ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 80.


Ayris yang terhanyut dalam drama tersebut tanpa menyadari menyentuh bibir nya dengan tangan nya sendiri.


" Sayang,,,, kau menginginkan nya." Ucap Zain membisikkan kata kata yang membuat Ayris malu . Ia kemudian bersembunyi di bidang dada Zain.


Zain masih mengamati pergerakan Ayris , ia memperhatikan setiap detil dari nya. Namun tangan nya yang masih berada di pinggang Ayris pun ikut bergerak menyentuh pelan pinggang nya .


Ayris seperti tersengat listrik mendapat sentuhan lembut tersebut namun tidak menolak nya. Namun semakin lama semakin nakal tangan Zain membuat Ayris memegang tangan Zain dan menatap wajah nya.


Zain meraih dagu Ayris menyentuh lembut bibir nya dengan satu tangan yang lain kemudian mencium nya . Ayris ikut larut di dalam nya ,ia membalas ciuman Zain .Semakin lama semakin dalam ,kedua tangan Zain memeluk tubuh Ayris . Begitupun Ayris yang mengalungkan kedua tangan nya di leher Zain .


Zain merasa tak kuasa menahan diri nya , ia berpindah mencium leher putih Ayris menyusuri nya dengan nakal . Ayris pun membiarkan suami nya bermain main disana .


Sadar saat kedua tangan Zain berpindah ke lain tempat , Ayris memegang tangan tersebut dan melepas nya .


" Sa,,,,,,sa,,,sayang . " Panggilan Ayris membuat nya sadar jika ia sedang berada disalah satu tempat bukan kamar nya .


" Ma ,,,maaf sayang . Aku terhanyut dalam drama korea mu ." Ucap Zain dengan wajah berpura pura pada Ayris ,ia menggaruk kepala nya.


Ayris tersenyum dan menggelengkan kepala nya . Namun kali ini Ayris yang berbuat nakal pada Zain , ia mencium bibir Zain meskipun hanya sekilas .Zain merasa ada isyarat dari istrinya meraih kembali bibir cerry Ayris.


Ayris pun membalas ciuman Zain bahkan ia semakin berani pada suami nya .Zain tersenyum pada istri nya dan menyudahi nya.


Kemudian ia menggendong istri nya meninggalkan ruang cinema.


Ayris mengalungkan kedua tangan nya ke leher Zain .Ia semakin menunjukkan cinta nya pada Zain meskipun belum terlalu mengenal Zain bahkan menikah pun ia tak tahu menahu bagaimana bisa mendapatkan Certificate of marriage.


Ayris hanya mengikuti alur waktu , menerima perhatian dan rasa cinta suami nya . Untuk menolak pun tak kan kuasa apalagi kabur dari tempat itu penjagaan ketat dua puluh empat jam sulit sekali mencari celah meninggalkan Mansion tersebut.


Lagi pula Zain menunjukkan rasa cinta nya pada Ayris , sikap lemah lembut nya tak kuasa menolak nya . Hati dan pikiran nya enggan untuk berpikir meninggalkan suaminya yang sudah sah itu.


Meskipun pada Awal nya Ayris berencana untuk meninggalkan tempat itu .Hati nya tidak bisa memungkiri jika ia juga mencintai nya.


" Sayang ,,,, kita mau kemana ?" Tanya Ayris ketika ia sadar jika Zain membawa nya melewati lift yang berbeda .


" Ke kamar kita ." Ucap Zain tersenyum padanya.


" Tapi kita tidak lewat sini ." Ayris semakin bingung dengan tempat tempat rahasia yang tak pernah ia kunjungi selama di mansion itu.


" Lift ini lift rahasia langsung ke kamar kita dan ruang bawah tanah ." Ucap Zain tersenyum menjawab pertanyaan Ayris .


" Waooowwww ,,,, kenapa aku tidak tahu ?" Ucap Ayris mengerucutkan bibir nya .


" Mulai sekarang kau akan mengetahui nya ." Zain membaringkan tubuh Ayris ke ranjang tempat tidur. Ayris baru menyadari jika ia sudah sampai di kamar nya .


" Oooooo,,,, ternyata benar sampai di kamar ." Ucap Ayris dengan polos nya tanpa menyadarinya.


" Haaaa haaaa,,. Sayang kau baru menyadati jika suami mu ini kaya ." Ucap Zain menggoda nya , namun Ayris hanya mencibirkan bibir nya .


