
Beberapa saat mereka bersiap , Ayris tampak memakai setelan kemeja yang agak longgar dengan celana pendek nya serta rambut yang di kuncir di atas membuat nya semakin sexy .
Mata Zain melotot melihat nya ,ia tak menyangka istri nya makai pakaian seperti itu .
" Sayang ,,, kau ingin memakai pakaian seperti ini ?" Tanya Zain melihat ketidaksukaan nya dengan pakaian ayris .
" He'em,,, kenapa sayang ? aku tidak cantik ?" Ayris berucap penasaran dengan pandangan suami nya .
" Tidak ,,,kau sangat cantik dan sexy .Tapi ,,,, aku tidak mengijinkan orang lain melihat mu seperti ini ." Ucap Zain memeluk istri nya dari belakang.
Ayris mengerucutkan bibir nya mendengar alasan suami nya ,mulai muncul sifat posesive nya yang tidak ia ketahui.
" Baiklah aku akan ganti baju tapi kau harus menemani ku." Ucap Ayris mengalungkan kedua tangan nya ke leher Zain mengedipkan sebelah mata nya . Zain tersenyum mengangguk pelan , istri nya sekarang benar benar manja .
Beberapa saat kemudian Ayris yang ditemani Zain sudah mengganti baju nya dengan dress midi yang mengembang kesukaan nya .
Zain memang posesif tak menginginkan tubuh istri nya ter ekspos seperti perempuan lain yang menyukai kesexyan .
" Sayang ,,, aku ingin di temani belanja ."Ucap Ayris menatap wajah suami nya .
" Tidak sayang ,,,, jangan sekarang . Aku harus ke kantor ." Ucap Zain tersenyum memandang ayris . Ayris mengerucutkan bibir nya mulai kesal zain tak punya waktu dengan nya selalu sibuk dengan urusan kantor nya.
" *Maaf sayang ,,,,bukan aku tidak mau menemanimu tetapi rencanaku bisa gagal jika aku muncul di depan publik dengan mu."
"Akan ada saat yang tepat dimana kita akan muncul di publik tapi tidak sekarang . bersabarlah sebentar saja .'
Zain bermonolog sendiri di dalam hati nya* .
" Baiklah ,,,tidak apa apa, tapi aku tidak akan mampir ke kantor ." Ucap Ayris kemudian tersenyum .
Zain mengeryitkan dahi nya kemudian memandang tajam ayris .Ayris tak mengindahkan tatapan mata serigala Zain ,ia sibuk dengan benda yang sekarang di depan meja rias nya.
Beberapa saat kemudian mereka turun dari lantai atas , Ayris bergelayut manja di lengan Zain . Sedangkan Zain hanya tersenyum melihat sikap manja nya itu . Wanita mungil ini terkadang bisa berubah seperti serigala .
Pasangan serasi ini seperti King dan Queen membuat semua yang melihat nya merasa cemburu akan kemesraan mereka .Zain sangat mencintai istri nya akan tetapi ia tidak boleh gegabah mengajak nya ke tempat umum, zain bahkan sangat takut jika kehilangan Ayris . Untuk itu ia menyembunyikan serapat mungkin .
" Sayang ,,,, Kau sarapan dulu aku akan menemui anton sebentar ." Ucap Zain menyentil hidung nya , Ayris hanya mengangguk tersenyum .
Ayris mengambil makanan yang ia sukai ,tetapi ia sama sekali tak menyentuh makanan yang di ambil .Perut nya tidak berselera makan kala jauh dari sang suami .
Beberapa saat kemudian Zain yang telah sampai ke ruang bawah tanah mencari dimana keberadaan anton .
" Anton ,,,,." Suara panggilan sang bos mengagetkan diri nya yang baru saja selesai mandi .
" Ya, bos ." Jawab Anton bergegas lari ke arah asal suara .
" Hari ini ,nyonya ingin pergi ke mall . Kau ikut dengan nya !." Ucap Zain .
" Siap Bos ." Jawab Anton singkat , ia paham dan sudah hafal sifat Zain yang tidak akan menyerahkan tanggung jawab besar nya pada sembarang bodyguard .
" Jaga baik baik nyonya untuk ku ." Ucap Zain menatap tajam Anton .
" Baik bos ." Ucap Anton membungkukkan badan nya .
Zain berlalu meninggalkan ruang bawah tanah , sementara Anton bersiap mengantar nyonya muda nya yang hendak pergi ke mall.
Sementara Ayris yang berada di meja makan mengaduk aduk nasi goreng kesukaan nya . Ia tak berselera makan ketika zain meninggalkan nya .Ia semakin hari tak bisa menjauh dari nya ,entah ada angin apa ? atau ada sesuatu yang berbeda pada nya .
Zain yang telah sampai ke meja makan kemudian memandang pada istri nya yang tengah mengaduk aduk makanan .
"Sayang ,,,, Kau tidak suka makanan nya ." Ucap Zain kemudian menyentuh lembut kepala ayris .
Setelah itu Zain duduk di kursi nya mengambil sarapan nya , dua potong sandwich kesukaan nya dan salad serta orenge jus.
Sementara Ayris hanya tersenyum mendengar suami nya berbicara sambil menggeleng pelan .
" Lalu ,,,kenapa ?" Ucap Zain .
