
"Aduh, dimana mereka ya jatuhnya saat aku telah melemparkan mereka ke kota ini? " Zhang Xiao Long mencari keberadaan Li Jing Yu, Nalan Yan Ran dan Li Hong di kota Nan.
"Kau yang salah telah melemparkan orang tanpa lihat tempatnya sehingga kau bingung sendiri cari mereka." Kata Tan Tan Ling Ming menegur Zhang Xiao Long dengan halus.
"Aku kan harus cepat menyelamatkan mereka lebih dulu daripada aku." Kata Zhang Xiao Long yang melambaikan tangan ke arah tiga orang yang menyamar sebagai tiga pengemis muda di dekat emperan toko souvenir kota Nan.
"Kakak akhirnya kau datang juga untuk mencari kami di kota ini. " Kata Li Hong memberikan buah pir kepada Zhang Xiao Long.
"Maaf, gara-gara aku menyelamatkan bocah ini yang membuat ku nyaris terlambat untuk datang ke kota ini untuk menemui kalian bertiga. " Kata Zhang Xiao Long yang menoleh ke arah para pasukan Kekaisaran Naga Merah di rumah sewa nomor tujuh puluh lima di kota Nan.
Lalu, Zhang Xiao Long mengajak mereka ke arah rumah sewa nomor tujuh puluh lima, dimana ia segera di sambut dengan hangat oleh Liu Yi Fei yang merangkulnya di depan pintu rumah sewa nomor tujuh puluh lima.
"Kak Long, siapa mereka yang datang bersama mu? “ Tanya Yang Ce Yan yang membawakan nampan berisi secangkir teh segar untuk Zhang Xiao Long yang telah duduk di kursi ruang utama rumah sewa nomor tujuh puluh lima.
" Mereka adalah teman-teman baru ku, nah mari kalian berkenalan dengan mereka. "Jawab Zhang Xiao Long dengan sikap ramah.
" Aku Li Jing Yu putra ketiga dari Kaisar Li. "Kata Li Jing Yu memperkenalkan dirinya kepada Zhang Xiao Long dan orang-orang di rumah sewa nomor tujuh puluh lima.
" Aku Li Hong putri pertama dari Kaisar Li. " Kata Li Hong tersenyum ramah kepada Zhang Xiao Long dan semua pengikut setia Zhang Xiao Long di rumah sewa nomor tujuh puluh lima.
"Aku Nalan Yan Ran putri keempat dari Pangeran Kerabat dekat Kaisar Li. " Kata Nalan Yan Ran melirik ke arah Zhang Xiao Long yang menerima surat dari salah seorang dari anggota pasukan Kekaisaran Naga Merah.
"Aku Tan Tan Ling Ming putri kesembilan belas dari Marquis He yang juga menjabat sebagai menteri kesehatan Kekaisaran Li. " Kata Tan Tan Ling Ming dengan bangga memperkenalkan diri sendiri kepada Zhang Xiao Long yang dinilainya sombong sekali.
"Aku Liu Yi Fei selir Kaisar Naga Merah. " Kata Liu Yi Fei ramah kepada Teman-teman baru Zhang Xiao Long.
"Aku tuan Zi salah seorang dari pengawal pribadi dari Kaisar Naga Merah. " Kata Tuan Zi dengan sopan.
"Aku Yang Ce Yan adik angkat Kaisar Naga Merah. " Kata Yang Ce Yan yang melirik ke arah Li Jing Yu dengan sinar mata kagum.
"Baiklah, setelah kita semua saling berkenalan dengan baik. Kalian semua tunggu Aku disini sampai aku kembali dari misi menyelamatkan Marquis He di rumah mertuanya sendiri yaitu orang tua dari istri ke sepuluh nya. " Kata Zhang Xiao Long nada serius kepada semua orang di rumah sewa nomor tujuh puluh lima terutama kepada Liu Yi Fei selirnya yang sedang hamil muda yang duduk di kursi sampingnya.
