Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Terciptanya Ilmu Sinkang Gabungan Tubuh Naga Dan Tubuh Phoenix.


Zhang Xiao Long dan Amira Ming menukik turun ke sungai api dengan kecepatan yang tak terlihat karena mereka sungguh memiliki ilmu ginkang di atas manusia pada umumnya.


Swuuushh!


Di dalam air sungai api yang membeku mereka berdua menyerap energi sungai api melalui ilmu sinkang gabungan mereka sendiri yakni ilmu sinkang gelora kalbu hati yang bersatu sehingga baik Zhang Xiao Long maupun Amira Ming dapat merasakan kekuatan dan kelemahan mereka masing-masing.


"Raihlah apa yang ingin kamu raih dariku.., " batin Zhang Xiao Long.Pria sangat tampan ini bicara melalui ilmu kebatinan kepada Amira Ming yang duduk bersila di hadapannya.


"Kau dapat memiliki apa yang ada di diriku.. " balas Amira Ming.Wanita muda cantik jelita itu pun bicara melalui ilmu kebatinan kepada Zhang Xiao Long yang duduk bersila di hadapannya.


Gelombang cahaya kemerahan dan kebiruan di sekeliling mereka berdua berputar-putar yang memunculkan cahaya yang bersinar terang dan melindungi mereka berdua, lalu sinar lain hadir di tubuh mereka masing-masing yang cahayanya amatlah dashyat sampai Liu Tong, Tuan Heng dan Kepala desa kecil bunga mawar api di tepi sungai api terkesiap melihat keduanya yang kini memiliki cahaya yang memancar dan membuat mereka berdua semakin tampan dan cantik jelita luar biasa.


Zhang Xiao Long memiliki wajah yang semakin tampan, tatapannya semakin tajam, senyuman di bibirnya semakin tegas, rambutnya semakin putih bak salju dan tubuhnya semakin bersinar- sinar aura seorang penguasa sejati. Sedangkan, Amira Ming memiliki wajah yang semakin cantik jelita, tatapannya semakin memukau, senyuman di bibirnya semakin manis, rambutnya semakin hitam bak sutra hitam yang halus memukau dan tubuhnya semakin indah memiliki sinar seorang pendamping hidup Sang penguasa sejati.


"Yang Mulia Kaisar Naga Merah dan Ratu Amira Ming semakin mengagumkan namun mereka berdua juga semakin menakutkan. " kata Liu Tong dengan nada serius.


"Benar, mereka berdua seperti bukanlah manusia biasa. " kata Tuan Heng berdecak kagum dengan Zhang Xiao Long dan Amira Ming di hadapannya dan kepala desa kecil bunga mawar api terpana.


"Mereka berdua adalah Naga dan Phoenix sejati yang ditakdirkan untuk bersatu serta menjadi sepasang penguasa sejati di seluruh dunia ini. " kata kepala desa kecil bunga mawar api terpana dengan sinar Zhang Xiao Long dan Amira Ming di hadapannya.


"Mari kita teruskan pelatihan kita berdua di gua dasar sungai api selama musim dingin sampai musim semi tiba untuk terwujudnya kekuatan di dalam hati, pikiran dan penyatuan yang berasal dari kita berdua. " kata Zhang Xiao Long yang meraih jemari Amira Ming di sampingnya lalu ia mengajak Amira Ming turun ke dasar sungai api.


Brrrr!


"Emmm... " gumam Tuan Heng yang duduk di atas batu karang.


"Kenapa kau bergumam dengan kesal? " tanya Liu Tong pura-pura tidak tahu apa yang telah di rasakan oleh Tuan Heng yang melihat Zhang Xiao Long kembali ke sungai api bersama Amira Ming.


"Tidak kenapa-napa. Aku hanya merasa iri hati kepada mereka berdua yang selalu harmonis dan bermesraan di setiap waktu tanpa hati yang terbebani. " jawab Tuan Heng memasang wajah sedih.


"Ouh, mereka berdua sudah menikah wajar kalau mereka berdua sering berbulan madu. Kalau kau sudah menikah atau belum dengan Putri dari Raja Nepal? " ucap Liu Tong sambil makan buah apel hijau di depan Tuan Heng.


"Hampir." jawab Tuan Heng lesu.


