
"Iya, aku ingin dia menjadi menantuku agar aku bisa membahagiakannya. " Jawab Kaisar Li yang heran dengan hatinya sendiri terhadap diri pemuda yang duduk di kursi bagian tamu yang sangat penting bagi Kekaisaran Li.
"Hmm, Yang Mulia dia memang seorang pemuda yang memiliki kemampuan yang mengagumkan sehingga Anda menyukainya. Baiklah, silakan Anda tanyakan kepadanya tentang keinginan hati Anda. " Kata Ibu Suri Leng yang ingin sekali membahagiakan putranya itu.
"Tentu saja, aku akan langsung menanyakannya sekarang juga sebelum ia memutuskan untuk meninggalkan istana ini. " Kata Kaisar Li yang menatap langsung kepada Zhang Xiao Long.
"Ummm, kesempatan emas bagiku untuk aku mengetahui tentangmu dan istana mu ini dengan lebih baik lagi. " Batin Zhang Xiao Long yang senang dengan reaksi Kaisar Li saat berjumpa dengan dirinya untuk pertama kalinya saat ia telah dewasa.
"Kaisar Naga Merah, aku ingin kau menjadi putra ku dengan menjabat sebagai Pangeran muda Zhang Xiao Long agar kita dapat bekerjasama dengan cara yang berbeda dengan mempererat hubungan antara kita sebagai saudara dan juga sahabat. Bagaimana menurutmu? " Kaisar Li bertanya kepada Zhang Xiao Long.
"Ya, aku setuju untuk kerjasama kita lebih baik lagi. " Jawab Zhang Xiao Long dengan senyum yang membuat hati Kaisar Li teringat tentang Luo Song Yi wanita yang paling di cintainya itu.
"Bagus sekali aku senang mendengar jawaban mu, Zhang Xiao Long. " Kata Kaisar Li yang lalu mengumumkan bahwa Zhang Xiao Long adalah putra calon menantunya di hadapan semua orang di istananya.
"Mulai dari hari Kaisar Naga Merah Zhang Xiao Long akan mendapatkan gelar Pangeran muda Zhang Xiao Long dengan aku menjodohkannya dengan Putri Agung Wen Baoning. " Kata Kaisar Li yang mengejutkan hati putra keduanya sendiri.
"Ayahanda tak mungkin Anda bisa mengubah calon suami dari Putri Agung Wen Baoning yang seharusnya adalah Aku putra mu sendiri dengan memilih pemuda yang baru kau kenal itu. " Kata Pangeran Kedua Li Zhen Hua yang menolak keputusan dari Kaisar Li.
"Zhen Hua, kau akan aku jodohkan dengan Putri Yung Mei Li putri pertama Adipati Yung untuk menggantikan posisi Putri Agung Wen Baoning di hatimu karena aku menginginkan Zhang Xiao Long yang menjadi jodoh Putri Agung Wen Baoning. " Kata Kaisar Li lebih tegas lagi tanpa mempedulikan perasaan putra keduanya sendiri.
"Ayah? "
Pangeran kedua Li Zhen Hua begitu sakit hati atas keputusan Kaisar Li tetapi tidak berani untuk membantahnya. Pemuda itu memilih untuk diam dan tak berdebat dengan Kaisar Li atau posisinya sebagai pangeran kedua calon pangeran mahkota kedua bisa di ganti dengan putra lain yang dimiliki oleh Kaisar Li.
"Yang Mulia , aku cukup bahagia dengan jabatan sebagai Pangeran muda Zhang Xiao Long calon menantu mu tetapi aku menolak untuk tinggal di istana Kekaisaran Li sampai aku berhasil meraih kemenangan di atas segalanya untuk Kekaisaran Li dan Kekaisaran Naga Merah. " Kata Zhang Xiao Long dengan suaranya yang berkarakter kuat kepada Kaisar Li.
"Aku menyukai misi mu itu namun aku ingin kau tinggal di istana Kekaisaran Li untuk beberapa hari ini saja sampai hari festival awal musim semi berakhir. Ayolah, aku akan menunjukkan keindahan istana Kekaisaran Li dan sejumlah tempat wisata menarik di ibukota Kekaisaran Li kepada mu. " Kata Kaisar Li yang ingin menjalin hubungan yang baik dengan Zhang Xiao Long.
