Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Ruangan Bagian Utara Rumah Walikota Gunung Sepuluh Ribu Lapisan Awan Putih.


Liu Tong dan Zhao Yu Thing melesat cepat ke arah utara rumah walikota gunung sepuluh ribu lapisan awan putih untuk menjalankan tugas mereka yaitu mencari dan menemukan surat dagang yang sangat penting bagi Zhang Xiao Long.


Mereka berdua menyelusuri ruangan tersebut dan membongkar-bongkar setiap laci di rak buku maupun meja rias, meja kerja, lemari pakaian dan tempat tidur di ruangan itu dengan teliti sekali sampai mereka mendengar suara orang di balik dinding yang di depannya terdapat guci keramik raksasa motif bunga- bunga sakura di musim semi.


"Ada orang di dalam dinding dekat guci keramik raksasa itu. " kata Liu Tong yang cepat menarik guci keramik raksasa untuk dipindahkan ke sisi lain namun guci keramik raksasa itu tak bergerak sama sekali.


"Hei, coba kamu putar sesuai jarum jam makan siang.. " kata Zhao Yu Thing menyarankan.


"Baiklah." jawab Liu Tong yang memutat guci keramik raksasa itu dengan usaha yang cukup lama juga.


Lalu sebuah pintu kayu warna abu-abu berada di bawah guci keramik raksasa itu sehingga Liu Tong dan Zhao Yu Thing penasaran untuk buka pintu itu dengan pedang mereka masing-masing dan pintu terbuka untuk seorang gadis muda nan cantik luar biasa meluncur keluar dari dalam tanah.


Brrrr!


"Terimakasih atas pertolongan kalian berdua untuk ku.. " kata gadis itu dengan logatnya bukan seperti gadis daratan besar pada umumnya.


"Hei, nona kau ini siapa dan kenapa kamu bisa berada di bawah sana? " tanya Liu Tong nada ramah kepada gadis cantik itu.


"Aku Chao Yuezhi putri Mahkota Klan Minamoto yang telah di culik oleh Klan Uchiha untuk misi menggagalkan penobatan ku sebagai Ratu di Klan Minamoto. " jawab gadis itu dengan sikap yang mencerminkan pribadi yang baik kepada Liu Tong.


"Tunggu, Klan Minamoto dan Klan Uchiha itu dia kelompok apakah? " tanya Liu Tong penasaran.


"Perdagangan internasional yang bersih namun ada beberapa orang yang membuat sistem dagang kami menjadi kotor yaitu disebabkan hadirnya tokoh pasar gelap yang bernama Klan Taira dengan pemimpinnya adalah Kaisar Yuchi. " jawab Putri Mahkota Chao Yuezhi nada serius kepada Liu Tong.


"Emm, baiklah. Apakah kamu tahu dimana tuan rumah walikota gunung sepuluh ribu lapisan lapisan awan putih menyimpan surat dagang resmi yang ditukar dengan surat dagang palsu? " tanya Liu Tong dengan selidik.


"Dikapal selam milik Klan Taira lima yang berada di tepi pantai utara laut di bawah gunung ini. " jawab Puteri cantik itu kepada Liu Tong.


"Baik.. Mari kau ikut aku untuk menemui Kaisar Naga Merah pemimpin negeri ini untuk kamu bisa memberikan laporan mu kepada Beliau di pintu luar dari kota gunung sepuluh ribu lapisan awan putih sekarang juga. " kata Liu Tong nada serius juga kepada Puteri Mahkota Chao Yuezhi.


"Ya, baiklah. " jawab putri itu.


Mereka bertemu dengan Huang Li Hung dan Teng Xu Xu yang kebingungan mencari adik tiri dari Raja muda itu yang telah diketahui telah di sandera oleh walikota gunung sepuluh ribu lapisan awan putih di rumah walikota itu sendiri namun mereka berdua tidak bisa menemukan adik tiri Raja muda Huang Li Hung di sana.


"Sebaiknya kita segera melaporkan tentang adik tiri mu yang tak bisa kau temukan di rumah walikota gunung sepuluh ribu lapisan awan putih sekarang juga kepada Kaisar Naga Merah. " kata Liu Tong memberikan saran kepada Huang Li Hung.


"Iya, kau benar sekali Liu Tong.. Mari kita segera menemui Kaisar Naga Merah di pintu keluar dari kota gunung sepuluh ribu lapisan awan putih. " kata Huang Li Hung dengan nada serius kepada Liu Tong.


Mereka pun melesat cepat menemui Zhang Xiao Long yang sudah menunggu mereka datang ke pintu keluar dari kota gunung sepuluh ribu lapisan awan putih untuk melanjutkan perjalanan mereka di dunia persilatan.


"Yang Mulia, hamba tidak bisa menemukan adik tiri hamba di rumah walikota gunung sepuluh ribu lapisan awan putih setelah kami berdua menyelusuri ruangan bagian timur, barat, selatan dan utara rumah itu. "lapor Huang Li Hung.


" Yang Mulia, Hamba tidak berhasil menemukan surat dagang itu di rumah walikota gunung sepuluh ribu lapisan awan putih bagian utara namun hamba berhasil menyelamatkan Putri Mahkota Chao Yuezhi ini. "lapor Liu Tong.


