Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Kehancuran Kekaisaran Bai.


Zhang Xiao Long melayang dengan kibasan jari tangannya yang menghancurkan pintu jalan rahasia Kekaisaran Bai sehingga para pasukan Kekaisaran Naga Merah menerjang seluruh pasukan Kekaisaran Bai lainnya.


Bruk!


"Serbuuuu..! " Teriak Fu Haifeng dan yang lainnya yang menyerbu pasukan Kekaisaran Bai yang harus memberikan perlawanan untuk mereka bisa menyelamatkan keluarga Kaisar Bai di utara hutan bunga angsa putih.


Wuttzz!


Trang!


Trang!


Trang!


Zhang Xiao Long menerjang seorang pria yang menggunakan tombak dengan sadis menyerang Kim Hwee Li yang masih berkerudung pengantin warna merah untuk melindungi wajahnya yang cantik jelita sekali itu belum di buka oleh Zhang Xiao Long sebagai suami wanita itu.


Wuttzz!


Plakkk!


Pria itu menarik tombaknya ketika bahunya telah terkena pukulan telak dari Zhang Xiao Long yang cepat menyambar selirnya dengan lengannya yang lain.


"Jangan lancang ya untuk membuka kerudung pengantin istri ku.. " Kata Zhang Xiao Long yang menendang lutut pria itu hingga putus lalu jari tangan Zhang Xiao Long menangkap tombaknya yang ujungnya terdorong hingga menembus dada pria itu yang langsung terjungkal ke jurang di samping mereka.


Jleb!


Bruakk!


"Adik Hwee Li, kau sungguh seorang istri yang baik dengan kamu mematuhi perkataan aku yang menjadi suamimu." Kata Zhang Xiao Long yang mengajak Kim Hwee Li memasuki rumah rahasia Kekaisaran Bai di dalam hutan bunga angsa putih dengan kecepatan tinggi.


Brrrr!


Tan Tan Ling Ming menebas setiap pasukan Kekaisaran Bai dengan sesuka hatinya hingga tak ada seorangpun dari Kekaisaran Bai tersisa di depannya termasuk selir agung Kaisar Bai yang sedang hamil tua.


Crakk!


"Paduka Permaisuri di bawah lereng gunung Bai adalah harta karun Kekaisaran Bai sekaligus jalur menuju ke Kekaisaran Wu. " Kata Liu Kang menghampiri Tan Tan Ling Ming sesudah gadis itu menghabisi semua musuh mereka.


"Bagus sekali. Aku akan menyelidikinya lebih dahulu sebelum kita melaporkan hasil temuan kalian kepada Kakak Long yang sedang sibuk dengan Kim Hwee Li saat ini." Kata Tan Tan Ling Ming yang ingin menunjukkan bahwa dia bisa memberikan jasa yang besar terhadap Zhang Xiao Long dan Kekaisaran Naga Merah.


"Tapi, Permaisuri , anda tak diizinkan untuk pergi ke lereng gunung Bai tanpa Kaisar Naga Merah di sisi Anda. " Kata Fu Haifeng mengingatkan Tan Tan Ling Ming akan perintah dari Zhang Xiao Long untuk gadis kesayangan Zhang Xiao Long tetap terjaga dengan aman keselamatannya.


"Hmm, baiklah. " Jawab Tan Tan Ling Ming lesu seraya duduk di pinggir jurang gunung Bai dan meniup seruling untuk mengusir rasa cemburu di dalam hatinya terhadap Kim Hwee Li seliir baru suaminya itu.


"Kau benar-benar cantik sekali, Adik Hwee Li. " Puji Zhang Xiao Long tulus kepada Kim Hwee Li yang tersipu-sipu di tempat tidur.


"Terimakasih atas pujian mu, Kak Long. " Kata Kim Hwee Li lembut kepada Zhang Xiao Long di depannya.


"Tekan papan di sisi tempat tidur itu, Hwee Li." Kata Zhang Xiao Long dengan senyuman yang membingungkan bagi Kim Hwee Li.


"Apa? " Tanya Kim Hwee Li jujur.


