ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 107 .


Zain yang menerima telepon secara tiba tiba memutuskan untuk kembali ke kota B tempat di mana ia tinggal bersama Ayris .


Ayris yang sudah terbangun membersihkan diri nya kemudian beranjak turun meninggalkan kamar nya .


" Miraa,,, miraaaa ,,,,miraaaaaa ." Seluruh penghuni Mansion mencari keberadaan mira , mereka tidak mau mendapat hukuman dari tuan mereka .


" I ,,,, iya nyonya . " Mira dengan tergopoh gopoh muncul dari kamar nya.


" Mira , kau sudah siap ." Ucap Ayris kemudian berbalik menghadap mira , tetapi Ayris terkejut ketika melihat mira yang tetap sama dengan baju seragam nya .


" Mira ,,,, kau ini ingin menemaniku ke mall atau ke dapur ? Kenapa berpakain seperti ini ?" Ucap Ayris menarik tangan mira ke kamar nya , Setelah sampai ia memilih baju sendiri untuk mira .


Celana jeans dan kaos serta rompi ia ambil untuk mira . Mira tertegun dengan sikap nyonya muda nya yang seperti itu.


" Mira ,,,, pakai ini !" Ucap ayris memberikan baju pilihan nya pada mira , mira kemudian berganti baju pilihan Ayris .


Selang berapa menit kemudian mira keluar dengan pakaian tersebut .


" Waoowww perfect ,,, sini ." Ayris menarik mira ke meja rias kemudian memoles tipis tipis wajah mira .


" Selesai ,,,, . Ayo mira !." Ucap Ayris menggandeng tangan mira keluar kamar , mira hanya diam melihat sikap Nyonya muda nya .Ia tak mau jadi santapan nya jika membantah .


Nyonya muda lebih ganas dari serigala sesungguhnya.


" Mira,,,, mira ,,,,mi,,,,." Rian tertegun melihat mira yang tidak seperti biasa nya , ia lebih cantik dengan stelan jeans dan make up natural nya .


Ayris yang melihat Rian terdiam karena terpesona dengan kecantikan mira teesenyum ,kemudian muncul ide jahil nya mengerjai rian.


" Deerrrrrrrr,,,." Ayris sengaja mengagetkan Rian dan membuyarkan lamunan nya .


" Derr ,,, deerr ehh ,,,,. Nyonya , maafkan saya nyonya ." Ucap Rian menundukkan kepala nya .


" Kenapa kau terpesona dengan nya ? Cepat nikahi dia sebelum jadi buruan orang lain ." Ucap Ayris mengedipkan mata nya . Rian dan mira tersipu malu mendapat candaan dari nyonya muda.


" Lets go ,,,, ." Ayris mengajak mira menggandeng mira , mira sejenak termenung mendapat perlakuan dari nyonya nya. Tetapi kemudian ia mendapat tatapan tajam dari Ayris .


Mereka kemudian pergi ke parkiran Mansion ,sedangkan rian sudah memberi isyarat pada anton lewat layar handphone ya untuk bersiap memberi pengawalan pada nyonya mereka .


Beberapa saat kemudian mobil mewah itu sudah berjalan menuju tempat yang di ingin kan Ayris .


" Rian , berhenti di catatan sipil sebentar ?" Ucap Ayris ,sedangkan Rian mengeryitkan dahi nya .


Ia berpikir untuk apa nyonya ke catatan sipil tetapi ia tidak membantah ataupun menanyakan untuk apa .


" Baik ,nyonya ." Ucap Rian mengangguk pelan .


Tak berapa lama kemudian mereka telah sampai ke catatan sipil . Ayris kemudian turun sendiri ,mira yang hendak turun mendapat tatapan tajam dari ayris .


Ayris pergi ke tempat salah satu teman nya untuk mengecek keaslian pernikahan nya . Pegawai tersebut setelah tahu segera berdiri dan membungkukkan badan nya.


Sedangkan ayris merasa heran kenapa pegawai tersebut bersikap seperti itu.


" *Aneh , kenapa dia bersikap seperti itu. Itu arti nya Zain orang berpengaruh kuat di kota ini ."


" Apa,,,, jadi benar aku ini istri sah nya ?"


" Ahh sudahlah ,setidak nya aku tidak ragu lagi dan apa yang di katakan mery tidak benar ."


Ayris bernonolog sendiri dalam hati nya* .


" Sudah lah pak , tidak apa apa . Terimakasih ." Ucap Ayris kemudian meninggalkan tempat itu.


Ayris keluar dengan perasaan bahagia dengan senyum nya yang mengembang .


"Rian , ayo jalan ." Ucap Ayris memandang beberapa lembar kertas yang ia dapat , senyumnya mengembang memandang beberapa lembar kertas tersebut .


Mira dan Rian yang berada di depan saling pandang dan mengangkat bahu mereka .


Sesampai di sebuah mall , Ayris turun bersama mira sedangkan rian memarkir mobil nya . Ada beberapa bodyguard yang mengawal tanpa sepengetahuan ayris . Kecerdikan nyonya nya menandingi tuan nya bahkan memiliki sifat yang sama dengan tuan nya sama sama bersikap galak .


" Nyonya apa yang ingin anda beli ? Bukankah sudah banyak barang barang brand di mansion ?" Ucap mira penasaran , ayris tak mengindahkan pertanyaan mira . Ia berjalan memasuki sebuah toko underware .


" Kau ini cerewet sekali . Aku tahu kalian yang mengatur pakaianku , tapi aku ingin beli underware . Apa aku harus menyuruh mu ? kau kan tidak tahu ukuranku sekarang ." Ucap Ayris berbisik kepada mira dan mira pun hanya tersenyum mendengar nya .


" Semua underware saya yang belikan nyonya ?" Ucap mira tak kalah cerewet dari ayris .


" Semua sudah tidak muat ,,, . Punya ku lebih besar mira ." Ucap Ayris yang dengan polos nya menjawab pertanyaan mira.


" Apa Bb anda naik nyonya ,tapi badan nyonya tetap sama ?" Ucap Mira yang penasaran karena semua underware sesuai ukuran nya kenapa tidak muat .


" Miraaa,,,, Diam ! Kau ini cerewet sekali ." Ucap Ayris menatap tajam mira dan mira pun tidak merasa gentar dengan sikap ayris.


" Mira ,,,, Apa kau menginginkan nya ? kau boleh memilih nya ." Ucap Ayris yang kemudian memilih beberapa lingerie dengan warna kesukaan nya .


" Tidak nyonya terimakasih ." Ucap Mira dengan tersenyum membawa beberapa pilihan ayris .


Rian yang menyusul pun terkejut ketika melihat berada di dalam toko underware ia lebih memilih mengawasi di luar toko .


Setelah selesai mereka memilih makan di tempat yang agak tertutup sedikit . Sesuai anjuran Rian , meskipun ayris tidak menyukai restoran kelas mewah tersebut .


ketika ia berjaan tanpa sengaja ayris menubruk seseorang .


" Brukkkkkk."


bersambung 😊😊😊🙏🙏