ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 206.


Kakek jaya mengerti apa yang di khawatir kan zain mau pun leo karena ayris memang belum tahu jika keluarga suami nya adalah seorang mafia yang sangat kejam .


Nenek jaya yang duduk di samping ayris mengusap pelan tangan nya menggenggam nya sangat erat . Nenek jaya menghela nafas kasar nya atas kejadian ini , bukan tidak mungkin ayris akan lebih ganas lagi jika ia sedang meraung seperti hal nya leon .


" Zain, sudah saat nya ayris tahu tentang semua keluarga kita . Bukan tidak mungkin ia akan kembali melihat hal hal yang lebih lagi ." Ucap sang nenek .


" Itu lah sebab nya nenek tidak menyetujui jika markas black devil ada di mansion mu . Nenek takut istri mu tidak menerima nya ." Nenek jaya menghela nafas kasar nya karena hal ini .


"Nenek mu benar zain . Sebaik nya kau mengatakan pada ayris , ia perlu tahu tentang identitas lain mu . Kakek yakin cucu wijaya yang juga seorang mafia itu kuat mendengar atau pun menerima kenyataan ini ." Kakek jaya menimpali ucapan kakek .


" Kita lihat kondisi kakak ipar dulu kek , jika leon kesini ia tak merasa ketakutan berarti kakak ipar seorang yang kuat seperti leon ." Ucap leo melirik leon yang telah datang ke kamar ayris .


Seorang pawang yang merawat nya sejak kecil telah memandikan leon agar tidak bau anyir .


"Heii ,,,kau sudah datang ? Bagaimana gadis brengsek itu ?" Ucap leo mengedipkan sebelah mata nya .


" Aungggg,,,, aunggg,,,,,." Leon hanya meraung tanpa menatap leo . Ia berjalan mendekati mommy nya yang masih pingsan akibat perbuatan nya .


" Aungg ,,,, aungg,,,,,." Leon meraung mengendus endus kaki ayris kemudian naik ke ranjang menjilati kaki ayris .


" Aungggg,,,,, aunggg,,,, ." Leon yang seakan memanggil mommy nya meraung kecil .


"Mommy mu tidak apa apa leon ,tenang lah ! Ia hanya terkejut dengan aksi mu tadi ." Ucap nenek jaya mengusap pelan kepala leon .


" Aungg,,,,, ." Leon meraung kecil kemudian menyandarkan dagu nya tepat di samping kaki ayris .


Leon yang seakan mengerti keterkejutan mommy nya begitu khawatir dengan ayris , zain tak menyangka jika leon sangat menyayangi nya bahkan zain melihat tetes tetes air mata di sudut mata leon .


" Euggghhhh,,,, ." Suara ayris yang menandakan ia akan bangun dari tidur nya membuat semua orang berjalan mendekati nya .


" Aungg,,,, aungg,,,, ." Leon pun ikut meraung melihat ayris yang mulai mengerjapkan mata nya .


" Sayang , kau baik baik saja ." Zain yang melompat ke kasur duduk di samping ayris sementara sang nenek di samping yang lain .


" Ayris sayang , cucu nenek ." Nenek jaya memanggil nama nya yang membuat ayris kini membuka lebar mata nya .


Ayris yang mulai siuman memandang ke sekeliling samping tempat tidur nya yang di kelilingi oleh orang orang yang menyayangi nya .


Satu per satu mereka melihat orang yang berada di dekat nya , suami nya kakek dan nenek nya juga leo adik ipar nya .


Tapi ia tak melihat harimau kesayangan nya yang sempat membuat nya terkejut dan jatuh pingsan .


" Sayang,,,,, sayang ." Zain nencoba memanggil ayris yang termenung seperti melamun .


" Sayang , mana leon ?" Zain mendengus kesal karena bukan ia yang di tanyakan tetapi leon harimau kesayangan nya .


" Aunggg,,,, aungg,,,,." Leon mengendus endus kaki ayris sewaktu mommy nya menanyakan keberadaan nya .


Ayris yang mendengar raungan leon mencari keberadaan nya dan setelah mata nya yang tajam menemukan keberadaan leon ,ayris bangun meraih salah satu guling memukul nya .


" Kau,,, dasar anak nakal ! nakal ,,, nakal,,,,." Ayris memukul leon yang menyandar kan kepala nya di kaki ayris .


Leon sedikit pun tak bergerak mau pun bergeming karena kemarahan mommy nya .


Semua orang yang berada di kamar nya terkejut melihat amarah ayris . Bayangan jika ia akan syok dengan kejadian tadi ternyata di luar dugaan mereka . Ayris bahkan tidak merasa takut sedikit pun tetapi kemarahan ayris yang kini menakutkan .


" Bukankah mommy sudah bilang kau tak boleh memangsa seperti itu ? Kau nakal sekali . Mommy akan menghukum mu ." Ayris masih memukul leon dengan guling nya.


