Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Indahnya Persahabatan.


Pagi hari berikutnya Zhang Xiao Long dan para pengikutnya melanjutkan perjalanan mereka ke desa lainnya untuk tujuan mereka ke Kekaisaran Zhen tercapai dengan baik.


Desa kedua yang mereka datangi sebagai salah satu dari sekian desa yang di singgahi olehnya dan para pengikutnya adalah desa besar daun Zhen ungu.


"Desa besar daun Zhen ungu. " Baca Tang Yin di dekat Fu Haifeng menatap pintu masuk ke desa tersebut.


"Daun Zhen ungu terlihat lebih menarik di awal musim semi seperti sekarang ini." Kata Du Fei di sisi lain Tuan Fan Hong yang diam -diam telah mempunyai perasaan khusus terhadap gadis cantik itu.


"Iya, karena daun Zhen ungu merupakan daun yang sangat langka sekali." Kata Tuan Fan Hong yang berjalan dengan sikap ramah sekali untuk menarik perhatian dari Du Fei.


"Ada ulet bulu di pohon bunga Zhen ungu yang berada di pinggir jalan masuk ke desa ini. Coba kalian lihat dengan jelas. " Kata Tan Tan Ling Ming menunjukkan adanya ulat-ulat bulu di bunga Zhen ungu di pohon bunga Zhen di sisi kanan mereka.


"Ayo kita jalan dengan cepat sebelum ulat-ulat bulu itu beterbangan ke arah kita." Kata Kim Hwee Li yang telah lebih dulu masuk ke desa itu sebelum yang lainnya.


Dan, tiba-tiba gadis itu melompat mundur dari dalam desa besar daun Zhen ungu dan kembali ke dekat Zhang Xiao Long karena munculnya sekitar dua puluh orang berwajah beringas yang dipimpin oleh seorang wanita berpakaian warna ungu dengan sikap angkuh sekali.


"Selamat datang di desa besar daun Zhen ungu kami untuk mu, Tuan Zhang.." Kata wanita itu dengan sikap angkuh kepada Zhang Xiao Long begitu mereka telah sampai di depan pintu masuk ke desa besar daun Zhen ungu.


"Iya, ku ucapkan terimakasih atas sambutan hangat dari Dewi daun Zhen ungu yang sangat ramah telah datang sendiri ke pintu masuk ke desa besar daun Zhen ungu untuk menyambut kedatangan ku." Kata Zhang Xiao Long dengan sikap angkuh juga.


"Wah, benar kata kabar burung yang telah aku dengar mengenai dirimu yang sangat angkuh luar biasa dan kini aku sudah membuktikannya sendiri dengan melihatmu berdiri di depanku." Kata Dewi daun Zhen ungu yang menatap bengis kepada Zhang Xiao Long yang tetap bersikap tenang sekali.


"Kau lihat saja sendiri seperti aku ini yang telah kamu dengar dari kabar burung di seluruh dunia persilatan daratan besar. " Jawab Zhang Xiao Long yang bersikap tenang luarbiasa meskipun ia tahu bahwa wanita yang berada di depannya itu adalah seorang yang kejam luarbiasa kepada setiap musuh yang berani untuk mengunjungi desa besar daun Zhen ungu.


"Ya, aku sudah melihat keangkuhan mu namun aku belum melihat kehebatan ilmu silatmu yang telah aku dengar tentang dirimu yang telah dijuluki sebagai Pendekar besar Naga Merah di seluruh dunia persilatan daratan besar. " Kata Dewi daun Zhen ungu yang sudah mengeluarkan pedangnya yang memiliki sinar keunguan untuk menghadapi Zhang Xiao Long.


Singg!


"Baik, silakan kamu mencoba kepandaian ilmu silat ku yang sederhana sekali. " Kata Zhang Xiao Long yang menggerakkan telapak tangan yang terbuka dan kakinya di tengkuk sedikit lalu meluncur ke arah Dewi daun Zhen ungu.


Wuuushhh!


Dewi daun Zhen ungu menggerakkan pedang ke ara sejumlah titik tubuh Zhang Xiao Long yang meluncur ke arahnya dengan sinar matanya yang bengis


Syutttt!


