Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Nasib Buruk Raja Yue Ding Dan Sekte Bunga Kematian Cabang Gunung Awan Hitam..


"Benar sekali, Tuan." jawab Thian Lan dan Chen Nien Lin secara bersamaan dengan nada tegas kepada Liu Tong.


"Hmm, lalu apakah kalian melihat siapa orang yang telah membunuh Selir Chao Yuezhi dan adik ku Liu Chui Jiang? " tanya Liu Tong yang kini mempercayai ucapan kedua orang gadis cantik dari sekte mustika Phoenix biru.


"Wanita itu.. " jawab keduanya yang menunjuk ke arah Selir Yin Yin di dekat jasad-jasad anggota sekte Phoenix emas sakti yang gosong dan juga berserakan di seluruh ruangan kamar tidur tamu di penginapan desa awan hitam.


Liu Tong dan yang lainnya terkejut sekali dengan jawaban keduanya sehingga mereka melihat ke arah Selir Yin Yin yang menuding telunjuknya ke arah kedua orang gadis itu dengan nada bengis.


"Kurang ajar kalian berdua berani menuduh aku dengan kejam..! Lihatlah serangan-serangan ku...!! " hardik Selir Yin Yin yang melompat ke arah kedua orang gadis sekte mustika Phoenix biru dengan melontarkan pukulan-pukulan yang mengandung ilmu sinkang yang mematikan.


Wuttzzz!


Liu Tong melesat cepat menuju ke depan kedua orang gadis itu lalu menangkis pukulan-pukulan Selir Yin Yin dengan ilmu sinkang rubah emas sakti sehingga serangan-serangan dari Selir Yin Yin terhadap kedua orang gadis sekte mustika Phoenix biru dapat di halau dengan baik olehnya.


Plakkk!


Dess!


"Aughhh! " pekik Selir Yin Yin yang terlempar ke arah meja kasir di penginapan tersebut karena tangkisan Liu Tong telah menyebabkan ilmu sinkang tapak racun cinta membalikkan kepada dirinya sendiri.


"Liu Tong, kenapa kamu menyerang Selir Yin Yin? Kau jangan pernah mempercayai mereka yang tak kita kenal." kata Selir Tang Xin Yue yang kini marah melihat Liu Tong memihak kepada kedua orang gadis sekte mustika Phoenix biru daripada Selir Yin Yin.


"Karena dia seorang penipu yang pantas untuk mati di tanganku.. " jawab Liu Tong dengan nada geram.


"Keterlaluan kamu, Liu Tong. Aku ini Selir Kaisar Naga Merah majikanmu yang saat ini sedang mengandung janin Kaisar mu sendiri! Tapi , kamu berani untuk menyerang ku...! " Hardik Selir Yin Yin yang melemparkan semua barang di meja kasir penginapan itu ke arah Liu Tong di lantai atas.


Weerrr!


Brakkk!


Kali ini adalah Zhang Xiao Long sendiri berdiri di atas meja di rumah makan di dalam penginapan tersebut dan memukul hancur berkeping-keping semua barang yang dilemparkan kepada Liu Tong dari Selir Yin Yin.


"Lancang.. Wanita bermuka dua! Kau pikir kamu bisa menipuku dengan pura-pura menderita racun perampas ingatan dan memiliki niat busuk untuk membunuh Ming Ming ku yang membela dirinya sehingga ia harus melihat Chao Yuezhi dan Liu Chui Jiang meninggal dunia karena keduanya menolongnya...! " hardik Zhang Xiao Long yang melontarkan pukulan-pukulan ilmu sinkang arak sakti secara langsung kepada Selir Yin Yin.


Desss!


"Arggghh! " pekik kematian Selir Yin Yin.


Lalu seorang pria berwajah sangar melayang ke arah Zhang Xiao Long dengan telapak tangan yang mengandung ilmu sinkang yang aromanya begitu anyir sekali.


Wuttzzz!


Plakkkk!


Zhang Xiao Long menyambut baik serangannya dengan ilmu sinkang arak sakti sehingga pria itu melayang ke arah belakang dan menabrak tiang di belakang kamar pemilik penginapan tersebut.


