ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 221.


Ayris yang terkejut dengan perkataan zain bangun memandang wajah suami nya yang tersenyum mengedipkan salah satu mata nya .


" Haaah,,,, . Sayang aku capek ."


Zain tersenyum mendengar ucapan ayris yang salah paham dengan apa yang di maksud oleh surprise selanjut nya .


" Hahahaha,,,, ."


Zain tidak memberitahu surprise apa yang akan diberikan pada ayris istri nya tersebut .


Ayris yang masih berbaring di tempat tidur dengan selimut yang menyelimuti tubuh polos nya membayangkan rasa lelah yang akan ia alami dengan surprise yang selanjut nya.


" Serigala ini benar benar tak membiarkan aku beristirahat . Menyesal aku menggoda nya tadi pagi."


Gumam ayris dalam hati .


" Apa aku pura pura pingsan saja ? Atau pura pura kesakitan ? "


" Ah,,, tidak ,,tidak ,,,,. Bisa jadi kakek dan nenek tak memisahkan aku dari serigala ini ."


" Bagaimana baby bisa hidup tanpa nya ? Huhhhh,,,,,,."


" Apa yang harus aku lakukan ? Agar terhindar dari nya ?"


Ayris masih bermonolog dalam pikiran nya hingga tak mendengar zain memanggil nya beberapa kali .


" Sayang,,,,,, sayang ,,,."


Zain yang melihat istri nya tidak menjawab panggilan nya bahkan terlihat sedang melamun menggendong nya secara tiba tiba .


" Aaaa ,,,,, aaaaaa,,,,."


Ayris yang berteriak karena terkejut tubuh nya seperti melayang dan ternyata suami nya tengah menggendong nya .


" Sayang , kau sedang melamun ?"


Ucap zain yang membawa ayris pergi ke kamar mandi untuk berendam di bath up yang telah ia siap kan .


" Wahhh,,,,, . Apa ini surprise selanjut nya ?"


Ucap ayris yang memandang wajah suami nya .


" Salah satu nya ,,,, ."


Ucap zain dengan mengedipkan salah satu mata nya .


" Haaahhh,,,, sayang aku capek kasihan baby ."


Ucapan ayris membuat nya mengeryitkan dahi nya dan mengerti arah pembicaraan ayris.


" Hahahaha,,,,, . Kau menginginkan lagi ?"


Ayris dengan cepat menggelengkan kepala nya .


" Lalu ,,,,?"


Ayris yang mendengar perkataan zain pun sadar jika ia telah salah paham dengan ucapan zain , ayris pun menyembunyikan wajah nya di dada zain.


" Hahahaha,,,, . Kita akan berendam sebentar setelah itu menjemput surprise yang selanjut nya."


Ucap zain menurunkan ayris di bathup untuk berendam sebentar sedangkan ayris menganggukkan kepala nya.


Beberapa saat setelah berendam bersama menikmati wangi aromaterapi yang ayris suka .


Namun bukan hanya acara berendam biasa namun lagi lagi zain harus mengimbangi pertempuran ayris karena ia meneguk segelas red wine yang membuat nya seperti serigala buas.


Zain menyudahi acara berendam nya kemudian membawa ayris ke ruang shower membersihkan sisa sisa busa setelah itu memakai kan bathrobe . Zain kemudian menggendong ayris ke ruang ganti yang pasti sama dengan ruang ganti nya yang berada di mansion nya .


Setelah memilih pakaian santai , zain mengajak istri nya untuk mengisi perut mereka karena pertempuran bulan madu mereka yang menguras tenaga.


Ayris bergelayut manja di lengan zain berjalan menuju lantai satu .


Sempat terpikirkan oleh ayris untuk bertanya surprise apa yang ia akan terima dari suami nya tersebut. Namun di urungkan niat nya tersebut karena yang oadti mya jawaban nya akan sama.


Zain menyuruh duduk di meja makan yang langsung mengarah pemandangan pantai .


