ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 240.


Zain menyunggingkan senyum di sudut bibir nya karena ia tahu istri nya meskipun sedang marah atau ketakutan tak kan bisa terlepas dari lengan nya ketika hendak tidur .


Mentari pagi yang bersinar menyorot di seka sela kain korden membuat tidur ayris terganggu .Apalagi dengan suara gedoran pintu yang di lakukan oleh leon dan leona .


" Sayang,,,, ."


Ayris dengan manja nya bersuara membangunkan zain dengan menggoyang goyangkan badan nya .


" Sayang,,,, ."


Meskipun mata nya masih terpejam namun telinga nya bisa mendengar suara dari luar .


Dok,,,, Dok,,,,dok,,,,


Dok,,,, dok,,,, dok,,,


" Sayang ,,,, buka pintu nya !"


"Hemm,,,, ."


Suara jawaban dari zain namun tak ada pergerakan sama sekali membuat ayris kembali menggoyang goyangkan badan nya .


Dok,,,, dok,,, dok,,,,


Dok,,,dok,,,,dok,,,


" Sayang,, ,, Bukain pintu nya !"


Ayris yang tidak sabar mendengar suara ribut di luar pintu membuat nya menggoyang goyangkan badan zain lebih keras lagi .


Akhir nya zain yang bangun dari tidur nya berjalan menuju arah pintu dan membuka nya kembali .


Ceklek,,,,


Zain terkejut melihat nenek dan dua binatang kesayangan nya masuk begitu saja . Semula zain akan melarang nya namun mereka berjalan lebih cepat dari suara nya .


" Sayang ,,,kenapa lama sekali membuka pintu nya ?"


Ucap nenek jaya .


" Kau tahu kedua anak mu sudah memasang taring karena menunggu terlalu lama."


" Aungg,,,,."


" Aungg,,,,."


Leon dan leona memandang ke arah ranjang yang ternyata ayris masih tertidur kemudian memandang ke arah pintu dan ternyata ada daddy nya yang berdiri melipat kedua tangan nya di sudut dinding menatap mereka bertiga.


" Aungg,,,,."


" Aungg,,,."


" Kau dengar itu sayang ! Anak anak mu bahkan tidak membuat ku tenang terus saja meraung ."


" Aungg,,, ."


" Aungg,,,,."


Leon mendekati sang nenek menyentuh tangan nya dengan kaki depan nya .


Sementara leona menutup kedua mata nya dengan kedua tangan nya.


" Sini sayang , nenek membawakan sarapan kesukaan mu ."


" Leon no ! bukan kah nenek sudah memberi mu makan ? ini untuk mommy mu dan baby twins ."


Nenek jaya menepuk kaki leon yang menyentuh tangan nya mengira meminta makanan yang di bawa nya untuk ayris.


Nenek jaya yang merasa ada yang ganjil membuat nenek jaya berhenti berbicara dan membalikkan tubuh nya .


Nenek terkejut melihat zain berdiri di sudut dinding ruangan dengan tangan yang melipat di dada nya .


Nenek jaya kemudian melihat ke arah ranjang dan berbalik lagi ke arah zain .


Kedua harimau itu pun berlari meninggalkan kamar mereka melalui lift ke ruang bawah tanah .


" Ehh,,,, Kau tidur di sini ? Ayris sudah tak marah lagi ? "


Ucap nenek jaya menghampiri cucu nya zain yang terlihat kesal dengan kegaduhan yang mereka buat.


" He'emm,,,, ."


Seperti biasa nya zain menjawab dengan singkat.


" Bagus kalau begitu ,,,,,,."


Belum sempat nenek jaya melanjutkan perkataan nya , ia mendengar perkataan absurd sang cucu menantu membuat nya lari keluar dari kamar .


" Sayang, siapa ? Kenapa lama sekali ? Aku masih ingin ,,,."


Ayris yang tak kuat membuka mata nya karena rasa kantuk masih menyerang nya tak sanggup melanjutkan perkataan nya .


" Zain,,,, . Nenek akan menyiapkan sarapan untuk kakek mu."


Ucap nenek jaya berlari dari kamar zain .


Zain terkejut melihat tingkah sang nenek ketika mendengar suara istri nya . Ia pun mengangkat kedua bahu dan tangan nya lalu menghampiri istri nya .


" Sayang , ayo bangun ! Nenek membawakan sarapan untuk mu ."


Zain yang mengusap lembut pipi ayris dan juga perut yang semakin membesar itu melihat istri nya yang masih memejamkan mata nya terlihat sangat lelah .


" Tidak ,,, aku tidak makan . Aku ingin memakan,,,, mu ,,,."


Zain membelalakkan mata nya mendengar istri nya bicara seperti itu dan juga mengernyitkan dahi nya .


