
Pagi hari yang masih berselimut kabut putih di musim dingin rombongan Zhang Xiao Long tiba di tempat tujuan mereka di dalam misi mereka di dunia persilatan daratan besar. Tempat tujuan yang ingin di kunjungi oleh Zhang Xiao Long ada di wilayah pesisir lain dari teluk Liao dan nama wilayah itu adalah wilayah Suku Mi.
"Wah pulau apakah di ujung teluk Liao yang telah aku lihat dari pintu masuk ke wilayah Suku Mi? " Tanya Zhang Xiao Long yang menunggangi kuda hitam yang gagah perkasa kepada Kasim Zen di kuda warna coklat.
"Lapor, Yang Mulia. Pulau itu adalah pulau kura -kura. " Jawab Kasim Zen nada hormat kepada Zhang Xiao Long.
"Hmm, terdapat rahasia apakah di pulau kura -kura yang ingin aku selidiki setelah aku bertemu dengan Raja Suku Mi di dalam wilayah Suku Mi. " Kata Zhang Xiao Long yang memacu kuda hitam menuju ke pemukiman penduduk wilayah Suku Mi dan berhenti di sebuah rumah mewah yang bentuknya seperti rumah kura-kura. Ia segera di sambut baik dari Raja Suku Mi dan keluarga serta para penduduk di wilayah Suku Mi yang bersujud hormat di bawah empat kaki kuda hitam yang di tunggangi olehnya.
"Hormat kami Raja Suku Mi dan seluruh warga wilayah Suku Mi kepada Kaisar Naga Merah yang terhormat. " Kata Raja Suku Mi memimpin semua orangnya untuk memberikan salam hormat mereka kepada Zhang Xiao Long.
"Terimakasih atas sambutan hangat yang kamu berikan kepada ku, Raja Suku Mi. " Jawab Zhang Xiao Long yang tetap berada di atas punggung kuda hitam dengan sikap berwibawa.
"Yang Mulia, silakan Anda mengunjungi istana kura -kura putih saya untuk beristirahat sejenak dan menikmati keindahan alam di wilayah Suku Mi saya yang sederhana ini. " Kata Raja Suku Mi dengan sikap hormat kepada Zhang Xiao Long.
"Raja Suku Mi, aku datang bukan untuk berlibur di wilayah Suku Mi melainkan aku datang untuk menagih janji mu untuk menyerahkan kekuasaan mu kepada ku jika aku membawakan hadiah menarik untuk mu berupa kepala musuh mu yaitu kepala Kaisar barbar Gilunda." Kata Zhang Xiao Long memberikan isyarat untuk Kasim Zen memeberikan bungkusan kepada Raja Suku Mi yang cepat membuka dan melihat dengan mata kepalanya sendiri.
"Yang Mulia, terimakasih atas bukti ucapanmu adalah hukum langit yang harus saya eh bukan hamba Raja Suku Mi mematuhi perintah dari Anda sebagai junjungan hamba yang terhormat. " Kata Raja Suku Mi dengan menghaturkan rasa hormatnya kepada Zhang Xiao Long usai ia melihat hasil kesepakatan mereka telah di tepati dengan benar oleh Zhang Xiao Long.
"Yang Mulia, silakan anda menerima kotak kecil yang saya berikan untuk anda sebagai tanda penyerahan kekuasaan hamba dari Raja Suku Mi menjadi rakyat Kekaisaran Naga Merah. " Kata mantan Raja Suku Mi yang memberikan kotak kecil di tangannya kepada Zhang Xiao Long yang segera mengambilnya dan membuka kotak kecil itu lalu terlihatlah sebuah kunci bentuk kura-kura putih di dalam kotak kecil itu.
Zhang Xiao Long mengangkat wajahnya dengan senyuman kecil lalu menoleh ke belakang yaitu ke arah kereta kuda yang di tumpangi oleh Selir Fei dan tangannya terulur ke arah pintu kereta kuda.
"Selir ku , mari kita mengunjungi pulau kura-kura di tengah-tengah pulau teluk Liao di wilayah Suku Mi ini. " Kata Zhang Xiao Long tersenyum lembut kepada Selir Fei yang segera keluar dari kereta kuda dan melayang ke arah kuda hitam yang di tunggangi oleh Zhang Xiao Long.
"Siap, Yang Mulia." Jawab Selir Fei dengan sikap manis kepada Zhang Xiao Long yang menunduk untuk memberikan ciuman di puncak rambut yang tertutup tudung tirai bercadar biru muda.
"Kasim Zen, kau dan yang lainnya tunggulah aku di sini sampai aku kembali ke tempat ini dari kunjungan ku ke pulau kura-kura." Perintah dari Zhang Xiao Long dengan sikap wibawa kepada Kasim Zen dan para pasukan Kekaisaran Naga Merah nya.
"Siap, Paduka. " Jawab Kasim Zen dengan sikap hormat kepada Zhang Xiao Long.
Zhang Xiao Long meraih jemari halus Selir Fei di tangan kanannya lalu melayang bersama-sama ke arah pulau kura-kura dengan ilmu ginkang Naga menembus awan putih.Gerakan melayang yang dilakukan oleh Zhang Xiao Long dan Selir Fei mendapatkan decak kagum dari semua orang-orang di sekitar wilayah Suku Mi.