" Aku ingin di suapi ,,,." Ucap Ayris yang berdiri duduk di pangkuan Zain , Zain yang mendengar nya tertawa . Sejak kapan istri nya berubah menjadi manja ? .
" Baik lah ,,,, Aaaaaaak." Ucap Zain kemudian menyuapi Ayris dengan beberapa potong sandwich miliknya yang telah ia potong menjadi potongan yang kecil kecil.
" Sayang ,kau makan sedikit sekali . Aku akan menyuruh pak mus memanggil dokter ." ucap Zain memandang ke wajah istri nya .
" Tidak ,,,, aku tidak sakit . Untuk apa memanggil dokter ." Ucap ayris dengan nada sinis nya . Ia berdiri dari pangkuan Zain kemudian berjalan ke dapur mencari sesuatu di kulkas .
Pak mus dan mira yang melihat nya menghampiri nya .
"Nyonya , ,,,,nyonya sedang mencari apa ?" Tanya Pak mus yang terlihat panik.
" Nyonya ,,,, nyonya muda apa yang anda inginkan ? Saya akan menyiapkan nya ." Ucap Mira yang juga khawatir akan amukan sang tuan .
" Aduhhhh ,,,, kalian ini ? Aku akan mencari sendiri ." Ucap Ayris yang masih melihat isi kulkas dapur.
" Tidak nyonya , biar saya saja yang menyiapkan . Apa yang anda cari ?" Ucap Mira yang masih merayu sang nyonya .
" Iya ,,,, nyonya . Beritahu saya saja nyonya, saya akan mengambilkan apa yang anda inginkan ." Ucap pak mus menimpali ucapan mira .
" Diammmmmmm,,,,,!! ." Ayris membentak kedua nya dan menatap tajam mereka .
Sedangkan Mira dan Pak Mus hanya bisa mematung menyiapkan diri mereka yang pasti akan terkena hukuman dari tuan nya .
Sementara Zain yang melihat nya tersenyum , sang istri ternyata bisa segarang diri nya dan juga sangat mandiri tak ingin menyusahkan para pelayan yang memang untuk melayani nya .
Disisi lain anton yang kebetulan lewat di dapur hendak menghampiri mira terkejut melihat sang nyonya garang seperti tuan nya .
"Waooowww ,,, keren . Pantas saja tuan begitu mencintai nyonya .haaaahaaaa ,,,, sama sama garang ." gumam anton dalam hati nya .
"Sayang ,,,, ." Ayris segera menoleh ke arah asal suara suami nya memanggil nya .Kemudian tersenyum memegang ice cream di tangan nya .
" Sayang ,,, kau mau mencoba nya ? Enak ." Ucap Ayris menghampiri Zain kemudian mencium sekilas bibir zain.
Zain yang sudah hafal dengan istrinya hanya tersenyum sedangkan para pelayan yang melihat nya seketika menundukkan kepala melihat kemesraan antara tuan dan nyonya nya .
" Kau nakal sekali ,,,,,!" Ucap Zain menyentil hidung ayris .
" Haaaaaaa haaaaa ,,,,, ." Sedangkan ayris hanya tertawa.
" Sayang ,,,, aku berangkat dulu . Jaga baik baik junior ,,,." Ucap Zain yang memegang perut rata ayris .
" Cihhhkkkk kau ini ,,, ." Ayris berdecak kesal. Zain selalu berkata seperti itu membuatnya semakin menggebu untuk segera memiliki junior .
" Miraaaaaa ,,,,, ." Suara lengkingan panggilan khas ayris membuyarkan lamunan mira .
" Iyaaaaa nyonya muda ." Jawab mira .
" Pegang ini !" Ucap ayris memberikan ice cream nya pada mira .
Zain yang melihat tingkah ayris semakin gemas saja dengan nya. Ayris menggandeng Zain sampai ke depan pintu utama mansion .Sampai di depan pintu ayris membenarkan dasi zain dan mencium pipi nya . Zain tersenyum melihat tingkah sang istri yang begitu ia cintai itu .
" Sayang ,,,,. Muuaaaacchhhh ." Zain mencium kening ayris kemudian memeluk nya seakan ia tak ingin pisah dengan nya.
" Hati hati ya sayang ." Ucap Ayris melambaikan tangan nya ,ketika Zain yang sudah berada di dalam mobil yang membawa nya ke kantor itu melaju meninggalkan Mansion.
Ayris kemudian berjalan masuk ke dalam mansion dan mencari keberadaan mira .
" Miraaaaa ,,,,." Panggilan Ayris mengagetkan mira yang tengah berdiri di salah satu sudut tembok ruang tengah memandang kemesraan sang majikan.
" Iyaaaa nyonya ,,,." Jawab mira yang belum tersadar ia sudah memakan ice cream ayris .
" Cihhhhkkkkk ,,,, kau makan ice cream ku . Sudah untuk mu saja ! Satu jam lagi kau harus siap ! Aku tidak ingin kau memakai pakaian formal , pakai seperti yang kemarin ." Ucap ayris memandang tajam pada mira .
Mira yang ketahuan memakan ice cream nyonya nya hanya tersenyum menunduk malu .
" Baik,,,,nyonya." Jawab mira kemudian bergegas ke belakang .
Sedangkan ayris naik ke kamar nya bersiap diri, tetapi rasa kantuk menyerang nya . Ia memutuskan untuk berbaring sejenak.
Bersambung 😊😊🙏🙏🙏🙏