Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Muara Sungai Desa Rumput Kuning.


Zhang Xiao Long yang mengamati pertarungan antara pemuda tampan yang bernama Zhen Yan yang menghadapi lima orang pria berpakaian warna biru dengan gambar tengkorak kepala kera raksasa mengerutkan keningnya dan sinar matanya yang tajam dapat menemukan adanya racun yang telah bersemayam di tubuh pemuda tampan itu.


"Ahh, pemuda itu telah mengalami racun yang telah mengganggu urat syaraf pada otaknya. Jika dia tak hati-hati dalam menghadapi lima orang musuhnya itu, maka ia akan mengalami gangguan peradangan otak yang membuatnya akan mengalami cacat separuh tubuhnya. " Kata Zhang Xiao Long di dalam hatinya, lalu Zhang Xiao Long menoleh ke arah pemuda lainnya yang terkapar di tepi muara sungai desa rumput kuning. Ia pun bisa melihat adanya racun yang telah merusak syaraf pada tulang rusuk pemuda itu akibat serangan pukulan yang di lakukan oleh salah seorang dari lima orang pria sekte bunga tengkorak kepala kera hitam.


" Ching Yu, cepatlah kamu pergi dari sini dan kau janganlah mempedulikan aku...! " Teriak pemuda bernama Zheng Yan yang berusaha menghadapi lima orang pria sekte bunga tengkorak kepala kera hitam dengan gagah perkasa sekali.


Plakk, plak, plakk!


Zheng Yan terhuyung-huyung terkena serangan pukulan dari arah samping oleh salah seorang dari anggota sekte bunga tengkorak kepala kera hitam dengan sadis sekali.


Zhang Xiao Long cepat menggunakan tinjunya memukul salah seorang dari lima orang pria sekte bunga tengkorak kepala kera hitam yang ingin memukul kepala Zheng Yan dari arah kanan pemuda tampan itu.


Desss!


" Aughhh..! " Pekik salah seorang dari lima orang pria sekte bunga tengkorak kepala kera hitam yang tangannya telah remuk oleh serangan pukulan telak dari Zhang Xiao Long.


" Bocah sialan siapakah kamu yang telah berani untuk mencampuri urusan kami dengan kedua orang putra dari Adipati Zhen? " Tanya salah seorang dari lima orang pria sekte bunga tengkorak kepala kera hitam dengan nada ketus kepada Zhang Xiao Long yang telah berdiri di depan Zheng Yan dan Ching Yu.


"Aku Pendekar Naga Merah. " Jawab Zhang Xiao Long nada singkat kepada lima orang pria sekte bunga tengkorak kepala kera hitam yang telah menerjang ke arahnya dengan ilmu pukulan yang mengandung hawa sinkang beracun ganas.


Wutttzzz!


Zhang Xiao Long menyambut serangan pukulan lima orang pria sekte bunga tengkorak kepala kera hitam dengan ilmu sinkang bunga harum sakti melalui telapak tangan kanannya.


Desss!


" Argghh! " Pekik kematian lima orang pria sekte bunga tengkorak kepala kera hitam yang telah terbunuh dalam serangan pukulan telak dari Zhang Xiao Long.


Zhang Xiao Long tak mempedulikan lima jasad anggota sekte bunga tengkorak kepala kera hitam yang berserakan di tepi muara sungai desa rumput kuning. Ia menyambar kedua orang muda yang telah roboh pingsan di tepi muara sungai desa rumput kuning sebelum keduanya di santap oleh buaya liar di muara sungai tersebut.


Brrrr!


" Hmm, racun yang bersemayam di dalam tubuh mereka telah tersebar ke seluruh organ dan syaraf mereka." Kata Zhang Xiao Long yang telah memeriksa kondisi fisik kedua orang muda itu.


"Anak muda yang hebat. " Kata seorang pria tua yang tiba-tiba muncul di belakang Zhang Xiao Long sampai Zhang Xiao Long melompat berdiri dengan cepat lalu menghadapi pria tua yang tersenyum ramah kepada Zhang Xiao Long.


