
" Tolonggggg,,,,, tolong aku tuan . Aku mohon !!." Suara teriakan vani meminta tolong membuat leon yang ingin menerkam mendapat tatapan tajam dari zain yang meletakkan hari telunjuk nya pada bibir nya .
Leon yang mengerti dengan isyarat tersebut berjalan mengikuti zain dari belakang.
plakkkk plakkk,,,,,
" Auwwww sakit .Tolong ,,, tolong tuan lepaskan aku tolong ." Vani merintih kesakitan meminta tolong di lepaskan .
" Siapa anda ? Kenapa menculikku ? Apa salah ku ?" Mata vani yang tertutup tak mengenal orang tersebut hanya menggunakan indra pendengaran nya saja .
Zain tidak menjawab pertanyaan vani hanya diam mengelilingi perempuan itu dengan memegang pisau kecil di tangan nya .
" Apa kau tidak tahu calon suami ku ? Kau akan menyesal berurusan dengan ku ? "
" Heiii,,,, lepas kan aku brengsekkk !! Lepaskan aku !! Kau seorang pecundang yang hanya berani pada seorang perempuan ."
" Lihat saja nanti , Aku akan membuat mu menyesal ."
" Kau tidak tahu kalau aku calon istri zain arijaya . Aku akan membuat mu menyesal ." Vani yang berbicara sesuka hati nya membuat
Zain tersenyum menyeringai mendengar perkataan vani namun tak menanggapi semua perkataan nya .
" Dasar brengsek !!."
Vani tak berhenti mengumpat karena zain tak menanggapi ocehan nya .
Zain akan berpikir seribu kali mengisolasi vani karena keluarga nya tengah berkumpul di mansion nya.
" Hei brengsek !! lepaskan aku !." Vani masih saja mengumpat kesal .
Zain masih bermain main dengan pisau kecil nya yang sangat tajam di meja besi yang membuat ngilu di telinga vani .
Zain melihat vani lelah dengan teriakan nya meninggalkan nya begitu saja . Ia tak ingin membuat istri nya khawatir ketika bangun tak ada di samping nya .
Derrrrrrr,,,,
Zain menutup dengan kasar pintu besi tersebut berjalan menghampiri anton .
" Anton , jaga dia baik baik ! Pastikan leo tidak mengetahui ia ada disini ! " Ucap zain .
" Baik bos." Anton membungkukkan badan nya ketika zain meninggalkan tempat itu .
Zain berjalan menuju lift yang berjalam langsung ke kamar nya .
Benar saja , ketika zain sampai ayris tengah duduk mengerjapkan mata nya mencari keberadaan zain .
" Sayang , kau dari mana ? " Ayris yang melihat zain berjalan dari balik pintu wardrobe .
" Mengganti baju sayang . Kemarilah !" Jawaban zain sontak membuat ayris sedikit terkejut sekaligus bingung .Namun sikap lembut yang di berikan zain menyuruh nya untul mendekat ke pelukan nya membuat ayris membuang rasa curiga dalam hati nya .
" Kenapa bangun ? kau menginginkan sesuatu ? Atau baby merasa lapar ?" Ucap zain mengusap lembut kepala ayrus kemudian mencium nya.
" Tidak, aku hanya ingin diri mu . Jangan pergi tengah malam lagi ! Aku takut ." Ayris memang merasa sedikit gelisah ketika tengah malam bangun tidak menemukan zain .
" Tidak sayang , aku tidak akan meninggalkan mu sendirian lagi . Tidur lah malam semakin larut !" Zain kemudian menarik selimut menyelimuti tubuh mereka kemudian menarik istri nya ke dalam pelukan nya .
Malam yang semakin mencekam dengan hembusan angin malam yang semakin menusuk dalam kalbu membuat sendi sendi tulang terasa nyeri terkena hembusan nya .
Suasana malam yang semakin hening membuat kedua nya terbang ke alam mimpi .