Zhang Xiao Long tiba-tiba menghilang dari sinar pedang Dewi daun Zhen ungu sehingga wanita itu terkejut dengan kelincahan gerakannya yang tak dapat dilihat oleh sepasang mata Dewi daun Zhen ungu.


Wuttttzz!


Pedang Dewi daun Zhen ungu meliuk-liuk begitu ganas di sekitar tempat Zhang Xiao Long telah muncul di depan matanya namun pemuda ini tak pernah bisa di sentuh pedangnya.


Wushhh!


Zhang Xiao Long meluncur dengan gerakan ilmu silat walet terbang yang disertai ilmu sinkang pukulan arak sakti dan ilmu sinkang bunga harum sakti secara bergantian dengan hebat luar biasa ke arah Dewi daun Zhen ungu.


Plakkk!


Plakk!


Dewi daun Zhen ungu dengan lincah mengelak dari serangan-serangan Zhang Xiao Long yang nyaris melukainya itu dengan ilmu sinkang tapak bunga Zhen ungu melalui telapak tangan kirinya yang lebih dahulu meluncur ke arah Zhang Xiao Long.


Wuttttzz!


Desss!


Desss!


Crangggg!


"Arghhh..! " Pekik kesakitan Dewi daun Zhen ungu yang terkejut dengan serangan-serangan hebat dari Zhang Xiao Long lakukan terhadap dirinya yang mengakibatkan dadanya terluka dan pedangnya hancur dalam waktu singkat.


"Nyonya...! " Teriak dua puluh orang pasukannya yang terkejut melihatnya terhuyung-huyung dan muntah darah segar bahkan pedangnya hancur oleh serangan-serangan Zhang Xiao Long.


"Serang dan bunuh dia dan semua orangnya..! " Perintah Dewi daun Zhen ungu yang sudah murka.


"Siap..!" Sahut para pasukannya yang langsung menyerang Zhang Xiao Long dan para pengikut Zhang Xiao Long secara serentak dengan golok yang di gerakkan secara lincah dan sadis ke arah Zhang Xiao Long dan para pengikutnya.


Wuttttzz!


Zhang Xiao Long dan para pengikutnya bergerak dengan lebih cepat lagi melalui ilmu sinkang mereka masing-masing ke arah pasukan Dewi daun Zhen ungu yang menyerang mereka.


Desss!


"Augggghhhh..! " Pekik kesakitan para pasukan Dewi daun Zhen ungu yang mengalami luka parah akibat serangan balik dari Zhang Xiao Long dan para pengikutnya yang tahu-tahu telah merebut golok mereka lalu di gunakan untuk memenggal mereka tanpa ampun.


Crakkk!


Zhang Xiao Long melemparkan golok yang di tangannya ke arah Dewi daun Zhen ungu yang menjerit kesakitan lalu tertebas dadanya oleh golok lemparan Zhang Xiao Long.


Wuuzzz!


Crakkk!


Zhang Xiao Long mengerahkan ilmu sinkang arak sakti ke arah pohon bunga Zhen ungu yang ada ulat-ulat bulu sehingga pohon itu hancur berkeping-keping oleh serangannya itu dan ulat-ulat nya melarang ke arah seorang pria yang sedang meniup seruling untuk menggunakan ulat-ulat sebagai alat menyerang Zhang Xiao Long dan para pengikutnya secara gelap.


Blaaaarr!


Werrrrr!


Pria itu dengan cepat menggerakkan seruling untuk menangkis serangan-serangan ulat-ulat bulu yang telah di serang balik ke arahnya oleh Zhang Xiao Long.


Wuttttzz!


Tetapi pria itu tak bisa mengelak dari serangan lain yang telah di lontarkan oleh Zhang Xiao Long ke arahnya dengan gerakan yang sangat cepat sekali lalu tangan kanan Zhang Xiao Long telah meremukkan kepalanya dengan lebih keji lagi.


Prakkk!


Zhang Xiao Long telah mengajak para pengikut nya melesat cepat masuk ke desa besar daun Zhen ungu tanpa mempedulikan jasad-jasad musuh mereka yang berserakan di depan pintu masuk ke desa besar daun Zhen ungu.


Brrrr!!


Bersambung!!