ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 286.


Sastro meringis kesakitan dan juga menghela nafas panjang ketika kedua tangan nya terkunci dengan borgol yang dipasangkan pihak yang berwajib.


" Nikmati sisa hidup mu di kerangkeng besi ! Bahkan semua belum cukup menebus dosa yang telah kau lakukan pada kak adrian dan prily."


Ucap jack pada sastro ketika pihak yang berwajib akan membawanya .


" Tidak jack, kau salah paham . Aku tidak melakukan apapun dengan adrian."


" Selamat kan aku jack !"


" Aku tidak menyangka kau melakukan hal mengerikan seperti itu , sastro . Bahkan menyingkirkan saudara kandung mu sendiri."


Rusdi tak percaya hanya karena harta dan kedudukan sastro tega berbuat keji.


" Tidak rusdi , kalian salah paham. Aku tidak melakukan apapun ."


Sastro masih berkelit meskipun dinyatakan bersalah . Ia berpikir adik dan sahabatnya tersebut membela nya dan menyelamatkan dirinya dari kerangkeng besi.


" Bawa dia, pak !"


Ucap jack.


" Kami permisi, tuan tuan ."


Kedua nya mengangguk pelan membiarkan pihak yang berwajib membawa sastro .


" Tidak , jack ,,, aku tidak bersalah . Kau harus menolongku ."


Sastro tertatih tatih berjalan karena salah satu kaki nya tertembak berteriak pada jack ,adiknya.


" Apa rencana mu selanjutnya jack ?"


" Mengambil alih lila group ,om . Dan juga memperkenalkan pewaris lila group ."


Ucap jack mengajak jalan rusdi untuk sekedar berbincang ke restoran terdekat setelah acara pesta tersebut hancur berantakan .


Rusdi memberitahu istri dan putri nya untuk menyusul nya ke restoran terdekat .


" Maksudmu prisilya masih hidup ?"


Rusdi terkejut dengan penuturan jack yang menjelaskan prisilya.


" Iya, om. Tuan muda zain menyelamatkan lily ,membesarkan nya bahkan memberikan bukti tentang kejahatan kak sastro pada kami ."


" Lily juga telah menikah dengan tuan muda kedua keluarga arijaya , dave arijaya. "


" Aku sebagai paman sangat malu tak bisa menjaga nya , bahkan memilih bersembunyi."


Ucap jack menundukkan kepala nya.


" Tidak jack , saat itu kau terlalu muda untuk mengetahui kejahatan kakak mu bahkan aku sendiri sahabat adrian terkecoh dengan sikap sastro."


" Pantas saja , adrian memaksa menitipkan sepuluh persen saham nya padaku . Dan ternyata ini alasan nya."


Rusdi menghela nafas panjang ketika mengetahui cerita yang dibeberkan jack.


" Apa lily mengetahui kalau kamu paman nya ? Tuan muda arijaya benar benar seorang yang hebat , menyembunyikan lily dari jangkauan sastro bahkan memiliki saham lila group ."


" Pantas saja, sastro berambisi menikahkan sila dengan nya."


Rusdi menggeleng gelengkan kepala nya hampir tak percaya kejahatan puluhan tahun terkuak begitu saja.


" Tuan muda zain menunggu lily menemukan pendamping dan usia nya dewasa serta mencari keberadaanku yang bertahun tahun sembunyi karena ulah kak sastro ."


Ucap jack .


" Apa maksudmu bersembunyi ? Jangan katakan jika sastro juga berniat menyingkirkan mu , jack ."


" Benar ,om. Saat itu aku dipukul dengan benda tumpul dibagian kepala ku .Lalu kak sastro membuangku hingga di temukan seorang yang baik hati meskipun dari golongan hitam tapi menyelamatkan ku dari kematian ."


" Setelah sadar , saya mengalami amnesia ringan hingga tak mengenal siapa pun ."


Jack menyayangkan perbuatan kakak nya baik kepadanya maupun kakak nya adrian.


" Bahkan bertahun tahun lama nya ,hingga aku mengingat kembali memory tersebut melalui tuan zain. Aku berhutang budi terlalu banyak ,om."


Ucap jack menundukkan kepala nya.


" Aku tak menyangka jika sastro bisa bertindak begitu keji pada adik adik nya ."


Ucap rusdi .


" Sudahlah, jack. Yang terpenting lily selamat dan kau harus membantu lily mengelola lila group."


Rusdi menepuk sebelah pundak nya .


" Iya ,om. Meskipun aku tahu suami nya tak kan mengijinkannya bekerja namun saya percaya keponakan ku itu memiliki pendamping yang tepat ."


" Lalu ,,, apa kau tak ingin memiliki pendamping lagi ?"


Rusdi melirik sejenak pada putrinya liana ( Author lupa nama putri nya 😁🙏)


" Tentu saja pa, tidak usah khawatir ."


Ucap liana mengerti kecanggungan jack menjawab pertanyaan papa nya.


" Om pulang dulu ,jack. Titip liana."


" Iya ,om. Saya akan mengantarnya pulang dengan selamat."


Rusdi berpamitan pada jack dan juga liana putrinya.