Suasana pagi di mansion zain semakin ranai dengan kehadiran beberapa keluarga yang hadir di mansion nya .
Suara ricuh yang di buat leon membuat seisi mansion menjadi kalang kabut karena leon meraung raung membangun kan semua orang .
" Aunggg,,,, Aungg,,,,, Aunggg,,,,,."
" Aunggg,,,,, Aungg,,,,, Aungg,,,,,."
Leon berjalan kesasa sini membuat ricuh para pekerja yang merasa ketakutan hingga berlari setelah itu ia pergi berlalu begitu saja .
Leon memang senang menggoda semua orang , ia seperti penguasa di mansion itu .
Dok ,,,, dok,,,, dok,,,,
Dok,,,, dok,,,, dok,,,, .
Seperti biasa nya leon mengetuk pintu kamar mommy nya yang tak ia jumpai seharian kemarin .
Dok ,,,,dok,,,dok,,,,
Dok,,,,dok,,,,dok,,,,,
Ayris dan zain yang merasa terganggu dengan suara ketukan pintu membuat ayris merasa kesal .
Seperti biasa nya ayris menggoyang goyangkan lengan suami nya untuk bangun .
" Sayang , bangun ! Leon sudah datang ." Ucap ayris yang masih memejamkan mata nya membelakangi suami nya .
Zain yang sudah terbiasa dengan kemunculan leon di pagi hari bangun berjalan mendekati pintu dan membuka nya .
Dan benar saja , leon sudah menunggu di depan pintu kamar .
Leon yang melihat pintu terbuka berjalan masuk mendekati ranjang dimana ayris masih tertidur kemudian tidur di bawah kaki nya .
Zain hanya memandang nya dengan seksama kemudian menutup pintu kembali berjalan ke kamar mandi . Ia mengisi bathup dengan air hangat untuk berendam pagi ini .
Zain yang merasa ingin merasakan relaxasi memilih aroma terapi yang ia sukai .
Ia memejam kan mata nya menikmati aroma terapi tersebut .
Beberapa saat kemudian zain terganggu dengan percikan air di wajah nya yang pasti di lakukan oleh istri nya .
" Sayang , kau sudah bangun . Kemarilah berendam bersama ku !" Ucap zain .
Zain yang tak mendapat jawaban pun tak begitu memperdulikan kejahilan istri nya .
Percikan air kembali menyapu wajah nya membuat zain menghela nafas kasar nya .
" Sayang ,,,, . Kemarilah jangan mempermainkan ku !." Zain dengan suara mulai meninggi membuat seseorang merasa senang .
Ketika percikan air menyapu kembali ke wajah nya zain tersulut emosi hingga ia berteriak keras .
" Ayrisssssss,,,,, ." Suara teriakan zain membuat ayris terbangun dan berlari ke kamar mandi meskipun mata nya belum benar benar terbuka .
Saat zain membuka mata nya ia terkejut melihat leon yang berada di samping nya dan ayris di depan pintu kamar mandi .
" Kauu,,,, Dasar anak nakal !" Zain yang geram dengan tingkah leon kemudian beranjak ingin memukul leon .
"Aungg,,,,." leon segera berlari sebelum daddy nya memukul nya .
" Sayang , Ada apa ?" Ayris terkejut melihat zain berdiri polos tanpa sehelai baju di tubuh di penuhi busa busa dan melihat leon berlari memghampiri nya .
Ia yang masih belum mengerti apa yang terjadi antara mereka hanya tertegun diam membisu .
" Aungg,,,, aunggg,,,." Leon yang meraung bersembunyi di belakang ayris .
" Leoonnnn,,,,,." Teriakan zain membuat ayris memandang ke arah suami nya yang hendak mengejar nya meskipun tanpa memakai sehelai baju ia urungkan kareba sang ustri berada di depan nya .
Leon sudah pasti dapat perlindungan dari nya membuat nya percuma jika mengejar nya.