"Baiklah, aku akan tinggal di istana Kekaisaran Li selama lima hari saja karena waktu ku untuk meraih kemenangan kita bersama tidak bisa di tunda terus menerus. " Kata Zhang Xiao Long tak ingin menunjukkan bahwa ia juga ingin sekali mengetahui orang seperti apakah yang menjadi ayah kandungnya itu secara dekat.
Demikianlah di mulai dari hari itu juga Zhang Xiao Long mendapatkan istana baru hadiah dari Kaisar Li yang menginginkannya untuk tinggal di istana Kekaisaran Li. Istana yang didapatkan oleh Zhang Xiao Long bernama'Istana Pangeran muda Zhang Xiao Long' dibagian selatan istana Kekaisaran Li dengan jumlah pengawal, Kasim, dayang istana yang semuanya adalah hadiah dari Kaisar Li untuk menyenangkan hatinya.
"Ibu, lihatlah orang itu menyukai ku tetapi dia tidak tahu siapa aku yang di sukainya itu? " Zhang Xiao Long menatap langit malam hari di balkon kamarnya.
"Kakak Long, ada surat dari Putri Agung Wen Baoning untukmu melalui dayang istananya yang telah datang ke istana mu. " Kata Yu Lian Shing mendatangi kamar tidur Zhang Xiao Long.
"Surat ?"
Zhang Xiao Long membalikkan badannya untuk menghadapi Yu Lian Shing yang memberikan sepucuk surat bersampul warna merah kepada Zhang Xiao Long yang mengambilnya dari Yu Lian Shing.
"Aku tak pernah mengharapkan gadis itu untuk ku tetapi aku harus melakukannya untuk politik. " Kata Zhang Xiao Long membuka surat dari Putri Agung Wen Baoning lalu dibacanya.
"Yang Mulia Kaisar Naga Merah, bisakah kamu datang untuk mengunjungi ku di istanaku untuk kita berdua bisa saling mengenal satu sama lainnya sebagai calon pengantin agung untuk Kekaisaran Li dengan Kekaisaran Naga Merah bersatu bersama dengan Kekaisaran Mu? tertanda Wen Baoning tunanganmu. " Tulis Putri Agung Wen Baoning pada suratnya.
"Kembalikan suratnya kepadanya dan katakan kepadanya bahwa aku tidak akan pernah datang ke istananya. " Kata Zhang Xiao Long dengan nada tegas mengembalikan surat dari Putri Agung Wen Baoning kepada Yu Lian Shing.
"Apakah kau ingin dia yang datang ke istana mu? " Tanya Yu Lian Shing membaca isi hati Zhang Xiao Long dengan tepat.
"Benar sekali, biar semua laki-laki menginginkan nya dengan wajah bodoh tetapi aku bukanlah laki-laki bodoh yang mengemis cinta kepada gadis seperti itu."Jawab Zhang Xiao Long nada tegas dan sikapnya mengagumkan Yu Lian Shing.
"Tentu saja karena kamu adalah Kaisar Naga Merah yang jelas berbeda dengan laki-laki lain yang pernah ia kenal dan posisinya sebagai Putri Agung Wen Baoning akan digantikan dengan gadis manapun yang kau inginkan setelah ia menikah dengan mu, yakni setelah lima hari ini kau menginap di istana Kekaisaran Li. " Kata Yu Lian Shing memberinya kecupan lembut di bibir.
"Ya, kau sangat cerdas Yu Lian Shing bisa tahu apa yang ada di hati dan pikiran ku. " Tutur Zhang Xiao Long dengan halus melepaskan diri dari rangkulan Yu Lian Shing lalu berjalan ke arah ruangan lain dari istananya.
Yu Lian Shing menghela napas dalam-dalam lalu meninggalkan kamar tidur Zhang Xiao Long untuk mengantarkan kembali surat dari Putri Agung Wen Baoning kepada dayang istana Putri Agung Wen Baoning yang menunggu balasan dari Zhang Xiao Long untuk majikannya di pintu gerbang istana Pangeran muda Zhang Xiao Long.
Bersambung!