
Menjelang subuh hari Zhang Xiao Long bangun tidur dengan posisi tidurnya telentang bebas dan menemukan makanan pertamanya telah di tata rapi oleh istrinya yang pertama.
"Selamat pagi Kak Long.. Mari rapikan dirimu dan bersiaplah untuk sarapan pagi lebih dahulu sebelum kita berangkat ke dermaga. " Kata Liu Lu Sian yang membantunya untuk bangun dari ranjangnya.
" Selamat pagi juga untuk mu, Adik Sian. Terima kasih kamu telah menyiapkan keperluan ku sepagi ini. " Kata Zhang Xiao Long tersenyum lembut kepada Liu Lu Sian yang mengantarkan nya ke kamar mandi dan terlihatlah Mu Yanmi sedang menaruh bunga-bunga mawar dan bunga lainnya di dalam bak mandi nya.
" Pagi, Kak Long. Ayo kau mandilah. Aku akan memberikan mu pelayanan mandi yang nyaman untuk membuat dirimu segar dan bugar di hari mu yang baru. " Kata Mu Yanmi berdiri dan jalan ke arahnya. Istri keduanya itu membukakan baju tidurnya hingga dirinya terbuka dengan bebas.
Lalu, Yanmi meraihnya untuk masuk ke dalam bak mandi yang airnya hangat dan wangi bunga mawar, bunga anggrek, bunga sakura dan lain nya. Yanmi membasuh wajahnya dengan cairan wajah yang aromanya segar sekali dan tubuh nya di basuh dengan bunga-bunga indah itu.
" Yanmi, kenapa kamu tidak mandi juga bersama ku? " Tanya Zhang Xiao Long yang meraih Yanmi yang pakaiannya telah basah kuyup oleh air mandi.
" Ah, aku sudah mandi sebelum kamu bangun. Ya aku basah lagi karena aku memandikan mu untuk kamu selalu terawat dengan baik oleh ku. " Jawab Yanmi yang di masukan ke dalam air mandi oleh Zhang Xiao Long yang menciumnya hingga mereka berdua melakukan hubungan suami istri di dalam bak mandi.
" Kak Long, ku yakin bahwa kamu mengetahui bahwa aku dapat menularkan racun yang dapat merusak tubuh mu bila kamu terus melakukan hubungan suami istri denganku. "Kata Yanmi di dalam air mandi. Wanita cantik jelita ini tidak ingin Zhang Xiao Long tertular racun yang di alaminya tetapi sepertinya Zhang Xiao Long tak menghiraukan masalah pada diri wanitanya itu.
" Yanmi, jika kamu mengalami keracunan yang mematikan sekalipun, maka aku akan menemani kamu mengalami keracunan yang sama. Aku tak pernah takut untuk mengalami keracunan dari mu yang ku inginkan setiap saat. " Kata Zhang Xiao Long yang mengajak Yanmi melakukan hubungan suami istri posisi yang berbeda-beda sehingga keduanya berjam-jam di dalam bak mandi.
Tang Hui Lan yang mempersiapkan perbekalan mereka di ruangan lain hanya bisa cemberut dan hatinya panas karena rasa cemburu yang sangat membakarnya.
" Kurang ajar Yanmi dia selalu saja mencari akal untuk menggoda Kak Long sehingga Kak Long hanya mau menyentuh dirinya saja. Sedangkan aku istri baru Kak Long malah di abaikan. " Kata Tang Hui Lan marah -marah sendiri sampai Li Hong Xiu yang sedang merapikan Jia Jia segera menoleh ke arah istri ketiga dari Zhang Xiao Long ini.
" Nyonya muda ketiga, kenapa dengan mu pagi -pagi sudah marah -marah?" Tanya Li Hong Xiu yang akhirnya tidak tahan untuk mendiamkannya mengoceh tentang Zhang Xiao Long dan Yanmi.
"Aku marah pada pagi hari ini ada sebabnya. " Kata Tang Hui Lan yang melirik ke Li Hong Xiu yang terlihat berbeda dari biasanya.
