
Setelah mengatur tugas untuk para pasukannya dengan teratur sekali. Zhang Xiao Long dan Putri Ming Ming meninggalkan pulau garuda emas dengan melesat cepat menuju ke pulau bunga seruni ungu.
Sesuai dengan petunjuk dari Wang Yu Yan yang menceritakan tentang pulau itu sebelum mereka pergi dari pulau garuda emas. Mereka pun dapat menemukan pulau tersebut dengan mudah dan tepat.
"Hati -hati pulau ini penuh jebakan yang tentunya akan membahayakan keselamatan kita." Kata Zhang Xiao Long nada serius. Ia berdiri di atas batu karang depan pulau tersebut.
"Aku tahu.. Kau tenang sajalah. " Kata Putri Ming Ming yang meluncur ke pantai pulau bunga seruni ungu dengan ilmu ginkang sekte Gobi yang membuat tubuh gadis itu seringan kapas.
Brrr!
Zhang Xiao Long mengikutinya dengan ilmu ginkang Naga Merah yang membuat tubuhnya lebih cepat bergerak daripada Putri Ming Ming sehingga ia tiba di depan hutan masuk ke dalam pulau bunga seruni ungu.
Brrrr!
"Hutan formasi bunga seruni ungu.. " Kata Putri Ming Ming melihat sekumpulan pohon-pohon bunga seruni ungu berbaris rapat menutupi jalan untuk mereka.
"Mmmm.. Aku akan mencobanya... " Kata Zhang Xiao Long mengibaskan lengan bajunya ke arah pohon-pohon bunga seruni ungu dengan ilmu sinkang arak sakti.
Bresss!
Pohon-pohon bunga seruni ungu bergerak ke arah samping ketika angin serangan lengan baju Zhang Xiao Long menyerang mereka namun ada sebagian besar bunganya yang runtuh di tanah.
Putri Ming Ming menggerakkan telapak tangan kanannya ke arah bunga-bunga seruni ungu yang runtuh di tanah dan menggunakannya dengan tepat sekali ke arah pohon-pohon yang langsung tumbang di terjang ilmu sinkang badai tornado milik Putri Ming Ming.
Bresss!
Bruakk!
"Waahh, menakjubkan... " puji Zhang Xiao Long.
"Terimakasih.. " Kata Putri Ming Ming tersenyum senang dengan pujian dari Zhang Xiao Long.
"Mari kita lanjutkan perjalanan kita.. " Kata Zhang Xiao Long melesat cepat masuk ke dalam hutan pulau bunga seruni ungu.
Brrrr!
Putri Ming Ming mendampinginya dengan cepat juga gerakan wanita itu melesat ke depan pintu gerbang bangunan paling suram yang pernah di lihatnya.
"Istana pulau bunga seruni ungu... " Kata Zhang Xiao Long yang menggunakan ilmu sinkang arak sakti menghantam hancur berkeping-keping pintu gerbang istana pulau bunga seruni ungu.
Brakkk!
Di halaman depan istana pulau bunga seruni ungu terdapat jalan setapak yang diatasnya ada ukiran-ukiran yang wajib di pecahkan oleh Zhang Xiao Long dan Putri Ming Ming untuk mereka bisa sampai ke dalam istana pulau bunga seruni ungu.
"Pendekar Naga Merah dan Pendekar Bunga Racun Cantik.. Kalian berani sekali datang ke pulau ku dan menghancurkan hutan ku dan pintu gerbang istana ku..! Sekarang rasakanlah ini..!!! " Hardik suara dingin dari dalam istana pulau bunga seruni ungu.
"Ughh, aku tidak takut menghadapi permainan kotor mu..! " Balas Putri Ming Ming yang telah mencabut pedangnya dari sarungnya sehingga sinar pedang telah meluncur ke arah lantai di jalan setapak yang bergerak dengan kecepatan tinggi kepada mereka.
Wushhh!.
Zhang Xiao Long menggerakkan telapak tangan yang menghantam hancur berkeping-keping lantai itu yang membuat ukiran- ukiran jalanan di depan mereka beterbangan ke arah mereka.
Wirrr!
Putri Ming Ming menebas habis ukiran -ukiran itu hingga mereka berdua berhadapan dengan tujuh puluh orang pria berwajah hitam yang telah siap untuk menghadapi mereka.
"Tujuh puluh pasukan orang hitam... " Kata Putri Ming Ming yang meluncur dengan pedangnya yang bergerak menghadapi tujuh puluh pasukan itu yang gunakan tombak di tangan tujuh puluh pasukan itu.
Wutttzz!
Zhang Xiao Long melakukan gerakan yang amat sukar di lihat oleh sepasang mata biasa karena pemuda ini telah masuk ke dalam istana pulau bunga seruni ungu dengan mudahnya sampai Ratu Selatan yang berada di dalam istana pulau bunga seruni ungu tercengang melihatnya telah berdiri tegak di hadapan wanita cantik jelita usia empat puluh lima tahun.