Zhang Xiao Long memandang mereka semua secara bergantian lalu mengajak mereka keluar dari kota gunung sepuluh ribu lapisan awan putih lebih dahulu sebelum menyusul rencana berikutnya di rumah kosong yang berada di kaki gunung sepuluh ribu lapisan awan putih bagian selatan.


" Dimana kapal selam milik Klan Taira lima yang berada di tepi pantai utara laut awan putih? " tanya Zhang Xiao Long dengan nada serius kepada Putri Mahkota Chao Yuezhi setelah ia mendapatkan keterangan dari Liu Tong, Zhao Yu Thing dan Putri Mahkota Chao Yuezhi sendiri usai mereka tiba di tepi pantai utara laut awan putih.


"Disana... " jawab Putri Mahkota Chao Yuezhi di sisi kanan Zhang Xiao Long menunjukkan ke arah laut awan putih yang berada di depan mata mereka semua.


"Di dalam laut awan putih? " tanya Zhang Xiao Long nada serius kepada Putri Mahkota Chao Yuezhi di sisi kanannya.


"Mmmm..Aku akan mengambil kapal selam milik Klan Taira lima di dalam laut awan putih lalu kita akan gunakan kapal selam itu pergi ke Okinawa untuk misi memberantas pasar gelap yang telah merugikan kita semua.." kata Zhang Xiao Long yang segera meluncur ke dalam air laut awan putih dan menemukan kapal selam milik Klan Taira lima berada di sana.


Zhang Xiao Long berenang ke dekat kapal selam milik Klan Taira lima lalu membuka pintu kapal selam untuk masuk dan menutup pintu kapal selam itu kembali. Ia menemukan surat dagang berada di dalam sana, lalu menggunakan ilmu sinkang awan naga melintasi samudra menarik kapal selam milik Klan Taira lima untuk menepi ke atas permukaan laut awan putih untuk yang lainnya bisa masuk ke dalam kapal selam milik Klan Taira lima yang kini di ganti dengan nama kapal selam milik Kekaisaran Naga Merah oleh Zhang Xiao Long.


"Yang Mulia, biarkan hamba yang mengemudi kapal selam milik Anda karena Hamba bisa menunjukkan arah ke kota Okinawa untuk Anda. " Kata Putri Mahkota Chao Yuezhi mengajukan dirinya sebagai nakhoda kapal selam itu.


"Baiklah, silakan saja.. " kata Zhang Xiao Long yang memilih untuk duduk di salah satu bangku di dalam kapal selam itu dengan di ikuti oleh Selir Yin Yin yang duduk di bangku di sebelah kanannya.


Lalu Liu Tong, Zhao Yu Thing, Raja Huang Li Hung dan Teng Xu Xu duduk di bangku lainnya sambil memerhatikan cara Putri Mahkota Chao Yuezhi menjalankan kapal selam yang meluncur masuk ke dalam lautan dengan cepat.


"Apakah di dalam kapal selam ini ada ransum untuk kita makan dan minum? " tanya Liu Tong yang rupanya sudah kelaparan dan kehausan sejak mereka masuk ke dalam kapal selam itu belum makan ataupun minum sama sekali.


"Ada, di belakang bangku yang kalian duduki di pojokan ada kotak penyimpanan makanan dan minuman bersih dan sehat. " jawab Putri Mahkota Chao Yuezhi segera.


"Baiklah, aku akan mencarinya.. " kata Liu Tong yang berjalan ke pojokan ruangan dalam kapal selam lalu menemukan kotak yang seperti di katakan oleh Putri Mahkota Chao Yuezhi kepada nya tadi.


Liu Tong membuka kotak itu dan menemukan makanan dan minuman yang bisa mereka semua makan dan minum selama perjalanan ke Okinawa dengan menggunakan kapal selam itu.


"Daging ikan apakah ini yang di lapisi rumput laut aroma asin laut? " tanya Liu Tong yang amat asing dengan makanan di genggamannya itu.


"Nama makanan ini Sushi dan daging ikannya itu salmon. " jawab Zhang Xiao Long dengan tepat.


"Wah, anda rupanya memiliki pengetahuan luas mengenai makanan yang berbeda dari makanan kita pada umumnya... " puji Liu Tong.


"Aku mempelajari tentang makanan luar negeri kita dari buku yang kupelajari waktu aku masih kecil oleh guruku si Raja mabuk sakti. " kata Zhang Xiao Long dengan nada bangga.


"Wah, lalu apakah anda mempunyai cita -cita lain waktu anda masih kecil selain menjadi Kaisar Naga Merah? " tanya Putri Mahkota Chao Yuezhi yang ingin tahu tentang Kaisar Naga Merah yang menarik hatinya itu.


"Membuka toko makanan atau rumah makan. " jawab Zhang Xiao Long yang menikmati makan malam menu shushi di dalam kapal selam itu.


"Wah, Cita-cita luhur sekali tapi anda sekarang juga bisa membuka toko makanan atau rumah makan di seluruh negeri anda dengan pengaruh anda sebagai penguasa. " kata Zhao Yu Thing semakin kagum pada Kaisar Naga Merah yang menjadi majikannya itu.


"Iya, suatu saat nanti aku akan membuat toko makanan atau rumah makan setelah aku dapat menyelesaikan semua misi ku untuk perdamaian dan kebahagiaan seluruh rakyatku. " kata Zhang Xiao Long menatap langit-langit kapal selam itu dengan membayangkan masa depannya kelak.


Bersambung!!


Nb: