
Mama nya vely bergegas naik ke atas melihat keadaan vely yang memporak porandakan kamar nya . Ia sangat terpukul karena kesalahan nya sendiri ,seandai nya ia tak menyetujui pernikahan kedua itu mungkin fai tak akan jatuh cinta pada ayris.
" Sayang ,,,,,, ada apa ? Apa yang terjadi ?" Ucap mama vely.
" Mama,,,, hiks hiks hiks ." Vely menangis tersedu sedu dalam pelukan mama nya .
" Apa yang sedang terjadi ? Kalian bertengkar ? Dan ini kamar mu ?" Mama vely terkejut melihat apa yang tengah di lakukan vely .
Keadaan kamar yang berantakan membuatnya mengerti kegelisahan putri nya , ia sudah hafal sifat sifat vely yang selalu histeris jika menghadapi masalah.
" Ma ,,,, hiks hiks ,, Aku kalah ma .Mas fai mencintai perempuan itu ." Ucap vely dengan tersedu sedu .
" Apa maksudmu nak ? Mama tidak mengerti ?" kedua orang tua vely memang tidak tahu menahu tentang pernikahan kedua faizal , setahu mereka memang ibu fai tidak menyetujui pernikahan tersebut. Namun mereka tidak tahu jika menantu nya menikah lagi dengan perempuan lain selain putri nya.
" Mas fai mencintai istri kedua nya Ma , ia mencintai ayris ." Ucap Vely .
" Apaaaaaaaa,,,,, istri kedua ?" Ayah vely yang muncul dari balik pintu terkejut mendengar penuturan putri nya .
" Faizal menikah lagi dan kau mengijinkan nya ? seperti apa kalian menjalani rumah tangga kalian ? Pernikahan macam apa ini ?" Ayah vely yang tersulut emosi mendengar nya seakan ingin mencakar mangsa nya.
" Vely yang menyuruh nya Pa ? Karena ibu fai tidak menyetujui pernikahan kami dan ibu menginginkan cucu dan vely belum siap hamil ." Ucap vely kemudian yang masih berada di dalam pelukan mama nya .
" Saat wanita itu hilang , vely membohongi mas fai jika ada berita tentang kecelakaan wanita itu ." Lanjut Vely kemudian .
" Mas fai terpuruk karena berita itu hingga ia mengabaikan vely .Hingga vely berhubungan dengan teman lama vely ." Ucap vely menundukkan kepala nya
" Siang tadi kami secara tidak sengaja bertemu dengan nya . Tetapi wanita itu bilang jika ia sudah bercerai dari mas fai dan mas fai terpukul mendengar nya ." Ucap Vely melanjutkan cerita nya . Vely merasa menyesal dengan apa yang telah ia lakukan .
" Kau itu bodoh sekali ,,,,, ." Ucap papa vely menghela nafas kasar nya .
" Vely ,,,, Mama tidak pernah mengajari mu menyakiti orang lain ? Sekarang kau sendiri yang tersakiti ." Ucap mama vely dengan kebijaksanaan nya .
" Tidakkkkkkkk,,,, jangan Pa ! Vely sangat mencintai nya . Vely mohon ." Vely bersujud di kaki papa nya . Ia sadar akan kesalahan nya sendiri tetapi tidak bagi papa vely yang punya keputusan paten dalam setiap masalah nya .
" Keputusan papa sudah bulat . Kau harus bercerai dengan nya , Papa tidak ingin putri papa semakin tersakiti akan kesalahan nya sendiri ." Ucap papa vely menghela nafas nya .
" Tidak Pa ,,,, vely tidak mau . Auwwwwwww ,,,, sakit Ma ,perut vely sakit ." Dengan seketika mama vely melihat darah segar mengalir di antara paha nya.
" Vely ,,,, .kenapa nak ? haaahh ,,,, darah . Pa ,cepat bawa ke rumah sakit ." Ucap mama vely. Papa vely pun terkejut dengan keadaan tersebut kemudian segera memerintahkan sopir segera menyiapkan mobil untuk membawa mereka ke rumah sakit .
Selang beberapa saat mereka berada di dalam mobil menuju rumah sakit , di tengah perjalanan mereka vely berteriak histeris kesakitan . Mama dan papa vely berulang kali menghubungi faizal namun handphone nya tidak aktif .
Papa dan Mama vely mengerti kemarahan faizal , putri nya telah melakukan hal yang di luar batas .
Sesampai di rumah sakit Vely maduk ke ruang UGD , beberapa dokter telah melakukan pertolongan pertama . Namun sesuatu yang tidak di inginkan terjadi , para dokter pun menggelengkan kepala nya .
Setelah beberapa saat dokter itu keluar memberitahu orang tua vely .
" Maaf kan kami tuan , janin nya terlalu lemah kami tidak bisa menyelamatkan nya . Sementara nona baik baik saja ,hanya kondisi nya lemah ! kami permisi tuan ." Ucap dokter berlalu meninggalkan mereka .
Orang tua vely terkejut mendengar jika vely ternyata tengah mengandung . Bagaimana mereka bisa lalai mendidik putri mereka .
Sementara papa vely masih mencoba menghubungi fai tetapi tidak tersambung .
Papa vely menghela nafas kasar nya , ia bahkan tidak menyangka putri nya seperti itu .
Bersambung 😊😊🙏🙏🙏
Selingan dari author ya ,,,, happy reading.