"Hampir? Ouh, kenapa? "


"Oh obat bunga mutiara api itu fungsinya apa? " tanya Liu Tong yang melihat kagum dengan cara pelatihan Zhang Xiao Long dan Amira Ming di dasar sungai api yaitu keduanya bersalah dan menyerang diri mereka masing-masing sambil meliuk-liuk di atas permukaan sungai api yang menjadi pusaran angin topan yang panas dan dingin menjadi satu.


Wuuunggg!


Wushhh!


"Wahhh... mereka berdua berlatih dengan luar biasa serius sampai menimbulkan getaran di air sungai api yang berubah menjadi es beku telah kembali mencair dan lahar panas baru telah di ciptakan oleh mereka berdua namun keduanya tak terbakar atau membeku. " kata kepala desa kecil bunga mawar api yang semakin terpana dengan kemampuan yang semakin besar dan dimiliki oleh Zhang Xiao Long dan Amira Ming.


"Iya, mereka berdua kini bukanlah manusia yang sama melainkan sepasang kekasih yang telah mendapatkan restu dari langit dan bumi wilayah pegunungan Himalaya yang menjadikan mereka berdua sebagai manusia-manusia Dewa dan Dewi pegunungan Himalaya sejati. " kata Tuan Heng.


"Sudah cukup untuk kalian membicarakan kami berdua di tepi sungai api. Mari kita lanjutkan misi ke desa sungai api di depan sana untuk mencari bunga mutiara api yang katamu berguna untuk menyembuhkan penyakit langka kekasih atau calon istrimu." kata Zhang Xiao Long yang telah datang ke tepi sungai api bersama Amira Ming di sampingnya.


"Iya, aku percaya bahwa keajaiban akan datang kepada Ye Lin kekasih ku itu dengan obat bunga mutiara api yang akan segera aku dapatkan dari tebing di ujung desa kecil sungai api. " kata Tuan Heng dengan senyuman penuh keyakinan pada dirinya sendiri.


"Bagus, aku sangat menyukai seseorang yang memiliki kepercayaan diri dan semangat untuk mengubah masa depan mu menjadi suatu yang luar biasa." kata Zhang Xiao Long dengan nada tulus.


"Kaisar Naga Merah, terimakasih atas semangat yang telah kamu perlihatkan kepadaku untuk aku menyadari bahwa aku bisa melakukan sesuatu yang mustahil menjadi sesuatu yang nyata dan memperoleh kemenangan atas hidupku. " kata Tuan Heng yang semakin mengagumi Zhang Xiao Long.


"Hmm, kau sungguh berlebihan dalam memuji aku. " kata Zhang Xiao Long tersenyum kepada Tuan Heng yang membalas senyumannya juga.


"Ehhh, desa kecil sungai api ada pintu yang daun pintunya berbentuk bola api... " kata Amira Ming menggunakan tatapannya untuk menunjukkan kepada Zhang Xiao Long mengenai daun pintu di pintu masuk ke desa sungai api.


"Mmm hati -hati sepertinya nenek Durnasih telah mempersiapkan perangkap untuk kita.. " kata kepala desa kecil bunga mawar api dengan nada serius kepada Zhang Xiao Long dan yang lainnya di sekitarnya.


"Oh, si nenek ahli sihir api yang terkenal sebagai dukun palsu di Kerajaan Nepal yang merupakan salah satu dari murid dari Kakek Halimin dan Nenek Durganana yang menjadi penguasa sejati di wilayah lereng-lereng pegunungan Himalaya di paling barat sekali. " kata Amira Ming dengan sikap tenang namun tidak meremehkan musuh yang akan mereka hadapi.


"Hmm siapapun yang akan menjadi lawan kita nantinya akan kita hadapi bersama dan aku pasti akan melindungimu serta membunuh mereka bila berani untuk mencoba menyakitimu dan teman-teman kita. " kata Zhang Xiao Long nada luar biasa tenang.


Zhang Xiao Long menggandengtangan Amira Ming yang memberikan senyuman yang semanis buah plum di musim semi kepada Zhang Xiao Long sambil meneruskan perjalanan mereka ke desa sungai api bersama Liu Tong, Tuan Heng dan kepala desa kecil bunga mawar api.


Bersambung!!