
" Wahhhhhh,,,,,,." Ayris terjejut ketika pintu kamar nya terbuka .
Hiasan kelopak bunga di tempat tidur nya bahkan di sudut balkon kamar sudah disediakan meja makan yang berisi untuk dua orang ditata secara sempurna untuk dinner malam ini .
Sedangkan di beberapa sudut lantai terdapat hiasan lilin lilin kecil menyala yang menghiasi lantai dan beberapa kelopak bunga mawar yang bertebaran di lantai membuat suasana romantis di kamar tersebut .
Ayris yang masih berada dalam gendongan zain memandang takjub di kamar tersebut kemudian mengalihkan pandangan nya ke arah suami nya kemudian tersenyum mencium kilas bibir zain .
" Sayang , ini surprise untuk ku ?." ucap zain yang kemudian mencium wajah zain.
Zain tersenyum menganggukkan kepala nya .ia sengaja membuat surprise sebagai hadiah ulang tahun ayris yang jatuh besuk namun zain ingin menjadi orang pertama yang merayakan nya bersama istri tercinta nya .
Meskipun semua keluarga sudah mengetahui dan mengakui ayris sebagai istri zain namun zain belum mengenalkan nya pada dunia bisnis nya jika ia sudah menikah .
Zain merasa khawatir jika terjadi sesuatu dengan istri nya jika ia mengenalkan nya pada dunia luar .
" Sayang , terima kasih . Tapi dalam rangka apa kau membuat hal romantis seperti ini ?" Ucap ayris yang kemudian mengingat ada kejadian penting apa di hari ini .
" Coba kau tebak ."Zain memang merahasiakan tentang ulang tahun ayris .
" Sayang , tidak mungkin kau merayakan ulang tahun ku yang masih besuk ?" Ucap ayris yang masih berpikir lama memutar otak nya .
" Hahahaha,,,,, Kau benar sekali . Aku ingin jadi orang pertama yang merayakan hari mu ." Perkataan zain membuat ayris tertegun .Ia yang masih dalam gendongan zain kemudian mencium kilas bibir zain dan memeluk nya dengan erat .
Zain yang telah sampai ke balkon untuk makan romantis dengan nya mendudukkan ayris di kursi tersebut .
Beberapa saat setelah makanan itu habus di santap zain menggendong kembali ayris ke tempat tidur yang di penuhi kelopak bunga bunga mawar merah .
" Sayang ,kau apa mau apa ?" Ayris yang melihat suami nya menatap tajam bergidik ngeri setelah membaringkan tubuh ayris secara perlahan di tempat tidur .
Zain yang tidak menjawab pertanyaan ayris menatap tajam pada manik mata ayris .
Ayris semakin ngeri melihat tatapan tajam zain yang menginginkan sesuatu .
" Sayang ,,,, ." Ayris yang mencoba memanggil nya membuat nya zain menyunggingkan senyum nya .
" Emmm ,,,,,ahhhhh,,,,,."Zain mencium dalam dalam bibir ceri candu nya yang semakin menggoda nya .
Ayris membalas ciuman tersebut hingga membuat hawa panas di antara mereka semakin menjadi .
Salah satu tangan zain seperti biasanya menelurusi setiap bagian lekuk tubuh ayris yang membuat ayris semakin merasakan hawa panas dan menginginkan lebih .
"Emmm,,,ahhhhh,,,,."
Zain yang entah mengapa semakin bernafsu menyerangnya semakin mendalam hingga membuat ayris merasa kewalahan atas serangan serigala jantan nya .
Zain menelusuri setiap lekuk tubuh ayris yang membuat nya semakin mabuk kepayang hingga membuat sang empu nya menggeliat dan mendesah merasakan kenikmatan surga dunia .
" Sayang,,,, Aku sudah tidak tahan ." mendengar perkataan ayris zain tersenyum kemudian ikut berbaring di tempat tidur samping ayris .
Ayris yang melihat tingkah suami nya tertegun membelalakkan mata nya memandang ke arah suami nya . Zain hanya tersenyum memandang istri nya yang tertegun sedang menatap nya .
Akhir nya ayris tersadar jika zain mempermain kan nya karena ia tadi membuat sedikit kemarahan pada zain . Ayris mengehela nafas kasar nya kemudian berbalik membelakangi zain sambil bermain main dengan kelopak bunga yang bertaburan di lantai .
