ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 132.


Sementara Zain yang masih merasa nyaman dengan tidur nya tiba tiba terbangun saat sinar mentari menghembus masuk melalui sela sela korden yang tidak tertutup rapat .


Zain kemudian bangun meninggalkan Ayris tetapi ia menyelimuti Ayris sebelum melangkahkan kaki nya ke kamar mandi . Guyuran air shower membasahi badan nya sampai selesai rutinitas mandi nya , lalu ia memakai bathrobe dan keluar dari kamar mandi .


Beberapa saat kemudian setelah berganti dengan pakaian biasa nya , Zain mengambil layar handphone nya . Terdapat beberapa panggilan telephon dari keluarga maupun sahabat sahabat nya .


Banyak juga para klien dan sahabat nya yang mengirimkan video konferensi pers keluarga lisha , termasuk juga kakek nya yang juga menghubungi nya . Namun Zain tidak mengindahkan semua itu , ia hanya tersenyum menyeringai melihat video tersebut .


"Haaaaaa haaaaaa ,,,,, Kau akan tahu akibat dari konferensi pers mu gadis bodoh !! ." Suara tawa Zain ternyata membuat Ayris terkejut ia bangun seketika .


Zain yang melihat nya langsung tersadar dan berjalan memeluk sang istri . Ayris yang akhir akhir ini begitu manja memeluk sang suami dan menyandarkan kepala nya ke bilah dada Zain .


Rasa kantuk yang masih menyerang nya membuat nya tertidur lagi . Zain yang melihat sang istri tertidur lagi hanya bisa tersenyum kemudian membaringkan Ayris kembali memberi sandaran yang nyaman untuk istri nya .


Sedangkan Zain berjalan untuk turun ke bawah mengambil sarapan nya , tetapi ia pergi ke ruang bawah tanah menemui anton .


Ceklekkk,,,,


Bunyi suara pintu terbuka membuat seluruh penghuni ruang bawah tanah menengok ke arah pintu . Mereka terkejut jika yang memutar gagang pintu itu adalah sang bos .


" Bos ,,,,." Para penghuni ruang bawah tanah bergegas lari dan membungkukkan badan mereka ketika mengetahui sang bos muncul di depan mereka .


" Hemmmmm ,,,,,, Apa kalian sedang melihat hantu ? " Ucapan Zain membuat mereka tidak berani berkutik .


" Bos ,,,, Nona Lisha dan keluarga sudah membuat konferensi pers ." Ucap Anton mengalihkan pertanyaan sang bos .


" Ya Aku tahu . Anton perketat penjagaan !!." Ucap Zain memerintahkan orang kepercayaan nya.


" Rian , jangan biarkan wanita itu masuk ke dalam gedung kantor dengan alasan apa pun !!."


" Selly , jaga nyonya baik baik !! Jangan biarkan ia keluar mansion kecuali bersama ku ." Ucapan Zain yang penuh penekanan membuat sebagian para anggota black devil merasa ngeri .


" Baik bos ." Jawab mereka bertiga secara kompak .


Setelah memberi perintah sejenak, kemudian ia melangkahkan kaki nya ke luar dari ruang bawah tanah menuju ruang makan mengambil sarapan untuk sang istri tercinta.


Sementara Ayris yang masih tertidur membuka mata nya , ia mencari cari keberadaan Zain . Suami nya itu sering muncul begitu saja dan hilang begitu saja .


Ayris mencari di setiap sudut ruangan tetapi tidak menemukan keberadaan sang suami .


Ia bergegas mandi dan berganti pakaian , selang beberapa saat kemudian Ayris yang sudah rapi turun ke bawah mencari keberadaan mira .


" Miraaa ,,,miraaaa ,,,,." Suara teriakan Ayris yang menggema membuat seluruh penghuni mansion merasa panik ,karena belum melihat kemunculan mira.


Zain yang mendengar suara istri nya pun terkejut kenapa sang istri berteriak se pagi ini . Mira yang datang dari arah berlawanan segera bergegas lari menemui sang nyonya .


" iya nyonya." Mira yang mengatur nafas nya karena berlari menghampiri sang nyonya .


" Mira ,,,,, Ayo kita pergi !." Ucap Ayris yang tanpa sadar beberapa pasang mata mengawasi nya termasuk Zain yang kini bersandar di tembok dengan tangan yang melipat di dada nya .


" Mm ,,,,Ingin pergi kemana nyonya ?" Ucap Mira memandang heran pada sang nyonya .


" Tentu saja ke kantor tuan . Ayo segera bersiap !! Aku akan menunggu mu di meja makan ." Ucap Ayris yang mendapat tatapan heran dari Mira .


