ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
Episode 191.


Setelah beberapa saat mereka sampai di mansion zain , semua orang turun dari mobil yang mereka naiki dengan masing masing sopir yang mengantar mereka .


Kesempatan yang tak akan di lewat kan hendra karena di ijinkan menginap lagi di mansion zain . Sang putra memang pendendam meskipun pada orang tua nya sendiri ,ia di didik oleh kakek arijaya dengan jiwa mafia yang sangat kejam .


"Sayang , kemana leon ? kenapa anakku satu itu tak menyambut mommy nya ? Awas ya akan ku cincang jika ia tertidur !!." Ucap Ayris .


Zain menghela nafas kasar nya , ia tak menyangka jika ayris sangat menyayangi leon .


" Sayang, leon sedang bertugas . Jangan mengganggu nya ! Ia sedang menjalankan tugas nya melindungi mommy nya ." Bisik zain tepat di telinga ayris .


" Bertugas apa ? Apa tugas nya jauh lebih penting dari mommy nya ?" Ayris menatap tajam pada zain dan juga berpikir ke alam jauh sana tentang tugas zain .


" Justru tugas itu karena ia ingin melindungi mommy nya." Ucap zain meyakinkan istri nya.


" Hemmm,,,, baiklah ." Ucap ayris yang tak mengerti tentang misi leon hanya mengiyakan begitu saja .


Ia merasa ngeri jika leon harus memangsa daging manusia akan jauh lebih berbahaya lagi jika memangsa hidup hidup korban nya .


Ayris menggeleng gelengkan kepala nya merasa ngeri .


" Ayo sayang !! Mama dan nenek akan memasak untuk mu ." Ucap Zain memeluk ayris dari belakang .


" Iya , bagaimana ide ku bagus kan ?" Ucap ayris menoleh ke arah suami nya .


" Kau memang pandai istri pilihan ku ." Zain yang gemas dengan sifat manja ayris mencium dalam dalam bibir cerry ayris yang membuat nya kecanduan .


Setelah beberapa saat mereka berciuman ayris melepaskan bibir nya dari sang penguasa diri nya .


" Sayang , sudah lepaskan !! Malu di lihat semua orang ." Ucap ayris menundukkan kepala nya , pipi nya memerah karena menahan malu .


" Hei,,, kau itu istri ku. Tidak ada yang berani mengusik mu bahkan kakek sekali pun ." Ucap Zain dengan nada tajam nya .


" Tapi istri mu malu jika ketahuan berciuman." Bisik ayris ditelinga zain .


Zain akhir nya menyadari sifat pemalu istri nya , ia pun menuruti istri nya lalu berjalan masuk ke dalam mansion dengan memegang pinggang ayris .


Semua orang telah masuk ke dalam mansion kecuali zain dan ayris yang masih berada di depan pintu utama bermesraan di sana .


Sedangkan semua orang sudah menunggu mereka berdua hanya menghela nafas nya dengan tingkah zain dan ayris .


Zain dan ayris yang bergandengan masuk ke ruang tengah di mana semua orang menunggu nya tersenyum melihat semua kesal menunggu nya .


" Sayang , ingin di masakin apa ? Nenek dan mama mu akan memasak sekarang ? Nenek yakin cucu buyut nenek sudah lapar ." ucap sang nenek pada ayris yang baru saja sampai di ruang tengah.


" Apa aja nek ? Ay hanya minta nenek dan mama yang masak ." Ucap ayris yang sebenar nya tidak menginginkan masakan spesial namun ayris hanya ingin menyatukan mereka dalam satu kebersamaan.


Akhir nya nenek dan mama harus memutar otak apa yang ingin nenek dan mama masak.


Sementara yang lain nenunggu di ruang tengah ayris memilih pergi ke ruang hidroponik nya . Sedangkan kakek dan papa bermain catur di ruang tengah.


" Kakak , chle ingin istirahat ." Ucap chle pada max .


" Baiklah , aku akan menggendong mu ke kamar .' Max yang hendak menggendong chleo di halagi oleh tangan chle yang menolak di gendong .


" Kenapa ? Bukan nya kau ingin di gendong tadi ?" Max menatap manik mata chle .


" Chle malu ,banyak orang ." Bisik chle menarik tangan max untuk membungkuk sedikit .


Max tersenyum kemudian mengantar chle ke kamar nya .


" Wahhhh ,,, kamar kakak bersih dan rapi . Kenapa design nya seperti kamar chle di mansion mama ?" Ucap chle .


" Apa kakak saja yang mengalami love at first sight ?" Mata chle membulat sempurna ketika max bicara seperti itu. Max merasa sedikit kecewa dengan pertanyaan chleo ia berpaling melangkah kan kaki nya hendak keluar kamar .


" Sayang ,,,,." Chle melihat sang suami hendak melangkahkan kaki nya pergi meninggalkan kamar itu namun tangan chle meraih tangan max .