Zain tersenyum penuh kemenangan telah berhasil membuat ayris menahan setengah panas api yang telah bergejolak .
" Tidak ,, aku tidak mau ." Ucap ayris yang tengah bermain main dengan kelopak mawar yang bertaburan di ranjang tempat tidur .
" Hahahaha,,, tidak sayang . Ayo lah !." Zain yang memaksa ayris membalikkan badan nya pada nya tetapi ayris tetap menghempas tangan nya .
" Sayang ,,,,." Zain masih merayu ayris yang tengah merajuk ternyata tak membuahkan hasil nya .
Ayris yang jengah kemudian bangun dari tempat tidur hendak menuju kamar mandi tanpa mengindahkan suami nya yang memanggil nya .
" Sayang ,,,, . Mau kemana ?" Ucap zain yang menyunggingkan senyum nya .
Ayris tak mengindahkan panggilan suami nya berjalan menuju kamar mandi .
Ayris sengaja melepas baju nya menggoda zain yang ayris yakin sedang memperhatikan nya .
Ceklekkk,,,,,,
Ketika ayris berjalan ke kamar mandi zain mengikuti nya dari belakang tanpa mengeluarkan kata kata apapun .
Ayris terkejut melihat pemandangan kamar mandi yang telah di sulap menjadi indah dengan taburan kelopak bunga di bathup dengan lilin lilin nyala sebagai hiasan dan juga anggur merah yang berada di dekat nya .
" Sayang ,,,,kau menyiapkan semua ini ?" Ucap ayris ketika ia hendak berbalik memandang zain ternyata zain sudah berada di depan nya menarik pinggangnya menghimpit nya hingga ke tembok dengan tatapan garang .
" Kau masih tidak mengindahkan panggilan ku . Panggilan suami mu ?" Ucap zain menatap tajam yang kemudian membopong ayris ke dalam bathup .
Zain yang kemudian melepas semua pakaian nya ikut masuk ke dalam bath up bersama ayris .
Ayris yang duduk di pangkuan zain hanya melihat nya secara seksama kemudian bersandar di bilah dada nya membelakangi zain .
Zain yang nakal dengan kedua tangan nya meraba menelusuri setiap lekuk tubuh ayris membuat ayris merasakan sensasi tersendiri dan menginginkan lebih dari sekedar belaian zain.
" Aaahhhhh,,,,,, .Sayang ,,,,, emmmm ,,,ahhhhh" Zain yang mengangkat tubuh ayris membuat sang ular naga bersarang di gua terlarang nya membuat ayris mendesah kuat .
Secara perlahan tubuh ayris bergerak ke atas karena zain membelainya hingga membuat nya merasakan kenikmatan surga dunia .
Pertempuran yang begitu dasyat terjadi di kamar mandi membuat mereka bertempur lebih lama dari biasa nya .
Apalagi mood ibu hamil yang merasakan mood nya lebih baik pasti akan merasa nenginginkan lebih .
Beberapa saat setelah selesai berendam , zain menggendong istri nya ke ruang shower membantu membersihkan nya bahkan dengan sangat jahil zain masih menggoda ayris .Begitu juga dengan ayris yang sesekali menggoda nya membuat zain yang masih terbakar hawa nafsu ingin menyerang nya namun ia mengingat ke hamilan istri nya yang belum memasuki trimester kedua.
Setelah selesai mandi ,Zain memakaikan bathrobe kemudian menggendong ayris duduk di kusi meja rias lalu mengeringkan rambut ayris yang basah .
Setelah itu zain mengambil pijama untuk ayris dan memakaikan nya lalu menggendong istri nya berbaring ke tempat tidur .
Zain memang sengaja membiarkan ayris untuk kelelahan dan tidur dengan cepat untuk segera menyelesaikan tugas nya yang tertunda karena ada beberapa pengganggu .
Zain yang ikut berbaring di samping ayris menarik nya ke dalam pelukan nya seperti biasa nya .
Ayris yang melihat segala sikap lemah lembut zain hanya memandang nya dengan sekama dan juga memeluk erat suami yang memanjakan nya .
Bersambung 😊😊🙏🙏🙏