasang pedang di tangan Dewi bunga angsa putih yang nyaris memutuskan leher Yin Yin dan Teng Lian Ni ketika kedua orang wanita cantik itu bergerak melayang mundur dengan sigap untuk menghindari kematian kepada keduanya.
Ratu Xiahou Xiao Chao mendesak Dewi bunga angsa putih dengan serangan-serangan pedang tipisnya yang dapat berubah banyak jumlahnya lalu sinar pedang tipisnya tahu -tahu menebas tubuh Dewi bunga angsa putih menjadi dua bagian.
Crakkk!
Teng Lun Dong dan istrinya juga menghadapi dua lawan yang tangguh sehingga mereka harus mundur dari pertarungan itu dan membiarkan Zhang Xiao Long yang menghadapi sepasang nenek sadis yang menggunakan anting-anting di kedua telinganya menyerang mereka berdua.
Wutttzz!
Zhang Xiao Long bergerak dengan kecepatan tak terlihat oleh sepasang nenek itu yang telah menjerit-jerit kesakitan pada kedua telinganya karena tangan Zhang Xiao Long telah menarik lepas kedua telinganya sekaligus anting-anting mereka.
Kress!
"Aduhhhh...!! " jerit kedua nenek itu yang telah kehilangan kedua telinganya dalam waktu amat singkat sekali. Mereka membalas serangan dari Zhang Xiao Long dengan kedua telapak tangan mereka yang memanjang menyerang ke arah bagian penting Zhang Xiao Long dan dahi Zhang Xiao Long.
Wutttzz!!
Zhang Xiao Long dengan cepat melontarkan dua pukulan telak yang melindungi dirinya sekaligus menghancurkan sepasang nenek kembar itu yang tenggorokannya langsung jebol oleh ilmu sinkang arak sakti milik Zhang Xiao Long.
Prakkk!
Bu Song dan Raja Barbar Yuen Dan melengking tajam karena sepasang kakek sadis yang jadi lawan mereka telah memutuskan kedua tangan dan kaki bahkan mencongkel sepasang mata mereka dengan kejam sekali.
"Bu Song...! " teriak Yin Yin yang melihat suami tercinta telah tewas dengan mengenaskan.
"Raja Barbar Yuen Dan...! " pekik Teng Lun Dong cepat menangkap jasad sahabatnya yang telah hancur oleh sepasang Kakek Iblis pegunungan Himalaya yang murka melihat sepasang nenek kembar telah tewas di tangan Zhang Xiao Long.
"Kaisar Naga Merah lihatlah pembalasan kami yang akan membuatmu kehilangan para sahabat mu..!! " lengking sepasang kakek Iblis itu yang telah melontarkan serangan-serangan maut ke arah Liu Tong dan kawan-kawan.
Wutttzz!
Zhang Xiao Long dengan kecepatan yang amat luar biasa cepat menggunakan ilmu sinkang lidah Naga Merah melalui kedua tinjunya yang menyerang secara langsung ke arah sepasang kakek Iblis pegunungan Himalaya yang ingin membunuh Liu Tong dan kawan-kawan.
"Hyaaaaatttt....! " Lengkingan Zhang Xiao Long yang menghantamkan kedua tinjunya ke arah sepasang kakek Iblis pegunungan Himalaya itu yang langsung melolong kesakitan terbakar api lidah Naga Merah.
Bughhh!!
Brushhh!
"Arghhhh!! "
Wang Li Chang dan Yan Bu terlempar ke lubang di belakang mereka akibat serangan maut dari Kakek Iblis lawan mereka sampai Yin Yin dan Teng Lian Ni menjerit ketakutan.
"Tidakk.. Ayahhhh...! " jerit Yin Yin.
"Kakak Yan Bu.....!! " jerit Teng Lian Ni yang kini telah pingsan melihat suaminya telah terjatuh ke jurang lembah neraka abadi yang pintu masuk nya berada di sumur halaman utama istana kota tersembunyi.
"Kakek laknat.. Ku habisi kauu...! " hardik Teng Lun Dong dan istrinya yang menyerang kakek itu dengan ilmu silat sepasang naga perak barat yang membuat kakek Iblis itu menggunakan ilmu sinkang salju abadi yang membekukan mereka dengan cepat.
Whezzz!
Zhang Xiao Long melesat dengan ilmu sinkang lidah Naga Merah mencairkan mereka berdua lalu menyerang dengan kemarahan yang sangat besar sekali sampai kakek Iblis itu mendengus dan menyerang dengan ilmu sinkang salju abadi tingkat tinggi.
Whezzz!
Plakkkkk!!
Dessss!
