
Setelah sampai dirumah sakit ,Ayris untuk mendapatkan pertolongan pertama dari para dokter dirumah sakit kakek arijaya .
" Dokter,,,, dokter,,,,, tolong !." Max yang berlari dengan menggendong ayris berteriak teriak di lobby rumah sakit .
" Cepat ,,,cepat ! Tuan tolong tunggu di sini ' Ucap dokter pada max .
Sementara di sudut lain rumah sakit yang sama chleo yang sedang check up karena chle merasa lelah seperti tak bertenaga apalagi morning sicknes yang ia alami . Dan ternyata ia di nyatakan hamil oleh dokter .
Chleo sangat bahagia mendengar kabar berita tersebut , ia bergegas ingin segera pulang memberitahu max karena pagi tadi ia bangun sebelum max bangun .
Tetapi Chleo terkejut ketika melihat max sedang menggendong perempuan yang pingsan dengan tergesa gesa . Tanpa pikir panjang chleo diam diam mengikuti max hingga pada akhir nya ia merasa syok dan kecewa mendengar penuturan dokter .
" Dokter bagaimana keadaan nya ?" Ucap max yang merasa khawatir dengan keadaan ayris.
" Kau suami nya , bagaimana anda bis teledor memberikan obat tidur pada nya dengan dosis tinggi ? Beruntung ibu dan janin tidak apa apa ?" Ucap dokter tersebut .
" Apaaaaa ,,,,kak max punya istri yang tengah hamil selain aku ." Gumam chleo dalam hati , ia terkejut mendengar penuturan dokter tersebut tanpa meminta penjelasan ia berlari dari rumah sakit menangis tersedu sedu .
" Bukan dok , saya adik ipar nya . Jadi kakak ipar saya baik baik saja ?" Ucap max pada dokter tersebut .
"Oh saya kira istri nya , Kakak ipar anda baik baik saja . Ia hanya tertidur selama beberapa jam ke depan ." Dokter itu tersenyum menjelaskan .
" Kami segera memindahkan beliau di ruang VIP yang anda inginkan ." Dokter itu memberitahu tentang pemindahan ayris di ruangan termewah di rumah sakit tersebut .
" Terima kasih dokter ." Ucap max .
" Sama sama . Kalau begitu saya permisi dulu ." Ucap dokter tersebut pamit undur diri .
"Baik lah .Silahkan ." Ucap max mengiyakan lalu
Max segera menghubungi zain yang telah berada di kantor .
πCall Kakak zain.
π :" kak, cepat ke rumah sakit ."
π :" Ada apa max ?"
π :" Aku baru saja sampai di mansion untuk menjemput mama ,tapi leon meraung raung memberi tahu kakak ipar pingsan ."
π :" Apaaaaaa,,,,,,,?"
π :" Klik,,,,."
" Dasar kakak nggak ada akhlak , main matiin begitu saja ." Umpat max yang tengah kesal .
Ia kemudian mengikuti para perawat yang mengantar ayris untuk di pindahkan ke ruang vip .
Setelah beberapa saat kemudian Max yang tengah duduk mendapatkan telepon dari mama nya .
πincoming call Mama
π :" Ya Ma."
π :" Max ,kalian ada di mana ? kenapa rumah sangat sepi ?"
π :"Di rumah sakit ma , kakak ipar pingsan."
π :" Apaaaaa....kenapa bisa terjadi ? Baru saja mama tinggal , ia baik baik saja ."
π :" Entahlah Ma, max juga tidak tahu . Sewaktu max sampai di sana ingin menjemput mama dan papa leon memberitahu kakak ipar pingsan ."
π :" Mama dan papa akan segera ke sana ."
π :" Baik lah ma ."
Max dan mama mona mengakhiri panggilan mereka .
Sementara chleo yang baru saja kembali terkejut melihat mama dan papa nya berada di ruang tengah . Ia kemudian memoles sedikit wajah nya agar tak terlihat seperti sedang menangis .
" Ma Pa." Sapa chleo memeluk mama dan paoa nya .
" Kau dari mana saja sayang ." Ucap mama mona .
