Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Sekuntum Bunga Kamboja Putih Liar..


Xiao Leng memerhatikan pemuda yang sangat tampan luar biasa itu terlihat merenung sambil menikmati musik gucheng yang dimainkannya dan sesekali tangan pemuda ini mengambil teko arak dan meneguknya sampai habis arak di minumnya.


"Apa yang sedang dipikirkannya saat ini? " tanya Xiao Leng di dalam hati sambil berdiri untuk menghampiri pemuda itu.


"Tuan muda, aku sudah selesai memainkan alat musik gucheng untuk mu.. " kata Xiao Leng yang menghampiri Zhang Xiao Long.


"Mainkan lagi.. " perintah dari Zhang Xiao Long.


"Baik.. " jawab Xiao Leng patuh.


*****


Di rumah penginapan kota kecil merak putih di wilayah barat.


Liu Kang mengulurkan kedua telapak tangannya ke ulu hati gadis yang meminta pertolongannya di tengah jalan menuju ke pegunungan awan bunga naga untuk mencari dan menemukan buah ginseng panca ungu untuk menyelamatkan nyawa Fan Yi Xing balita anak asuh dari Kaisar Naga Merah.


"Nggg... " Erangan gadis itu saat merasakan ada hawa hangat memasuki tubuhnya melalui kedua telapak tangan pemuda tampan yang menolong nya itu.


"Nona, bolehkah aku menanyakan soal namamu dan darimana asalmu juga kenapa kamu bisa mengalami luka pada ulu hati mu?" tanya Liu Kang nada ramah kepada gadis itu setelah Liu Kang berhasil menyembuhkannya.


"Tentu saja boleh, tuan muda. Aku Shen Yue dari Kerajaan kecil Shen di lembah sungai Shen di kaki pegunungan Himalaya bagian tenggara Timur. Aku di lukai oleh lima orang Iblis keji dari pulau kematian abadi di wilayah paling barat di perairan daratan besar ketika aku ingin pulang ke Kerajaanku untuk menyelamatkan rakyatku yang di serang oleh pasukan pulau kelelawar hitam yang dipimpin oleh Pangeran Kelelawar Hitam yang tidak pernah di ketahui namanya dan usianya." jawab Nona Shen Yue dengan jujur kepada Liu Kang.


"Emm, di dunia persilatan daratan besar rupanya telah bermunculan kembali tokoh-tokoh jahat yang meresahkan Kaisar Naga Merah.. " kata Liu Kang tanpa sadar bicara soal Zhang Xiao Long kepada Shen Yue.


"Pendekar Naga Merah? Apakah kau mengenal Beliau? " tanya Shen Yue memiringkan kepalanya untuk menghadapi pemuda tampan di kursi di depan ranjangnya.


"Oh, ya, aku mengenal Beliau dengan sangat baik sekali bahkan aku memujanya sebagai seorang majikan ku yang paling aku hormati seluruh dunia ini. " jawab Liu Kang bangga menjadi salah seorang pengawal pribadi Kaisar Naga Merah.


"Wahh, kalau begitu siapakah namamu, tuan?" tanya Shen Yue dengan senyuman ramah dan bersahabat kepada Liu Kang.


"Namaku Liu Kang pengawal pribadi Kaisar Naga Merah. " jawab Liu Kang dengan suaranya yang berkarakter menyiratkan kebanggaan diri nya terhadap Kaisar Naga Merah junjungannya.


"Oh, pantas saja sikapmu sungguh merupakan sosok seorang Pendekar yang sangat luar biasa mengagumkan.. " kata Shen Yue menatap Liu Kang dengan kekaguman.


"Ah,Nona kau jangan memujiku berlebihan sebab aku akan besar kepala nantinya.. " kata Liu Kang merendah.


"Ah, aku tak memujimu berlebihan karena aku bisa melihat dari sikap rendah hati mu itu. " kata Shen Yue tertawa renyah dengan menutup mulut dengan saputangannya sendiri.


Liu Kang terpesona dengan suara tawa Shen Yue yang menurutnya sangatlah merdu sekali bagi kedua telinganya sampai Shen Yue bertatapan dengannya yang menimbulkan rasa gairah yang memicunya ingin merasakan keindahan gadis itu.