Sedangkan Zain yang sedang mengamati nya heran dengan permintaan istri nya . Sementara mira yang memandang heran hanya diam terpaku tanpa bergerak sedikit pun . Ketika ia akan berkata jika tuan nya berada di rumah , Zain segera menatap nya dengan tajam sebagai isyarat jika ia tak boleh memberitahu sang nyonya jika ia ada di rumah .


" Hhhahhhh,,,, baiklah nyonya . Saya akan memberitahu Rian dan nona selly terlebih dahulu ." Ucap Mira menghela nafas nya .


" Selly ,,,, siapa selly ? Apa ada yang baru mira ?. " Ucap Ayris yang terkejut nama selly di sebut kan .


" Nona selly adalah orang kepercayaan tuan yang khusus menjadi bodyguard nyonya." Ucap Mira menghela nafas kasar nya .


" Heran ,,, kenapa nyonya menjadi curiga seperti ini ? Apa ia sudah nenjadi bucin akut ." Gumam mira dalam hati nya .


" Oh,, ." Jawaban singkat ayris yang membuat mira lebih terkejut lagi .


Sementara Zain yang masih bersandar pada tembok tersenyum melihat tingkah sang istri .


Namun ia enggan berbicara atau menyapa istri nya hanya karena ingin melihat tingkah gemas sang istri .


" Mira,,, Aku tak ingin sarapan , cepatlah ganti baju !! ." Ucap ayris kemudian duduk berbaring di sofa ruang tengah memejamkan mata nya.


" Baik nyonya ." Ucap Mira meninggalkan Ayris sendiri .


Sementara Zain yang melihat Ayris tiduran di sofa membawa nampan sarapan yang telah ia siapkan . Ia meletakkan di meja dekat sofa , sedangkan Ayris yang mendengar suara nampan tahu jika itu sarapan merasa agak sedikit kesal .


" Miraaaa ,,,, aku kan sudah bilang ,aku tak mau sarapan . Selera ku hilang , aku hanya ingin bertemu tuan miraaa ." Dengan mata yang masih tertutup Ayris berkata panjang lebar hingga membuat Zain tersenyum .


Mira yang mendengar suara sang nyonya segera berlari hendak menghampiri sang nyonya , namun dicegah oleh pak mus karena ada tuan di samping nyonya .


Mereka hanya mengintip dari ruang makan , hingga membuat beberapa orang pekerja heran dan ikut mengintip tingkah sang majikan .


" Sayang , ayo bangun sarapan !!." Ucap Zain yang sedang mencoba membangunkan Ayris .


" Miraaa,,, kau menelepon tuan ya ? Dasar tukang ngadu !!." Ucap Ayris kemudian membalikkan badan nya membelakangi Zain .


" Sayang ,,,,, ." Zain yang masih mencoba memanggil nya namun tidak di indahkan oleh ayris .


Hingga Zain merasa kesal dengan tingkah istri nya , ia pun membangunkan istri nya yang membelakangi nya .


" Auuuuuuwwwwww ,,,,,." Ayris terkejut melihat suami nya ternyata berada di depan nya .


" Apa aku sedang bermimpi ,,,? Kenapa kau di sini ? Bukan nya kau di kantor ? " Ucap Ayris yang masih bingung , sementara Zain hanya tersenyum melihat tingkah gemas ayris .


" Auuuuwww ,,sakit . Ternyata aku tidak bermimpi !." Ucap nya setelah mencubit tangan nya sendiri dan memegang wajah suami nya .


" Memang nya aku siapa ? Hantu ,,,,?" Ucap Zain yang menyendok nasi goreng menyuapi Ayris . Ayris kemudian memakan nya dengan pelan pelan sambil memandang wajah suami nya .


Zain yang melihat nya hanya tersenyum mengusap lembut pipi nya .


" Sayang ,,, kenapa kau ingin ke kantor ku ? " Ucap Zain melirik sang istri .


" Apa Aku tidak boleh ke kantor suami ku ?" Ucap ayris yang sedikit malu dengan tingkah nya .


Semula ia merasa suami nya pergi ke kantor tanpa mengajak nya , ia merasa kesal karena itu ingin menyusul nya ke kantor .


" Kau merindukan ku ?" Ucap Zain sengaja menggoda nya .


Ayris yang mendengar ucapan nya merona di pipi nya kemudian menunduk malu .


Zain yang paham kemudian menarik nya ke dalam pelukan nya .


Bersambung 🙏😊😊😊


Maaf ya jika author lama up nya ,author sedang mudik persiapan lebaran jadi agak sibuk .


Part berikut nya akan sangat menegangkan tunggu ya