
Kring,,,,kring,,,,
📞 :" Halo ."
📞: " Klik."
Zain menutup sambungan teleponnya , ia mendengar suara Chleo yang mengangkat handphone Max .
" Cihhhhkkkkk ,,,,, .Kau maju satu langkah . Haaaaa haaaaaa." Ucap Zain , ia tertawa sangat keras hingga membuat Ayris terganggu dari tidur nya.
" Eggghhhhh,,,, ." Ayris menggeliat karena merasa terganggu suara Zain. Zain melihat istri nya yang menggeliat menghampiri nya.
Ia mengusap lembut kepala Ayris membelai rambut nya , menyuruh Ayris tidur kembali tetapi ia tak bisa membiarkan istri nya tertidur kembali . Sejak dari kemarin mereka tak mengisi perut mereka karena lelah dengan pertempuran ular naga nya.
Zain merasa gemas dengan tidur ayris , ia mengusap lembut bibir cerry Ayris kemudian mencium pelan membangunkan nya tetapi Ayris tetap tidak bangun . Ia tetap tidak membuka mata nya , Zain merasa gemas di buat nya kemudian menggigit pelan bibir cerry tersebut.
" Auuuuuwwwwww,,,,." Ayris membuka kedua mata nya , ia memandang suami nya yang tengah jahil. Kemudian membelakangi nya dan menutup dengan selimut seluruh badan nya.
Zain tertawa melihat tingkah nya , ia merasa gemas dengan sikap manja Ayris. Ayris tersadar ketika melihat ke arah bawah ternyata ia tak memakai sehelai benang pun . Kemudian ia membuka selimut nya mengintip suami nya , Zain ternyata sedang memandang ke arah nya memperhatikan tingkah nya . Ia semakin malu dan menutup kembali selimut tersebut.
Zain yang gemas di buat nya ikut masuk ke dalam selimut , ayris terkejut melihat Zain yang ada di depan nya tepat di depan wajah nya .
Zain mencium bibir cery Ayris semakin dalam semakin memburu nafas yang terengah engah .Tetapi Ayris segera mendorongnya ,ia tersadar jika tetap menuruti keinginan Zain ,ayris akan pingsan di buat nya karena sejak kemarin belum mengisi perut nya.
" Sa,,,, sa,,,, sayang , aku lapar . Tapi aku tidak punya tenaga untuk bangun." Ucap Ayris malu malu .
" Haaaaaa haaaa,,." Zain hanya tertawa mendengar nya kemudian ia bangun dari tidur nya . Saat kaki nya hendak turun tangan Ayris menarik tangan nya , Zain menoleh memandang istri nya.
Ayris tidak berkata apapun namun ia bersikap manja di rentangkan nya kedua tangan Ayris meminta Zain menggendongnya.
'' Haaaaaa haaa,,, apa yang kau tutupi sayang ? Aku sudah melihat hutan belantara mu bahkan sarang ular naga ku ." Ucap Zain membuat nya merona , ia merasa sangat malu .Namun kesal dengan candaan Zain .
Namun Zain menggendong nya ke kamar mandi , pria kejam itu menjadi penyabar ketika melihat sikap manja Ayris . Ayris yang sudah sampai di kamar mandi pun ingin menjalankan ritual mandi nya tetapi zain yang masih disamping nya tertegun ketika ia menarik selang shower.
" Sayang ,,, kau mau apa ?" Ucap Ayris menatap wajah nya .
" Memandikan mu .'' Jawab Zain singkat.
" Ti ,,,,,ti ,,,tidak . Aku bisa sendiri." Ucap Ayris merasa gugup.
" *Aduhh ,,, yang ada nanti tak mandi mandi . Ia pandai sekali memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan ." Gumam ayris
" Yang ada nanti ular naga itu bersarang lagi ."
" Tidak ,,, tidak* ,, ."
Ayris bermonolog sendiri dalan hati tetapi ia tertegun melihat Zain dengan telaten memandikan nya . Setelah selesai pun ia menggendong Ayris ke ruang ganti baju memakaikan ia pakaian nya . Bahkan underware sekali pun membuat ayris tertegun memandang lekat lekat pada nya .
Tidak juga bagian itu pun ,Zain juga mengeringkan rambut nta dan juga menyisit rambut nya setelah itu mendudukkan nya di sofa kesayangan Ayris.
Zain menekan tombol intercom menghubungi Mira dan menyuruh nya membawa makanan untuk nya maupun ayris.
Setelah itu ia melirik ke atas ranjang melihat noda bercak merah , ia menyunggingkan senyuman nya namun juga menggantinya dengan yang baru .
Bersambung 😊🙏🙏🙏🙏🙏😊😊