"Ya, Kak Long, Aku akan menunggumu dengan sabar di rumah ini. " Kata Liu Yi Fei tersenyum lembut kepada Zhang Xiao Long yang mencium bibirnya sekilas sebelum mengajak Tan Tan Ling Ming putri ke sembilan belas Marquis He pergi ke arah selatan dari kota Nan.
Brrrrr!!
Tan Tan Ling Ming menunjukkan arah rumah kediaman resmi dari mertua nomor kesepuluh dari Marquis He kepada Zhang Xiao Long yang telah berdiri di depan pintu gerbang rumah yang sudah berantakan karena peperangan di dalam keluarga Marquis He sendiri.
Trang!
Trang!
Trang!
Terdengar suara sejumlah pedang yang saling beradu di dalam rumah itu dan suara teriakan sejumlah orang yang mengepung Marquis He yang menggendong seorang bayi laki-laki dari arah sisi lain rumah itu.
Breesss!
"Argghhh! " Pekikan kematian setiap orang yang di terjang Zhang Xiao Long yang tiba-tiba telah menyambar Marquis He yang terkejut sekali karena pria ini telah di lempar ke arah putrinya di luar rumah mertuanya.
Betttzz!
"Astaga...! " Teriak Tan Tan Ling Ming yang kaget karena ayahnya dan adiknya telah meluncur ke arahnya dari dalam rumah mewah di depan matanya.
"Ling Ming cepatlah kau pergi dari sini dan bawa pulang adik mu ke rumah kita di ibukota. " Kata Marquis He yang menyodorkan bayi laki-laki yang baru lahir kepada Tan Tan Ling Ming yang mengerutkan keningnya.
"Ayah.. Kau sendiri tak ikut pergi bersamaku dari sini! " Bantah Tan Tan Ling Ming.
"Karena ayah harus membunuh Adipati Senior Ye bajingan tua itu dengan tangan Ayah sendiri untuk membalas dendam seluruh keluarga kita yang telah di habisi olehnya. " Kata Marquis He dengan tegas kepada Tan Tan Ling Ming yang di suruh pergi ke ibukota Kekaisaran Li olehnya.
“Tapi, ayah...??? "
"Pergiiii...! "
Tan Tan Ling Ming terpaksa harus mematuhi perintah dari ayahnya dengan pergi ke ibukota Kekaisaran Li dengan membawa adiknya yang terakhir dari rumah kediaman Adipati Senior Ye.
Brrr!
Zhang Xiao Long memutar tubuhnya dengan telapak tangan kanannya mengerahkan ilmu sinkang arak sakti yang menghancurkan sekitar dua puluh tiga orang anggota keluarga Adipati Senior Ye yang mengurung dirinya di jalan dekat pintu gerbang utama rumah kediaman resmi dari Adipati Senior Ye.
Desssss!
"Bedebah laknat....! " Hardik Adipati Senior Ye yang meluncur ke arah Zhang Xiao Long dengan pedang pusaka keluarganya yang mengarah langsung ke dada bidang Zhang Xiao Long.
Swuuushhh!
Crang!
Pedang pusaka keluarga Adipati Senior Ye telah di sambut baik oleh pedang pusaka keluarga He yang berada di tangan kanan Marquis He yang telah berdiri di depan Zhang Xiao Long dengan sinar mata buas.
"Ye Dan Yung bajingan tua kau sungguh layak untuk mati di tanganku untuk menembus dosa -dosa mu terhadap keluarga kuuuu..! " Hardik Marquis He yang langsung menyerang pedang pusaka keluarga Adipati Senior Ye dengan amat ganas sekali.
Whuusshhh!
Adipati Senior Ye menangkis serangan pedang pusaka keluarga He dengan tangkas sekali sehingga menimbulkan percikan bunga api di antara kedua pedang pusaka itu
Crang!!
Bersambung!!