Chle mencium bibir max dalam dalam ,max pun tergoda untuk mencium lebih dalam lagi hingga bertukar saliva . Sedangkan chle dengan hormon ibu hamil nya bersemangat meminta lebih namun max menyudahi nya .


" Hihihi,,, maafkan chle kak." Ucap chle mencium kilas bibir max lagi .


Max membantu chleo untuk berbaring di ranjang max , sementara ia pergi keluar kamar menemani kakek dan papa nya .


Ayris yang berada di ruang hidroponik terkejut ketika ia tengah memetik beberapa bunga dan juga membersihkan daun daun yang kering ,sebuah tangan kekar meraih pinggamg yang kini mulai membengkak .


" Aaaaah,,,sayang kau mengagetkan saja . Kenapa menyusul ku kesini ? Tidak menemani kakek dan papa ?" Ucap ayris yang sempat tersentak kaget.


" Aku ingin menemani mu dan junior ." Ucap zain menyandarkan dagu nya pada bahu ayris.


" Aku sudah ada mira yang menemani ?" Ucapan ayris membuat zain yang memejamkan mata nya mencium wangi leher istri nya membuka mata nya kemudian membalikkan badan istri nya .


" Kenapa ? Kau tidak suka aku temani atau kau sedang berhayal tentang pria itu ?" Ucap zain dengan tatapan serigala nya .


Dug dug ,,,,


Detak jantung ayris berpacu kencang mengingat kejadian waktu itu yang belum sempat di bahas oleh zain.


" Kau masih menyukai nya ?" Perkataan zain membuyarkan lamunan ayris . Ia bahkan merasa marah ketika zain menyebut jika masih menyukai nya .


" Sayanggg,,,,, Cukup !! Aku tidak mau lagi membahas pria brengsek itu . Huhhh,,,."Ayris yang setengah berteriak membuat zain menyunggingkan senyum di sudut bibir nya .


Ia kemudian membalikkan tubuh nya membelakangi zain dengan kesal nya lalu mengumpat sendiri .


Zain yang melihat perubahan ayris seperti itu memeluk nya dari belakang namun di tepis oleh tangan ayris .


" Jangan peluk aku !! Peluk teman kecil mu yang jauh jauh kesini mengantarkan makanan ." Ayris yang tengah kesal pada zain menepis tangan kekar zain .


" Hahahaha,,,,. Istri seorang zain arijaya sedang cemburu." Zain yang sengaja meledek ayris semakin membuat ayris kesal .


" Tidak." Ayris dengan wajah cemberut bibir yang mengerucut menjawab pernyataan zain .


Tangan kekar zain menarik tubuh ayris membalikkan badan nya mencium dalam dalam bibir cerry ayris dengan rakus nya .


" Hah,,, hah,,, ." Ayris mendorong tubuh zain karena hampir kehilangan nafas nya .


" Sayangg , kau ingin membunuh ku ! " Ayris kesal dengan tindakan zain yang membuat mira segera meninggalkan ruangan tersebut .


" Iya , dengan cinta sayang ku ." Zain tanpa basa basi mencium kembali bibir cerry yang menggairahkan tersebut . Kemudian turun ke leher putih ayris yang sangat menggoda nya saat ini .


" Emmm ,,,, ahhhhh,,,,,." Suara desahan lolos dari bibir cerry ayris membuat zain bersemangat lagi .


" Sayang , kita di ruang hidroponik ." Ucapan ayris membuat nya tersadar jika mereka sedang tidak ada di kamar mereka .


" Baiklah , kita akan pergi ke kamar ." Zain yang telah menggendong ayris bersemangat melanjutkan kegiatan nya .


" Tidak ,,,,tidak ,,,, di bawah ada banyak orang ." Ayris yang menyadari keinginan zain pasti akan membuat semua orang menunggu mereka menolak ketika zain mengajak nya ke kamar mereka .


" Haaaaaahhhh,,,, . Lalu apa masalah nya ? Ini mansion ku sendiri ." Zain tetap tidak mau mengalah dengan pernyataan ayris .


" Tapi ,,, baby ingin makan ." Zain mendengus kesal karena mendengar pernyataan ayris .


Ia harus menunda sampai malam nanti sementara masih ada tugas yang harus diselesaikan dengan cepat .


Yah, tugas untuk menyingkirkan wanita yang hampir saja mencelakai istri dan anak nya .Ia tidak akan mudah memaafkan begitu saja tentang perbuatan wanita itu .


Meskipun wanita itu tunangan adik nya tapi ia tidak akan menanggung resiko bahwa kemudian hari akan terjadi hal yang sama.


Bersambung 😊😊🙏🙏🙏


Nantikan part yang akan menegangkan ya


kira kira vani di apain ya ?


dan bagaimana dengan leo ?