Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Akhir Harimau Yang Tersesat Jalan Hidupnya.


Bi Jin mencorong tajam dengan suaranya yang mengeram kepada Zhang Xiao Long yang telah berani bersikap merendahkan dirinya dan juga kemampuannya.Maka, Ia menggerakkan telapak tangannya secara halus namun mempunyai satu kekuatan yang sanggup meluluhlantakkan apa saja yang ada di sekitarnya di arahkan kepada Zhang Xiao Long.


" Bocah, kau mencari mati dengan mengeluarkan kata-kata takabur mu yang ingin membunuh ku. Aku seorang Bi Jin tidak akan pernah semudah itu bisa kamu kalahkan apalagi kamu ingin sekali membunuh ku..! Maka, lihatlah seranganku ini..! " Bengis Bi Jin yang langsung menyerang Zhang Xiao Long yang dengan sigap menggunakan ilmu silat tapak tangan bunga harum sakti untuk menghadapi serangan Bi Jin.


Wuuushh!


Plakkkk!!


Desss!


Bi Jin mundur dua langkah dari tempatnya ketika ia untuk pertama kalinya mengadu ilmu sinkang nya dengan ilmu sinkang pemuda culun yang amat di bencinya itu.


Zhang Xiao Long mundur satu langkah karena ia menyadari bahwa lawannya memiliki ilmu silat yang tinggi daripada lawan-lawan nya yang pernah di hadapinya.


Bi Jin menggerakkan kaki kirinya ke belakang dan kaki kanan ke depan lalu kedua tangannya itu menyamping dan Ia pun meluncur ke arah Zhang Xiao Long dengan kecepatan tinggi yang membuat Zhang Xiao Long juga harus melesat ke arah Bi Jin dengan ilmu silat awan mendung.


Whushhh!


Wettzz!


Zhang Xiao Long menggerakkan kakinya ke arah samping untuk menghindari serangan kaki kiri Bi Jin yang memiliki ilmu sinkang tinggi yang bisa mematahkan atau memutuskan kakinya itu.


Dukkk!


Bi Jin melayangkan kaki kanan ke arah lutut kaki kanan Zhang Xiao Long dengan maksud ingin mematahkan lutut kaki kanan Zhang Xiao Long tetapi Zhang Xiao Long menendangnya dengan cepat yang membuat kaki kanan Bi Jin bengkok.


"Akhh..! Kurang ajar dia mematahkan tulang lutut kaki kanan ku...! " Batin Bi Jin bisa merasakan bahwa bocah culun yang di hadapinya bukanlah lawn yang ringan atau bisa di sepelekan olehnya.


Bi Jin pun menggunakan ilmu silat kaki harimau menerkam menyerang Zhang Xiao Long yang telah gunakan ilmu silat kaki naga menapak awan cerah untuk menghadapi serangan maut dari Bi Jin.


Weetttzzzzz!


Dessssss!


"Bajingan cilik...! " Umpat Bi Jin yang terlempar dengan kakinya yang lain telah kehilangan tulang nya akibat tendangan kaki Zhang Xiao Long yang sangat telak mengenai kakinya itu.


Bi Jin tak mau mengaku kalah dari pemuda yang di hadapinya itu. Ia pun mengubah ilmu silatnya dengan ilmu silat ular piton yang menjadi ilmu andalannya yang membuatnya terkenal dengan julukan Si Berandal Gila Bi Guan di masa muda nya dahulu sebelum namanya menjadi Pendekar Harimau Sakti penguasa Sekte lembah sungai neraka abadi. Kini, Bi Jin menggunakan ilmu itu untuk menghadapi serangan telapak tangan Zhang Xiao Long yang di sertai gerakan tubuh pemuda ini yang sangat lincah.


Wuuuuutttzzz!


Plakkk!


Plakk!