Zhang Xiao Long membaringkan tubuhnya di atas tubuh Kim Hwee Li sampai gadis cantik ini berdebar-debar kencang pada jantungnya dan mengira bahwa Zhang Xiao Long akan mulai ritual malam pengantin mereka.


Tetapi, Zhang Xiao Long membawanya berguling ke dalam tempat tidur lalu merogoh lubang di sisi lain tempat tidur dan menemukan pusaka Kekaisaran Bai yang diinginkan oleh Zhang Xiao Long untuk menguasai wilayah Kekaisaran Bai.


"Berhasil." Kata Zhang Xiao Long tertawa senang seraya mengembalikan posisi tempat tidur ke posisi semula dan kemudian ia mengajak Kim Hwee Li pergi dari rumah rahasia Kekaisaran Bai untuk kembali kepada Tan Tan Ling Ming.


Brr!


"Ling Ming.. Coba kamu lihat apa yang telah aku temukan di dalam sana. " Kata Zhang Xiao Long riang gembira seraya meraih jemari Tan Tan Ling Ming dan menatap lembut istrinya.


"Apa yang kau temukan di dalam sana? " Tanya Tan Tan Ling Ming halus dengan wajahnya selalu memperlihatkan senyuman riang gembira di depan Zhang Xiao Long.


"Peta menuju ke Pulau Giok dan Gunung rahasia yang hilang dari dunia persilatan." Jawab Zhang Xiao Long menunjukkan kertas gincu warna merah yang ada tulisan bahasa Persia kepada Tan Tan Ling Ming.


"Wahhh, penemuan yang luar biasa tak terduga oleh kita?, Ku kira kamu hanya mencari pusaka Kekaisaran Bai saja di hutan bunga angsa putih ini. " Kata Tan Tan Ling Ming merangkulnya.


"Ya, aku juga tak pernah menduga bahwa aku bisa menemukan jejak dua buah pusaka dunia persilatan yang hilang di dalam sana yaitu di dalam rumah rahasia Kekaisaran Bai sambil ku mencari puasa Kekaisaran Bai juga. " Kata Zhang Xiao Long membalas rangkulan Tan Tan Ling Ming.


"Yang Mulia.. " Panggil Fu Haifeng yang melihat Kim Hwee Li muram karena Zhang Xiao Long mengabaikan gadis yang belum lama ini telah di nikahi oleh Zhang Xiao Long dan belum di sentuh secara lahir dan batin oleh Zhang Xiao Long.


"Aku tahu.. Tugas ku untuk menunaikan ritual malam pengantin dengan Adik Hwee Li namun tidak di tempat seperti ini juga.Aku harus fokus pada misi -misi ku dahulu sebagai Pendekar Naga Merah. " Kata Zhang Xiao Long dengan nada biasa kepada Fu Haifeng sambil melihat Kim Hwee Li yang hanya bisa menganggukkan kepala dengan sikap tenang meskipun di hati Kim Hwee Li terbesit perasaan iri kepada Tan Tan Ling Ming.


"Kak Long, sebaiknya kita melihat lereng gunung Bai untuk menyelesaikan masalah Kekaisaran Bai sebelum kita menemui Ratu Kalina di Istana Kekaisaran Wu di tengah perjalanan menuju ke kuil Shaolin sesuai dengan jadwal kita. " Kata Tan Tan Ling Ming lembut kepada Zhang Xiao Long yang meraih istrinya ini sambil mengajak Kim Hwee Li dan para sahabatnya terjun ke lereng gunung Bai secara bersamaan.


Brrrr!


Setibanya mereka di lereng gunung Bai dengan selamat. Mereka menyelusuri pinggiran sungai sedang di lereng gunung Bai untuk pergi ke arah goa penyimpanan harta karun Kekaisaran Bai.


"Goa nya ada sekitar enam puluh goa yang harus kita ketahui dimana harta karun Kekaisaran Bai tersimpan. " Kata Kim Hwee Li berdiri di atas batu pinggiran sungai sedang lereng gunung Bai di dekat kanan Zhang Xiao Long.


Bersambung!!