Brakkk!


"Kakak..!! " teriak Tang Xin Yue yang meluncur ke arah pemuda yang menyerang Zhang Xiao Long.


"Xin Yue.. " kata Raja Yue Ding yang memeluk Tang Xin Yue dengan kerinduan yang mendalam.


"Bagaimana kamu bisa seperti ini? Bukankah dulu kamu baik-baik saja? " tanya Tang Xin Yue yang merenggangkan dirinya untuk menatap pria yang dahulunya begitu manis budi.


"Karena racun cinta telah menyakiti jiwa dan raga ku.. " Jawab Raja Yue Ding menatap sendu Tang Xin Yue.


"Yue Ding.. Akhirnya kamu menampakkan diri mu di hadapan kami yang akan menuntutmu yang sudah membunuh guru dan seluruh markas sekte mustika Phoenix biru kamii..! "hardik Thian Lan murid dari sekte mustika Phoenix biru yang menghunuskan pedang ke arah Yue Ding yang sedang memeluk Tang Xin Yue di lantai rumah makan di penginapan desa awan hitam.


Wuttzzz!


Yue Ding yang melihat serangan-serangan maut di belakang Tang Xin Yue dengan cepat menarik tangan kekasihnya dan melontarkan pukulan telak ke arah pedang di tangan Thian Lan.


Plakk!


Pedang di tangan Thian Lan terlepas dari tangan gadis sekte mustika Phoenix biru itu sampai wajah gadis itu tercengang dan Yue Ding telah melontarkan kembali pukulan-pukulan maut ke arah Thian Lan.


Wuttzzz!


Desss!


Tetapi Zhang Xiao Long telah menghantamkan pukulan-pukulan ilmu sinkang arak sakti yang membuat pukulan-pukulan maut Yue Ding telah di hancurkan olehnya.


" Kauuuu..?! " Teriak Yue Ding yang langsung kembali menyerang dengan ilmu sinkang tapak racun cinta mematikan ke arah Zhang Xiao Long secara langsung melalui kedua telapak tangan yang mengeluarkan uap kemerahan ke arah Zhang Xiao Long.


Wuttzzz!


"Kakak Long... " kata Tang Xin Yue yang melihat serangan-serangan mematikan ke arah Zhang Xiao Long segera melindungi Zhang Xiao Long dengan mengorbankan dirinya di tengah-tengah serangan-serangan maut Yue Ding terhadap Zhang Xiao Long.


Desss!


"Xin Yue..! " teriak Zhang Xiao Long memeluk Tang Xin Yue.


"Tidakk...! Apa yang sudah aku lakukan terhadap Xin Yue kuuuu..?! " teriakan histeris Yue Ding yang memaki dirinya sendiri.


Zhang Xiao Long mengangkat tatapannya dan tangannya telah melontarkan pukulan-pukulan ilmu sinkang bunga harum sakti secara tepat menghancurkan tubuh Yue Ding dalam waktu sekejap saja.


Blaarrr!


"Xin Yue.. Bangunlah.. " kata Zhang Xiao Long yang mengguncang tubuh selirnya yang telah kaku setelah selirnya itu menghembuskan napas terakhirnya di pelukannya.


"Yang Mulia.. Apa yang telah terjadi pada anda? Bukankah sore tadi Anda setelah mandi dan rapi menemui Puteri Ming Ming di kamar Beliau? Tapi, kenapa Anda tak ada di kamarnya saat Ia dikeroyok oleh orang-orang dari sekte Phoenix emas sakti yang telah menyebabkan kematian Selir Chao Yuezhi dan adik ku Liu Chui Jiang?Dan musibah yang menimpa Selir Tang Xin Yue juga? " tanya Liu San San dengan tangisannya kepada Zhang Xiao Long yang memeluk Tang Xin Yue.


"Aku mendapatkan persyaratan dari Ming Ming untuk membunuh Yue Ding di markasnya di desa awan merah namun aku tidak menemukannya dan rupanya laki-laki itu pergi ke penginapan ini dan mengacaukan segalanya. " jawab Zhang Xiao Long dengan nada sedih.


