Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Menuju Goa Hutan Bunga Lu Ungu.


Zhang Xiao Long dan para pengikutnya menuju ke arah barat daya dari hutan bunga lu Ungu untuk mencari goa hutan bunga lu ungu yang telah di ketahui adalah tempat Ketua sekte pengemis baju hitam menyembunyikan stempel giok milik Ibu Suri He.


"Banyak sekali semak -semak belukar di arah barat daya hutan bunga lu ungu dan rumputnya pun tinggi dan lancip -lancip membuat orang lain yang tak mengenali hutan ini pasti akan tersesat dan tak bisa keluar hidup -hidup dari hutan ini. " Kata Song Tian Erl gadis cantik yang gunakan pedangnya membabat semak -semak belukar di depan jalan yang menghalanginya dan para sahabatnya.


" Hati -hati kau jangan sampai membunuh kupu -kupu cantik yang sedang bermain di sekitar rumput-rumput ini. " Kata Han Lin Lin gadis cantik yang bejalan di samping Song Tian Erl.


" Kupu -kupu cantik itu bukanlah sejenis kupu -kupu biasa karena kupu -kupu itu adalah jenis kupu-kupu berracun dan cukup membahayakan siapa saja yang tersengat oleh kupu -kupu itu. " Kata Zhang Xiao Long memperingati para pengikutnya dengan serius seraya mengibaskan lengan bajunya untuk mengusir kupu -kupu warna hitam corak bintik-bintik putih yang beterbangan di sekitar mereka. Ia membuat kupu-kupu itu terbang ke arah lain dan terdengar suara orang-orang yang memekik dan jatuh ke tanah dengan suara berdegup kencang.


" Aghhh! "


Bruak..!


" Tuan muda, daerah ini sepertinya ada pasukan lain yang ingin menuju ke goa hutan bunga lu ungu juga dan mereka gunakan kupu-kupu berracun untuk menghalangi kita dan pasukan lainnya. " Kata mantan ketua sekte gunung Lu kepada Zhang Xiao Long seraya menajamkan telinganya ke arah kanan mereka yang tertutup tingginya semak-semak belukar di sekitar jalan mereka.


" Aku tahu kedatangan mereka karenanya aku mengembalikan kupu-kupu mereka kepada mereka untuk mereka merasakan sendiri racun dari kupu-kupu peliharaan mereka sendiri." Kata Zhang Xiao Long dengan sikapnya yang tenang membuat para pengikutnya terkagum-kagum dengan sikapnya itu.


Dari arah kanan mereka terdengar suara derap kaki -kaki kuda yang saling berkejaran ke arah yang ingin di tuju oleh Zhang Xiao Long dan para pengikutnya. Mengetahui hal ini, Zhang Xiao Long dengan cepat menggunakan lengan baju menampar beberapa semak -semak belukar yang tinggi-tinggi itu ke arah derap kaki -kaki kuda yang di dengarnya itu dan akibatnya adalah sejumlah orang yang berkuda cepat itu terjatuh dari kuda dalam keadaan tak lagi bernyawa.


Plakk!


Bruak!


" Celaka, tuan besar ada yang menyerang para anggota kita...! " Seruan salah satu dari para pengikut pria usia lima puluh tahun yang berkuda cepat di depan sejumlah orang yang berkuda di belakang pria itu.


" Hmm, orang yang menyerang anak buahku sungguh orang yang sudah bosan hidup lebih lama lagi di dunia ini. " Kata pria itu yang tangan kanannya di arahkan ke arah kirinya untuk pria itu bisa membalas dendam kepada orang yang telah menyerang orang-orang nya dari arah kiri nya.


Dari telapak tangan kiri pria ini keluarlah uap hitam yang berbahaya bagi orang yang telah menyerang orang-orang nya itu tetapi pria ini di kejutkan oleh sejumlah semak -semak belukar yang bergerak miring ke arahnya dan menimpa orang-orang nya hingga orang-orang nya jatuh dari kuda dan tewas tertusuk semak -semak belukar.


Swuuush!


Bruak..!


" Aah.. Kurang ajar berani sekali dia membuat aku marah dengan membalikan serangan ku dan menggunakannya sebagai senjata membunuh para pengikut ku..! " Geram pria itu yang telah meloncat dari kudanya dengan telapak tangan yang mengandung hawa racun kupu-kupu hitam bintik-bintik putih ke arah kirinya dengan raut wajahnya terlihat ingin membunuh orang.


Wuttz!


Dari arah kirinya muncullah seorang pemuda remaja yang menyambut serangannya dengan telapak tangan kosong dan lompatan yang indah luar biasa yang menandakan bahwa pemuda ini memiliki ilmu ginkang yang tinggi sekali.