Zain tersenyum melihat Ayris yang sedang merajuk. Ia tak menyianyiakan kesempatan itu. Disambar nya bibir cerry yang mengerucut itu , di cium nya semakin dalam dan ternyata Ayris yang kesal karena candaan Zain membalas ciuaman tersebut.


Dua bibir bertemu saling mencurahkan kasih sayang , semakin dalam semakin haus hingga ada pertukaran saliva nya.


Tangan Zain tak tinggal diam ,ia bergerilya di hutan yang lebat mencari perbukitan gunung kembar .


Kemudian menatap wajah Ayris lekat lekat , sedangkan mata ayris membalas tatapan Zain sendu . Gadis mungil itu merasa gugup dengan perlakuan Zain.


" Sayang ,,,May i have ,,,,,." Belum sempat melanjutkan perkataan nya Ayris menutup kedua mata nya dengan kedua tangan nya .


Zain mengerti jika ia belum siap memberikan kewajiban nya kepada nya.


Saat Zain ingin bangun secara tiba tiba Ayris mengalungkan kedua tangan nya ke leher Zain.


Ayris mengangguk pelan , tidak ada alasan ia menolak memberikan kewajiban nya .


" Ta,,ta ,,,,tapi aku takut ." Ucap Ayris menurunkan pandangan mata nya. Zain mengerti rasa khawatir Ayris .


" Tenang lah ,,, aku akan bersama mu . Aku janji tidak akan meninggalkan mu." Ucap Zain tersenyum dan Ayris pun ikut tersenyum pada nya .


Zain melanjutkan permainan nya yang sempat tertunda , ia menyusuri setiap lekuk hutan lebat tersebut hingga sampai ke perbukitan gunung kembar . Zain dengan lincah membabas setiap halangan yang membuat nya terhalang untuk masuk ke hutan lebat tersebut .


Hingga Ayris dan Zain yang tidak mengenakan sehelai benang pun terengah engah mengatur nafas nya . Nafsu Zain memasuki hutan tersebut membuat nya bersemangat setelah ada kode etik dari Ayris .


Ayris menutup mata nya setelah melihat ular naga yang siap menerobos sebuah gua di bawah sana .


" Sayang ,,,, kenapa ? Kau malu ?Tanya Zain ,Ayris mengangguk pelan . Sedangkan satu tangan Zain memegang erat tangan Ayris.


Ular naga Zain dengan segala persiapan nya siap menerobos gua hitam milik Ayris .


Ayris merasa gua di bawah sana terasa sesak karena kedatangan ular naga ,satu tangan ayris mencengkeram erat sprei dan satu lagi ke tangan Zain.


Zain yang terus melancarkan aksi nya , ular naga nya terasa sulit menembus gua hitam yang berada di tengah belantara tersebut.


Di hentak hentakan kepala ular naga tersebut hingga ia melihat Ayris yang menitikkan airmata karena sakit di bawah sana. Zain sedikit bingung kenapa gua hitam ini sempit sekali .


kenapa Ayris sampai menitikkan Airmata nya , bukankah ia sudah pernah melakukan nya dengan mantan suami nya.


Tetapi Zain masih berusaha dengan ular naga nya menerobos dengan sangat keras dan akhir nya ia berhasil masuk ke dalam gua hitam di dalam hutan tersebut.


" Aaaaaaaaaaa,,,,,,,, Sakitttttttttt." Ayris berteriak keras hingga menitikkan air mata nya lagi .


Zain mengusap air mata tersebut dan mencium bibir cerry Ayris memperdalam ciuman tersebut. Ia membiarkan ular naga itu bersarang di gua baru tersebut.


" Apa,,,,, ternyata kau masih perawan . Terimakasih telah memberikan nya untuk ku. " Gumam Zain dalam hati .


Zain baru menyadari arti perkataan Ayris jika ia takut , Zain pikir ia takut jika Zain meninggalkan nya.


Ia memperhatikan Ayris yang lebih santai kemudian Zain menggerak gerak kan Ular naga tersebut di dalam gua baru . Pergumulan panas terjadi hingga Zain menyemburkan bisa naga ke dalam sarang gua nya .


Zain terjatuh memeluk tubuh Ayris dengan nafas yang masih terengah engah , sedangkan Ayris pun sama . Rasa sakit yang ia rasakan berubah menjadi kenikmatan surga dunia .


Ia baru merasakan malam pertama untuk yang pertama kali nya .


" Sayang ,,,, terima kasih ." Zain mencium kening Ayris .


Bersambung 😊😊🙏🙏🙏