Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Berkemah Di Tepi Danau Shiang.


Pagi hari berikutnya rombongan Zhang Xiao Long meninggalkan markas besar sekte Bintang hitam menuju ke arah barat laut lembah gunung Shiang. Mereka mendapatkan bantuan dari Sang Surya yang memberikan kemudahan dalam misi pencarian mereka yakni danau Shiang.


" Wah, danau Shiang ada di bawah sana..! " Seru Yanmi yang berjalan bersama-sama dengan yang lain yang mengelilingi Zhang Xiao Long.


" Hmm, kenapa aku dari beberapa hari ini tidak pernah melihat Adik Rong Rong? " Tanya Zhang Xiao Long yang baru sadar rombongannya itu berkurang satu orang.


" Eh, ya iya.. Kemana hilangnya Rong Rong? " Sahut Liu Tong mencari -cari gadis sekte bidadari ungu ke sekitar teman-teman mereka di sekitarnya.


" Apakah dia culik orang? " Tanya Liu Lu Sian dan Yanmi bersamaan menengok kepada Zhang Xiao Long.


Zhang Xiao Long menundukkan kepalanya ke arah rumput di sekitar jalan menuju ke arah danau Shiang dan ia menemukan batu cincin milik Rong Rong di sana. Li Hong Xiu dengan cepat mengambil batu cincin itu dan di serahkan kepada Zhang Xiao Long untuk di teliti.


" Aku mencium aroma orang lain di batu cincin ini yang berbeda dengan aroma Rong Rong. " Kata Zhang Xiao Long mengendus batu cincin itu, lalu melompat ke arah tepi danau Shiang dan menemukan sebutir jari kelingking tangan kiri Rong Rong di sana.


" Kurang ajar siapa yang sudah tega membunuh Rong Rong seperti memotong daging cincang?! " Geram Zhang Xiao Long mengepalkan tangan nya.


Yanmi menutup mulutnya untuk menahan mual dan muntah mendengar Rong Rong di mutilasi oleh orang yang begitu kejam dalam membunuh gadis malang itu.


" Huekk! Bau sekali tempat ini..! " Kata Liu Lu Sian yang tidak kuat untuk menahan mual nya dan gadis ini muntah di tepi jalan di menuju ke arah danau Shiang dan memekik kaget.


" Arghhh ada... Ada tangan...! " Pekik Liu Lu Sian sampai Zhang Xiao Long melompat melewati kepala-kepala teman-teman mereka lalu dengan cepat menarik istrinya ke pelukannya.


"Kak Liu Tong bisakah kamu bantu aku untuk mengambil tangannya Rong Rong dari hutan itu? " Pinta Zhang Xiao Long menengok kepada Liu Tong yang segera melaksanakan permintaan nya.


Liu Tong pergi ke hutan di tepi danau Shiang dan menemukan telapak tangan mungil yang di duga dengan tepat oleh Zhang Xiao Long adalah telapak tangan Rong Rong yang dibuang ke hutan itu oleh Tang Si Hao.


" Bajingan laknat siapapun orangnya takkan pernah bisa lolos dari hukuman ku??! "Geram Liu Tong juga. Liu Tong membungkus telapak tangan dengan menggunakan jubah luarnya. Ia segera menemui Zhang Xiao Long yang harus melindungi gadis-gadis dan Jia Jia bersama dengan Beng Loan Ki dan Li Shimin di tepi danau Shiang.


" Ini sudah jelas bahwa Rong Rong telah di bunuh secara kejam oleh orang laknat berhati binatang yang harus ku bunuh dengan cara yang sama seperti yang ia lakukan terhadap Rong Rong kita. " Kata Zhang Xiao Long dengan raut wajahnya bengis sekali.


" Kak Long, coba kau lihat di tengah air danau Shiang itu..! " Seru Yanmi kepada Zhang Xiao Long dengan suara keras.


Zhang Xiao Long mengajak yang lainnya ke arah danau Shiang untuk melihat penemuan mayat di tengah air danau Shiang yang di lihat oleh Yanmi secara tidak sengaja.


" Hmm, kalian semua tunggu di sini. Aku akan mengambil mayat itu dari tengah air danau Shiang. "Kata Zhang Xiao Long dengan serius kepada yang lainnya yang telah di jaga oleh Liu Tong.


Lalu, Zhang Xiao Long melayang ke arah air danau Shiang dengan kedua telapak kakinya yang bersepatu kulit warna merah menapaki air danau Shiang dan dua jari tangannya menusuk air danau Shiang yang membuat mayat di depan matanya mencelat ke tepi danau Shiang.


