
Derttttt derttttt,,,,
Chleo mengambil ponsel milik nya terlihat nama yang ada di layar handphone nya.
" Ih kak dave , mau apa dia telepon ? " gumam nya pelan.
📞 :" Hai kak ."
📞:" Hai sayang kakak. Bagaimana ? "
suara dave dari seberang.
📞 : " Ahh ,,,, kakak menang ." ucap chleo.
📞 : " Hahahaha,,,,,,,." Tawa dave membuat telinga chleo sakit.
📞 : " Kakakkkk,,,,, ,telinga ku sakit keras sekali tertawa .apa kakak senang ?" Ucap chleo menyesal mengikuti permainan dave dan chleo menghela nafas kasar nya karena kesal .
📞 :" Okay, sesuai kesepakatan kau harus memberi apa yang aku minta."
Ucap dave penuh kemenangan.
📞 :" Apa yang kakak ingin kan ?" Tanya chleo yang sangat khawatir kalau dave akan minta mobil bugati yang baru dari Zain .
📞 : " Tentu saja, mobil yang kak zain beli untuk mu."
Kata dave yang sengaja mempermainkan adik nya.
Ia kesal karena chleo selalu mempermainkan nya dan dave sengaja menjebak nya kembali.
Dave memang sengaja memilih mobil itu bukan dave tak bisa membeli mobil tersebut. Ia hanya ingin memberi pelajaran pada chleo. Gadis mungil itu selalu membuat ulah yan tak jarang para bodyguard sering terkena hukuman karena tingkah nya.
📞: " Tidakkkkkkk,,,,," . Ucap chleo berteriak .
📞: "Kak zain bisa membunuh ku kalau mobil itu ada pada mu .Kakak tidak tahu bagaimana aku berjuang mendapatkan mobil itu."
Ucap nya ketus .
Ia sudah merasa khawatir kalau dave akan minta mobil tersebut.
📞: " hahaha,,,,,,,,,." . Tawa dave membuat telinga chleo sakit .
📞 : " Baiklah , kakak ada penawaran lain." ucap dave .
📞 :" Apa ?"
📞 : " Besuk kau harus sudah sampai di pent house ku ."
📞 : " okay ,sampai jumpa besuk."
Mereka mengakhiri percakapan telepon nya yang tanpa di sadari Zain berdiri di balik pintu . Zain tersenyum sinis melihat chleo membanting handphone nya .
" Dasar anak anak ." Gumam zain .
Seketika Chleo menoleh ke arah suara yang ternyata kakak nya . Ia gugup khawatir bila zain mendengar percakapan nya dengan dave kakak kedua nya.
" Kakak , sejak kapan kakak di situ ?" Tanya chleo yang jantung nya berdegup keras .
" Sejak kau berbicara dengan dave ." Jawab zain dingin.
Zain berjalan ke samping balkon kamar.
" Maaf kak , Chleo salah ." Ucap chleo .
Chleo yang menyadari jika ia membuat kakak nya kesal merasa menyesal .
Zain tidak menjawab perkataan chleo hanya menatap ke langit lepas. Tanpa di sadari chleo kalau ia hanya berpura pura marah . Di seberang sana ada seseorang mengawasi chleo yang membuat Zain ke kamar chleo.
Zain menghela nafas nya dan segera keluar dari kamar chleo .Chleo merasa kesal karena di acuh kan kakak nya bibir nya mengerucut kesal.
" Kak, kakak marah dengan chleo." ucap chleo memegang tangan kakak nya.
" Kau tahu jawaban nya chleo." Perkataan Zain seakan menusuk jantung nya menyesal pun tidak ada guna nya , chleo hanya menghela nafas panjang nya.
Zain berjalan ke kamar kesayangan nya merebahkan badan nya yang merasa lelah seharian ini .
Namun mata nya enggan terpejam selalu terlintas senyum gadis manus tersebut .
Ia bahkan tak sabar menginginkan data dari gadis tersebut.
Ditempat lain
Ayris masih setia menunggu suami nya pada jam tengah malam belum menunjukkan tanda tanda ia pulang dan tak juga melepon atau mengirim pesan .
Hingga larut malam pun ayris tertidur di ruang tengah karena rasa kantuk dan lelah yang ia rasakan sudah tak sanggup untuk menyambut kepulangan suami nya.
Sampai dini hari bahkan fajar menjelang pun ketika ayris membuka mata nya tak juga menunjukkan keberadaan fai .
Rasa khawatir dan gelisah tengah menyekimuti nya ketika ponsel kesayangan nya tak menunjukkan ada nya pesan mau pun panggilan .
bersambung 😊😊🙏🙏