Zain pun memutuskan berendam kembali ke dalam bathup .
Ayris baru mengerti jika leon telah menjahili daddy nya , ia kemudian tersenyum mrmbelai kepala leon .
" Sayang , kau keluar dulu mommy ingin mandi sejenak ." Ucap ayris .
" Aunggg,,,, ." Leon mengikuti ucapan mimmy nya , ia kemudian berjalan keluar dari kamar mandi meninggalkan mereka .
Ayris melepas pakaian nya ikut menyusul suami nya berendam ke dalam bathup . Perut nya yang terlihat semakin membuncit membuat nya semakin terlihat sexy .
Ayris duduk di pangkuan zain menghadap ke wajah nya kemudian mencium bibir zain dalam dalam menyesap nya hingga zain merasa hawa panas merasuki tubuh nya .
Zain membalas ciuman ayris dengan kedua tangan memeluk tubuh indah ayris . Ayris yang kemudian melepaskan ciuman tersebut membuat zain memandang manik mata indah ayris .
" Sayang , kau sedang marah ya .Kenapa ? Apa leon menjahili mu ? " Ucap ayris menyentuh wajah suami nya .
Zain tak menjawab pertanyaan ayris namun memberi anggukan pelan .Ia lalu mencium lejer jenjang ayris bermain main di sana hingga ayris merasa terbakar hawa panas tubuh nya .
" Emmmm,,,, ahhhhhh,,,,."
" Emmm ,,,, ahhhh,,,,."
Kedua tangan zain yang bergerilya menyentuh tubuh polos ayris memberikan sensasi tersendiri .
" Emmmm ,,,, Ahhhhh,,,,."
" Sayang ,,,,,."
Ayris yang tak dapat menahan hawa panas tubuh nya memegang erat kedua sisi bath up .Seakan ia siap menerima pertemputan tersebut ,namun zain menghentikan nya begitu saja karena leon berada di kamar mya .
Anak satu itu pasti akan mengganggu kegiatan mereka , lagi pula banyak tamu di mansion ini zain tidak mungkin membiarkan mereka memunggu nya untuk sarapan pagi ini .
Karena hari ini mereka akan meninggalkan mansion nya.
" Sayang , Ayo kita mandi ! Semua orang pasti sudah menunggu di bawah ." Ucap zain memandang wajah istri nya kemudian mencium kening nya .
Ayris yang sebenar nya telah bersiap untuk bertempur menelan ludah nya karena zain menghentikan kegiatan nya .
Ayris menghela nafas kasar nya kemudian menganggukan pelan .
" Awasss kau !! Aku akan membalas mu ." Gumam ayris dalam hati .
Zain dan ayris bangun dari bathup ke ruang shower membersihkan diri.
Namun saat zain lengah ayris memang telah bersiap membalas nya .
Zain dengan telaten membersihkan tubuh ayris membuat ayris memanfaatkan sebaik mungkin . Ketika zain mengguyur bagian tubuh belakang ayris , ayris sengaja mengangkat satu kaki nya memanfaatkan kesempatan itu .
" Aaaaahhhhh,,,, Sayang , kauuu,,,,."
Zain yang tidak menyangka istri nya melakukan hal licik seperti nya mau tidak mau harus melanjutkan pertempuran nya setelah bersarang di gua terlarang .
Beberapa saat setelah selesai ayris tersenyum puas kemudian meminta zain untuk menggendong nya ke ruang ganti memilih gaun yang beberapa waktu lalu ia beli .
' Kau nakal hari ini ." Ucap zain menyentil hidung nya.
" Hahaha,,,,." Ayris tak menjawab hanya tertawa kemudian tersenyum .
Setelah beberapa saat selesai ,ayris yang juga telah memoles natural wajah cantik nya menggandeng tangan suami nya turun ke lantai satu .
Bersambung 😊😊🙏🙏🙏