ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 38


" Muach,,,,."


Zain mencium kening ayris dan seketika membuat ayris terkejut dengan sikap zain.


Ayris memandang lekat lekat lelaki itu merasa ada yang beda dengan sikap nya.


Dag deg dig dug ,,,,,


Detak jantung Ayris yang masih tak beraturan membuat nya sedikit gugup , sedikut merasa malu hingga pipi nya merah merona karena zain mencium nya di depan semua orang .


"kenapa jantungku berdetak lebih kencang ?"


Gumam Ayris dalam hati nya.


"Aduh tuan ,mengotori mata suciku saja !"


Gumam Rian dalam hati .


" Hah,,,,,,,"


Max menghela nafas kasar nya .


" Nona Ayris bisa merubah tuan yang dingin menjadi romantis."


Ucap pak Mus dalam hati .


" Nona ,,,,, jadi ingin seperti itu😘."


Ucap Mira dalam hati*


Semua yang ada di ruangan tersebut tercengang dengan sikap zain yang tak seperti biasa nya .


" Sayang , aku berangkat ke kantor dulu . Mira akan menemanimu di Mansion ."


Ucap Zain dengan santai nya pada ayris sedangkan Ayris hanya mengangguk pelan.


" Dan ingat !! jangan pernah mencoba kabur lagi dari Mansion atau akan tahu akibat nya !" Ayris mendongakkan kepala nya ke atas menatap zain, sedikit merasa ngeri dengan tatapan tajam mata elang Zain .


Ayris hanya mengangguk pelan , ia tidak mungkin menentang perkataan nya jika taruhan nya orang lain.


Ayris akan memikirkan cara untuk keluar dari Mansion. Ayris merasa bersalah dengan apa yang dilakukannya dan sekikas teringat fai yang ternyata sudah menjadi mantan tanpa sepengetahuan nya maupun sepengetahuan ayris sendiri.


" Huh,,,,,,dasar serigala berbulu domba ."


Umpat Ayris dalam hati menatap punggung zain yang keluar dari ruangan tersebut.


" Haaah,,,,,, ,baru saja sikap tuan so sweet berubah lagi jadi singa."


Ucap Mira dalam hati*.


Max dan Rian mengikuti nya dari belakang , sedangkan Pak Mus memilih membereskan meja makan . Semua orang yang ada di mansion mengerjakan tugas nya masing masing.


Tanya Mira membungkukkan badan .


" Tidak Mira , aku sudah mengelilinginya sejak kemarin .Aku sedikit lelah ."


Jawab Ayris yang bangun dari tempat duduk nya berjalan menuju kamar nya yang berada di lantai dua .


Mira pun mengikuti nya dari belakang membawa sedikit camilan dan juz buah kesukaan nya.


" hihihi,,,,Nona ,,,,,nona bagaimana tidak lelah . Anda berlari mengelilingi Mansion sebesar ini ." Gumam Mira tersenyum mengingat kejadian konyol kemarin .


"Mira , Siapa yang menggendongku kemarin ?kenapa aku tidur di tempat tidur tuan zain ?"


Ucap Ayris pada mira merasa sedikit penasaran tentang kejadian kemarin.


" Tentu saja tuan ,nona. Siapa lagi yang berani menggendong nona ?"


Jawaban Mira membuat ayris terkejut hampir saja membuat nya tersedak.


" Huk ,,,huk,,,,, ."


Ayris menelan ludah kasar nya mengetahui zain yang memindahkan nya ke tempat tidur.


" Kenapa tidak di kamar ku saja ?"


Ucap ayris menghela nafas kasar nya.


" Nona ini, bagaimana ? Nona itu istrinya Tuan Muda, bagaimana mungkin tidur terpisah ." Jawaban Mira sekali lagi membuat nya bingung dengan ucapan mira .


Sedangkan mira sedikit tercengang mendengar pertanyaan konyol nona muda nya.


" Apaaa,,,,,,,,,."


Teriakan ayris membuat mira sedikit tercengang.


"Mira,,,, ,kau itu jangan ngaco. Kapan aku menikah dengan tuan mu ? Aku ini sudah menikah dan suamiku nama nya faizal bukan zain."


Ucap Ayris dengan ketus merasa kesal dengan seluruh penghuni mansion yang sudah gila menyebut nya nyonya mereka.


" Hihihi,,,, Nona saya tidak tahu akan hal itu . Yang terpenting dan kami ketahui anda ada lah nyonya kami titik."


Ucap Mira tidak kalah bengis dengan Ayris hingga membuat ayris diam memandang kepergian mira.


" apa semua orang disini sudah gila ?".


Bersambung 😂😂😂🙏🙏🙏🙏🙏


Maaf ya author lambat up nya ,ada sedikit kesibukan 😊😊😊🙏🙏🙏*