Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Rahasia Kim Hwee Li.


Zhang Xiao Long menatap seluruh orang yang bersujud memberikan hormat kepadanya yang berdiri di samping Nyonya Selirnya yang cantik luar biasa bak sekuntum bunga mawar merah yang cantik jelita dan harum semerbak.


"Hwee Li, bisakah kau menceritakan tentang dirimu secara terperinci kepadaku setelah kita meresmikan hubungan kita sebagai suami istri yang sesungguhnya? " Zhang Xiao Long telah menoleh ke sampingnya.


"Kak Long.. " Suara panggilan Tan Tan Ling Ming, Hong Tian Erl dan Shia Ziwei yang menyusul mereka ke pulau garuda emas bersama para pasukannya yang dipimpin oleh Fu Haifeng.


"Kalian menyusulku juga rupanya? Wah, marilah kita masuk ke dalam ruangan istana pulau ini bersama-sama."Kata Zhang Xiao Long yang menyambut kedatangan ketiga orang gadisnya yang lain yang di ikuti oleh seorang wanita muda yang amat cantik jelita luar biasa dengan sikap anggun dan agung di belakang ketiga orang gadisnya itu.


" Iya, Kak Long."Sahut ketiga orang gadisnya.


Zhang Xiao Long menempati tempat duduknya yang menghadapi keempat orang gadisnya yang duduk di kedua sisinya dan para pasukannya yang duduk di bangku yang berhadapan satu sama lainnya di bawah singasana.


"Nyonya Selir Kim, silakan anda menceritakan tentang diri Anda kepada Yang Mulia di hadapan kami. " Kata Liu Tong yang tak sabaran untuk mengetahui rahasia diri wanita majikannya itu.


Kim Hwee Li menganggukan kepalanya dengan tegas lalu menberikan hormatnya kepada Zhang Xiao Long lebih dulu sebelum ia berbicara di hadapan suaminya dan para pasukan suaminya.


"Aku bernama asli Yang Ce Lin, putri dari Kaisar Garuda Emas yang bernama Yang Hu Yin dan Puteri Yalina dari Kekaisaran Khitan pedalaman. Aku pada usia belia di culik oleh Raja barbar Youlu yang tewas di tangan Ratu Zening yang kemudian menjual ku kepada Ketua Sekte Elang Ze yang di hancurkan oleh Kaisar Bai yang di hancurkan olehmu, Kak Long. Namun, aku tahu identitas asli ku yang membuatku harus hati -hati dalam menjaga pulau garuda emas agar pusaka kami tak jatuh kepada orang yang salah yang tentunya akan menghancurkan dunia ini. Di kesempatan itulah aku mempunyai seorang adik perempuan angkat yang membantuku untuk menjaga kawasan selatan yang menjadi wilayah kekuasaan kami yang memiliki musuh besar kami adalah Kaisar Merak Hitam di pulau yang berada di tengah-tengah gunung Fu barat daya. " Kata Kim Hwee Li menceritakan riwayatnya aslinya kepada Zhang Xiao Long.


"Pusaka mu itu adalah lentera keabadian yang telah bersemayam di tubuhku, apakah kau tak merasa keberatan dengan pusakamu menjadi milikku? "Tanya Zhang Xiao Long nada lugas kepada Kim Hwee Li.


" Tidak, karena aku mencintaimu dan telah resmi menjadi istrimu. "Jawab Kim Hwee Li lembut.


"Emm, terimakasih untuk kebaikanmu yang pasti akan kubalas dengan kebaikan yang sama untuk kebahagiaanmu juga. " Kata Zhang Xiao Long meraih jemari Kim Hwee Li lalu mengecupnya lembut.


"Kak Long, jangan memanggilku dengan nama Kim Hwee Li lagi bukankah kau sudah tahu nama asliku adalah Yang Ce Lin? " Ucap Kim Hwee Li menatap sungguh hati kepada Zhang Xiao Long.


"Yang Ce Lin? Hmm, aku lebih suka memanggil namamu dengan nama Kim Hwee Li atau adik Hwee Li sesuai dengan gelarmu sebagai Nyonya Selir Kekaisaran Naga Merah Kim." Kata Zhang Xiao Long menatap tegas untuk nama yang paling baik untuk Kim Hwee Li.


"Baiklah, aku akan mematuhimu. " Jawab Kim Hwee Li mengangguk untuk kesediaanya yang tulus kepada Zhang Xiao Long.


Lalu datanglah seorang gadis remaja berusia lima belas tahun yang memasuki ruangan istana pulau garuda emas dengan diikuti oleh lima puluh pasukan di belakang gadis itu.


"Adik Wang Yu Yan... Apa yang telah terjadi pada pasukanmu? Kenapa kau datang ke pulau ku ini dengan wajah panik? " Tanya Kim Hwee Li yang mengenali gadis yang baru datang ke ruangan istana pulau garuda emas.


