ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 188.


Setelah sampai dirumah sakit ,Ayris untuk mendapatkan pertolongan pertama dari para dokter dirumah sakit kakek arijaya .


" Dokter,,,, dokter,,,,, tolong !." Max yang berlari dengan menggendong ayris berteriak teriak di lobby rumah sakit .


" Cepat ,,,cepat ! Tuan tolong tunggu di sini ' Ucap dokter pada max .


Sementara di sudut lain rumah sakit yang sama chleo yang sedang check up karena chle merasa lelah seperti tak bertenaga apalagi morning sicknes yang ia alami . Dan ternyata ia di nyatakan hamil oleh dokter .


Chleo sangat bahagia mendengar kabar berita tersebut , ia bergegas ingin segera pulang memberitahu max karena pagi tadi ia bangun sebelum max bangun .


Tetapi Chleo terkejut ketika melihat max sedang menggendong perempuan yang pingsan dengan tergesa gesa . Tanpa pikir panjang chleo diam diam mengikuti max hingga pada akhir nya ia merasa syok dan kecewa mendengar penuturan dokter .


" Dokter bagaimana keadaan nya ?" Ucap max yang merasa khawatir dengan keadaan ayris.


" Kau suami nya , bagaimana anda bis teledor memberikan obat tidur pada nya dengan dosis tinggi ? Beruntung ibu dan janin tidak apa apa ?" Ucap dokter tersebut .


" Apaaaaa ,,,,kak max punya istri yang tengah hamil selain aku ." Gumam chleo dalam hati , ia terkejut mendengar penuturan dokter tersebut tanpa meminta penjelasan ia berlari dari rumah sakit menangis tersedu sedu .


" Bukan dok , saya adik ipar nya . Jadi kakak ipar saya baik baik saja ?" Ucap max pada dokter tersebut .


"Oh saya kira istri nya , Kakak ipar anda baik baik saja . Ia hanya tertidur selama beberapa jam ke depan ." Dokter itu tersenyum menjelaskan .


" Kami segera memindahkan beliau di ruang VIP yang anda inginkan ." Dokter itu memberitahu tentang pemindahan ayris di ruangan termewah di rumah sakit tersebut .


" Terima kasih dokter ." Ucap max .


" Sama sama . Kalau begitu saya permisi dulu ." Ucap dokter tersebut pamit undur diri .


"Baik lah .Silahkan ." Ucap max mengiyakan lalu


Max segera menghubungi zain yang telah berada di kantor .


πŸ“žCall Kakak zain.


πŸ“ž :" kak, cepat ke rumah sakit ."


πŸ“ž :" Ada apa max ?"


πŸ“ž :" Aku baru saja sampai di mansion untuk menjemput mama ,tapi leon meraung raung memberi tahu kakak ipar pingsan ."


πŸ“ž :" Apaaaaaa,,,,,,,?"


πŸ“ž :" Klik,,,,."


" Dasar kakak nggak ada akhlak , main matiin begitu saja ." Umpat max yang tengah kesal .


Ia kemudian mengikuti para perawat yang mengantar ayris untuk di pindahkan ke ruang vip .


Setelah beberapa saat kemudian Max yang tengah duduk mendapatkan telepon dari mama nya .


πŸ“žincoming call Mama


πŸ“ž :" Ya Ma."


πŸ“ž :" Max ,kalian ada di mana ? kenapa rumah sangat sepi ?"


πŸ“ž :"Di rumah sakit ma , kakak ipar pingsan."


πŸ“ž :" Apaaaaa....kenapa bisa terjadi ? Baru saja mama tinggal , ia baik baik saja ."


πŸ“ž :" Entahlah Ma, max juga tidak tahu . Sewaktu max sampai di sana ingin menjemput mama dan papa leon memberitahu kakak ipar pingsan ."


πŸ“ž :" Mama dan papa akan segera ke sana ."


πŸ“ž :" Baik lah ma ."


Max dan mama mona mengakhiri panggilan mereka .


Sementara chleo yang baru saja kembali terkejut melihat mama dan papa nya berada di ruang tengah . Ia kemudian memoles sedikit wajah nya agar tak terlihat seperti sedang menangis .


" Ma Pa." Sapa chleo memeluk mama dan paoa nya .


" Kau dari mana saja sayang ." Ucap mama mona .


