Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Perjalanan Menuju Ke Kota Besar Yang.


Sore hari itu juga rombongan Zhang Xiao Long memulai perjalanan mereka untuk pengalaman menarik mereka di dunia persilatan sebagai para Pendekar muda yang baru saja terjun ke dunia persilatan.


" Hawa dingin dari gunung Yang telah terasa oleh kita dari bawah kaki gunung Yang." Kata Li Hong Xiu gadis cantik yang memakai baju warna kuning kepada rombongannya.


" Ya, aku sampai mencium aroma makanan ala perkemahan di dekat sungai di bawah kaki gunung Yang. " Kata Song Tian Erl gadis manis yang memakai baju berwarna biru kepada yang lainnya di belakang mereka.


" Ihh, kau ini sungguh rakus ya dalam makan..! " Kata Han Lin Lin yang menggeleng -geleng kepala mendengar Song Tian Erl sudah merasa lapar lagi.


"Aku tak rakus dalam makan! Aku cuma ingat sekarang ini akan menjelang malam hari yang berarti kita harus secepatnya mendapatkan makanan untuk makan malam kita di bawah kaki gunung Yang sebelum kita mendaki gunung Yang. " Kata Song Tian Erl dengan pintar sekali mengelak dari perkataan temannya itu.


" Di sini, dekat sungai, jadi kita bisa memancing ikan untuk menu makan malam kita. " Kata Dewi baju merah Yanmi yang sangat cekatan sekali di bidang mencari makanan yang tersulit sekalipun di dalam perjalanan mereka di dunia persilatan.


Selagi para gadis cantik sibuk memancing ikan di tepi sungai bawah kaki gunung Yang. Zhang Xiao Long dan Yu Song Bu sibuk membuat api unggun dan persiapan untuk membuatkan aneka makanan untuk makan malam mereka di tepi sungai itu juga.


" Tuan, saya menemukan buah leci di hutan di sebelah barat dari sungai bawah kaki gunung Yang untuk cuci mulut kita sehabis makan malam. " Kata Yu Song Bu yang membawakan buah leci di pakaian luarnya kepada Zhang Xiao Long yang sedang duduk bersila di jerami dekat tepi sungai bawah kaki gunung.


" Wah, hebat sekali kamu bisa menemukan buah leci untuk pencuci mulut kita. " Kata Zhang Xiao Long tersenyum senang kepada Yu Song Bu.


" Kakak Fung, aku menemukan sebuah kertas berdarah di botol arak di sungai bawah kaki gunung Yang di bagian selatan. "Kata Han Lin Lin yang menemuinya sambil membawa kertas yang sudah berlumuran darah di dalam botol arak.


Zhang Xiao Long mengambil surat tersebut dan membacanya dengan alis berkerut. Lalu, Zhang Xiao Long melompat ke dasar sungai bawah kaki gunung Yang dengan lompatan yang amat cepat sekali sampai Yu Song Bu dan Han Lin Lin terbelalak kaget.


Jebbyur!


" Tuan..! "


" Kakak Fung..!! "


Zhang Xiao Long telah muncul kembali ke tepi sungai bawah kaki gunung Yang sambil bawa seorang pria yang sudah berlumuran darah di sekujur tubuh namun masih hidup.


" Ketua Sekte Lembah Singa rambut perunggu dan para anggotanya demi mendapatkan lukisan milik Putri Ching Ching di dalam pedang giok milik Kaisar suku Khitan yaitu kami. " Kata pria itu yang ternyata adalah seorang pengawal pribadi dari Kaisar suku Khitan yang di sergap oleh para pasukan dari sekte Lembah Singa rambut perunggu di perjalanan pulang mereka ke Kekaisaran suku Khitan dari Kekaisaran Hai kepada Zhang Xiao Long.


" Huum, lukisan milik Putri Ching Ching itu lukisan apakah? Kenapa lukisannya harus di sembunyikan di dalam perang giok milik Kaisar suku Khitan? " Pikir Zhang Xiao Long.


"Tuan, kau harus membantu ku untuk menolong Putri Ching Ching yang telah di hilang di jurang gunung Yang bagian utara dan tolong anda antarkan beliau ke Istana Kekaisaran Li untuk di serahkan kepada Kaisar Ching Wu Long sebagai selir baru Beliau hadiah ulang tahun Beliau ke lima puluh tahun dari Kekaisaran suku Khitan kami. " Kata pria pengawal pribadi Kaisar suku Khitan sebelum menghembuskan napasnya yang terakhir kepada Zhang Xiao Long.


" Emm, kita harus berbagi tugas sekarang untuk misi kita tercapai dengan sempurna. " Kata Zhang Xiao Long kepada teman-teman nya yang sudah berkumpul bersama dengannya di tepi sungai bawah kaki gunung Yang.


" Apa? " Tanya teman-teman nya dengan penuh semangat sekali.


" Yu Song Bu dan Han Lin Lin kau pergi cari dan temukan Kaisar suku Khitan yang hilang di hutan puncak gunung Yang di bagian barat setelah Ia terkena anak panah rahasia milik si singa rambut perunggu." Jawab Zhang Xiao Long yang membagikan tugas kepada teman-teman nya.


" Siap, kami laksanakan. " Kata Yu Song Bu dan Han Lin Lin serentak lalu melayang ke puncak gunung Yang bagian barat sesuai perintah dan petunjuk dari Zhang Xiao Long.


" Song Tian Erl dan Li Hong Xiu telusuri daerah yang terdekat di markas besar sekte Lembah Singa rambut perunggu sampai aku datang ke sana setelah aku berhasil menemukan Putri Ching Ching yang terjatuh ke jurang gunung Yang bagian utara. " Kata Zhang Xiao Long kepada Li Hong Xiu dan Song Tian Erl.


" Iya, Kakak Fung kami laksanakan tugas darimu dengan baik. " Jawab Li Hong Xiu dan Song Tian Erl segera lalu keduanya melesat ke arah tengah gunung Yang.


" Kau tunggulah aku di pintu keluar dari gunung Yang dan pastikan tak ada seorang pun dari sekte Lembah Singa rambut perunggu yang bisa keluar hidup -hidup dari gunung Yang. " Kata Zhang Xiao Long kepada Dewi baju merah Yanmi yang terakhir berada di tepi sungai bawah kaki gunung Yang bersama dengan nya.


" Ouh, baiklah. Aku akan menjalankan tugas ku dengan sebaik-baiknya untuk mu, Kakak Fung." Kata Dewi baju merah Yanmi dengan nada lembut kepada Zhang Xiao Long seraya jarinya menowel pipi Zhang Xiao Long sebelum gadis ini melesat ke arah timur gunung Yang dengan ilmu ginkang nya atau Qinggong nya yang tinggi itu.


" Ugh, gadis menyebalkan sekali dia itu..! " Kata Zhang Xiao Long dengan nada sebal ke arah perginya Dewi baju merah Yanmi karena pipinya di towel oleh jari lentik dan indah dari gadis yang sangat cantik jelita itu.


Setelah itu Zhang Xiao Long melayang ke arah utara gunung Yang untuk menolong Putri Ching Ching dari dasar jurang gunung Yang bagian utara sekaligus menanyakan soal lukisan aneh di dalam pedang giok milik Kaisar suku Khitan yang di perebutkan oleh ketua sekte Lembah Singa rambut perunggu dari tangan Putri Ching Ching.


Bersambung!