Beberapa makanan sudah tersaji di meja yang merupakan makanan kesukaan ayris .


Ayris mengambil beberapa makanan kesukaan nya yang sangat ia inginkan. Sementara zain hanya tersenyum melihat istri nya memakan makanan nya dengan sangat lahap .


" Sayang , pelan pelan makan nya ! Tidak akan ada yang mengambil nya dari mu."


Zain yang ikut makan untuk mengisi tenaga nya memperingati ayris untuk tidak terburu buru makan agar ia tak tersedak .


" Enak banget sayang ."


Ucap ayris tersenyum pada zain .


Beberapa saat setelah kenyang mengisi perut nya ayris meneguk lagi air kelapa muda di depan nya .


Tanpa rasa curiga dengan senyuman zain suami nya itu ternyata telah mempersiapkan surprise nya .


" Sayang, itu surprise mu yang selanjut nya ."


Ucap zain pada istri nya menunjuk ke arah belakang ayris .


Benar saja, di belakang ayris sudah berjajar beberapa tulisan romantis yang di sertai balon balon beserta hadiah nya .


" Wahhh,,,, sayang . Aku mencintai mu ."


Ayris yang terkejut dengan tulisan di balon balon yang menyatakan aku mencintai mu membuat rasa haru tersendiri bagi ayris .


Ia pun berlari kecil mendekati suami nya memeluk nya dengan rasa bahagia.


Setelah beberapa menit ayris tersadar oleh kata hadiah dan surprise lalu melepaskan pelukan nya .


" Ehh,,,, jadi ini surprise yang selanjut nya itu ?"


Ucap ayris dengan jari telunjuk nya menunjuk ke arah tulisan tersebut.


" Bukan sayang tapi itu,,,."


Zain menunjuk pada belakang balon yang mulai di terbangkan naik ke udara dan ternyata ada seekor harimau yang di beri kalungan pita sebagai hadiah nya .


" Ahaaaa,,,, leonnnnn ,,,, kau ikut berlibur ?"


Ayris bahagia leon ikut dengan mereka tapi tidak penglihatan ayris telah salah . Harimau itu bukan leon yang ia kenal dan ia sayangi .


Ayris yang semula berlari ingin memeluk leon berbalik berlari mendekati zain melompat ke dalam gendongan nya .


" Aunggg,,,,, aungggg,,,,."


Zain tertawa melihat reaksi ayris yang ternyata bukan leon . Zain memang sengaja memberikan hadiah sesuatu yang di sukai ayris .


" Sayang , kau tidak ingin memberi sambutan pada hadiah mu ? Kau menyukai nya ?"


Zain berbisik di telinga ayris yang masih dalam gendongan nya .


" Sayang,,,, kenapa kau memberi ku harimau ? Sudah ada leon di mansion ."


Ucap ayris yang tak ingin turun dari gendongan zain .


" Leon juga perlu punya keturunan seperti kita ."


Ayris mendongakkan kepala nya lalu memandang wajah suami nya yang tersenyum pada nya .


" Tapi ,,, kenapa harus punya keturunan ? Leon cukup menjaga kita ."


Zain merasa gemas dengan bibir cerry ayris yang berwarna merah dan juga tengah mengerucut seperti itu membuat nya tak tahan menyambar nya .


Zain yang mencium bibir cerry dan memagut nya tersebut kemudian melepaskan pagutan nya memandang wajah gemas istri nya .


" Sayang ,,,, Anak anak leon nanti nya akan menjaga anak anak kita seperti leon menjaga kita ."


Perkataan zain memang ada benar nya juga tetapi ayris merasa takut dengan hewan baru milik nya tersebut karena masa kehamilan nya tidak mudah untuk menaklukkan nya .


Ayris takut terjadi apa apa dengan baby di dalam perut nya.


" Haaah,,,, baiklah . Tapi jika dia nakal aku akan mengembalikan nya lagi . Deal,,,."


Ayris mengulurkan ibu jari nya sebagai tanda persetujuan kesepakatan dengan zain dan suami nya seperti biasa setuju dengan keputusan istri nya.


