ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 23.


Dave masih menatap layar laptop nya sementara Chleo sudah terlelap ke alam mimpi.


Ia memandang gadis kecil kesayangan nya seakan menjadi obat tersendiri dalam kesibukan nya .


Derttttt derttttt,,,,


πŸ“žincoming call " Mama"


Dave menatap layar handphone nya tertulis nama mama nya membuat nya menghela nafas kasar nya .


πŸ“ž :" Ya Ma."


πŸ“ž :" Dave , besuk jam satu siang di Hotel Nirwana ."


Ucap Mama Mona di seberang telepon.


πŸ“ž :" Okay."


jawab Dave singkat.


πŸ“ž :" Bagus, Mama dan Papa menunggu mu. Ingat dave ! Mama tidak mau ada kekacauan lagi apalagi jika sampai gagal ."


πŸ“ž :" klik."


Dave mematikan sambungan telepon secara sepihak karena merasa kesal lalu melempar handphone nya ke sofa .


Di tempat lain ,


Mama mona merasa jengkel karena kedua putra nya bersifat sama memutus samvungan telepon secara tiba tiba .


Ia pun sejenak berpikir jauh ke alam sana karena dave tak mangkir dari pertemuan tersebut .


" Ma , ada apa ? kenapa melamun ?"


Hendra yang tiba tiba muncul dari balik pintu kamar mandi melihat istri nya yang tampak melamun lalu menghampiri nya.


" Tidak ada pa. Mama heran dengan dave , kenapa tiba tiba menyetujui perminraan mama ."


Mona yang meletakkan jari tangan nya ke dagu nya mencoba menelaah jauh ke alam pikir .


" Mungkin dave sudah lelah bertengkar dengan mama . Ingat Ma !! Biarkan anak anak memilih pasangan nya masing masing. Papa tidak mau kisah kita terulang lagi ."


Ucap hendra yang menarik selimut nya merasa lelah karena pekerjaan nya hari ini .


" Tapi pa,,,."


" Sudahlah . Tidurlah hari sudah malam .'


Hendra menepuk kasur di sebelah nya , mona pun tersenyum menuruti permintaan suami nya.


Ketika chleo membuka mata nya terkejut ketika menyadari jika ia telah tidur di kamar mewah nya tersenyum senang .


Ya , baik di tempat Zain mau pun Dave , chleo mempunyai kamar sendiri bahkan sama persis dengan milik nya di rumah mama .


Chleo bangun dari tidur nya karena perut nya merasa lapar lalu berjalan ke luar dari kamar nya .


Di ruang tengah ia melihat kakak nya dave yang masih memegang laptop di tangan nya menghela nafas panjang .


" Kakak , kenapa belum tidur ? jam berapa sekarang ?"


Tanya Chleo duduk di samping kakak nya bergelayut manja di lengan kakak nya .


Dave pun menarik nya ke sisi lengan nya memeluk denga satu tangan nya .


Tak heran banyak wanita yang cemburu dengan chleo ketika melihat kedekatan chleo dan dave .


" Kakak masih menyelesaikan beberapa berkas. Ada apa ? kamu lapar ?"


Ucap dave yang mendapat anggukan dari chleo .


Ia menyiapkan beberapa bahan untuk memasak sebuah menu sederhana .


Nasi goreng menjadi menu andalan jika chleo sang adik lapar ditengah malam.


Beberapa saat kemudian dave membawa dua piring nasi goreng ke ruang tengah .


Se piring nasi goreng telah habis di lahap chleo tapi masih melirik piring milik kakak nya yang tinggal separuh .


Dave menghela nafas nya melihat sang adik yang melirik nya .


" Mau lagi ?"


Ucap dave melihat chleo yang menganggukkan kepala nya .


" Nih,,,,."


Dave memberikan piring nasi goreng nya pada chleo .


Setelah habis kedua nya chleo yang masih bermanja manja dengan kakak nya .


Dave yang merasa lelah akhir nya tertidur lebih dulu dan chleo yang mempunyai sifat jahil nya memasang masker wajah pada kakak nya dan juga pada diri nya sendiri sebelum akhir nya ia pun ikut tidur di samping kakak nya.


Ceklek,,,,,


"Aaaaaaaaaa,,,,"


Suara pintu terbuka dan juga sebuah suara teriakan sontak membuat dave dan chleo terperanjat kaget. Mereka menoleh ke arah suara yang ternyata adalah bi minah .


huhhhhh


Dave mau pun chleo menghela nafas kasar lalu kembali memejamkan mata nya .


" Bibi,,,, kenapa berteriak ? Hampir saja jantungku mau melompat keluar."


Ucap Chleo yang masih memejamkan mata nya .


" Maaf non, saya kira hantu ."


ucap bi minah tertawa kecil.


" Kapan pulang non ? kenapa tidak pulang ke mansion utama ?"


Tanya bi minah yang heran dengan majikan kecil nya tersebut .


" Chleo hanya mampir sebentar bi ,kalau pulang ke mansion mama pasti mengomel sepanjang jalan kenangan ."


Jawab Chleo yang menarik selimut nya kembali .


" Bibi jangan bilang sama mama ya bi ."


Ucapan Chleo mendapat anggukan dari bi Minah.


" Baik non ,tuan muda zain lama nggak pulang ke mansion utama ? Apa baik baik saja ?"


Ucap bi minah yang mungkin merindukan tuan muda kecil nya yang ia rawat sejak lahir .


" Huhhh,,,,,,bibi lebih menyayangi nya dari pada chleo ."


Chleo berdecak kesal karena semua orang menyayangi kakak nya . Jika sudah seperti itu rasa iri mulai menyelimuti hati nya.


Bi minah hanya tersenyum melihat tingkah chleo yang mulai mengerucutkan bibir nya jika ia menyebut nama kakak nya.


Ya , zain lebih di sayangi orang tua nya meskipun melakukan kesalahan apa pun mereka tidak mempermasalahkan nya.


Apalagi Papa Hendra yang merasa bersalah bahkan bisa lebih memanjakan nya .


Bersambung πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ™πŸ™πŸ™πŸ™