
Sang mentari yang menyorot disela sela korden menembus ke wajah cantik Ayris , ayris yang menggeliat pun membuat gerakan yang membangunkan Zain .
Zain mengerjapkan mata nya memandang ke arah samping ,di lihat nya sang istri yang masih bermalas malasan untuk bangun . Ia masih mencari kenyamanan di sela sela lengan zain , zain mulai gemas dengan tingkah Ayris kemudian menjahili nya .
Serigala betina nya itu akan meraung jika ada seseorang mengusik tidur nya tak terkecuali Zain .
" Sayang ,,, jangan ganggu aku !" Ucap Ayris yang masih memejam kan mata nya .
" Bagaimana aku tidak mengganggu mu sayang ? kau tidur di atas lengan ku , Apa aku akan lembur dirumah hari ini ?" Ucap Zain pada ayris .Ayris yang mendengar nya seketika membuka mata nya melihat ke bawah kepala nya, benar saja ternyata ia tidur di lengan Zain .
Ayris bukan nya bangun tetapi ia memeluk erat tubuh suami nya , Zain yang melihat tingkah ayris menjadi gemas sendiri .
"Tenang saja , serigala ini sudah jinak !" Ucapan sontak membuat ayris membuka mata nya memandang ke arah wajah suami nya .
Zain mengedipkan sebelah mata nya sedangkan ayris memindahkan kepala mya kemudian menyelimuti tubuh nya dengan selimut .
" Kau tak ingin mandi bersamaku ?" Bisik Zain ditelinga ayris . Ayris yang mendengar bisikan Zain menutup kepala nya dengan selimut .
Zain yang melihat tingkah gemas istrinya hanya tertawa , ia pun bangun dan berjalan menuju kamar mandi .Sedang kan ayris masih tetap di bawah selimut, sejenak ayris berpikir untuk ikut ke kantor .
Ia bosan berada di mansion tiap hari , jika pergi ke tempat umum ia takut bertemu lagi dengan Mantan ataupun orang orang yang mengaku sebagai calon istri zain .
Ia merasa belum siap dengan semua kehidupan nya , takut mempermalukan keluarga besar suami nya . Apalagi jika ia tersulut emosi , pasti akan membuat semua nya berantakan .
Kemudian ia bergegas bangun dari tidur nya berjalan menuju kamar mandi .Zain yang masih berada di kamar mandi mengguyur tubuhnya dengan air shower melihat ayris samar samar dari pintu kaca istri nya menanggalkan baju nya satu persatu .
Ayris yang semula ingin mandi cepat menyusul zain di bawah air shower mengurungkan niat nya . Ia memilih menyalakan kran di bathup mengisi air disana dan berendam .
Zain yang telah selesai dengan mandi nya memakai bathrobe sedang Ayris yang masih menanti air penuh sudah duduk di bathup menikmati nya aroma terapy yang ia teteskan .
Zain mencium kening nya mengusap lembut kepala Ayris sedangkan ayris tersenyum manis pada Zain .
Ketika Zain hendak bangun meninggalkan Ayris , ayris menggenggam tangan zain dan menarik nya alhasil langkah Zain terhenti . Zain berbalik menghadap Ayris dengan tatapan penuh pertanyaan .
" Sayang ,,,, aku ikut ke kantor boleh kan ?" Ucap ayris memandang ke dua bola mata Zain .
" Apa kau cemburu aku berada di luar sayang ?" Ucap Zain kemudian menjahili istri nya .
" Tidak ,,,, aku hanya bosan di rumah . Aku ingin menemanimu bekerja ." Ucap Ayris tersenyum pada nya . Senyum yang membuat nya jatuh cinta untuk yang pertama kali nya ia bertemu dengan ayris mengembang di wajah Ayris .
" Baiklah ,,, mandilah dengan cepat atau kau tidak akan ikut ke kantor karena terlambat !" Ucap Zain kemudian berlalu meninggalkan Ayris . Sedangkan Ayris hanya tersenyum menikmati aroma terapy bathup nya .
" Lihat saja serigala ! jika kau meninggalkanku aku akan menyusul mu ke kantor ." Ayris bergumam dalam hati nya .