Swoooshhh!


Syuuutt!


Zhang Xiao Long melakukan gerakan jungkir balik di atas permukaan danau Shiang lalu ia meluncur cepat kembali ke tepi danau Shiang dan tiba di dekat Liu Tong.


Swoosh!


Tep!


Zhang Xiao Long berjongkok untuk memeriksa mayat itu kemudian ia mengeluarkan peralatan otopsi nya dari saku lengan pakaiannya yang terbungkus saputangan motif bunga xia kuning.


"Bagaimana cara mu untuk mengetahui apa penyebab utama kematian orang ini? " Tanya Liu Tong penasaran melihat Zhang Xiao Long telah mengambil belati warna biru lalu membelah mayat itu di dada mayat dan terlihatlah sebuah peniti warna perak kehitaman oleh Liu Tong.


" Jarum segitiga perak milik Sekte Elang Putih yang telah membunuhnya. " Kata Yanmi pelan sekali.


" Lalu siapa orang ini? " Tanya Liu Tong bingung kenapa Yanmi bisa mengenali jarum yang amat aneh bentuknya itu bagi Liu Tong.


" Orangnya Kaisar Ming Huan dan namanya adalah Yang Du. "Jawab Yanmi yang langsung menceritakan pengalamannya yang di bawa kabur dari Zhang Xiao Long yang oleh Li Yun Shiang kepada Zhang Xiao Long dan yang lainnya secara detail.


" Bi Jin siapa dia? " Tanya Liu Tong kaget ada musuh yang kejam seperti itu di dunia.


" Ketua Sekte Lembah Sungai Neraka Abadi di lembah gunung Huang. " Jawab Yanmi yang bergidik ngerti membayangkan peristiwa yang menyebabkan dirinya nyaris menjadi korban kekejaman dari Bi Jin.


" Lalu apa hubungannya dengan Kaisar Ming Huan?? " Tanya Liu Lu Sian yang mencemaskan mantan majikannya itu.


" Dia mantan sahabat baiknya Kaisar Ming Huan yang kabur dari sergapan Kaisar Ming Huan yang datang ke tempat ia menyekap adiknya Kaisar Ming Huan yang bernama Puteri Ming Ming yang sampai detik ini terus di buru oleh orang-orang nya Kaisar Ming Huan. " Jawab Yanmi yang tersenyum melihat Liu Lu Sian juga orang dekat dari Kaisar Ming Huan yang telah menyelamatkannya dari Bi Jin.


" Kaisar Ming Huan yang malang selalu saja ada orang-orang yang mengkhianati kepercayaannya di sekitarnya. " Kata Liu Lu Sian yang terlihat merasakan sakit di rasakan oleh Kaisar Ming Huan yang malang itu.


"Iya, dia orang baik yang kasihan sekali hidupnya yang penuh masalah yang datang kepadanya. " Kata Yanmi yang juga terlihat mencemaskan Kaisar Ming Huan.


" Hei, kenapa kalian begitu mempedulikan dan mencemaskan Kaisar Ming Huan? " Tanya Zhang Xiao Long mengangkat alisnya kepada kedua orang wanitanya karena hatinya cemburu juga.


" Karena Kaisar Ming Huan adalah pahlawan kami yang pernah memberikan pertolongannya kepada kami tanpa pamrih. Kami menyayangi nya seperti kami menyayangi ayah kandung kami sendiri. " Jawab Yanmi dan Liu Lu Sian secara serentak kepada Zhang Xiao Long yang wajahnya berubah berseri -seri kembali setelah mendengar bahwa kedua orang gadisnya itu menyayangi Kaisar Ming Huan seperti seorang ayah kandung mereka.


" Baiklah, Kak Liu Tong tolong kamu makamkan orang ini dengan layak, lalu untuk yang lainnya buatlah kemah di sekitar tepi danau Shiang, dan aku akan menyelam ke dasar danau Shiang selama dua hari dua malam lamanya. " Kata Zhang Xiao Long yang mengatur tugas untuk teman-teman nya.


"Siap, kami laksanakan. " Jawab semua teman nya.


Kemudian, Zhang Xiao Long melompat terjun ke dasar danau Shiang dengan membuka pakaian atasnya terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam air danau Shiang melalui ilmu renang ikan lumba-lumba yang di dapatkannya dari buku peninggalan ibunya.


Bersambung!