Brrrrr!
Zhang Xiao Long dan Selir Fei masuk ke gunung kura-kura melalui mulut gunung ini yang terdapat air terjun yang airnya langsung masuk ke laut teluk Liao dengan kejernihannya. Zhang Xiao Long mengajak selirnya menyelinap di antara tirai air terjun di gunung kura-kura lalu melihat ada pintu batu gunung kura-kura yang dibukanya dengan kunci di tangannya.
Krekk!
"Wah, banyak sekali harta karun di dalam gua di gunung kura-kura ini. " Kata Selir Fei nada kagum dengan isi dari gua yang mereka kunjungi.
"Semua harta karun ini sangat bermanfaat bagi perjuangan ku untuk mengalahkan Kekaisaran Li dan Kekaisaran Phoenix Emas Sakti yang sampai saat ini aku mengetahuinya dimana orang-orang itu tinggal." Kata Zhang Xiao Long yang mengambil sebuah kalung giok motif bunga kupu-kupu warna merah bintik-bintik putih dan biru di salah satu tumpukan harta karun di dalam gua gunung kura-kura.
"Yang Mulia, anda juga harus mendapatkan harta karun di pulau giok dan pulau petir hitam serta di puncak gunung Sembilan Naga Emas di pulau naga langit.Ketiga pulau itulah pusaka di dunia persilatan daratan besar berada. Namun anda harus temukan peta ketiga pulau itu dan kuncinya. " Kata Selir Fei memberitahu rahasia dunia persilatan daratan besar kepada Zhang Xiao Long.
"Eii, kalau pulau giok dan pulau petir hitam aku sudah pernah dengar dari Liu Lu Sian dan Liu Ting Ting tetapi kalau pulau Naga langit dan puncak gunung sembilan Naga Emas yang kau beritahukan kepada ku. Aku sama sekali belum pernah mendengarnya kecuali dari kamu, Adik Fei. "Kata Zhang Xiao Long yang menatap Selir Fei dengan lembut.
" Wahh, Yang Mulia berarti pengetahuan yang aku miliki jauh lebih baik daripada pengetahuan yang dimiliki oleh Kakak Sian." Kata Selir Fei nada memuji dirinya sendiri sambil jemarinya itu meraih bibir Zhang Xiao Long untuk di cium oleh gadis itu.
"Hmm, wah aku sungguh beruntung memilikimu sebagai salah seorang dari wanitaku, Adik Fei. " Kata Zhang Xiao Long membalas ciuman yang diberikan oleh Selir Fei untuknya.
Zhang Xiao Long mengambil kotak kecil yang mirip dengan kotak gincu yang sering dilihatnya dari para gadisnya dari atas langit-langit gua di dalam gunung kura-kura secara diam-diam dan sembunyikan di dalam saku pakaian dalamnya seraya menikmati sentuhan lincah selirnya di seluruh tubuh kekar dan bidangnya.
Selir Fei membuka sepasang matanya yang luar biasa indahnya dengan terbelalak kaget karena ia menemukan dirinya sendiri berada di kereta kuda bersama dengan Zhang Xiao Long yang duduk bersila di hadapannya.
"Yang Mulia, sejak kapan kita telah berada di kereta kuda ini padahal seingatku adalah kita berada di gua di dalam gunung kura-kura yang berada di pulau kura-kura di wilayah Suku Mi? " Tanya Selir Fei nada lembut kepada Zhang Xiao Long seraya bangun dan duduk di kursi samping kanan pemuda sangat tampan itu.
"Sejak kau terlena dengan kehangatan yang aku berikan kepadamu sehingga kau tak sadar kalau aku telah membawamu pergi dari pulau itu dan menaruhhmu di kereta kuda untuk kita segera melanjutkan perjalanan ke arah gunung bunga cinta yakni pintu gerbang utama dari wilayah perkampungan Liao. " Jawab Zhang Xiao Long yang menatap hangat kepada Selir Fei yang kini duduk bersandar pada dadanya yang bidang.
"Oh, aku pasti terlalu menggembirakan hati anda sehingga aku terlena dan semakin mencintaimu dengan sepenuh jiwa dan ragaku. " Kata Selir Fei mencium rahangnya.
Zhang Xiao Long membiarkan gadisnya terlena dengan ketampanan hakiki yang sangat alami di miliki olehnya namun ia tetap fokus pada pikiran dan hatinya yang membahas tentang tiga pulau hebat di dunia persilatan daratan besar yang tak sengaja di ketahuai olehnya dari Selirnya itu.
"Li Yu Wang adalah tiga Kekaisaran terbesar di wilayah daratan besar yang di pegang oleh Kaisar Li pada saat itu tetapi kenapa Kaisar Li masih belum tahu rahasia yang sangat penting bagi penyatuan seluruh wilayah yang dimiliki oleh nya untuk terwujudnya Kejayaan Kekaisaran Naga Emas Sejati. Hmmm, aku akan mengubah masa depan Li Yu Wang dengan caraku sendiri agar Kekaisaran Naga Merah ku menjadi besar dan makmur sehingga terwujudnya KEJAYAAN untuk Kekaisaran Naga Merah Sejati.Kini , aku hanya perlu mendapatkan kunci jawaban dari segala pertanyaan di benakku. " Pikir Zhang Xiao Long.
Bersambung!