"Bajingan cilik kau sunguh diluar dugaan ku..! Aku Ratu Selatan akan mencoba kepandaiamu secara langsung..! Baiklah, lihatlah seranganku ini...! " Hardik Ratu Selatan yang meluncur ke arah Zhang Xiao Long dengan pecut yang telah lebih dahulu menyerang pemuda ini.
Wutttzz!
Zhang Xiao Long mengelak sedikit dengan cara memiringkan wajahnya sedikit dan punggung tanganku bergerak dengan menampar ke arah pecut di tangan Ratu Selatan.
Plakk!
"Arghhhh...! " Pekik Ratu Selatan yang terkejut dengan pecutnya yang menghantam dirinya sendiri hingga ia nyaris terbunuh oleh serangan balik pemuda di hadapannya itu.
Ratu Selatan tak kehilangan akalnya. Ia kembali menyerang dengan ilmu sinkang bunga seruni ungu yang diarahkan langsung ke arah Zhang Xiao Long yang menyambutnya dengan ilmu sinkang arak sakti.
Desss!
"Aughh..! " Pekik Ratu Selatan yang dadanya kini merasakan sakit luar biasa akibat benturan ilmu sinkang arak sakti yang dilontarkan oleh Zhang Xiao Long dengan ilmu sinkang bunga seruni ungu yang di gunakannya untuk menghadapi pemuda itu.
Zhang Xiao Long mempercepat serangannya yang langsung menghantam hancur Ratu Selatan yang tak dapat membalas serangannya karena Ia telah gunakan ilmu sinkang lidah Naga Merah ilmu barunya.
Desss!
Zhang Xiao Long melesat cepat mencari tempat penyekapan Marquis Wang He Ding di setiap ruangan istana pulau bunga seruni ungu untuk mempercepat waktunya di urusan Marquis Wang He Ding.
Puteri Ming Ming menebas habis tujuh puluh pasukan pulau bunga seruni ungu dengan ilmu pedang gobi yang disertai ilmu sinkang racun bunga hitam yang membuat sepak terjangnnya mengganas dan tugasnya pun di selesaikan dengan baik sekali.
Crakkk!!
Putri Ming Ming cepat menyusul Zhang Xiao Long ke dalam istana pulau bunga seruni ungu dengan memasuki tiap ruangan yang ada di dalam istana pulau bunga seruni ungu.Dan, Ia menemukan Zhang Xiao Long berdiri di depan podium yang di kelilingi api warna hitam pekat yang mengurung Marquis Wang He Ding di tengah-tengah ruangan itu.
"Tahan napas mu.. Aku akan coba untuk masuk ke dalam lingkaran api hitam ini dan menolong Marquis Wang He Ding. " Kata Zhang Xiao Long tegas.
"Api hitam di depan kita adalah ilusi belaka, Yang Mulia. "Kata Putri Ming Ming dengan tenang luar biasa sikapnya itu.
" Ya, tapi penuh hawa racun mematikan indera kita bila kita tidak hati-hati dalam menghadapi api hitam di depan kita. "Kata Zhang Xiao Long yang menggunakan ilmu sinkang lidah Naga Merah di arahkan ke api hitam yang langsung menghilang dalam sekejap mata dan terlihatlah seorang pria usia lima puluh tahun terbaring lemah di lantai batu ruangan pribadi dari Ratu Selatan.
Putri Ming Ming menghampiri Marquis Wang He Ding lalu mengamati pria itu dengan cermat dari wajah hingga ujung kaki pria itu yang tak lagi utuh seluruhnya.
"Mereka memotong sepuluh jari kakinya dengan kejam.. " Kata Putri Ming Ming memandang iba kepada Marquis Wang He Ding yang membuka sepasang matanya yang mengejutkan wanita itu adalah sepasang mata itu yang sangat ganas sekali.
"Awas..! " Zhang Xiao Long cepat menariknya dari depan pria yang ternyata sudah kehilangan akal sehat akibat racun ganas yang merusak tubuhnya.
Zhang Xiao Long gunakan telapak tangannya ke arah kening Wang He Ding sehingga pria itu langsung tewas dengan kepalanya pecah oleh serangan cepat Zhang Xiao Long dalam lindungi Putri Ming Ming yang ingin dibunuh oleh Wang He Ding yang sudah gila itu.
Desss!
"Yang Mulia Kaisar Naga Merah, A.. Anda telah menyelamatkan diri hamba.." Kata Putri Ming Ming terharu dengan kebaikan hati Zhang Xiao Long.
"Emm, ya.. Kau tunggulah di sini.. Aku mau lihat lukisan di dinding ruangan ini.. " Kata Zhang Xiao Long sopan memerintahkan Putri Ming Ming untuk menunggunya di dekat jasad Wang He Ding.
Zhang Xiao Long mendekati lukisan bunga tulip tujuh warna yang di gantung di dinding ruangan pribadi dari Ratu Selatan lalu diamatinya dengan raut wajahnya penasaran sekali.
Bersambung!!