
Rombongan Zhang Xiao Long melesat bersama -sama melewati jembatan tali es abadi sehingga mereka tiba di sebuah tebing yang tertutup batu gunung es yang sangat tebal sekali.
"Jangan khawatir aku tahu cara membuka batu gunung es ini untuk kita bisa masuk ke dalam kota tersembunyi. " kata Ratu Kerajaan Persia Xiahou Xiao Chao dengan senyum percaya diri kepada Zhang Xiao Long di belakangnya.
"Minggirlah, aku bisa membuka pintu masuk ke kota tersembunyi tanpa harus memerlukanmu yang membuka pintu masuk untuk ku. " kata Zhang Xiao Long menggeser gadis itu ke sisi kiri agar Zhang Xiao Long bisa maju ke depan batu gunung es di depannya.
"Emm, kau ini sangat kasar sekali terhadap aku.. " kata Xiahou Xiao Chao manyun di samping kiri Zhang Xiao Long.
Zhang Xiao Long mengabaikannya dengan sikap acuh tak acuh seraya mengulurkan tangannya ke arah batu gunung es yang langsung bergerak ke arah vertikal lalu terbukalah cahaya terang dari tempat yang semuanya terbuat dari es tebal dan alami dari Alam semesta ciptakan.
"Kota tersembunyi sudah berhasil kita temukan dan terbuka untuk kita semua masuk ke dalam kota ini. " kata Liu Tong dan yang lainnya dengan senyuman cerah.
"Benar sekali, ayo kita semua jalan dan lihat -lihat kota tersembunyi yang sangat asing bagi kita tetapi tidak bagi Xiahou Xiao Chao dan Ketua Wang Li Chang juga Nona Yin Yin. "Kata Long Fai yang berjalan di samping Xiao Chen dan Shen Long juga Liu Ryu sambil melihat- lihat keindahan alam dan suasana kota tersembunyi.
" Ya, kita bisa mendapatkan tempat tinggal untuk sementara waktu di kota ini dengan menginap di rumah mereka. "kata Liu Ryu yang melirik ke arah Wang Li Chang yang paham dengan lirikan mata sahabat Kaisar Naga Merah itu.
" Tentu saja, Yang Mulia dan Para pendekar bisa menginap di rumah saya di daerah selatan kota tersembunyi. "jawab Wang Li Chang ramah dan hormat kepada mereka semua.
" Kita juga bisa merayakan hari ulang tahun Putri Lan Shiang yang ke sembilan belas tahun di rumah Ketua Wang saja. "kata Liu Tong dengan sikap sopan.
" Ya, tentu saja, silakan. "sahut Wang Li Chang segera.
Wang Li Chang menunjukkan arah rumahnya di daerah selatan kota tersembunyi kepada mereka semua yang segera terbelalak kagum dengan kemegahan dan keindahan rumah Wang Li Chang.
" Wahh, semuanya terbuat dari es alami.. "kata Yan Bu melihat bangunan yang di lapisi es alami dari genteng hingga jalanannya adalah es alami sekali.
" Ranjangnya mungkin juga terbuat dari es alami di semua kamarnya.. "kata Liu Ryu yang melirik ke arah Zhang Xiao Long yang berjalan di sisi kanan Ratu Xiahou Xiao Chao.
"Betul sekali, jika kita bisa menempati ranjang es alami bersama dengan kekasih kita wah tentu sangat menyenangkan sekali. " kata Yan Bu yang melirik ke arah istrinya yaitu Teng Lian Ni.
"Hahaha, pikiran kalian itu sudah tersesat semua sehingga kalian mungkin melupakan tujuan kita datang ke kota tersembunyi ini. " kata Bu Song dengan senyum-senyum penuh arti kepada Yin Yin istrinya sendiri.
"Hahaha Bu Song, kita semua ini adalah normal yang tak kan pernah menyia-nyiakan waktu kita untuk bekerja sekaligus bersenang-senang di kota tersembunyi yang sangat berbeda dengan kota -kota lain yang pernah kita datangi. " kata Raja Barbar Yuen Dan yang sudah menempati tempat duduknya begitu mereka semua berada di ruangan dalam rumah Wang Li Chang.