Zain kemudian ikut berbaring di samping istri nya dan mengusap lembut bagian perut ayris yang kini tengah mengandung buah hati nya .


" Baby ,,, daddy akan melindungi mu ? "


Tangan zain lalu bermain main di atas perut buncit ayris yang membuat nya sedikit terganggu .


" Sayang ,,,, Stop ! Geli sayang ."


Ucap ayris yang merasakan getaran lain di tubuh nya membuat ayris membuka kedua mata nya .


" Kau yang menginginkan nya ? Bahkan di depan nenek ."


Ucap zain mengedipkan sebelah mata nya .


" Tidak ,,,, aku tidak bilang begitu."


Ayris bingung dengan perkataan suami nya yang menyatakan ia menginginkan sentuhsn lembut dari nya.


" Kau bisa bertanya pada nenek jika kau tak percaya ."


Ucapan zain membuat nya mendengus kesal dan juga membuat nya menghela nafas panjang nya.


" Sayang, aku ingin masakan mu bukan sentuhan yang itu . Kau membuat ku kelelahan kemarin di kantor ."


Ayris yang kesal pada zain bertukar posisi membelakangi nya dan juga mencebirkan bibir nya .


" Baik lah,,,, baiklah . Aku akan memasak untuk mu ."


Zain yang kemudian bangun dari tempat tidur hendak meninggalkan ayris yang tengah merajuk.


" Tidak , aku sudah tidak mau . Aku ingin mandi dan berendam dengan mu ."


Ucap ayris yang kemudian menoleh zain merentangkan kedua tangan nya .


" Hemm,,,, baiklah."


Zain merentangkan kedua tangan nya lalu menggendong ayris ke kamar mandi.


Acara berendam pun berlangsung cukup lama karena ayris yang masih ingin bermanja manja dengan suami nya .


Setelah selesai acara berendam mereka , zain menggendong istri nya ke ruang ganti .


Kali ini zain tak memakai pakaian kerja nya melainkan baju santai di rumah .


Ayris yang mengalungkan kedua tangan nya ke leher zain membuat nya semakin gemas pada istri nya .


" Tidak . Apa kau ingin mengalami peristiwa seperti kemarin ? "


Zain yang menyentil hidung istri nya memandang lekat lekat wajah imut ayris yang semakin hari membuat nya semakin terpesona dan enggan berpisah sedetik pun dari nya .


" Tidak,,, tidak,,,, tidak .Lebih baik aku berkebun di mansion dan aku pun bisa bermain dengan kedua anak ku."


Ucap ayris .


Zain menatap tajam pada ayris karena perkataan nya yang ingin bermain dengan leon dan leona.


" Sayang , perut mu semakin membesar kau harus mengurangi aktivitasmu bersama mereka . Apa kau mengerti ?"


Zain yang memberi peringatan pada ayris membuat nya menghela nafas kasar nya


Namun tak menolak perkataan zain ia pun hanya mengangguk pelan sebagai jawaban pernyataan zain .


Ayris yang tak ingin kemana pun juga karena larangan suami nya bahwa di luar sana sangat berbahaya hanya menghabiskan waktu di mansion bersama zain karena hari ini memang zain tidak berangkat bekerja setelah kejadian kemarin .


Berita penyerangan di kantor zain telah tersebar di media masa pasti akan membuat semua orang bertanya tanya siapa yang berani menyerang kantor pengusaha tersebut .


Zain memang sedang ingin menemani istri nya hari ini , karena malam nanti ia akan pergi ke sebuah pesta yang di adakan secara rutin oleh dunia bisnis.


Di saat zain tengah duduk di balkon kamar nya karena ayris tengah mengganti bunga bunga yang telah layu , zain menerima sebuah telepon dari seseorang .


📞 incoming call " Anton"


📞 :" Bos ."


📞 :" Semua penyerangan dengan senjata panas berhubungan dengan tuan adinata ,bos ."


📞 :" Lalu,,,?"


📞 :" Tuan adinata bekerja sama dengan tuan surya, bos . Dan juga akan melakukan beberapa penyerangan lagi ."


📞 :" Anton, Bekukan Redofil ! Seperti nya kau harus lebih memperhatikan keamanan kantor."


📞 :" Baik bos ."


📞 :" Apa leny sudah kembali ? "


📞 :" Dalam perjalanan bos dan semua sudah di persiapkan sesuai rencana ."


📞 :" Baiklah ."


📞 :" klik "


Zain menutup sambungan telepon dari anton yang memberitahu perihal penyerangan tersebut.


" Sayang, coba lihat ini ? Semua media sosial dan juga televisi menayangkan berita penyerangan di kantor ."


Ucap ayris yang membawa sebuah tab di tangan nya berjalan menghampiri suami nya .


" Dan juga,,,,."


Ayris menekuk wajah nya karena melihat juga salah satu berita seorang perempuan cantik yang mengaku sebagai calon istri zain atas restu kakek nya adinata .


