ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 231


Di tempat neta.


Neta yang tidur di motel mendengar bunyi suara yang sangat mengganggu hingga ia mengerjapkan mata nya beberapa kali .


Mata yang terasa lengket membuat nya susah untuk membuka kedua mata namun karena suara keributan tersebut ia harus memaksa diri membuka mata nya.


Setelah benar benar membuka kedua mata nya ternyata benar ada beberapa orang yang membuat gaduh di depan kamar motel nya menginap .


Sebuah motel kecil yang ia tempati terdapat sebuah jendela kecil yang bisa untuk melihat dari dalam kamar di situ neta melihat beverapa orang yang memaksa masuk ke dalam kamar yang mana neta mengenal mereja adalah anak buah surya.


Neta bergegas mencari akal untuk melarikan diri dari tempat itu sebelum akhir nya ia tertangkap.


" Shitttt,,,, kenapa bisa ada orang orang om surya ? Aku harus segera meninggalkan tempat ini ."


Ucap neta yang bergegas mengambil tas nya kemudian pergi dengan mengendap endap lewat jendela tersebut.


" Huhh,,,, akhir nya bisa selamat dari cengkraman lelaki tua itu . Tapi aku harus tinggal di mana ? "


" Ke tempat ibu rasa nya tidak mungkin lalu kemana ?"


" Ahh,,,, pikir nanti yang terpenting bisa lari dari orang orang itu. "


Neta yang terlihat kesal berbicara sendiri sepanjang jalan .


Di rumah sakit .


Nenek sukma yang telah di pindahkan dari ruang icu karena kondisi nya mulai stabil dan membaik membuat adik dan adik ipar nya merasa senang .


Di ruang rawat inap vip nenek sukma mulai siuman dari pengaruh obat dan juga mulai membuka kedua mata nya dan melihat di sekeliling nya .


" Minah , kenapa aku ada di sini ? Dimana adik ku ?"


Sukma yang baru saja siuman bertanya pada minah .


" Nyonya sukma anda sudah sadar ? Bagaimana keadaan anda ? Apa yang anda rasakan ?"


Minah terlalu bersemangat melihat sukma yang telah sadar .


" Minah, aku tanya dimana maya ? Kenapa kau menanyakan hal yang tidak penting ?"


Sukma terlihat kesal dengan pelayan adik nya tersebut .


" Oh ,,, maaf nyonya . Tuan dan nyonya sedang sarapan di kantin setelah semalaman menunggu nyonya ."


Ucap minah .


" Mereka menunggu ku semalaman . Aku senang mereka baik baik saja ."


Ucap sukma merasa lega.


Di kantin rumah sakit .


Kakek wijaya dan maya yang sedang sarapan mendapat panggilan telepon dari zain .


📞 Incoming call " Zain menantu kesayangan ."


" Maya ,diam lah ! Menantu sedang menelepon ."


Ucap kakek wijaya.


" Apaaa,,,,, menantu ? Maksud mu suami ayris cucu kita ?"


Nenek maya terkejut mendengar perkataan suami nya.


" Iya ."


📞 :" Ya ,zain . Kau membutuhkan sesuatu ? Atau cucu ku tengah membuat ulah ?


📞 :" Benar sekali ucapan kakek "


📞 :" Hahaha,,,,, ayris membuat ulah ?"


📞 :" istri ku terus merengek rengek pergi ke mansion kakek karena kakek pulang tak pamit pada nya."


📞 :" Oh ,,, maaf zain . Kakek mendapat kabar kalau kakak ipar kakek kecelakaan ."


📞 :" Kakeeeek,,,,."


Suara teriakan ayris membuat nenek maya merasa haru hingga menitikkan air mata.


📞 :" Iya sayang . Ayris ,,,,maafkan kakek , kakek pulang tidak berpamitan dengan mu ."


📞 :" Kenapa kakek tidak bilang jika mau pulang ? Ayris mencari kakek ."


📞 :" Maaf sayang , kakak nenek mu kecelakaan ."


📞 :" Apaaa,,,kecelakaan ? Lalu bagaimana keadaan nya ? Apa ayris boleh kesana ?


📞 :" Dia sudah membaik sayang. Tidak ayris , kau masih belum sembuh . Kakek melarang mu kemana mana lagi pula zain pasti tidak mengijinkan nya ."


📞 :" Kakek benar sekali . Serigala itu akan menatap tajam pada ku jika ay membantah nya."