"Locianpwe, kau siapakah? " Tanya Zhang Xiao Long nada sopan kepada pria tua yang berada di depannya itu.


" Aku hanyalah seorang tua yang tanpa di kenal. " Jawab pria tua itu yang memilih untuk duduk di sudut guduk kecil itu.


" Ouh, apakah kamu tahu cara untuk aku dapat menyelamatkan mereka? " Tanya Zhang Xiao Long yang menduga bahwa pria tua itu adalah seorang yang memiliki ilmu kepandaian yang tinggi.


"Iya,aku tahu. " Jawab Kakek tua itu tersenyum tanpa gigi di rongga mulutnya kepada Zhang Xiao Long.


"Oh, cara apakah yang dapat aku lakukan untuk menyelamatkan mereka, Locianpwe?" Tanya Zhang Xiao Long nada sopan kepada kakek ini.


"Mengambil pil penawarnya yang berada di dasar muara sungai desa rumput kuning. " Jawab kakek tua itu tersenyum kepada Zhang Xiao Long seraya berbaring di lantai sudut gubuk kecil itu.


"Pil penawar racun bunga tengkorak kepala kera hitam itu apa? Kenapa pil itu berada di dasar muara sungai desa rumput kuning yang menyatu dengan aliran sungai Mekong yang berada di selatan pulau kaki ayam? " Tanya Zhang Xiao Long tersenyum sopan kepada Kakek tua yang terkekeh mendengar ucapan yang keluar dari mulut Zhang Xiao Long.


" Hahaha, anak muda sebuah pil hebat harus di simpan di tempat yang hebat pula agar tak ada seorangpun yang dapat mengambilnya.Jika, kau memiliki niat baik untuk menyelamatkan kedua orang muda itu yang sama sekali tak ada hubungan keluarga ataupun kerabat denganmu, maka kamu harus berani untuk menyelam ke dasar muara sungai desa rumput kuning yang memiliki banyak sekali makhluk hidup di dalam nya. " Jawab Kakek tua itu yang sepertinya ingin menantang Zhang Xiao Long untuk menguji seberapa besar kemampuan yang di miliki oleh Zhang Xiao Long.


"Hmm, aku bukan orang bodoh yang pengecut untuk menerima tantangan konyol mu itu, Kakek tua yang tak pernah boleh ada seorangpun yang mengenalmu karena kamu adalah Raja neraka muara sungai desa rumput kuning yang memiliki sebuah nama aslinya adalah Huang Er Sh yakni pangeran kedelapan belas Kekaisaran Huang. Hmm, pil penawar racun bunga tengkorak kepala kera hitam sebenarnya berada di tanganmu tapi kau menggunakan kata-kata halus untuk kamu bisa membunuh aku yang telah kamu incar untuk kamu bisa menuntaskan tugas yang telah kamu dapatkan dari Raja Gilunda." Kata Zhang Xiao Long dengan senyum tenang kepada kakek tua itu yang tercengang sekali mendengar Zhang Xiao Long telah mengetahui akal bulus nya untuk membunuh pemuda tampan itu.


"Hmm, kau tak sebodoh wajahmu rupanya, anak muda..?! Aku sungguh tak pernah menyangka bahwa di dunia ini muncul seorang pemuda yang memiliki kecerdasan dan ketajaman otak serta penglihatan seperti mu. Hmm, kau pantas untuk di bunuh olehku...! " Hardik Raja neraka muara sungai desa rumput kuning yang telah melesat dengan gerakan yang cepat dan di sertai hawa sinkang yang berbahaya menyerang Zhang Xiao Long.


Swooooshh!


Zhang Xiao Long bergerak dengan cepat sekali ke arah kiri sehingga ia berhasil menghindari serangan maut dari Raja neraka muara sungai desa rumput kuning yang sudah bernafsu untuk membunuhnya.


Bersambung!