"Ahhh.. " kata Liu Tong yang duduk di lantai atas dengan wajahnya begitu berduka sekali.


"Yang Mulia, tabahkan hati Anda untuk anda bisa melanjutkan perjalanan misi Anda di seluruh dunia persilatan demi kedamaian seluruh negeri ini.. " kata Selir Fu Shui Lian nada halus kepada Zhang Xiao Long.


"Yang Mulia, mustika Phoenix biru milik kami ada di tangan Ratu Bai di sekte gunung awan hitam di daerah suku Yin.. " kata Thian Lan dan Chen Nian Lin memberitahukan pusaka mereka telah di curi oleh musuh lainnya dari tangan Yue Ding usai Yue Ding membunuh guru mereka.


"Aku akan membunuh mereka semua untuk aku bisa membalaskan sakit hati ku terhadap para tokoh-tokoh dunia persilatan yang bekerjasama dengan Sheng Kun dan Ketua Sekte Gunung Yue serta Ketua Sekte Phoenix emas sakti...! " geram Zhang Xiao Long.


"Yang Mulia, izinkan hamba untuk merapikan jasad Selir Chao Yuezhi, Selir Tang Xin Yue dan Selir Yin Yin untuk di makamkan di hutan yang berada di belakang penginapan ini.. " kata Huang Li Hung yang mengingatkan Zhang Xiao Long untuk mengurus masalah di depan mata mereka dahulu.


"Chao Yuezhi dan Tang Xin Yue di kremasi di satu tempat. Sedangkan Yin Yin harus di bakar bersama-sama dengan mereka di penginapan ini. " kata Zhang Xiao Long yang memerintahkan yang lainnya keluar dari penginapan.


Lalu Zhang Xiao Long membakar penginapan itu berikut semua jasad yang berserakan di dalam penginapan desa awan hitam melalui ilmu sinkang lidah naga merah dengan sentilan jari tangannya ke arah bangunan penginapan itu dari hutan belakang penginapan itu sendiri.


Brushhh!


Kemudian Zhang Xiao Long mengumpulkan abu jenazah Chao Yuezhi dan Tang Xin Yue di dalam guci usai keduanya melebur menjadi abu. Dan, Liu Tong telah memakamkan adiknya di hutan itu juga.


"Mari kita pergi ke gunung awan hitam sekarang juga.. " kata Zhang Xiao Long yang melesat cepat meninggalkan desa awan hitam dengan ilmu ginkang awan naga merah melintasi langit.


Brrrrr!


Liu Tong, Song Wi Na, Huang Li Hung, Teng Xu Xu, Fu Shui Lian, Thian Lan dan Chen Nien Lin segera menyusul dengan ilmu ginkang mereka masing-masing.


Zhang Xiao Long berdiri di depan pintu gua yang berada di depan sepasang matanya. Gua ini telah dibuat di perut gunung awan hitam oleh Ratu Bai Zhen Hua untuk tempat tinggal dari Ratu tersebut.


"Selamat datang kepada Kaisar Naga Merah di markas besar sekte bunga kematian ku.... " kata Ratu Bai Zhen Hua tersenyum manis kepada Zhang Xiao Long di hadapannya.


"Bai Zhen Hua, kau jangan banyak bicara lagi di depanku.. Mari kita bertarung saja secara jantan agar urusan ku di daerah ini bisa secepatnya ku selesaikan dengan sempurna. " kata Zhang Xiao Long nada dingin kepada Bai Zhen Hua.


"Wahh, kau tak sabaran sekali untuk membunuh ku.. " kata Bai Zhen Hua tersenyum memikat hati kepada Zhang Xiao Long.


"Ya.. " jawab Zhang Xiao Long nada dingin.


"Kalau begitu aku takkan pernah sungkan lagi untuk menghadapi mu.. " kata Bai Zhen Hua yang melontarkan pukulan-pukulan tapak bunga kematian ke arah Zhang Xiao Long dengan jarak jauh dari tempatnya berdiri.


