Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Kediaman Ketua Sekte Bintang Lu.


Zhang Xiao Long melompati tembok paling tinggi dari sebuah rumah yang sangat megah dan di jaga ketat oleh sejumlah pasukan yang memakai pakaian yang seragam. Rumah yang di datangi oleh Zhang Xiao Long adalah kediaman Ketua sekte Bintang Lu untuk menjalankan misi yang sudah di rencanakan di benaknya itu. Kini, Ia tiba di halaman belakang kediaman Ketua sekte Bintang Lu.


Suasana di rumah itu sangat damai dan bahagia dengan suara orang-orang bercanda ria dan bermain alat musik Gucheng dan harpa serta seruling yang di ramaikan dengan tarian yang di sembahkan oleh tujuh orang penari yang cantik yang menambah suasana di rumah itu semakin semarak.


" Kakak Fu, aku sudah menyediakan layanan jasa untuk mu di rumah ku ini asalkan kamu mau membantu aku untuk bicara dengan Ratu He untuk membuka pintu perbatasan untuk aku bisa menjual hasil tambang ku keluar daerah yang berdekatan dengan perbatasan Kekaisaran He. " Kata Ketua sekte Bintang Lu dengan suara ramah kepada Adipati Fu yang ternyata telah datang ke kediaman Ketua sekte Bintang Lu untuk rencana pernikahan antara putrinya dengan anak dari Pejabat Lau.


" Hmm, aku bisa saja membantu kamu, saudara ku. Hanya saja aku juga mau kamu bantu aku membunuh Pejabat Lau pada malam hari ini agar pernikahan antara putri ku dengan orang rendahannya itu bisa di batal. " Kata Adipati Fu yang ternyata tidak menyukai calon menantunya itu dan menginginkan Pejabat Lau di bunuh dengan bantuan dari kolega nya yang cerdas itu.


"Ya, kamu memiliki pemikiran yang benar karena putri mu ini terlalu berharga untuk di serahkan kepada budak yang bernama Lau Chen Fu yang tak ada hubungan apa -apa dengan Pejabat Lau yang berarti kamu telah di hina oleh Pejabat Lau. " Kata Ketua sekte Bintang Lu yang pintar untuk mempengaruhi perangai temannya itu.


" Karena itulah aku datang ke rumah mu lebih dahulu sebelum aku harus menghadiri pesta pernikahan antara putriku dengan budak hina itu. " Kata Adipati Fu yang menghela napas dengan berat sekali kepada Ketua sekte Bintang Lu.


"Wah, mereka sama-sama licik dan biadap juga. " Batin Zhang Xiao Long yang mendengarkan percakapan tersebut dari tempat persembunyian nya di balik pohon rindang di halaman belakang kediaman Ketua sekte Bintang Lu.


kresek!


Suara orang-orang berbondong-bondong datang ke ruang utama kediaman Ketua sekte Bintang Lu dengan membawakan sejumlah nampan berisi piring makanan dan guci arak dengan pimpinannya adalah seorang wanita yang cantik dan anggun di depan rombongan itu.


" Ketua sekte Bintang Lu dan Adipati Fu, saya membawakan makanan dan minuman khas kota Lu An utara yang sudah melegenda di seluruh kota ini, silakan Anda berdua menikmatinya dengan suguhan tarian cantik dari para penari kelas atas di kota ini. " Kata wanita itu dengan nada anggun kepada Ketua sekte Bintang Lu dan Adipati Fu.


" Wah, bukankah kamu itu Putri Ze Lin Mo yang terkenal dengan julukan Dewi Kota Lu An utara? " Tanya Adipati Fu yang terpesona dengan gadis cantik itu.


" Ya, Adipati Fu. Dia adalah Putri Ze Lin Mo yang juga merupakan salah satu selir ku yang aku dapatkan dari hadiah ulang tahun aku beberapa hari lalu melalui kebaikan hati Kaisar Jin saudara dari Ratu He. " Jawab Ketua sekte Bintang Lu yang meraih jemari gadis itu dengan bangga kepada Adipati Fu.


" Wah, kamu sungguh beruntung sekali bisa memiliki Dewi Kota Lu an utara sebagai salah satu dari selirmu , Ketua sekte Bintang Lu. " Kata Adipati Fu yang memiliki sedikit rasa iri kepada temannya itu.


" Kamu juga bukankah di rumah mu di kota Fu An mempunyai lima selir dengan satu istri yang aduhai kecantikannya, Adipati Fu? " Tanya Ketua sekte Bintang Lu yang sengaja membuat hati Adipati Fu semakin iri kepadanya dengan cara Ia merangkul selirnya dengan mesra.


" Ya, aku punya banyak wanita di rumahku hanya saja aku tak pernah melihat wanita yang lebih cantik daripada selir mu itu. "Jawab Adipati Fu dengan nada masam kepada Ketua sekte Bintang Lu.


" Aish, orang-orang yang tamak. " Kata seorang gadis yang duduk di atas genteng ruang utama kediaman Ketua sekte Bintang Lu dengan nada sinis.


Zhang Xiao Long mengamati gadis itu dengan cermat dan curiga sekali akan tindakan yang akan di lakukan oleh gadis yang duduk santai di genteng ruang utama kediaman Ketua sekte Bintang Lu.


" Siapa dia dan mau apa dia ke kediaman Ketua sekte Bintang Lu? " Batin Zhang Xiao Long yang penasaran dengan gadis aneh itu.


Wutttzzz!


Orang yang tertawa itu menangkis serangan dari gadis itu dengan tangannya yang bergerak bak mengusir lalat saja namun mengandung hawa sinkang yang kuat sekali yang keluar dari tangan orang itu.


Plakkk!


Sabuk sutera warna hitam milik gadis di atas genteng ruang utama kediaman Ketua sekte Bintang Lu terbang kembali ke arah gadis itu yang langsung melayang turun dari atas genteng ruang utama kediaman Ketua sekte Bintang Lu.


Brrrr!


Gadis itu telah muncul di atas lantai ruang utama kediaman Ketua sekte Bintang Lu dengan sikap tenang sekali menghadapi Ketua sekte Bintang Lu dan Adipati Fu serta para anak buah nya yang segera mengelilinginya.


" Bocah siapakah kamu yang begitu lancang datang ke rumah ku dan membuat kekacauan di rumah ku??? " Tanya Ketua sekte Bintang Lu dengan sikap garang kepada gadis baju hitam itu.


"Aku giam lo ong atau Kaisar Neraka yang akan mencabut nyawa mu dan semua orang mu di sini. " Jawab gadis itu yang langsung menyerang Ketua sekte Bintang Lu dengan sabuk sutera warna hitamnya itu yang meluncur ke depan mata Ketua sekte Bintang Lu.


Werrr!


Ketua sekte Bintang Lu menanggapi serangan itu dengan tangannya bergerak cepat untuk menangkap ujung sabuk sutera warna hitam itu, tetapi gadis itu telah menarik sabuk sutera warna hitamnya dengan cepat.


Wuuutttz!


" Lancang ! " Hardik para penari yang langsung turun tangan untuk menghadapi gadis itu yang bergerak dengan lincah seraya mengayunkan sabuk sutera warna hitamnya ke sekelilingnya.


Wuuuuttzzz...!


Tar!


Tar!


Bersambung!