"Marga Wang? " Zhang Xiao Long menoleh ke arah istrinya.


"Kak Long, adik angkat ku ini adalah gadis di depan kita dan namanya Wang Yu Yan dia putri dari Marquis Wang He Ding di kota Guang An. " Jawab Kim Hwee Li cepat sebelum Zhang Xiao Long mencurigai adik angkatnya itu.


"Adik Wang, cepatlah kau memberikan salam hormatmu kepada Yang Mulia Kaisar Naga Merah kita.. "Kata Kim Hwee Li dengan senyum manis kepada Wang Yu Yan di depan mereka.


Wang Yu Yan menatap kakak angkatnya sejenak lalu memberikan hormatnya kepada Zhang Xiao Long dengan keanggunan yang menarik hati sekali.


"Bangunlah dan ceritakan kepadaku tentang kau dan orang-orang mu yang tergesa-gesa datang ke pulau garuda emas." Kata Zhang Xiao Long nada memerintah kepada Wang Yu Yan.


"Baik, Yang Mulia. " Jawab Wang Yu Yan hormat kepada Zhang Xiao Long.


"Hamba adalah putri kesembilan belas Marquis Wang He Ding yang datang ke pulau garuda emas untuk melaporkan bahwa keluarga hamba di kota Guang an telah dimusnahkan oleh para pasukan Kekaisaran Phoenix Emas Sakti yang datang pada malam pergantian tahun baru imlek beberapa hari lalu yang kini hanya menyisakan hamba dan lima puluh orang pasukan hamba saja yang berhasil menyelamatkan diri dari serangan ganas pasukan Kekaisaran Phoenix Emas Sakti. " Jawab Wang Yu Yan menangis.


"Marquis Wang He Ding di kenal sebagai pria baik hati yang suka menolong rakyat di sekitar daerahnya tanpa pamrih. " Kata Putri Ming Ming rupanya mengenal baik Marquis Wang He Ding.


"Kau mengenal Marquis Wang He Ding? Apakah kamu pernah bertemu dengannya, Putri? " Tanya Zhang Xiao Long nada ingin tahu kepada Putri Ming Ming.


"Ya, aku mengenalnya dengan sangat baik sekali sebab aku pernah jumpa dia yang pernah aku bantu dalam menangani kasus korupsi pajak di kota kecil Bunga seruni hijau di dekat pesisir selatan kota Shang an." Jawab Putri Ming Ming jujur kepada Zhang Xiao Long.


"Hmm, bagaimana keadaan Marquis Wang He Ding sekarang ini? " Tanya Kim Hwee Li yang juga terdengar mencemaskan pria yang menjadi ayah kandung Wang Yu Yan.


"Ayah di sandera Ratu Selatan saat Beliau ingin pulang dari perjalanannya ke pulau bunga ungu untuk menyelamatkan kami. " Jawab Wang Yu Yan menangis mencemaskan ayahnya.


"Fu Haifeng, bawalah pasukanmu untuk pergi ke kota Guang an dan selidiki rumah kediaman Tuan Marquis Wang He Ding dan berikan laporan mu kepadaku secepatnya di kota pantai utara Fu an pada lusa hari. " Perintah Zhang Xiao Long.


"Siap, Paduka. " Jawab Fu Haifeng segera.


"Liu Kang, kau bersama Tuan Fan pergilah ke penginapan pintu merak emas dan rebut wilayah itu untuk ku dari Adipati pengkhianat Moon Tae Hyung. " Perintah Zhang Xiao Long.


"Siap, Paduka. " Jawab Liu Kang segera.


"Paman Beng, kau bersama yang lainnya tinggal di sini sampai aku kembali dari misi menolong Marquis Wang He Ding dari Ratu Selatan di pulau bunga seruni ungu. " Perintah Zhang Xiao Long.


"Siap, Paduka. " Jawab Beng Loan Ki segera.


"Muridku, izinkanlah aku Gurumu bersama Liu Tong dan Han Lin Lin lebih dahulu pergi ke kota Zheng an untuk misi kita semua di kuil Shaolin. " Kata Chen Wai Kin dengan nada serius kepada Zhang Xiao Long.


"Baiklah, Shifu. " Jawab Zhang Xiao Long.


"Yang Mulia, biarkan hamba menemani anda pergi ke pulau bunga seruni ungu dalam misi menyelamatkan Marquis Wang He Ding." Kata Putri Ming Ming mengajukan dirinya untuk ikut menemani Zhang Xiao Long.


"Baiklah, Puteri Ming Ming silakan saja kau ikut aku pergi ke pulau bunga seruni ungu untuk kita bersama-sama menyelamatkan Marquis Wang He Ding untuk Nona Wang Yu Yan dan kota Guang an. " Kata Zhang Xiao Long menyetujui Puteri Ming Ming menemaninya.


Bersambung!