Bi Jin menyeringai kejam lalu melontarkan ilmu sinkang ular piton ke arah Zhang Xiao Long yang telah melontarkan ilmu sinkang arak sakti ke arahnya.


Desss!


" Argghh! " Pekik Zhang Xiao Long yang telah terlempar jatuh ke arah pohon di belakangnya dan merasakan dadanya yang sebelah sesak nafas.


" Hahaha bocah sudah saatnya kamu menemui Raja neraka yang sudah menunggumu..! " Kata Bi Jin yang mengeluarkan golok Harimau sakti untuk memenggal Zhang Xiao Long yang masih berada di tanah.


Wuuuttzzzzz!


Golok Harimau sakti mulai di gerakkan oleh Bi Jin ke arah Zhang Xiao Long yang menatap mata golok Harimau sakti dengan tajam sekali lalu telapak tangan Zhang Xiao Long bergerak ke arah mata golok Harimau sakti yang telah nyaris memenggalnya.


Plakkkkk!


" Heiiiii...!!! Bagaimana bisa dia mematahkan mata golok Harimau sakti ku??? "Batin Bi Jin yang tercengang dengan apa yang di lihatnya itu.


" Kau takkan pernah bisa menang dari ku, Bi Jin. Aku Zhang Xiao Long akan membunuhmu..! " Bengis Zhang Xiao Long yang menerjang Bi Jin dengan ilmu sinkang barunya yaitu ilmu sinkang racun dingin.


Whuuushhh!


Bi Jin bergerak mundur dengan ilmu ginkang Harimau sakti yang membuat gerakan tubuh Bi Jin lebih cepat daripada sebelumnya begitu ia merasakan serangan mematikan yang mengarah kepadanya.


Wettttzzz!


Zhang Xiao Long mengejarnya terus seraya pemuda ini melontarkan serangan-serangannya ke arah Bi Jin yang memekik kaget dengan ilmu sinkang yang milik pemuda ini yang berubah- ubah dan tak pernah bisa di kenalnya.


" Bocah, darimana dia itu? Kenapa dia dapat memiliki berbagai macam ilmu sinkang dan juga ilmu silat yang bermacam-macam seperti yang aku lihat sendiri..? " Pikir Bi Jin yang segera melontarkan ilmu sinkang nya yang lain dengan di sertai ilmu silat bunga kematian yang pernah di ciptaannya sendiri di pulau masa kecilnya bersama dengan Kaisar Ming Huan ke arah Zhang Xiao Long.


Whoooshh!


Zhang Xiao Long yang melihat serangan ilmu sinkang yang berbahaya bagi keselamatannya yang di lontarkan oleh Bi Jin ke arahnya segera membalas dengan ilmu sinkang yang membuat Bi Jin tercengang melalui gerakan punggung telapak tangannya.


Desss!


" Ahhh...! Bocah darimana kamu bisa memiliki ilmu sinkang serigala emas sakti milik Kaisar Ming Huan??? " Tanya Bi Jin yang merasakan sakit pada organ tubuhnya ketika ilmu sinkang itu menembus isi dalam tubuhnya kepada Zhang Xiao Long.


" Dari ku sendiri, Bi Guan. " Suara Kaisar Ming Huan terdengar oleh Bi Jin dan Zhang Xiao Long yang segera menoleh ke arah selatan hutan tepi danau Shiang.


Zhang Xiao Long limbung dan nyaris roboh di tanah jika tak ada sehelai sabuk sutra warna putih yang melilit tubuhnya dan menahannya dengan sigap.


Seerrrt!


Sabuk sutra warna putih itu di lontarkan oleh seorang wanita muda yang sangat cantik jelita yang juga berpakaian serba putih yang datang ke hutan danau Shiang bersama dengan Kaisar Ming Huan sendiri.


" Ming Ming... Apakah kamu tega membunuh ku suamimu sendiri?? " Tanya Bi Jin dengan suara lemah dan wajahnya pucat karena terluka parah dan juga ketakutan terhadap Kaisar Ming Huan yang berdiri di samping istrinya yaitu Putri Ming Ming.