"Tuan muda Liu, kenapa kamu menatapku terus menerus seperti itu? Apakah ada yang salah di wajahku? " tanya Shen Yue dengan senyuman di bibir manisnya kepada Liu Kang.


"Karena aku terpesona dengan tawamu yang sangat manis bagiku. " jawab Liu Kang yang kini pindah duduk di tepi tempat tidur Shen Yue lalu mengangkat tangan untuk menyentuh rahang gadis itu dan mendekatkan bibirnya ke bibir Shen Yue.


"Tuan muda Liu.. " panggil Shen Yue.


"Yue Yue, kau sungguh cantik sekali.. " kata Liu Kang yang mencium leher halus gadis itu yang di baringkan di tempat tidur.


Liu Kang membuka sehelai demi sehelai pakaian Shen Yue lalu menjelajahi tiap inci tubuh halus Shen Yue dan memasukkan belutnya ke dalam gua indah Shen Yue sampai gadis menjerit-jerit.


"Arghh! Tuan muda Liuuuuuu...! "


Liu Kang terus menerus menjelajahi gadis yang berada di bawah tubuhnya sampai gadis manis ini terlelap di pelukannya dalam keadaan tak berpakaian.


"Yue Yue, aku menobatkan kamu sebagai selir Yue-ku, " kata Liu Kang membalikkan tubuh Shen Yue lalu memulai kembali aktivitas di seluruh fisik Shen Yue.


Keesokan harinya Liu Kang mengajak Shen Yue melakukan perjalanan bersama menuju ke arah timur dari kota kecil merak putih untuk pergi ke pegunungan awan bunga naga sesuai petunjuk dari Permaisuri Agung Kekaisaran Naga Merah yang memberikan peta wilayah gunung itu untuk nya sebelum ia pergi dari istana Kekaisaran Naga Merah.


"Pegunungan awan bunga naga untuk apa kamu ingin pergi ke sana? " tanya Shen Yue nada halus di depan Liu Kang yang mengendalikan derap langkah kudanya di wilayah yang benar dari peta di tangannya.


"Aku mendapatkan perintah dari Permaisuri Agung Kekaisaran Naga Merah untuk mencari dan menemukan ginseng panca ungu untuk menyelamatkan nyawa Pangeran Fan Yi Xing di istana Kekaisaran Naga Merah." Jawab Liu Kang nada halus kepada selirnya yang memberinya ciuman singkat di bibirnya.


Belum lama mereka meninggalkan kota merak putih tanpa mereka sadari bahwa ada bayangan seseorang yang membayangi mereka dari dalam kota tersebut hingga keluar dari kota tersebut. Dan, orang itu adalah seorang wanita cantik dan manis sekali yang membawa sebuah payung di genggamannya.


Wanita itu dengan seringai kejam menghunus ujung payung ke arah belakang kepala Liu Kang dengan kecepatan yang tak terduga namun Liu Kang dengan tangkas melompat dari kudanya dengan membawa selirnya melayang ke arah hutan di sebelah kanan mereka.


Wuttzz!


"Setan perempuan itu mau apa mengikuti kita? " tanya Shen Yue di samping Liu Kang yang terus membawanya ke dalam hutan lalu bersembunyi di dalam gua di hutan pegunungan merak putih.


"Entahlah, namun aku sepertinya mengenalnya tapi dimana aku pernah berjumpa dengannya. " jawab Liu Kang dengan pelan kepada Shen Yue di dekapannya sambil mendengarkan suara kaki halus dari wanita yang memburu mereka.


"Sialan, dimana aku bisa membunuh orang dari Kekaisaran Naga Merah? " tanya wanita itu pada dirinya sendiri di dekat pintu gua tempat Liu Kang dan Shen Yue bersembunyi.


Suara kicauan burung-burung hutan membuat wanita itu harus meninggalkan hutan dengan kedua tangan kosong namun melegakan hati Liu Kang dan Shen Yue yang mendengar wanita itu telah meninggalkan hutan tersebut.


"Aku hanya melihat punggungnya saja sehingga aku tak tahu siapakah dia itu.. " ucap Liu Kang mengajak Shen Yue meninggalkan hutan melalui jalan yang berbeda dengan jalan wanita itu pergi dari hutan pegunungan merak putih.


*****


Istana Kekaisaran Naga Merah.