" Dari rumah sakit ma ." Ucap chleo tersenyum .


" Kau sakit sayang ?" Mama mona memandang wajah putri nya yang terlihat sendu pasti ada sesuatu yang di sembunyikan .


" Tidak Ma, chle baik baik saja hanya check up saja . Mama dan papa kenapa terburu buru ?" Ucap Chleo bergegas bangun dari duduk nya kemudian berjalan cepat menarik chleo .


" Mama dan papa mau ke rumah sakit sayang ,Ayo cepat !!." Ucap mama mona menarik tangan chleo .


" Siapa yang sakit ma ?" Chleo bingung dengan mama dan papa nya yang baru sampai tapi mengajak nya pergi ke rumah sakit .


" Nanti kau akan tahu ." Ucap mama mona tersenyum sedang kan papa hendra hanya tersenyum menggelengkan kepala nya .


Mereka pergi dengan mobil yang di sediakan zain untuk mereka .


Chleo hanya mengikuti mama dan papa mereka tanpa bicara apapun .


Di dalam mobil pun chleo hanya diam membisu memandang ke arah jalan ,sedangkan mama nya yang melihat nya merasa heran dengan chleo yang tidak seperti biasa nya .


Zain yang telah sampai di rumah sakit bergegas mencari ruangan yang di sebutkan oleh max lewat pesan singkat .


Setelah beberapa saat kemudian ia sampai ke ruangan , Zain mendekati istri nya yang sedang tertidur pulas .


" Max ,,,,." Zain memandang tajam pada max .


" Jangan tanya pada ku , Aku datang untuk menjemput mama ." Max dengan sifat acuh nya hendak berdiri meninggalkan ruangan tersebut tapi ia terkejut mendengar kakak nya berbicara .


" Terima kasih max ." Ucapan zain membuat max tertegun kemudian ia tersenyum pada kakak nya .


" Aku akan pulang , mama pasti menunggu lama di sana ." Ucap Max .


" Kau tidak perlu pulang , mama dan papa sebentar lagi akan kesini ." Zain duduk di samping ayris memegang tangan nya lalu mencium nya .


" Haaaaahh,,, apa aku harus melihat mu bermesraan. " Ucap max kesal dengan kakak nya ia kemudian keluar dari ruangan tersebut duduk di luar menunggu mama nya .


πŸ“žIncoming call anton.


πŸ“ž :" Ya ,anton ."


πŸ“ž :" Bos , Obat yang di masukkan dalam vitamin nyonya sangat berbahaya bos .Bahkan bisa menghilangkan junior ."


πŸ“ž :" Apa leo mengetahui nya ?"


πŸ“ž :" Saya rasa tidak ."


πŸ“ž :" Baiklah ,kau tahu apa yang harus dilakukan ."


πŸ“ž :" Baik bos ."


Zain memutus sambungan telepon dari anton kemudian duduk kembali di samping ayris .


" Kau ingin bermain main dengan ku wanita jalang ." Gumam zain lirih sebelum ia kembali duduk .


Beberapa saat kemudian mama dan papa zain beserta chleo sudah berada di sana sesuai pesan singkat yang max kirim dimana ayris di rawat .


Chleo yang menatap suami nya dari kejauhan dengan rasa bimbang dan kecewa .


Ia masih khawatir dengan diri nya yang tidak bisa mengendalikan emosi nya .


Mama dan papa hendra yang berjalan cepat sangat khawatir dengan keadaan ayris menantu dan cucu dalam kandungan nya .


Chleo memperlambat jalan nya dan hampir berhenti diam mematung memandang ke arah suami nya max.


"Kenapa ada kak max di sana ? Apa Mama dan papa mengetahui nya ?" Chleo diam membisu bergumam dalam hati nya .


" Tapi jika mama dan papa tidak mengetahui nya kenapa mengajak ku kemari ?"


" Apa hanya aku yang tidak mengetahui jika kak max ada istri lain ?"


" Kenapa saat aku hamil harus seperti ini ?"


Chleo yang masih bermonolog dalam hati nya merasa pusing memikirkan semua nya .


Max yang melihat istri nya diam membisu seperti patung heran dan merasa ada yang aneh dengan istri nya .


" Sayanggggg,,,,."


Bersambung πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ™