Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Musim Semi Yang Baru Bagi Zhang Xiao Long.


Putri Agung Wen Baoning menanti kedatangan Zhang Xiao Long yang akan menjemputnya dari istananya dengan hati berdebar-debar yang telah membuat wajahnya tegang sekali.


"Tuan putri Agung Wen Baoning, kau tenang saja dan nikmati saja waktu mu ini dengan senyuman bahagia karena kamu akan memulai kehidupan yang baru bersama dengan Kaisar Naga Merah yang akan menjadi suamimu di mulai dari hari ini untuk selamanya. " Kata Aching memakaikan penutup wajah untuknya.


"I.. Iya, Aching. Aku harus bersikap tenang dan tersenyum manis menyambutnya." Jawab Wen Baoning yang semakin panik ketika Bibi Chai pengasuhnya memberitahunya bahwa Kaisar Naga Merah sudah menjemputnya di depan istananya.


"Ahhh.. Baiklah.. " Kata Wen Baoning yang telah menerima laporan tersebut dari pengasuhnya.


Gadis itu di papah oleh Bibi Chai menuju ke arah tandu pengantinnya lalu duduk dengan tenang di dalam tandu pengantinnya lalu tandu pengantin di panggul oleh sejumlah pengawal istana Kekaisaran Li yang membawanya ke arah istana Kekaisaran Li. Dimana ia melihat Zhang Xiao Long berdiri tegak di depan meja altar Buddha di depan Kaisar Li dan Permaisuri Agung Lan juga seluruh rakyat Ibukota Kekaisaran Li yang hadir di halaman utama istana Kekaisaran Li.


"Kedua Mempelai memberikan hormat kepada Langit dan Bumi..! " Suara Kasim Fang pemandu ritual pernikahan agung itu.


Zhang Xiao Long dan Putri Agung Wen Baoning memberikan hormat mereka kepada Langit dan Bumi dengan sikap penuh penghormatan sekali untuk kebahagiaan kehidupan mereka yang baru setelah mereka menikah.


"Kedua mempelai memberikan hormat kepada Kaisar Li dan Permaisuri Agung Lan..!! " Suara Kasim Fang.


Zhang Xiao Long dan Putri Agung Wen Baoning memberikan hormat kepada Kaisar Li dan Permaisuri Agung Lan dengan sikap hormat untuk mendapatkan restu orang-tua.


"Kedua mempelai saling memberikan hormat satu sama lainnya..!! " Suara Kasim Fang.


Putri Agung Wen Baoning yang lebih dahulu memberikan penghormatnnya kepada Zhang Xiao Long sebagai seorang wanita yang harus menghormati prianya, pemimpinnya dan suami nya sebelum Zhang Xiao Long memberikan hormat kepada Putri Agung Wen Baoning untuk tanda bahwa Zhang Xiao Long menerima Putri Agung Wen Baoning sebagai istrinya yang sah.


"Kedua mempelai meninggalkan istana utama istana Kekaisaran Li menuju ke istana Pangeran Mahkota di timur Istana Kekaisaran Li..! " Kata Kasim Fang pemandu jalan untuk Zhang Xiao Long yang kembali naik ke atas punggung kuda putihnya dan Putri Agung Wen Baoning masuk ke tandu pengantinnya.


Lalu rombongan mereka mengikuti dengan sikap hormat sekali di belakang mereka sampai ke arah istana khusus untuk tempat tinggal baru Zhang Xiao Long hadiah dari Kaisar Li yang ingin membahagiakan putra kesayangannya itu.


"Yang Mulia, silahkan Anda membuka penutup wajah Tuan putri dengan tongkat pembuka yang berada di atas nampan. " Kata Bibi Chai yang membungkukkan badannya di depan Zhang Xiao Long sesudah Zhang Xiao Long dan Putri Agung Wen Baoning masuk ke kamar pengantin.


Zhang Xiao Long membuka penutup wajah Wen Baoning yang tertunduk malu -malu di tepi tempat tidur.


"Yang Mulia, silakan anda dan Putri Agung Wen Baoning saling menukar minum arak pernikahan agung anda. " Kata Bibi Chai yang memberikan dua cangkir keramik hijau kepada Zhang Xiao Long dan Putri Agung Wen Baoning.