Wuttzzz!!


Zhang Xiao Long menyambut baik serangannya dengan ilmu sinkang arak sakti di tangan kanan dan ilmu sinkang bunga harum sakti di tangan kiri.


Dessss!


Dessss!


"Hebat juga kau.. " kata Bai Zhen Hua yang bibir nya telah mengeluarkan darah segar di sudut kiri bibirnya akibat benturan ilmu sinkang bunga kematiannya dengan ilmu sinkang arak sakti dan ilmu sinkang bunga harum sakti.


"Kau terlalu memuji ku... " kata Zhang Xiao Long dengan nada dingin sekali mengerahkan ilmu sinkang bunga harum sakti ke arah Bai Zhen Hua yang melawan dengan ilmu sinkang bunga putih kematian.


Desss!!


"Arghhh!! " pekik kematian Bai Zhen Hua yang dadanya telah remuk.


Para pasukan sekte bunga kematian telah cepat menyerang para pengikut Zhang Xiao Long yang juga telah menyambut baik serangan-serangan mereka dengan ilmu sinkang mereka masing- masing sehingga terjadilah pertempuran hebat di puncak gunung awan hitam.


Desss!


Trang!


Huang Li Hung dan istrinya melontarkan ilmu sinkang mereka masing-masing yang dapat membunuh sebagian anggota sekte bunga kematian yang dihadapi oleh mereka berdua di dekat Zhang Xiao Long yang menghadapi Raja Sekte bunga kematian di atas genteng markas besar sekte bunga kematian.


Liu Tong dan istrinya menghadapi sejumlah besar anggota sekte bunga kematian di dekat Selir Fu Shui Lian yang menghadapi lima belas orang anggota sekte bunga kematian dengan di bantu oleh Thian Lan dan Chen Nien Lin juga Kasim Zhao.


Trrang!


Trang!


Fu Shui Lian menggunakan ilmu pedang pusaka keluarga Fu menghadapi lima belas orang murid dari sekte bunga kematian di halaman depan markas besar sekte bunga kematian.


Wuttzzz!


Liu Tong mengelak dengan pedang di tangannya telah menebas sejumlah besar sekte bunga kematian di dekat pintu masuk ke markas besar sekte bunga kematian.


Crakkk!


Huang Li Hung melompat dengan ilmu ginkang walet Huang seraya pedangnya menebas habis para anggota sekte bunga kematian di dekat istrinya sendiri.


Crakkk!


Kasim Zhao menebas sejumlah besar sekte bunga kematian di dekat Selir Fu Shui Lian yang nyaris terluka oleh pedang milik putri dari ketua sekte bunga kematian di dekat istri dari Liu Tong.


Wuttzzz!


Crakkk!!!


Zhang Xiao Long melontarkan pukulan-pukulan ilmu sinkang bunga harum sakti menghantam hancur berkeping-keping Raja sekte bunga kematian di atas genteng markas besar sekte bunga kematian.


Desss!!!


Blaaarrr!!


Lalu Zhang Xiao Long menyerang para anggota sekte bunga kematian dari atas genteng markas besar sekte bunga kematian seraya melayani ke arah seluruh anggota sekte bunga kematian yang di hadapi oleh Selir Fu Shui Lian dan para pengikutnya hingga seluruh anggota sekte bunga kematian telah hancur berkeping-keping olehnya.


Desss!!


Blaaaarr!


"Yang Mulia, terimakasih atas pertolongan dari Anda kepada hamba.. " kata Selir Fu Shui Lian memberikan sujudnya di depan Zhang Xiao Long yang telah tiba di halaman depan markas besar sekte bunga kematian yang telah di hancurkan oleh Liu Tong dengan ilmu sinkang rubah emas sakti melalui kedua telapak tangannya.


Bruak!


"Sama-sama Shui Lian. Bangunlah.. " kata Zhang Xiao Long mengangkat bangun Selirnya untuk berdiri di dekatnya.