" Aungg ,,,, aunggg,,,,." Leon hanya meraung pelan tanpa bisa melawan sedikit pun .


" Kau nakal ya leon ,,,,. Dasar anak nakal ! Mommy tak kan mengijinkan mu tidur di kamar mommy selama satu minggu ."Ayris yang masih memukul leon membuat leon tak bergerak sama sekali . Seakan leon tahu kesalahan nya dan hanya bisa pasrah dengan amukan mommy nya .


" Kakak ipar luar biasa kek , leon bahkan tunduk takluk pada nya ." Bisik leo pada kakek nya .


" Kau benar , ia mewarisi sifat kakek nya. Bagaimana kakak mu tidak takluk pada nya ? Leon saja tak bergeming dengan amukan nya ."Kakek jaya menjawab bisikan leo dengan suara pelan juga .


" Hah ,,,hah,,,hah,,,, .Ada apa nek ?" Pertanyaan ayris membuat nenek jaya tertegun mendengar nya . Ternyata kekhawatiran nya telah salah ayris bahkan tidak merasa takut dengan sifat kejam suami nya .


" Sayang , Kenapa kau memukul nya ? Kau tidak takut jika leon mengamuk ." Ucap nenek jaya berpura pura pada ayris .


" Dia sangat nakal nek , ayris baru melihat nya menerkam orang . Nenek tenang saja , jika ia mengamuk ayris akan mematahkan salah satu kuku nya lagi ." Jawaban ayris membuat semua orang tertegun mendengar nya dan merinding ngeri .


"Aungg,,, Aungg,,,,." Leon menutup kepala nya dengan kedua kaki depan nya .


"Apaaaaa ,,,,jadi kau yang mematahkan kuku leon ?" Zain terkejut mendengar nya.


Ayris yang tanpa bersalah berbicara seperti itu dengan semua mata memandang nya kemudian menatap sang suami yang menatap tajam kepada nya .


Ayris yang baru menyadari jika ia membuat sedikit kesalahan mengalungkan kedua tangan nya ke leher zain .


" Sayang, kakek dan nenek akan istirahat dulu sudah terlalu larut ." Ucap nenek jaya dengan cepat menarik kakek jaya .


" Leo juga butuh istirahat kak ." Ucap Leo yang kemudian mengikuti kakek dan nenek nya .


Mereka bertiga bergegas keluar kamar karena melihat perubahan aora mata zain yang berubah tajam membuat mereka bergidik ngeri .


Leon pun berlari mengikuti mereka dari belakang . Leon seakan mengerti akan terjadi perang antara mommy dan daddy nya .


Ia mencari jalan aman dari pada melihat pertengkaran antara mommy dan daddy nya .


Ceklek,,,


Zain memegang remot kunci yang mengunci kamar nya .


Sementara kakek nenek dan leo terkejut mendengar suara pintu yang terkunci dari dalam.


Sedangkan leon berjalan begitu saja meninggalkan mereka turun ke lantai satu .


" Beruntung kita sudah keluar dari kamar serigala ini . Huhhhh,,,,,." Ucap nenek jaya yang kemudian menyentuh pelan dada nya .


" Kakak ipar benar benar mengerikan . Hiiii,,,,." Leo bergidik ngeri tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi .


" Hahahaha,,,, . Pasangan serasi serigala jantan dan serigala betina ." Ucap kakek jaya berjalan meninggalkan istri dan cucu nya .


Sementara di dalam kamar zain yang tersulut api amarah tak menatap sedikit pun pada istri nya , ia sangat takut tidak bisa mengendalikan emosi nya .


" Sayang , kau marah pada ku karena aku mematahkan kuku leon ?" Ucap ayris memandang wajah zain yang mengalihkan pandangan nya ke arah samping .


" Baik lah , aku memang bersalah .Tapi semua karena harimau kesayangan mu itu menakuti ku saat aku baru kali pertama menjadi istri mu . " Ucap ayris.


" Ia sering sekali memakan ikan ikan hias ku . jadi jangan salahkan aku jika aku mematahkan kuku nya ." Ucap ayris yang masih mengalungkan tangan nya ke leher zain .


Zain menghela nafas kasar nya mendengar penjelasan ayris .


" Dan saat itu kita mulai berteman ." Oerkataan ayris dengan senyum yang menunjukkan giginya membuat amarah zain luluh .


Zain akhir nya memeluk istri nya dengan erat karena kandungan ayris yang mulai membesar sangat beresiko untuk membuat nya marah atau pun stres.


Zain mencium pucuk kepala ayris kemudian menyesap dalam dalam bibir ayris yang sangat ranum itu sudah menjadi candu untuk nya .


Ketika tangan jahil nya mulai menelusuri setiap lekuk bagian tubuh ayris, zain memghentikan aktivitas nya untuk melakukan yang lebih jauh lagi .


krukkk,,,,,,krukkkk,,,,


Bunyi suara perut ayris membuat zain tersenyum .


Bersambung 😊😊🙏🙏🙏