" Tentu saja, pengkhianat..! " Jawab Putri Ming Ming yang mengerahkan ilmu sinkang tapak gurun gobi ke arah kepala Bi Jin sampai kepala pria itu terbelah dua.


Desss!


" Aku telah membunuh pengkhianat untuk mu, Kakak Huan. Aku.. Aku merasakan kebahagiaan ini melebihi kebahagiaan semu yang selama ini aku dapatkan dari kebusukannya yang selalu saja mengkhianati hatimu dan hatiku. " Kata Putri Ming Ming yang menangis di pelukan Sang Kaisar Ming Huan yang merangkul adik kembar nya itu.


" Ming Ming masa depanmu masih jauh sekali karena itu kamu jangan berlarut-larut di dalam rasa sakit yang kau derita karena Bi Guan yang sudah jauh terperosok dalam neraka dunia yang menyebabkannya menjadi sosok manusia yang berhati iblis neraka. " Kata Kaisar Ming Huan halus sekali bicaranya kepada Putri Ming Ming.


" Argh!" Pekik Zhang Xiao Long yang memegangi dadanya yang begitu sesak sekali akibat pukulan ilmu sinkang ular piton dan bunga kematian dari Bi Jin yang menyerangnya tadi.


Kaisar Ming Huan menoleh ke arah Zhang Xiao Long dengan wajahnya yang selalu tersenyum ramah kepada Zhang Xiao Long lalu pria hebat ini berlutut di depan Zhang Xiao Long.


"Zhang Xiao Long, kita bertemu kembali untuk kedua kalinya dan untuk kali ini kamu memiliki jasa yang besar untuk ku, Ming Huan. Karena itu aku akan memberikan mu senjata ku yang paling berharga kepadamu. " Kata Kaisar Ming Huan yang memberikan busur panah es kepada Zhang Xiao Long, selain pria ini mengobati luka dalam tubuh Zhang Xiao Long dengan ilmu sinkang yang dirasakan oleh Zhang Xiao Long memiliki kekuatan yang sangat halus sekali namun amat hebat sehingga racun ular piton dan juga bunga kematian dapat di keluarkan dari tubuh Zhang Xiao Long melalui kuku -kuku kedua telapak tangan Zhang Xiao Long.


Zhang Xiao Long sebenarnya tidak akan kenapa- napa meski ia mengalami racun sangat parah karena ilmu sinkang bunga harum sakti dapat melindungi tubuh Zhang Xiao Long dengan baik. Tapi, Zhang Xiao Long tahu maksud dari Kaisar Ming Huan yang mengobatinya itu adalah Kaisar Ming Huan ingin menyalurkan ilmu sinkang paling murninya kepada Zhang Xiao Long.


" Kenapa Yang Mulia memberikan seluruh ilmu sinkang paling murni yang Anda miliki kepada ku yang sama sekali tidak ada hubungan saudara dengan mu? " Tanya Zhang Xiao Long dengan tatapan matanya kepada Kaisar Ming Huan


"Karena aku menginginkan seorang yang tepat untuk menguasai seluruh ilmu sinkang yang aku miliki untuk orang itu bisa mewujudkan impian ku yang sesungguhnya, yaitu perdamaian dan kebahagiaan dunia persilatan di seluruh wilayah Tionggoan. Dan, orang itu adalah kamu Zhang Xiao Long. " Jawab Kaisar Ming Huan dengan senyuman welas asihnya kepada Zhang Xiao Long.


Lalu, Kaisar Ming Huan mengajak adiknya pergi dari hutan Danau Shiang setelah Zhang Xiao Long dapat pulih kembali dan kepergian Kaisar Ming Huan mendatangkan rasa haru di hati Zhang Xiao Long.


Bersambung!