Wanita itu mengambil kotak kecil di meja riasnya dan membukanya untuk menaruh sebuah topeng kulit wajah di dalam kotak kecil itu lalu menutup kembali kotak kecil itu dengan rapat.


"Liu Kang harus mati untuk misiku di istana ini dapat berjalan dengan lancar dan aku bisa raih kemenangan atas seluruh negeri ini.. " kata wanita itu yang tak lain adalah istrinya sendiri yang bernama Shuang Shuang.


"Nyonya besar Liu, Tuan muda pertama ingin Anda menemui Anda di ruang belajarnya untuk pagi ini. " lapor dayang istana pengawal pribadi Kaisar Naga Merah kepada Nyonya besar Liu.


"Baik, aku akan segera datang ke ruang belajar putra tiriku.. " jawab Nyonya besar Liu dengan seringai kejam di bibirnya.


Di ruang belajar Tuan muda Liu. Nyonya besar Liu membawakannya buah anggur hijau yang menjadi makanan kesukaan putra pertama Liu Kang dengan senyuman seperti seorang ibu tiri yang menyayangi anak suaminya dengan istri lain suaminya yang telah lama meninggal dunia setelah melahirkan anak itu.


"You You, ibu membawakanmu buah anggur hijau kesukaan mu supaya kamu semangat di sekolah mu.. " kata Nyonya besar Liu nada halus menyodorkan buah anggur hijau kepada anak laki-laki usia lima tahun yang merajuk tak mau pergi ke sekolah.


"Iya, Ibu.Terimakasih untuk buah anggur hijau mu. " jawab Liu You You putra pertama Liu Kang dengan senyuman polosnya.


Anak kecil itu mengambil buah anggur hijau dari tangan Nyonya besar Liu lalu bersiap untuk memasukkan buah anggur hijau ke mulut kecil nya namun sebuah batu kerikil entah darimana datangnya telah menghancurkan buah anggur hijau itu.


Wuttzz!


Pluk!


"Heii, siapakah yang melemparkan batu kerikil


yang membuat buah anggur hijau ku hancur dan tak bisa ku makan? " tanya Liu You You mencari -cari orang yang melemparkan batu kerikil itu.


Nyonya besar Liu sudah melihat seorang balita perempuan yang sangat cantik jelita di depan pintu gerbang ruang belajar dari Liu You You, dan Ia mendengus kesal melihat Putri Li Yun Er yang melakukannya.


"Bocah perempuan itu anaknya Zhang Xiao Long dengan Tan Tan Ling Ming..! Aku harus bunuh dia atas ikut campur tangannya yang telah berani untuk menggagalkan rencanaku...! " teriak Nyonya besar Liu di dalam hatinya.


Li Yun Er menatapnya dengan berani sekali dan anak balita itu malah melayangkan senyuman menantangnya sampai wanita itu geram untuk membunuh anak balita itu dengan cengkeraman tangannya yang sudah siap untuk mencekik putri kandung Kaisar Naga Merah.


Namun sebuah pedang melengkung telah cepat melingkari lehernya yang membuat kepalanya itu terlempar dari lehernya dan pedang melengkung juga telah melingkar dan menebas habis tubuh nya seperti daging cincang.


Wuttzz!


Crakkk!


Kim Hwee Li dengan cepat menutup sepasang mata Li Yun Er dan Liu You You untuk tidak lihat Permaisuri Agung Kekaisaran Naga Merah Tan Tan Ling Ming memutilasi Nyonya besar Liu yang diketahui ingin membunuh Li Yun Er putri kandung Kaisar Naga Merah.


"Bersihkan ruangan ini.. Sekarang juga.. " kata Tan Tan Ling Ming memerintahkan para prajurit istana Kekaisaran Naga Merah yang segera tiba ke ruang belajar dari Tuan Muda Liu You You di sekitarnya.


"Siap, Paduka..! " sahut para prajurit itu patuh.


"Anak -anak mari Ibu antar ke sekolah kalian pada pagi ini.. " kata Kim Hwee Li lembut sekali mengajak Li Yun Er, Li Yuan Yuan putrinya juga Liu You You meninggalkan ruangan itu untuk di bersihkan dari jasad Nyonya besar Liu oleh para prajurit istana Permaisuri Agung Kekaisaran Naga Merah.


Bersambung!!