Jack mengajak liana untuk segera pulang karena ia ada satu urusan di club malam milik nya . Namun liana tak mudah dikecoh maupun dibohongi . liana berkelit untuk tetap ikut dengan nya meskipun jack menolak nya.


Rayuan dan bujukan yang di layangkan liana berhasil membuat jack luluh dan juga membawanya pergi untuk menemani nya.


Sementara liana tersenyum senang dan bahagia ketika berhasil membujuk jack meskipun ia sendiri tak mengetahui kemana jack akan pergi .


Mobil yang di kendarai jack terparkir tepat di depan lightblue , sebuah club malam yang sangat terkenal .


Semula liana merasa sedikit khawatir dan cemas namun semua ditepis nya meskipun ada sedikit rasa takut dengan pemilik club tersebut yang konon terkenal sebagai seorang casanova dan ketika menginginkan seseorang pasti didapatkan nya.


" Apa kau merasa takut nona ?"


Jack sengaja menyindir liana yang diam membisu ketika melihat kemana mereja pergi.


" Tidak, untuk apa aku takut jika pelindungku ada di sampingku ."


Liana tersenyum lalu memegang erat lengan jack .


" Baiklah kalau begitu, ayo kita masuk !"


Jack sengaja tak memberitahu jika ia akan datang ketempat tersebut hanya untuk sekedar menguji mental liana.


Beberapa karyawan yang melihat kedatangan pemilik club tersebut menyapa seperti biasa bahkan menghampiri mereka .


Liana terkejut ketika mendengar sapaan yang diberikan orang orang itu pada jack namun tetap diam tanpa menanyakan penjelasan apapun .


Jack membawa liana ke kantor nya dimana ia bekerja memeriksa beberapa berkas yang menumpuk setekah beberapa hari mangkir.


" Duduklah ! Aku akan menyuruh orang membawakan minum untukmu ."


"Hem,,,,,."


Meskipun sedikit gemetar ada rasa takut dengan club malam ini , namun liana tetap bersikap tenang seolah dia seorang pemberani .


" Apa yang sebenar nya jack lakukan ditempat ini ? Apa dia kerja disini ?"


" Kenapa semua orang memanggilnya bos ?"


" Mungkinkah dia pemiliknya ?"


Gumam liana dalam hati.


Jack sesekali tersenyum melirik liaba yang sebenarnya terlihat ketakutan .


Tok,,, tok,,,tok,,,,


Ceklek,,,,


" Tuan, ini minunan nya."


" Berikan pada nya !"


Tanpa menoleh ataupun melihat reaksi liana , jack memberi jawaban singkat pada nya.


"Terima kasih ."


Ucap liana tersenyum pada waiter yang mengantar minuman untuk nya.


Jack yang melirik sekikas liana yang tersenyum pada waiter menusuk jantungnya seperti terkena sayatan pisau.


Secara tiba tiba rasa iri dan cemburu terbesit dalam benak jack .


" Seolah rasa cemburu ada di dalam hatiku meskipun kita hanya berteman."


" Mungkinkah rasa itu kembali datang setelah sekian tahun ."


" Tidak ,,tidak,,, tak mungkin terjadi."


Gumam jack dalam hati nya.


Aksi pandang memandang dan berbalas senyum terlihat jelas di mata jack tanpa sadar kedua tangan nya menggebrak meja.


Brakkk,,,,,,


Waiter dan liana terkejut mendengar gebrakan meja lalu menoleh ke arah jack bersamaan .


Waiter bergidik ngeri mendapat tatapan tajam dari jack bergegas undur diri.


" Permisi , tuan."


Ceklek,,,,


Pintu ruangan tertutup kembali namun liana masih belum mengerti kenapa jack seperti terlihat sangat marah hingga waiter itu hilang dari pandangan mereka .


Liana menggeleng gelengkan kepala nya melihat jack seperti tersulut emosi . Jack kembali duduk di kursi tersebut lalu memutar ke kanan dan kiri .


Liana berjalan menghampiri jack tersenyum simpul bahkan duduk di pangkuan jack dengan berani menarik kerah kemeja yang dipakainya.


"Kau,,,,. Turun !"


" Kenapa kau terlihat sangat marah ketika aku tersenyum dengan orang lain ? Jangan katakan kau merasa cemburu ?"


" Cemburu ,,,?"


" Yah, apa dihatimu masih tersimpan rasa untukku ?"


" Hah,,,,."


Jack tak mampu menjawab pertanyaan liana yang sebenarnya dan mungkin benar perkataan liana jika ia masih menyimpan rasa pada nya .


" Mungkin , ayo kita pulang !"


Tak ingin terjadi sesuatu yang berlanjut dan mungkin jack akan sulit mengontrol dirinya apalagi berdekatan dengan seorang wanita , mengajak nya pulang dengan cepat.


" Apa perkataan ku benar ?"


Jack tak menggubris pertanyaan liana terus berjalan melangkahkan kakinya.


Sedangkan liana sedikit menaikkan rok gaun nya untuk mengejar jack yang berjalan denhan cepat .


Tak berapa lama jack membanting stir kemudi dengan kecepatan sangat tinggi tanpa peduli jika liana ada disamping nya .