📞 :" Hahahaha,,,,. Itu semua demi kebaikan mu sayang ,jaga baik baik kesehatan mu dan juga buyut kakek !"


📞 :" Baiklah sayang . Sampai kan salam kakek untuk kakek dan nenek zain dan juga suami mu."


📞 :"Iya kek , nanti ay sampai kan ."


📞 :" Klik."


Sambungan telepon yang terputus membuat rasa haru sendiri pada nenek maya .


" Hei , kenapa menangis ?"


Kakek wijaya menatap istri nya yang menitikkan air mata nya kemudian menyapu nya dengan sapu tangan.


" Aku bahagia mendengar suara cucu kita .Apa suami nya tidak baik pada nya ? kenapa Ayris bilang serigala pada nya ?"


Ucap nenek maya yang heran mendengar cucu nya berbicara seperti itu pada zain.


" Tidak maya ,,,, Zain sangat baik . Bahkan sangat memanjakan nya tapi cucu mu itu seperti mama nya selalu membuat ulah."


Ucap kakek wijaya.


" Kau bahkan tidak akan sanggup melihat kerika ayris berinteraksi dengan kedua kucing besar milik zain ."


" Sungguh,,,, . Aku sangat senang mendengar nya .Ayo kita ke ruangan kak sukma ! Kita sudah lama berada di sini ."


nenek maya teringat dengan saudara perempuan nya beranjak meninggalkan kantin mengajak suami nya .


" Baiklah . "


Kakek wijaya menuruti permintaan istri nya untuk kembali ke ruang rawat kakak ipar nya namun belum sempat sampai ke ruangan nya kakek wijaya harus ke kantor mengurus sebuah masalah .


" Maya , aku harus ke kantor ada urusan penting . Apa kau tidak masalah aku tinggal sendiri ?"


" Tidak,,,, pergilah ! Hati hati di jalan !"


Maya mengerti kecemasan suami nya namun ia mencoba menghilangkan kecemasan tersebut .


" Baiklah ,,,, hubungi aku segera jika ada sesuatu yang penting."


" Baiklah . Pergilah !"


Mereka akhir nya berpisah jalan karena wijaya harus ke kantor .


Setelah sampai di sana maya terkejut karena sukma sudah berjalan jalan ke luar ruangan .


" Kakak, kenapa kau berjalan jalan ?"


Maya yang melihat kakak nya berada di bangku taman depan ruang inap nya terkejut .


" Maya,,,, aku merindukan mu."


sukma merentangkan kedua tangan nya memeluk adik nya .


" Bagaimana kabar mu ? Kenapa kau tidak berada di mansion ? Apa wijaya memperlakukan mu tidak baik ?"


Beberapa pertanyaan pun di ucapkan pada adik nya itu.


" Aku baik baik saja kak tak perlu di khawatir kan .Beberapa saat aku berada di mansion sahabat ku ."


Ucap maya pada sukma .


" Baiklah , sekarang duduk lah disini ! Sudah lama kita tidak seperti ini maya , aku merindukan saat saat seperti ini berbagi dengan mu suka mau pun duka . Sebelum lelaki itu menghancurkan hidup ku ."


Maya tertegun mendengar pernyataan kakak nya .


" Apa maksud kakak ? "


Maya terlihat cemas mendengar pernyataan sukma dan berharap sukma tidak menyebut nama suami nya.


" Apa wijaya tidak mengatakan nya pada mu ?"


Maya semakin heran dengan pertanyaan kakak nya.


"Tidak ,,, Memang nya ada apa ?"


Ucap maya.


" Suami mu benar benar lelaki sejati . Dia menyimpan semua rahasia itu sampai saat ini . Aku sangat berhutang budi pada nya."


Sukma mulai bercerita tentang masa lalu yang melibatkan mereka bertiga yang hampir saja membuat rumah tangga adik nya itu hancur jika sukma tidak pergi menghilang dari kehidupan mereka.


Sedangkan maya tercengang mendengar semua penjelasan kakak nya. Dan ternyata benar apa yang di katakan sahabat nya jaya mungkin ada kesalahpahaman antara mereka.


Bersambung 😊😊🙏🙏


maaf ya author update ini dulu karena sudah up tapi tidak lulus sensor .


Cerita mungkin agak melebar biar tidak bosan tapi jika bosan coment di bawah ya.


Terimakasih saran dan kritik nya


Author coba perbaiki lagi