Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Menuju Ke Kota Lu An Timur


Sesudah Zhang Xiao Long dan kawan-kawan nya meraih kemenangan di kota Lu An utara, kini mereka melanjutkan perjalanan ke wilayah Lu an yang lainnya lagi untuk meraih kemenangan di seluruh wilayah Lu an.


" Sekte Murai Lu seperti apa mereka itu? " Tanya Zhang Xiao Long pada dirinya sendiri sambil menunggangi singa peliharaannya di depan rombongan teman-teman nya.


"Tuan muda, apa yang sedang anda pikirkan di saat sekarang ini? " Tanya Yu Song Bu teman baiknya yang berjalan di samping singa nya.


" Aku sedang berpikir tentang Sekte murai Lu yang bermarkas besar di Kota Lu an timur. Apakah kamu sudah mendengar sekte itu seperti apa karakteristik mereka?" Jawab Zhang Xiao Long kepada Yu Song Bu yang meraih bulu di kepala singa dengan lembut.


" Belum, saya belum mendengar tentang sekte murai Lu, Tuan muda. " Jawab Yu Song Bu yang membelai lembut punggung singa yang di beri makan daging ayam hutan oleh mantan ketua sekte gunung Lu di sisi lain.


" Kalau kamu apakah telah mengetahui cukup banyak atau tidak mengenai sekte murai Lu, Paman? " Tanya Zhang Xiao Long dengan nada sopan kepada manta ketua sekte murai Lu.


" Sudah, Tuan muda. " Jawab mantan ketua sekte gunung Lu tersenyum ramah kepada Zhang Xiao Long.


" Ya? "


" Sekte itu dirikan oleh seorang wanita yang memiliki kesaktian yang cukup menggemparkan dunia persilatan dengan ilmunya yang dapat membunuh musuh dengan serbuk bunga di tangannya itu. " Jawab mantan ketua sekte gunung Lu kepada Zhang Xiao Long.


" Wanita itu apakah memiliki karakter kejam di dunia persilatan? " Tanya Li Hong Xiu gadis cantik yang memakai pakaian warna merah muda kepada mantan ketua sekte gunung Lu.


" Setiap orang di dunia persilatan memiliki watak dan karakter yang tak bisa di duga, Nona Li." Jawab mantan ketua sekte gunung Lu dengan senyuman cerah kepada Li Hong Xiu.


"Benar juga katamu, Kakak Lu. Di dunia yang kita tempati ini setiap orang memiliki perangai yang kadang baik dan kadang jahat ya tergantung kita menilainya. " Kata Beng Loan Ki mantan ketua sekte Beng kepada mantan ketua sekte gunung Lu.


Desiran angin di rumput-rumput yang mereka injak dan hamparan bunga -bunga liar di sekitar mereka menandakan bahwa mereka akan segera tiba di kota Lu an timur. Zhang Xiao Long memperhatikan rombongan lain yang juga ingin mengunjungi kota Lu an timur dengan cermat.


" Rombongan pengemis baju bersih. " Kata Han Lin Lin gadis yang memakai baju berwarna putih yang berjalan di samping Dewi baju merah Yanmi mengutarakan isi hati Zhang Xiao Long.


"Tapi, kenapa ketua mereka tak ada di antara rombongannya? " Tanya Song Tian Erl gadis yang memakai baju berwarna biru muda dengan nada heran.


" Ya, juga ya. Heran sekali bagi pengemis baju bersih yang tak pernah pergi kemana pun tanpa kehadiran ketuanya yang sombong bak Raja saja di seluruh dunia ini. " Kata Putri Ching Ching gadis yang memakai baju berwarna kuning yang berjalan di samping Yu Song Bu.


" Mungkin ada sesuatu yang membuat ketuanya tak bisa ikut jalan -jalan ke kota Lu an timur. "Kata He Xiao Chao gadis yang memakai baju berwarna hijau corak teratai dengan nada santai.


" Wah, kalian para gadis ternyata memiliki ilmu pengetahuan yang cukup luas di dunia persilatan ini. " Puji Beng Loan Ki seraya melirik ke arah Zhang Xiao Long keponakannya yang tampan dan berkharisma itu.


"Kamu jangan menilai wanita itu tak bisa apa -apa! Wanita itu bisa seimbang dengan laki-laki dalam segala hal termasuk pengetahuan mereka di dunia persilatan yang unik ini. " Kata Rong Rong gadis yang memakai baju berwarna ungu muda kepada Li Shimin yang dinilainya sangat merendahkan kaum wanita.


"Wanita dan pria itu sama saja bagiku. Karena baik wanita maupun pria merupakan ciptaan Tuhan yang harus saling melengkapi untuk dunia menjadi lebih baik dan indah. " Kata Zhang Xiao Long yang bijaksana dalam menyikapi kaum wanita baginya.


" Wah, Kakak Afung kamu memang laki-laki yang hebat. "Kata Yanmi tersenyum manis kepada Zhang Xiao Long.


" Yanmi bukankah kamu itu kekasihnya Li Yun Shiang kenapa kamu selalu mengikuti orang itu yang bukan siapa-siapa kamu? Dimana moral dan etika mu sebagai seorang gadis yang baik dan terhormat? " Tegur Li Shimin yang ternyata mengenali Dewi baju merah yang di ketahuinya sebagai gadis yang di sukai oleh Kakak pertama nya.


" Li Shimin, aku bukan kekasih Li Yun Shiang! Aku bebas untuk mengikuti siapa saja yang aku sukai dan orang yang aku sukai itu adalah Kak Afung bukan Li Yun Shiang..! " Bentak Yanmi kepada Li Shimin.


Ucapan Yanmi ternyata di dengar oleh seorang pemuda tampan yang memakai baju berwarna putih dan berjalan bersama dengan seorang gadis cantik jelita dan sekelompok orang lain di belakangnya.


" Adik Dewi..! "


Yanmi menengok ke arah Li Yun Shiang dan juga rombongan dari pria itu.


" Ya? "


Li Yun Shiang telah di selamatkan oleh Putri Yang Lan dan Ma Chun serta sekte elang emas di lembah pegunungan bunga Shen merah muda dan, sekarang Ia dan rombongannya ingin pergi ke kota Lu an timur juga untuk misinya yang sempat tertunda karena ia sibuk mencari Yanmi gadis yang menjatuhkan hatinya itu. Namun, Li Yun Shiang kembali kecewa karena Yanmi lebih memihak kepada pemuda dusun yang sangat menyebalkan baginya itu.


" Kemarilah dan kamu tak boleh pergi bersama dengan orang yang kedudukannya lebih rendah daripada aku dan kamu. " Kata Li Yun Shiang dengan nada memerintah kepada Yanmi dan melirik sinis kepada Zhang Xiao Long.


" Kak Yun Shiang, tolong bantu selamatkan aku dari orang sombong ini...! " Kata Li Shimin yang segera meminta pertolongan kepada Kakaknya itu.


Li Yun Shiang menatap tajam kepada Zhang Xiao Long yang di nilainya sombong dan sangat merendahkan martabat adiknya yang menjadi salah satu dari putra dari Kaisar Li.


" Bocah, berani sekali kamu menawan adikku! " Hardik Li Yun Shiang dengan tatapan marah kepada Zhang Xiao Long.


" Adik mu sendiri yang bertingkah di hadapanku! " Balas Zhang Xiao Long menatap tenang dan sabar kepada Li Yun Shiang karena Zhang Xiao Long masih mengingat bahwa ia dan Li Yun Shiang adalah saudara satu ayah yang sama dengan Li Shimin.


Bersambung!