Desss!


" Aahhh..! " Seruan kaget dari pria paruh baya itu melihat serangan dari Zhang Xiao Long yang berani menyambut serangan pria itu bahkan membuat isi dada pria itu remuk dan pria ini jatuh menimpa kudanya hingga kepala kudanya pecah ke tanah.


Bruak!


Des!


Bruak!


Lalu bermunculan sejumlah orang berpakaian ala pendekar dunia persilatan yang menatap heran dan tajam kepada Zhang Xiao Long yang berdiri dengan sikap tenang di depan pintu goa hutan bunga lu ungu yang tertutup akar -akar rumput yang rimbun.


" Bocah siapakah kamu ini dan apakah kamu yang telah menyebabkan kematian sejumlah orang itu? " Tanya seorang pemuda tampan yang di kenali oleh Zhang Xiao Long adalah Liu Tong murid dari sekte pengemis bunga teratai putih dan sikap Liu Tong ini begitu meremehkan Zhang Xiao Long.


"Aku Pendekar Naga Merah Zhang Xiao Long dan iya, akulah yang telah menghabisi mereka yang telah mengganggu perjalananku dan juga secara curang mereka telah menyerang aku dan para pengikutku. " Jawab Zhang Xiao Long dengan suara tegas kepada Liu Tong.


" Zhang Xiao Long? Sepertinya aku pernah dengar nama itu? " Tanya Bi Lian gadis cantik putri dari Ketua sekte pengemis bunga teratai putih dengan raut wajahnya seperti sedang mengingat-ingat kembali nama yang menurut gadis itu tak asing.


" Dia adalah adik angkat Pangeran muda Li Yun Shiang yang pernah dengan sombongnya telah menolak untuk di ajak ke Istana Kekaisaran Li oleh Kaisar Li di markas besar sekte pengemis bunga teratai putih. " Kata Liu Tong yang telah mengenali Zhang Xiao Long dengan lebih baik daripada Bi Lian.


" Oh, bocah cilik yang tidak tahu diri ini rupanya telah semakin sombong saja kepada kita dengan caranya muncul di hadapan kita. " Kata Bi Lian dengan senyuman mengejek kepada Zhang Xiao Long.


" Hmm, sudah cukupkah kalian bicara begitu merendahkan diriku?? " Tanya Zhang Xiao Long dengan raut wajahnya dingin kepada kedua orang muda dari Sekte pengemis bunga teratai putih.


" Belum, aku ingin mengatakan bahwa kamu hanyalah sampah yang tak layak di pungut oleh seorang tuan besar dan mulia seperti Pangeran muda Li Yun Shiang yang sangat terhormat. " Jawab Liu Tong dengan seringai nya kepada Zhang Xiao Long.


" Baik, aku ingin kau dan Bi Lian menjadi ular tanah di bawah sepasang sepatu kulit ku." Kata Zhang Xiao Long dengan suara berwibawa sekali kepada Liu Tong dan Bi Lian.


Suara wibawa Zhang Xiao Long menimbulkan keanehan yang telah terjadi pada Liu Tong dan Bi Lian yang tiba-tiba berguling-guling di tanah seperti dua ekor ular tanah di bawah sepasang sepatu kulit Zhang Xiao Long.


Lalu Zhang Xiao Long gunung rumput ilalang menotok mereka yang langsung pingsan dan menjerit-jerit kesakitan bak tubuh mereka di gigit sejumlah serangga saja.


" Akhhh..! "


" Zhang Xiao Long apa yang telah kamu lakukan terhadap mereka? " Tanya Li Yun Shiang yang melompat keluar dari persembunyiannya bersama dengan para pengikut lain Zhang Xiao Long.


" Memberikan hukuman yang pantas untuk dua orang pengemis yang tak tahu adat itu untuk menghormati setiap orang tanpa perduli dengan status maupun kepandaian yang dimiliki nya. " Jawab Zhang Xiao Long dengan suara dingin kepada Li Yun Shiang.


" Em, ya mereka memang pantas untuk di hukum tetapi darimana kau bisa membuat mereka bersikap seperti ular -ular tanah di bawah sepasang sepatu kulit mu??" Li Yun Shiang yang merasa bulu kuduk nya meremang ketika ia bertatapan secara langsung dengan Zhang Xiao Long yang mengerjapkan sepasang matanya, lalu Li Yun Shiang tak menemukan sesuatu yang membuatnya meremang dari tatapan matanya Zhang Xiao Long tadi.


Bersambung!