"Yang Mulia.. Kami telah berhasil menemukan pusaka mustika Phoenix biru untuk anda.. " kata Thian Lan dan Chen Nien Lin menemui Zhang Xiao Long seraya memberikan pusaka tersebut kepada Zhang Xiao Long.


"Terimakasih untuk pusaka mustika Phoenix biru yang telah kalian persembahkan kepada ku.. " kata Zhang Xiao Long tersenyum ramah kepada kedua orang gadis manis yang bersujud di depannya.


"Yang Mulia , izinkanlah hamba berdua menjadi dayang istana harem Anda seumur hidup hamba berdua.. " kata Thian Lan dan Chen Nien Lin yang menghaturkan hormatnya kepada Zhang Xiao Long.


"Baiklah, ku menerima kalian berdua sebagai dayang istana harem ku.. " kata Zhang Xiao Long memberikan plakat tanda dayang istana harem kepada kedua orang gadis yang bersujud di hadapannya itu.


"Terimakasih atas kemurahan hati Paduka...! Panjang umur..! Panjang umur...! "


kemudian Zhang Xiao Long dan rombongannya melanjutkan perjalanan mereka menuju ke arah selatan dari pegunungan awan hitam dengan satu tujuan mereka adalah ke pegunungan Yue.


Mereka melihat daerah yang mereka datangi di depan jalan yang merupakan hutan yang sangat gelap gulita seakan-akan hutan itu tak pernah dapat cahaya matahari untuk menerangi hutan itu.


"Hutan apakah di depan jalan kita? " tanya Liu Tong penasaran sekali.


"Hutan curah hujan lebat abadi.. " jawab Zhang Xiao Long yang menunjukkan adanya hujan lebat di hutan itu kepada Liu Tong.


"Hutan itu sungguh mendebarkan jantungku.. " kata Teng Xu Xu yang merapatkan dirinya ke sisi kanan Huang Li Hung suaminya yang berjalan bersama-sama dengannya.


"Iya, ada kawanan lebah dan kupu-kupu hitam yang mengandung racun ganas di dalam hutan itu.. " kata Song Wi Na istri dari Liu Tong di dekat wanita cantik itu.


"Bagaimana cara kita untuk melewati hutan itu dengan selamat? " tanya Kasim Zhao yang telah melihat pepohonan di hutan itu semuanya hitam dan botak tanpa adanya dedaunan di seluruh pohon-pohon di hutan yang dinamakan hutan hujan lebat abadi oleh Zhang Xiao Long.


"Gunakan ilmu ginkang yang kalian miliki dan siapkan pedang di tangan kalian masing-masing untuk menebas kawanan lebah dan kupu-kupu racun kelabang daun hitam.. " jawab Zhang Xiao Long dengan nada tenang.


"Kita harus mempersiapkan diri kita sebelum kita menerjang masuk ke dalam hutan itu dan keluar dengan selamat dan sehat dari hutan yang sangat menakutkan itu.. " kata Liu Tong di dekat Zhang Xiao Long dengan nada tenang luar biasa meskipun wajahnya pucat karena takut melihat keganasan sejumlah kawanan lebah dan kupu-kupu yang beterbangan di seluruh hutan itu dari kaki gunung awan hitam.


"Benar, kita harus mencari makan dan minum dahulu untuk mengisi tenaga kita.. " kata Kasim Zhao yang mengelap dahinya yang berkeringat dingin dengan saputangan miliknya sendiri.


"Disini tak ada makanan dan minuman sehat. " kata Zhang Xiao Long menunjukkan daerah di sekitar mereka semuanya adalah daerah tandus sekali.


"Ahhhh!!! " teriak para pengikutnya serentak.


"Iya, kita harus melewati hutan itu dahulu untuk kita dapat menemukan makanan dan minuman sehat di daerah berikutnya di wilayah Yin hitam ini.. " kata Zhang Xiao Long yang membuat para pengikutnya memucat semuanya.


"Yang mulia.. Selamatkan kami dari kawanan lebah dan kupu-kupu yang ganas itu selama kita melewati hutan yang menakutkan itu.. " kata Liu Tong mewakili yang lainnya.


Bersambung!!