" Dari rumah sakit ma ." Ucap chleo tersenyum .
" Kau sakit sayang ?" Mama mona memandang wajah putri nya yang terlihat sendu pasti ada sesuatu yang di sembunyikan .
" Tidak Ma, chle baik baik saja hanya check up saja . Mama dan papa kenapa terburu buru ?" Ucap Chleo bergegas bangun dari duduk nya kemudian berjalan cepat menarik chleo .
" Mama dan papa mau ke rumah sakit sayang ,Ayo cepat !!." Ucap mama mona menarik tangan chleo .
" Siapa yang sakit ma ?" Chleo bingung dengan mama dan papa nya yang baru sampai tapi mengajak nya pergi ke rumah sakit .
" Nanti kau akan tahu ." Ucap mama mona tersenyum sedang kan papa hendra hanya tersenyum menggelengkan kepala nya .
Mereka pergi dengan mobil yang di sediakan zain untuk mereka .
Chleo hanya mengikuti mama dan papa mereka tanpa bicara apapun .
Di dalam mobil pun chleo hanya diam membisu memandang ke arah jalan ,sedangkan mama nya yang melihat nya merasa heran dengan chleo yang tidak seperti biasa nya .
Zain yang telah sampai di rumah sakit bergegas mencari ruangan yang di sebutkan oleh max lewat pesan singkat .
Setelah beberapa saat kemudian ia sampai ke ruangan , Zain mendekati istri nya yang sedang tertidur pulas .
" Max ,,,,." Zain memandang tajam pada max .
" Jangan tanya pada ku , Aku datang untuk menjemput mama ." Max dengan sifat acuh nya hendak berdiri meninggalkan ruangan tersebut tapi ia terkejut mendengar kakak nya berbicara .
" Terima kasih max ." Ucapan zain membuat max tertegun kemudian ia tersenyum pada kakak nya .
" Aku akan pulang , mama pasti menunggu lama di sana ." Ucap Max .
" Kau tidak perlu pulang , mama dan papa sebentar lagi akan kesini ." Zain duduk di samping ayris memegang tangan nya lalu mencium nya .
" Haaaaahh,,, apa aku harus melihat mu bermesraan. " Ucap max kesal dengan kakak nya ia kemudian keluar dari ruangan tersebut duduk di luar menunggu mama nya .
πIncoming call anton.
π :" Ya ,anton ."
π :" Bos , Obat yang di masukkan dalam vitamin nyonya sangat berbahaya bos .Bahkan bisa menghilangkan junior ."
π :" Apa leo mengetahui nya ?"
π :" Saya rasa tidak ."
π :" Baiklah ,kau tahu apa yang harus dilakukan ."
π :" Baik bos ."
Zain memutus sambungan telepon dari anton kemudian duduk kembali di samping ayris .
" Kau ingin bermain main dengan ku wanita jalang ." Gumam zain lirih sebelum ia kembali duduk .
Beberapa saat kemudian mama dan papa zain beserta chleo sudah berada di sana sesuai pesan singkat yang max kirim dimana ayris di rawat .
Chleo yang menatap suami nya dari kejauhan dengan rasa bimbang dan kecewa .
Ia masih khawatir dengan diri nya yang tidak bisa mengendalikan emosi nya .
Mama dan papa hendra yang berjalan cepat sangat khawatir dengan keadaan ayris menantu dan cucu dalam kandungan nya .
Chleo memperlambat jalan nya dan hampir berhenti diam mematung memandang ke arah suami nya max.
"Kenapa ada kak max di sana ? Apa Mama dan papa mengetahui nya ?" Chleo diam membisu bergumam dalam hati nya .
" Tapi jika mama dan papa tidak mengetahui nya kenapa mengajak ku kemari ?"
" Apa hanya aku yang tidak mengetahui jika kak max ada istri lain ?"
" Kenapa saat aku hamil harus seperti ini ?"
Chleo yang masih bermonolog dalam hati nya merasa pusing memikirkan semua nya .
Max yang melihat istri nya diam membisu seperti patung heran dan merasa ada yang aneh dengan istri nya .
" Sayanggggg,,,,."
Bersambung ππππ