Para anggota sekte Dewa tangan seribu Wang Li Chang sudah berlutut di hadapan Zhang Xiao Long sesuai dengan perintah dari Wang Li Chang sendiri yang telah menyatakan dirinya itu sebagai rakyat Kaisar Naga Merah.
"Hormat kami para anggota sekte Dewa Tangan Seribu Wang Li Chang kepada Kaisar Naga Merah! " sapa mereka semua kepada Zhang Xiao Long.
"Bangunlah, kalian semua. " kata Zhang Xiao Long nada memerintah sambil menerima cawan arak dari Ratu Xiahou Xiao Chao berikan kepada nya.
"Terimakasih atas kebaikan hati Yang Mulia. " jawab semua para anggota sekte Dewa tangan seribu nada serentak.
"Yang Mulia, kami sudah mempersiapkan surat undangan untuk Anda dan para pendekar hadiri acara besok hari di istana kota tersembunyi di alun-alun kota ini. " kata Yin Yin istri dari Bu Song segera memberikan surat undangan tersebut kepada Zhang Xiao Long melalui Ratu Xiahou Xiao Chao lebih dahulu sebagai calon selir baru Xiao Long sebelum diberikan kepada Zhang Xiao Long.
Zhang Xiao Long membuka surat undangan itu lalu dibacanya dengan cepat dan menyimpannya di saku pakaian dalamnya sambil makan malam yang disuguhkan oleh pihak Ketua Wang Li Chang untuknya dan teman-temannya yang telah menempati tempat duduk mereka masing - masing.
"Yang Mulia, silakan anda menikmati kesenian daerah kota tersembunyi yang akan disuguhkan secara langsung oleh Ratu Xiahou Xiao Chao untuk anda di aula utama kediaman hamba ini. " kata Ketua Wang Li Chang dengan senyuman di bibirnya kepada Zhang Xiao Long.
Zhang Xiao Long menganggukkan kepalanya ke arah Wang Li Chang dengan senyuman sopan lalu mengarahkan pandangan sepasang mata ke arah Xiahou Xiao Chao yang memakai pakaian ala Kerajaan Persia datang bersama lima orang penari yang berbasis rapi di tengah-tengah aula utama kediaman Wang Li Chang.
Xiahou Xiao Chao mempersembahkan sebuah tarian tradisional Persia yang anggun dan luwes untuk Zhang Xiao Long yang memandangi gadis itu seperti melihat Putri Ming Ming istrinya yang lain yang sedang menari untuknya.
"Ming Ming.. Ah, kau membuat aku ingin sekali menemuimu saat ini juga. " batin Zhang Xiao Long.
Xiahou Xiao Chao memberikan sekuntum bunga tulip putih kepada Zhang Xiao Long yang telah menduganya sebagai simbol dari gadis itu yang menyatakan cinta kepadanya. Ia pun menerima bunga tulip putih itu dengan senyuman manis di bibirnya.
"Aku takkan pernah menolak setiap cinta yang datang kepada ku. " kata Zhang Xiao Long yang mencium bunga tulip putih dengan senyuman dan tatapannya penuh makna kepada Xiahou Xiao Chao.
"Yang Mulia, hamba akan menyerahkan segala hal yang hamba miliki kepada Anda di mulai hari ini meskipun hamba harus menanggung resiko pahit di kemudian hari." kata Xiahou Xiao Chao yang menyatakan perasaannya kepada Zhang Xiao Long.
"Tak ada seorangpun yang berhak untuk hukum kamu di kemudian hari setelah kamu menjadi selir ku, Xiahou Xiao Chao.Karena aku adalah penguasa di seluruh dunia ini.. " kata Zhang Xiao Long yang menatap penuh keyakinan kepada Xiahou Xiao Chao.
"Yang Mulia.. " panggil Xiahou Xiao Chao yang meneteskan airmata kepasrahan dirinya kepada Zhang Xiao Long dengan bersujud di hadapan Kaisar Naga Merah yang gagah perkasa itu.
"Yang Mulia, Ratu Xiahou Xiao Chao adalah Ratu penguasa Kerajaan Persia yang mempunyai tata cara untuk memperlakukan wanita berkuasa di Kerajaan Persia dengan cara dilarang untuk Ratu menikah dan bersentuhan fisik dengan pria atau Ratu akan menjalani hukuman di bakar api suci oleh seluruh tetua di Kerajaan Persia." kata Wang Li Chang memberitahu Zhang Xiao Long tentang hukum di Kerajaan Persia.
"Ouh, kalau begitu para tetuanya harus memilih Ratu lain atau Raja baru untuk Kerajaan Persia mereka, karena Xiahou Xiao Chao telah menikah dengan ku pada malam hari ini di kediaman mu ini. " kata Zhang Xiao Long yang membuka cadar yang menutupi wajah jelita Xiahou Xiao Chao lalu mencium bibirnya dan mulut mungil gadis itu dengan kelembutan.
"Baiklah, Yang Mulia.Jika anda menginginkannya untuk menjadi selir anda, maka hamba dan para anggota sekte hamba segera mempersiapkan sebuah pesta pernikahan untuk Anda dan Ratu Xiahou Xiao Chao sekarang juga.. " kata Wang Li Chang dengan sikap hormat kepada Zhang Xiao Long.
Malam hari itu juga Zhang Xiao Long dan Ratu Xiahou Xiao Chao melakukan ritual pernikahan di depan meja altar Buddha dan dewa -dewa di pegunungan Himalaya dengan adat Kekaisaran Naga Merah.
Lalu Zhang Xiao Long menobatkan Ratu Xiahou Xiao Chao dengan gelar Selir Xiahou Xiao Chao usai saling bersulang minum arak pernikahan mereka dan terakhir Selir Xiahou Xiao Chao di bawa ke arah kamar pengantin yang telah di siapkan oleh Wang Li Chang.
"Yang Mulia, mari kita minum arak pernikahan anda sampai mabuk.. " kata Liu Ryu dan yang lainnya di aula utama kediaman Wang Li Chang.
Di kamar lain, terlihat Teng Lian Ni yang sedang duduk di kursi depan meja bundar menunggu kedatangan suaminya yaitu Yan Bu dengan sikap manis sekali.
"Malam ini aku akan memberikan kebahagiaan untuk suamiku."kata Teng Lian Ni memerah di kedua pipinya menyadari betapa pentingnya hubungan harmonis antara dirinya dengan Yan Bu melalui hubungan suami dan istri mereka.
Semilir angin kencang tiba-tiba datang ke kamar tidur Teng Lian Ni yang menyebabkan lilin- lilin di seluruh kamar itu padam semua kemudian dua jari yang sangat cepat telah menotok pingsan Teng Lian Ni.
Cus!
Cus!
" Hahahaha, aku akan mencicipi gadis ini lebih dahulu sebelum selir Xiahou Xiao Chao untuk aku bisa memperoleh ilmu kebatinan yang tiada duanya di dunia ini. "kata seorang pria yang telah menggendong Teng Lian Ni untuk dibaringkan di tempat tidur.
Tetapi sebuah kipas lipat dengan cekatan telah menyerangnya sehingga ia harus membatalkan niatnya dengan kabur dari jendela kamar tidur Teng Lian Ni.
Bruk!
Pria itu tercengang karena Zhang Xiao Long lah yang telah menebas lehernya di depan jendela kamar tidur Teng Lian Ni dengan kipas lipat di tangan kanan Kaisar Naga Merah.
Crakkk!
"Yang Mulia, terimakasih atas pertolongan yang telah anda berikan untuk Teng Lian Ni istriku. " kata Yan Bu menjura hormat kepada Zhang Xiao Long usai melihat jasad orang yang ingin celakai istrinya itu dengan sepasang matanya sendiri.