"Arghhhh! " pekikan kematian Kakek Iblis itu yang ilmu sinkang salju abadi nya telah hancur berkeping-keping oleh serangan-serangan ilmu sinkang lidah Naga Merah milik Zhang Xiao Long yang dashyat.
Greek!
"Apa itu..? "
Mereka dengan cepat menyadari bahwa kota tersembunyi itu telah hancur berkeping-keping karena kekuatan ilmu sinkang lidah Naga Merah milik Zhang Xiao Long telah mencairkan seluruh es di seluruh kota tersebut.
"Kita harus segera pergi dari tempat ini sebelum kota tersembunyi runtuh..! " teriak Zhang Xiao Long yang cepat memerintahkan teman-teman tersisa untuk meninggalkan kota tersembunyi.
Brrrr!
Yin Yin dan Teng Lian Ni menangisi ayah dan suami mereka begitu mereka berada jauh dari kota tersembunyi yang kini telah lenyap dari wilayah pegunungan Himalaya.
"Jangan khawatir aku akan mencari mereka di jurang lembah neraka abadi melalui jalan masuk lainnya. " kata Zhang Xiao Long dengan nada tenang dan menghibur kedua orang temannya itu.
"Yang Mulia, kami berempat tak bisa mengikuti petualangan anda di jurang lembah neraka abadi karena kami berempat harus pergi untuk kami bisa menyelesaikan masalah kami sendiri.. " kata Liu Ryu dan yang lainnya dengan sikap dan nada bersahabat kepada Zhang Xiao Long.
"Baiklah, aku mengerti, terimakasih atas waktu dan bantuan kalian yang telah membantuku untuk mengatasi orang-orang sinting di kota tersembunyi yang akhirnya berhasil kita habisi semuanya. " kata Zhang Xiao Long tersenyum ramah dan melepaskan kepergian keempatnya ke arah lain dari pegunungan Himalaya.
"Yang Mulia, hamba Liu Tong dan Lan Shiang akan menemani Anda untuk mencari dan juga menemukan Yan Bu dan Wang Li Chang di jurang lembah neraka abadi. " kata Liu Tong dan selirnya dengan nada tegas kepada Zhang Xiao Long.
"Yang Mulia, hamba Xiahou Xiao Chao juga ada untuk menemani Anda seumur hidup hamba. " kata Ratu Xiahou Xiao Chao dengan ketulusan hati kepada Zhang Xiao Long.
"Masih ada kami Teng Lun Dong dan Qing Erl juga Yin Yin dan Teng Lian Ni menemani Anda untuk petualangan di jurang lembah neraka abadi yang pintu masuk lainnya berada di sungai api abadi di barat daya pegunungan Himalaya di dekat perbatasan dengan kabupaten desa ulat api hitam. " kata Teng Lun Dong yang rupanya mengetahui jalan untuk menuju ke arah jurang lembah neraka abadi.
"Bagus, mari kita berangkat ke arah barat daya pegunungan Himalaya.. " kata Zhang Xiao Long yang segera melesat cepat ke arah barat daya pegunungan Himalaya dengan diikuti oleh Liu Tong dan kawan-kawan di belakangnya.
Brrrr!!
Perjalanan menuju ke arah jurang lembah neraka abadi tak semudah yang mereka lihat dan duga sama sekali karena daerah-daerah yang harus mereka lalui banyak sekali rintangannya yaitu adanya batu -batu es yang dikelilingi lintah- lintah es, kalajengking Merah, Laba-laba yang mengeluarkan buih-buih racun ganas dan semut- semut es yang merayap di tengah jalan mereka di pintu daerah-daerah barat daya pegunungan Himalaya.
"Astaga, binatang-binatang di depan jalan kita sungguh binatang-binatang yang sangat kuat untuk bertahan hidup di dataran tinggi dekat wilayah Tibet bahkan Yeti menghindari jalan di depan kita.. " kata Zhang Xiao Long yang melihat ke arah Yeti yang memilih untuk memutar jalan ke belakangnya.
"Aduh, Yeti kau ini binatang tubuh raksasa dan wajahmu galak tetapi kenapa kamu malah kabur dari mereka dengan berdiri di belakang Yang Mulia? " tanya Liu Tong pusing menghadapi Yeti.
"Yeti bilang binatang-binatang itu memiliki sifat jauh lebih galak daripada Yeti. " jawab Lan Shiang selirnya yang sepertinya memahami tata bahasa Yeti yang menggeram dan menunjukkan kekejaman binatang-binatang itu dengan cara berguling-guling di tanah es di belakang Zhang Xiao Long kepada mereka.
Bersambung!!