Beberapa saat kemudian Ayris yang telah selesai dengan rutinitas mandi nya berjalan menuju wardrobe kamar ganti .
Ia tak melihat suaminya di kamar tersebut , Namun Ayris terkejut karena semua baju nya telah hilang berganti dengan pakain yang baru sesuai selera dan ukuran ayris yang kini sedikit berisi .
Ia menemukan dress midi cantik warna kesukaan nya kemudian memakai nya . Ayris yang tidak menyukai kemewahan tampil secara sederhana.
" Kau cantik sekali ! ." Ucap Zain memeluk Ayris dari belakang .Ayris sontak saja terkejut melihat suami nya di cermin .
"Sayang , baju di lemari sejak kapan ganti semua ?" Ucap ayris membalikkan badan nya memeluk suami nya .
" Haaaaaa haaaa , Sejak kau bilang tak muat . Kau menyukai nya ?" Ucap Zain memberi jawaban pada ayris . Ayris hanya tersenyum mendengar jawaban Zain dan mengangguk pelan dengan pertanyaan zain .
" Mana hadiah ku ?" Ucap Zain mengedipkan salah satu mata nya ,ayris tersipu malu kemudian mencium bibir zain . Namun belum sempat ia bergerak zain sudah terlebih dahulu menahan tengkuk Ayris , ciuaman yang sekilas berubah menjadi dalam sedalam lautan .
Hingga Zain mengakhiri nya mengingat ia harus pergi ke kantor .
Ayris menatap dengan senyuman , ia serasa menginginkan lebih namun ia mengerti jika suami nya harus ke kantor .
Zain menatap pada kedua bola mata ayris ,kemudian mengusap lembut pipi ayris .
" Sayang , ayo kita ke bawah !" Zain mengajak turun istri nya turun ke bawah di mana beberapa pelayan telah menyiapkan sarapan .
Setelah beberapa saat mereka sampai di lantai bawah , senyuman mengukir indah di wajah ayris . Namun Ayris tak berselera menatap beberapa makanan di meja makan , ia pergi ke dapur mencari sesuatu di kulkas .
Mengambil beberapa buah menyerahkan pada mira untuk di buat salad ,ia tak mau berperang dengan nya sepagi ini. Zain yang melihat istri nya hanya memandang dengan senyum nya , tak melarang atau pun mengiyakan .
Setelah itu ia mengambil jeruk untuk di buat jus, serasa ada yang berbeda dengan ayris . Mira yang mendengar permintaan nyonya tertegun .
" Sejak kapan nyonya menyukai semua makanan dan minuman ini ? Apa benar akan ada serigala junior ?" Gumam Mira dalam hati nya.
" Mira ,,, sudah selesai ?" Panggilan ayris membuatnya tersadar jika sedang melamun .
" Sudah nyonya ,,,,ini ." Ucap mira menyerahkan tuperware berisi salad dan sebotol jus jeruk .
" Sayang ayo kita berangkat !" Ucap Ayris kemudian setelah melihat suami nya selesai sarapan.
" Bagaimana kita berangkat sedangkan kau saja belum sarapan ?" Ucap Zain mengusap pelan pipi ayris .
" Ini ,,,,. Aku akan memakan nya dijalan ." Ucap ayris menunjukkan bekal bawaan nya.
Zain hanya tersenyum melihat nya .
" Apa kau takut aku tidak mengajak mu ke kantor ?" Ucap Zain kemudian memandang tajam kedua bola mata ayris.
" Tidak ,,,, aku tak berselera makan . Aku hanya ingin makan ini di kantor suami ku ." Ucap Ayris tersenyum manis pada zain .
" Sayang kita ke dokter ya ?" Ucap zain kemudian.
" Tidak ,, Aku tidak sakit . Ayo kita berangkat !" Kemudian Zain hanya mengangguk menggenggam erat tangan ayris berjalan menuju pintu utama dimana sudah ada mobil yang telah siap siaga mengantar mereka ke kantor .
Beberapa saat kemudian mobil itu membawa meraka pergi ke gedung kantor zain .Zain melihat ke arah istri nya yang sedang bergelayut manja di lengan zain .
bersambung 🙏🙏🙏😊😊