Zhang Xiao Long dan Putri Agung Wen Baoning saling bersulang minum arak pernikahan mereka dengan senyuman di wajah mereka tetapi sinar mata Zhang Xiao Long mengabaikan tatapan mata Putri Agung Wen Baoning yang menatap penuh cinta dan kepasrahan kepadanya.


"Silakan untuk Yang Mulia dan Putri Agung Wen Baoning saling berbagi kasih dan kami semua ucapkan selamat menempuh hidup baru untuk kebahagiaan Anda berdua dan semoga Anda segera diberikan putra dan Putri yang sehat dan bahagia selamanya. " Kata Bibi Chai yang memimpin para pelayan, Kasim Chu dan para pengawal istana Pangeran Mahkota Li Xiao Long memberikan ucapan selamat kepada Zhang Xiao Long dan Putri Agung Wen Baoning dengan bersujud hormat di bawah sepasang sepatu indah mereka berdua.


" Baik, Yang Mulia. " Jawab Bibi Chai dan yang lainnya segera meninggalkan kamar.


Zhang Xiao Long menghadapi Putri Agung Wen Baoning yang mengangkat alisnya dengan heran di tatap oleh Zhang Xiao Long yang masih belum membuka pakaian pengantinnya dan riasan di rambutnya.


"Mulai hari ini kau bukan lagi putri Agung Wen Baoning melainkan Permaisuri Wen Baoning Kekaisaran Naga Merah. " Kata Zhang Xiao Long tersenyum kepada Putri Agung Wen Baoning.


"Iya, aku tahu kau bukanlah pria sembarangan yang tidak bisa aku tundukkan dengan status dan kedudukan ku sebagai Putri Agung Wen Baoning. " Jawab Putri Agung Wen Baoning yang menghela napas panjang untuk memahami cara hidup di istana Kekaisaran Naga Merah setelah ia menikah dengan Kaisar Naga Merah yang angkuh itu.


"Baiklah.Terimakasih atas pernyataan resmi dari mu yang menyatakan bahwa kau mulai dari hari ini adalah istri ke empat ku. " Kata Zhang Xiao Long yang membuka pakaian pengantin Putri Agung Wen Baoning lalu membaringkan gadis itu di tempat tidur.


Di pagi hari yang cukup cerah Zhang Xiao Long menemani Kaisar Li sarapan pagi di paviliun di taman nasional istana Kekaisaran Li sambil berbincang-bincang dengan penuh keakraban di antara keduanya.


"Putraku, aku mau memberikanmu sesuatu yang pastinya akan bermanfaat bagi mu di kemudian hari. " Kata Kaisar Li mengajaknya pergi ke arah utara istana Kekaisaran Li.


Kaisar Li menunjukkan sebuah tempat yang di dalamnya terdapat sumber mata air yang warnanya biru dan jernih seperti di dasar lautan saja.


"Tempat apa ini, Ayah? " Tanya Zhang Xiao Long dengan nada biasa saja.


"Kolam mata air keabadian. Ayo kau masuklah ke dalam air ini dan rasakanlah hawa mukjizat dari sumber air ini. " Jawab Kaisar Li yang ingin menurunkan semua ilmu sinkang andalannya kepada Zhang Xiao Long putra yang bisa di andalkan olehnya di masa depan.


"Baiklah, Ayah. " Kata Zhang Xiao Long patuh.


Zhang Xiao Long masuk ke dalam air di kolam itu lalu ia benar-benar merasakan manfaatnya yang terserap langsung ke seluruh energinya melalui kedua telapak tangannya dan kakinya di dalam air.


"Sekarang kau terimalah ilmu sinkang Bai Long dari ku.. " Kata Kaisar Li yang mengerahkan ilmu sinkang Bai Long melalui kedua telapak tangan di arahkan ke puncak kepala Zhang Xiao Long.


Lalu sejumlah energi besar masuk ke dalam diri Zhang Xiao Long yang langsung menerimanya dengan tanpa penolakan sedikitpun sehingga ia merasakan kekuatan sinkang Bai Long menyatu dengan ilmu sinkang Naga Merah.


Sinkang Naga Merah adalah sumber energi yang dimiliki oleh Zhang Xiao Long berdasarkan seluruh ilmu sinkang yang pernah di pelajari dan dikuasainya dengan sempurna dan kini ilmu sinkang Naga Merah menjadi semakin besar kekuatannya dengan energi sinkang Bai Long dari Kaisar Li.


Bersambung!!