" Apa sebabnya yang membuat marah seperti ini, Nyonya muda ketiga? " Tanya Li Hong Xiu yang tersenyum sabar menghadapi kemarahannya.
" Karena Nyonya muda kedua mu itu yang centil dan manjanya itu keterlaluan sekali sampai -sampai Tuan Muda mu tidak ada waktu untuk ku istri sahnya yang telah di nikahi nya di depan keluarga besar ku. " Jawab Tang Hui Lan ketus sekali.
" Hmm, Nyonya muda ketiga yang manis dan anggun. Aku beritahukan kepada mu kalau Tuan muda ku juga telah menikah dengan nyonya muda kedua secara sah dan begitu juga dengan Nyonya muda pertama yang lebih dahulu secara sah di nikahi olehnya. Intinya kamu dan mereka berdua adalah sama-sama istri dari Tuan muda ku. "Kata Li Hong Xiu yang memilih untuk pergi dari ruangan makan daripada mengobrol dengan Tang Hui Lan yang sombong itu.
Li Hong Xiu berjumpa dengan Puteri Ching Ching yang sibuk mencari anting-anting nya yang telah di lepaskan oleh gadis itu saat mandi pada pagi hari itu.
" Hong Xiu, apakah kamu melihat anting-anting ku di kamar mandi di kamar ku? " Tanya Puteri Ching Ching menatap gelisah kepada Li Hong Xiu.
" Tidak, aku pagi ini belum pergi ke kamarmu. Aku terlalu sibuk dengan mengurus kesayangan ku dan Tuan Muda kecil ku." Jawab Li Hong Xiu tersenyum malu -malu sendiri ketika ia melihat Liu Tong keluar dari kamarnya dengan pakaian pemuda itu sudah rapi sekali.
" Selamat pagi, Hong Xiu. " Sapa Liu Tong ceria sambil mencium dahinya sekilas sebelum duduk di bangku kosong depan meja makan.
" Eh, ya selamat pagi juga untuk mu Kak Tong. " Sapa Li Hong Xiu merona lalu menyelinap masuk ke kamar Jia Jia untuk membantu anak kecil itu merapikan barang.
"Wahh, aku terlihat segar dan bugar serta sehat sekali pagi ini setelah tidur ku cukup lama. " Kata Xi Ke yang telah datang ke ruangan makan dan bergabung dengan Liu Tong dan Beng Loan Ki yang cemberut.
" Kenapa kau muram seperti ini, Paman Beng? " Tanya Han Lin Lin yang membawakan mereka sumpit dan sendok makan.
" Karena aku seorang laki-laki yang malang. " Jawab Beng Loan Ki menerima sumpit dan sendok makan dari Han Lin Lin.
" Kenapa kamu bilang kamu laki-laki malang? " Tanya Xi Ke menatap pria usia empat puluh tahun itu yang sedang menghirup sup bubur bunga teratai di depannya.
" Karena aku tidak ada istri atau kekasih seperti kalian semua anak -anak muda yang beruntung sekali hidup kalian. " Jawab Beng Loan Ki yang melirik ke arah Han Lin Lin yang sudah duduk di bangku samping Liu Lu Sian yang anggun dan lembut bagai sekuntum bunga anggrek putih dan suci.
" Hmm, sabar saja untuk mu Paman Beng.Suatu hari nanti kamu akan menemukan jodoh mu yang berkualitas tinggi yang jauh lebih baik dari jodoh kami. " Hibur Liu Tong yang memberikan bangku kosong untuk Li Hong Xiu dan Jia Jia duduk di sampingnya.
" Paman Beng, aku dengar kamu mempunyai dua orang kekasih hati yang terkenal di seluruh dunia persilatan dan salah satu dari kekasihmu itu murid Ketua Sekte Gobi. Apakah aku tidak salah dengar? " Tanya Zhang Xiao Long yang kini telah bergabung dengan yang lain dan duduk di bangku kosong di sebelah Mu Yanmi yang telah berpenampilan secantik bunga mawar merah yang manis dan lincah bukan main.