Ayris pun turun dari gendongan zain memutar tubuh nya hingga berada di belakang zain mengintip harimau tersebut.


Harimau yang berada di depan nya seperti mengerti jika ayris tengah merasa takut dengan nya, ia pun menundukkan kepala nya di pasir .


" Hai ,,, harimau siapa nama mu ? "


Ucap ayris yang mencoba berinteraksi dengan harimau tersebut.


" Hahahaha,,,, . Sayang ,,, sayang. Apa hewan itu bisa bicara ? "


Zain tertawa karena tingkah gemas ayris yang mengajak bicara harimau tersebut.


" Tapi leon bisa mengerti kenapa dia tidak ? "


Ayris yang menunjukkan nya dengan jari telunjuk nya membuat zain semakin keras tertawa.


" Hahahaha,,,,, . Leon itu suami mu yang memberi nama sayang ."


Ayris tersipu malu mendengar ucapan suami nya yang menjelaskan tentang nama leon.


" Lalu ,,,, siapa nama nya ? "


Ayris yang lagi lagi menunjuk ke arah harimau itu semakin membuat zain gemas terhadap nya.


" Kenapa kau tidak memberi nya nama ?"


Harimau tersebut seakan mengerti perkataan zain mendongakkan kepala nya .


" Aungg,,,,, aungg,,,,,."


Ia pun meraung kecil .


" Oh iya ,,,,ya . Bagaimana jika nama nya Leona ? Hahahaha,,,, lucu ."


Ayris tertawa mendengar perkataan nya sendiri.


Zain tersenyum mengangguk pelan dan ia pun meraih gelas yang berisi anggur merah untuk nya dan segelas jus untuk istri nya .


" Ehh,,, kenapa tidak sama isi nya ? kau curang ."


Ayris yang melayangkan protes ketika menerima gelas berisi jus bukan red wine .


" Sayang ,,,,,minuman ini tak bagus untuk anak kita terlebih untuk mu . Kau lupa kejadian di bathup tadi ?"


Ayris tersenyum tersipu malu ketika zain mengingatkan kejadian tadi dimana ayris memaksa meminum red wine di samping bathup yang nengakibatkan pertempuran kedua bulan madu mereka .


" Tapi jika menginginkan nya aku akan memberikan mu sedikit . Aku senang kau menjadi sangat buas dan ,,,,,."


Bisik zain di telinga ayris yang membuat nya semakin malu dan menutup mulut suami nya dengan jari telunjuk nya.


" Leona ,,,, mulai sekarang nama mu leona.


Aku ini mommy dan dia daddy mu .Kau mengerti !"


Ayris mengalihkan pembicaraan zain yang membuat nya malu menunjuk leona dengan jari telunjuk nya .


" Aungg ,,,aungg,,,,."


" Aungg,,,,,."


Leona kemudian mengulurkan satu kaki nya ketika ayris mengulurkan kedua tangan nya .


Ayris dan leona yang tengah asyik bermain dengan zain yang mengawasi mereka duduk di kursi pantai tanpa di sadari sepasang mata telah mengincar mereka .


Ayris yang tengah bermain bola dengan leona dan waktu ayris menundukkan kepala mengambil bola tersebut tanpa di sengaja melihat ke arah depan sebuah senapan tertuju tepat ke arah suami nya .


Ayris pun berlari mendekati zain yang juga tengah berdiri karena teriakan nya .


" Sayangggg,,,,,,,, Awassss ! ."


Zain yang tidak mengerti arti teriakan ayris hanya berdiri memandang ke arah istri nya .


Derrrrrrrrrrrr,,,,,


" Aunggggg,,,,,,,."


Bersambung 😊😊🙏🙏🙏🙏


Siapa ya yang tertembak ?


Jangan lupa klik favorite ya untuk mengetahui up date ya author .


Saran dan kritik terimakasih banyak


Author sedang berusaha merevisi dari bab awal .


Happy reading 😊