"Ya, sama-sama Yan Bu. Kau pergilah ke kamar untuk melihat keadaan istrimu. " kata Zhang Xiao Long yang telah melesat cepat ke arah lain yaitu ke kamarnya sendiri.
Di sana ia menarik napas panjang melihat selir Xiahou Xiao Chao masih duduk di tepi ranjang dengan kepalanya masih tertunduk dan tertutup kerudung pengantin warna merah motif bunga tulip putih dan burung Hong.
"Xiahou Xiao Chao.. " panggil Zhang Xiao Long dengan mengibaskan kipas lipat ditangannya ke arah kerudung selirnya lalu terlihatlah kecantikan wajah Selir Xiahou Xiao Chao yang luar biasa di hadapannya.
"Yang Mulia, kenapa Anda berdiri begitu jauh dari hamba? " tanya Xiahou Xiao Chao mengangkat kepala dan tatapannya kepada Zhang Xiao Long di depan pintu.
"Karena aku harus memastikan bahwa kamu itu benar-benar selirku atau bukan. " jawab Zhang Xiao Long yang melangkah perlahan-lahan ke arah Xiahou Xiao Chao namun ia tersentak kaget teringat Ming Ming.
"Yang Mulia, aku telah mendengar tentang pria jahat yang masuk ke kamar tidur Teng Lian Ni itu sudah di bunuh oleh Anda. Apakah anda kenal orang itu siapa..? " Xiahou Xiao Chao membuka pembicaraan dengan sikap tenang untuk Zhang Xiao Long tidak gugup menghadapinya.
"Tidak." jawab Zhang Xiao Long duduk di kursi di depan ranjang.
"Aku akan memberitahumu bahwa orang itu dari sekte kijang perak hitam yang pimpinannya ialah seorang pengkhianat dari Kerajaan Nepal yang kabur ke kota tersembunyi untuk menjadi salah seorang dari tujuh penguasa kota ini. " kata Xiahou Xiao Chao dengan sikap sopan kepada Zhang Xiao Long.
"Aku tidak peduli dia siapa dan dari kelompok mana, kalau dia berbuat macam- macam di wilayah Kekaisaran Naga Merah maka Aku tidak akan pernah membiarkannya hidup lebih lama lagi. " kata Zhang Xiao Long nada tegas.
"Besok aku akan memamerkan koleksi benda - benda pusaka di acara pertemuan para tokoh- tokoh dunia persilatan daratan besar tingkat tinggi di hadapan mereka semua. Dan, Anda bisa menghukum mati mereka semua tanpa harus mencari mereka ke seluruh wilayah ini. " kata Xiahou Xiao Chao memberitahukan susunan dari acara tersebut kepada Zhang Xiao Long.
"Emm, Kerajaan Nepal berada di bawah wilayah pegunungan Himalaya yaitu di utara wilayah kota tersembunyi... Hmm, aku harus kunjungi ke Kerajaan Nepal, India dan Bhutan juga untuk aku bisa menjalin persahabatan dengan mereka baik untuk masa sekarang maupun masa depan bagi Kekaisaran Naga Merah. " kata Zhang Xiao Long yang sudah merencanakan untuk misinya yang akan datang.
"Sebelum menuju ketiga Kerajaan di wilayah ini, Anda harus mengunjungi Kerajaan Delapan Dewa Pegunungan Himalaya selatan dan Desa bunga mutiara murai api." kata Xiahou Xiao Chao memberitahukan tentang Kerajaan yang belum pernah di dengar oleh Zhang Xiao Long.
"Aku pun harus mengunjungi wilayah Zhangjiajie sebagai jalan pulang ke Ibukota Kekaisaran Naga Merah dan Desa pegunungan Xia untuk ku bisa menjemput Ming Ming-ku di sana. " kata Zhang Xiao Long yang tersenyum senang sekali mendengar tentang Kerajaan lain yang harus di kunjunginya itu.
Bersambung!!