Jack hanya memikirkan terlepas dari godaan maut yang mungkin membuatnya kalut bahkan lepas kendali.


" Jack, bisakah pelan sedikit ? kau membuatku takut ."


" Hemm,,, ."


Jawaban singkat jack sedikit membuat liana tenang.


" Aku masih ingin menikah dengan mu dan melahirkan anak anakmu . Meskipun usia ku tak mud lagi."


" Huk,,,,huk,,,,."


Jack tersedak dan hampir lepas kendali memegang stir kemudi ketika mendengar liana berkata demikian.


Saat lampu merah menghadang mereka ,kesempatan itu dimanfaatkan oleh liana dengan duduk tepat dipangkuan jack meskipun sedang memegang stir kemudi.


" Liana ,please duduklah ditempatmu !"


" Tidak, aku bukan liana yang dulu .No,,,no,,no...."


Liana menunjukkan jari telunjuknya menggoyang goyangkan didepan jack.


Srekkk,,,,,


Deg,,,,


Detak jantung jack berdetak tak beraturan mendengar bunyi robekan gaun liana karena tingkah liana yang semakin menjadi.


Tangan kekar jack dengan sigap memindahkan tubuh liana ke jok samping jack . Beruntung lampu menyala hijau tak memberi kesempatan liana untuk bertingkah kembali.


Jack melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju apartemen nya .


"Jack kita akan pergi kemana ? ini bukan jalan menuju rumah ku ."


Ucap liana.


Jack tak menjawab pertanyaan liana , hati dan pikiran nya sedang tak sinkron atas tindakan yang dilakukan liana.


Sebagai seorang laki laki nornal , jack pasti tergoda dengan kemolekan tubuh liana.


Setelah mengetahui istrinya berselingkuh ,jack bertindak semakin gila bahkan seperti menggilai para gadis gadis yang menurut nya sesuai selera.


Tapi ternyata semua hanya tipu daya niky yang menjebak istri nya hingga meninggal membuatnya sadar pentingnya kepercayaan antara pasangan .


Dan zain lah yang memberikan bukti keterlibatan niky dalam insiden tersebut.


" Jack,,,. Kau baik baik saja ?"


Liana sedikit khawatir dengan kediaman nya.


" Hem,, kita akan ke apartemenku ,mengganti baju mu . Tidak mungkin aku mengantarmu pulang dengan gaun robek seperti itu ."


Liana tersenyum mendengar jawaban jack.


Tak berapa lama , jack sampai ke basement parkir mobil . Ia sengaja memarkir mobilnya di sana agar tak nampak orang tentang gaun liana yang robek .


Sampai di depan apartemen mewah milik nya , jack mencari sebuah gaun untuk liana yang tak lain milik mendiang istrinya.


" Duduklah ! Aku akan mencari gaun untuk mu ."


Selang berapa menit ,jack membawa sebuah gaun hitam milik mendiang istri nya memberikan nya pada liana.


" Ini ,,,,pakailah ! Gaun ini milik mendiang istri ku, aku masih menyimpan nya beberapa . Jika kau keberatan memakai nya kita akan pergi ke mall membeli yang baru."


Ucap jack berjalan ke dapur mengambil minuman ringan untuk mereka.


" Ah,,, tidak . Tak masalah , gaun nya juga bagus."


Jawaban liana membuat jack sedikit lega.


" Jack, apa aku boleh menumpang mandi ?"


" Yah tentu , disebelah sana ada kamar tamu kau bisa mandi disana."


Liana berjalan menuju arah yang ditunjuk jack dengan membawa gaun yang diberikan jack padanya.


Liana melihat kerapian dan kebersihan apartemen jack yang tampaknya sangat terawat meskipun ia seorang laki laki.


Tak berapa lama liana keluar hanya menggunakan bathrobe menghampiri jack .


Glek,,,glek,,,


Jack terpana melihat sisi kecantikan liana tanpa berbalut make up dan juga sisi rambut liana yang sedikit basah menelan saliva nya sendiri.


" Kenapa kau memakai seperti itu ?"


" Jack, apa kamu masih menyimpan underware mendiang istrimu ?"


Ucap liana tampak biasa saja tetapi tidak untuk jack yang sedikit tersipu malu .


" Ikutlah denganku !"


Jack mengajak liana ke kamar nya memilih sendiri yang diinginkan nya .


Liana mengambil benda yang diinginkan lalu berlenggang pergi begitu saja namun tanhan kekar jack menarik tangan nya hingga jatuh ke dalam pelukan nya.


" Kau sengaja ingin menggodaku ?"


" Hah,,, buat apa aku menggodamu ? Bukankah kau sendiri yang tergoda denganku ?"


Detak jantung jack berdegup kencang antara malu mengakui dan juga mau menginginkan nya.


Jack menyambar bibir mungil yang terus menerus menggodanya , menyesapnya dalam dalam menikmati setiap celahnya.


Liana tak tinggal diam ,merespon apa yang dilakukan jack hingga terbawa amarah hawa panas dalam tubuh mereka.


Bersambung 🙏😁😊


Selingan dulu ya .