" Dan juga,,,, ."


Zain mengulang kembali perkataan ayris dan melihat nya dengan seksama lalu meraih tab yang berada di tangan ayris .


" Hahahaha,,,, . Apa istri ku percaya dengan ucapan perempuan itu sementara kau sudah memiliki certificate of marriage kita berdua ?"


Zain melihat apa yang tengah membuat istri nya berwajah muram seperti itu dan ternyata sebuah potongan video seorang perempuan cantik yang mengaku sebagai calon istri nya.


" Tidak ,,,, tapi kenapa banyak sekali yang mengaku sebagai calon istri mu ? Apa mereka tidak takut jika di lenyapkan oleh leon ?"


Ucap ayris yang kemudian duduk di pangkuan zain .


" Kau kejam sekali ."


Zain mengernyitkan dahi nya mendengar perkataan istri nya .


" Sayang aku ini istri seorang mafia .Apa kau lupa itu ? aku hanya heran . Pasti ada motif lain dari kekacauan ini ?"


Ayris memandang suami nya lalu mengalungkan tangan nya di leher zain sementara zain tersenyum lega karena ayris sudah menerima status nya sebagai istri .


" Kau tepat sekali ! Apa kau merasa takut ?"


Zain sadar tak mungkin menyembunyikan semua nya terus menerus tentang dunia bawah .


" Tidak ."


Meskipun sebenar nya ada sedikit rasa takut di dalam hati nya namun ayris percaya kalau suami nya akan melindungi nya dan juga baby twins.


" Sayang , aku akan pergi ke sebuah pesta malam ini ."


Ucap zain membelai lembut wajah ayris dan menyingkirkan rambut yang menyapu wajah nya .


" Hemm ,,,, lalu ,,,?"


Jawaban ayris membuat zain mengernyitkan dahi nya tak menyangka respon yang di berikan istri nya biasa saja bahkan terlihat dingin tak seperti biasa nya.


" Kau tidak cemburu jika ada gadis gadis cantik yang mendekati ku ?"


Zain sengaja menggoda istri nya untuk mengetahui reaksi yang di berikan oleh ayris .


" Tidak , untuk apa ? Kau hanya milikku ."


Ayris kemudian menggigit leher zain karena merasa geram dengan perkataan zain .


Namun zain hanya mengepal keras tangan nya karena gigitan istri nya . Ia tahu jika ayris cemburu akan melampiaskan dengan cara seperti itu .


Setelah itu ayris mengusap gigitan tersebut dan mencium nya beberapa kali .


Melihat tingkah istri nya yang semakin menggemaskan membuat nya tersenyum lalu meraih tengkuk ayris mencium bibir cerry milik nya menyesap dalam dalam .


Dengan salah satu tangan nya meraba bagian tubuh yang lain yang mengakibatkan yang di bawah sana menginginkan lebih .


Zain menyudahi aksi melihat ayris yang terlihat begitu menikmati aksi nakal nya.


Namun ia tak kan membiarkan istri nya kelelahan dengan aksi nya kali ini .


" Sayang , kau tidak mau turun ? berbincang dengan nenek atau bermain dengan kedua anak mu ? "


Ucap zain mengusap lembut wajah istri nya .


"Benarkah kau mengijinkan aku keluar ? Tapi aku tidak ingin beranjak dari kamar ku ."


Ayris membenamkan kepala nya di dada zain yang kemudian membuat bermain main dengan jari nya yang sedang bermain main di dada nya .


" Sayang ,,, kau menginginkan sesuatu ?"


Zain yang sudah hafal dengan sikap istri nya yang memainkan jari nya di dada nya pasti menginginkan sesuatu .


" Tidak . Kenapa ? "


Ayris yang memandang wajah suami nya merasa heran dengan pertanyaan suami nya .


" Kau membangunkan sesuatu yang di bawah sana ."


Bisik zain pada ayris yang membuat jari nya berhenti bermain dan juga membuat wajah nya memerah .


Zain kemudian menggendong istri nya ke tempat tidur dan membaringkan istri nya untuk beristrirahat setelah setengah hari ia berkebun di ruang hidroponik milik nya .


Hingga ayris benar benar tertidur zain meninggalkan nya untuk bersiap diri tetapi juga sempat menemui kakek nya yang berada di bawah .


Malam hari yang di nantikan oleh semua pebisnis telah tiba zain yang sudah bersiap diri mencoba untuk membangunkan istri nya namun rasa kantuk yang menyerangnya tak membuat nya bangun .


Hingga zain terpaksa menitipkan nya pada kakek dan nenek nya .


Kedua ekor harimau milik nya leon dan leona menemani ayris di samping kanan kiri tempat tidur nya nya .


Bersambung 😊😊🙏🙏


happy reading guys ...