" Ahh, darimana kamu mendengar isu tentang aku yang mempunyai dua orang kekasih yang terkenal di dunia persilatan, KeponakanKu? " Tanya Beng Loan Ki yang mengernyitkan dahinya ke arah Zhang Xiao Long.
" Dari Bibi Chou ku. " Jawab Zhang Xiao Long yang merenung sesaat usai menyebutkan nama ibu pengasuhnya itu.
" Bibi Chou mu itu apakah Chou Ji Rong wanita baik hati yang menjadi pelayan setia ibumu? " Tanya Beng Loan Ki mengangkat alisnya kepada Zhang Xiao Long yang menoleh ke arah timur yang menampakkan cahaya matahari pagi dari jendela dekat ruangan makan yang cahayanya menyorot langsung ke arah Liu Ting Ting yang duduk di bangku sebelah Xi Ke.
" Ya, Paman Beng. " Jawab Zhang Xiao Long yang melemparkan cangkir teh nya ke arah luar rumah sewa dan dengan tepat mengenai lima orang yang mengeroyok sepasang muda dan mudi di luar pagar rumah sewa.
Bress!
Li Yun Shiang dan Bi Lian menengok ke arah rumah sewa di belakang mereka dan melihat Zhang Xiao Long berdiri di dekat pagar rumah sewa itu.
" Zhang Xiao Long? "
Keduanya menatap heran dengan kehadiran Zhang Xiao Long di daerah pesisir pantai utara Kerajaan Tang
" Kak Li, aku senang sekali melihat mu kembali dengan keadaan mu sehat dan selamat. " Kata Zhang Xiao Long ramah kepada Li Yun Shiang.
" Emm, ya.. Terimakasih. " Jawab Li Yun Shiang nada singkat karena Li Yun Shiang melihat Yanmi keluar dari rumah sewa dan merangkul Zhang Xiao Long dengan mesra sekali dan di ikuti oleh Liu Lu Sian dan Tang Hui Lan serta yang lainnya.
" Bi Lian.. " Panggil Liu Tong melompat keluar dari rumah sewa dan menyambut kedatangan Bi Lian dengan suara bahagia sekali.
" Kak Liu Tong.. " Panggil Bi Lian yang langsung masuk ke pelukan Liu Tong yang memang sudah seperti kakaknya sendiri.
" Ekhem.. " Suara Li Hong Xiu yang berdeham untuk menyadarkan Liu Tong yang ingat bahwa ia tidak boleh memeluk gadis lain selain kekasih hatinya itu.
"Maaf, Hong Xiu. Aku terlalu bahagia melihat Bi Lian baik-baik saja. " Kata Liu Tong patuh sekali kepada Li Hong Xiu dengan berdiri di samping kekasihnya yang menatap Bi Lian dengan tajam.
" Hai, Li Hong Xiu senang sekali aku bisa jumpa kamu lagi. " Sapa Bi Lian yang melihat Liu Tong telah menjalin hubungan asmara dengan Li Hong Xiu. Maka ia harus menjaga jarak dengan kakak seperguruan nya itu dan Ia juga bingung dengan perasaannya sendiri ketika ia melihat Zhang Xiao Long di hadapannya.
" Astaga, kenapa aku merasakan rindu kepada bocah sialan itu? " Batin Bi Lian. Gadis putri dari Ketua sekte Pengemis bunga teratai putih ini menelan air ludahnya sendiri ketika ia terpesona dengan ketampanan dan kegantengan serta kegagahan Zhang Xiao Long.
"Tuan Muda, kita sudah mendapatkan ruangan khusus untuk di pakai oleh Anda sekalian di kapal laut untuk perjalanan kita ke Pulau Yun dan kapal sudah tiba di dermaga bagian selatan dari pantai timur. " Lapor Yu Song Bu yang datang dari pantai timur kepada Zhang Xiao Long di luar rumah sewa.
" Baiklah, terimakasih Yu Song Bu. Semua mari kita berangkat ke kapal yang sudah menunggu kita di pantai timur untuk mengantarkan kita ke Pulau Yun. " Kata Zhang Xiao Long dengan sikap berwibawa kepada teman-teman nya yang telah rapi semuanya.
" Zhang Xiao Long, bolehkah aku ikut pergi ke Pulau Yun dengan rombongan mu? " Tanya Li Yun Shiang segera ingat akan tugasnya untuk membantu Kaisar Li.
" Ya, silakan saja Kak Li. " Jawab Zhang Xiao Long ramah dan sopan kepada Li Yun Shiang di depannya sehingga Li Yun Shiang terpana sekali melihat perubahan besar pada dirinya yang telah tumbuh dewasa.
" Terimakasih. " Kata Li Yun Shiang sopan dan harus menghormati Zhang Xiao Long yang telah berbeda dengan Zhang Xiao Long yang dahulu di kenalnya itu.
" Dia sudah dewasa dan lebih tegas sehingga dia berbeda sekali. " Kata Bi Lian yang kagum sekali melihat Zhang Xiao Long yang telah dewasa jauh lebih menarik daripada Li Yun Shiang yang sebenarnya tampan dan manis hanya saja Li Yun Shiang terlalu lemah dan sabar dalam hadapi masalah.
" Teman-teman mari kita ikuti Tuan muda Zhang Xiao Long ini ke kapal laut yang berada di dermaga pantai timur. " Kata Li Yun Shiang yang ternyata datang bersama dengan pasukannya juga.
" Kak Li, siapakah lima orang yang mengeroyok mu tadi? " Tanya Yanmi yang berjalan di samping Zhang Xiao Long dengan suara ramahnya pada Li Yun Shiang.
"Mereka berlima adalah lima orang bajingan dari gunung Bao. " Jawab Li Yun Shiang yang tidak sengaja menoleh ke arah Yanmi dan terpesona dengan kecantikan gadis baju merah yang lincah ini.
" Gunung Bao itu masih suka mengganggumu? " Tanya Yanmi menoleh ke arah Li Yun Shiang yang memasang wajah memelas sampai Zhang Xiao Long menarik Yanmi untuk pindah sisi lain agar Li Yun Shiang tidak mencari kesempatan untuk melirik Yanmi.
" Iya, masih. " Jawab Li Yun Shiang cepat kepada Yanmi.
" Ahh, mereka memang menyebalkan sekali. Aku pun ingin memberi mereka hajaran dengan tinju ku ini. " Kata Yanmi yang di bantu oleh Zhang Xiao Long untuk berjalan di tangga untuk naik ke atas kapal laut.
" Kenapa kamu terlihat berbeda, Yanmi?" Tanya Li Yun Shiang yang memerhatikan Yanmi terlihat lebih lesu dari biasanya.
" Aku biasa saja, Kak Li. Kau jangan berlebihan seperti itu. " Jawab Yanmi tersenyum manis dan ramah kepada Li Yun Shiang yang membalas senyuman gadis itu dengan senyuman tampan nya.
" Hei, ruangan mu di sini bukan di sana. " Kata Yu Song Bu yang mengingatkan Li Yun Shiang untuk pisah ruangan dengan ruangan Zhang Xiao Long dan rombongannya.
" Aku ruangan nomor lima. " Kata Li Yun Shiang baru sadar kalau tiketnya adalah nomor lima bukan nomor tiga.
" Ah, Kak Li sebaiknya kita berpisah di sini agar kita tidak menarik perhatian orang-orang di sini yang belum pernah kenal kita atau terutama aku. " Kata Zhang Xiao Long yang melambaikan tangan kepada Li Yun Shiang di Koridor dalam kapal laut.
" Iya. " Kata Li Yun Shiang yang harus berjalan ke kiri bagian kapal laut dengan di ikuti oleh para pasukannya.
Sedangkan, Zhang Xiao Long dan rombongan ke arah kanan kapal laut dengan ruangannya nomor tiga. Ruangan khusus untuk Zhang Xiao Long telah di bukakan oleh Yu Song Bu yang terampil dalam urusan keperluan Zhang Xiao Long.
Bersambung!