ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
Episode 300 (End )


Di sebuah rumah tua .


Dokter yudi yang tinggal disebuah rumah tua tampak tengah bersantai di ruang tengah menikmati beberapa camilan dan kopi hitam yang ada di depan nya .


Yah, dokter yudi yang menyusun sebuah rencana menghadang mobil polisi yang membawa ajinata ke tahanan karena dia memang seorang buronan atas jejahatan yang dilakukannya selama ini .


Entah ada motif apa hingga seberani itu melawan pihak yang berwajib bahkan sama sekali tak ada ketakutan sedikit pun.


Sebuah nyala televisi memperlihatkan dengan jelas jika mobil itu mengalami kecelakaan , masih belum diketahui bagaimana bisa terjadi dan juga keselamatan para awak penumpang yang masih misterius.


Tak lama kemudian dokter yudi mematikan saluran televisi memilih menikmati kehangatan api unggun di rumahnya tepat berada di ruang tengah .


" Sayang , aku akan membalaskan dendam atas apa yang terjadi padamu ."


" Tenanglah !"


" Bagaimana caranya menyakitimu begitu pula aku akan membalas nya ?"


Tampak dokter yudi memandangi sebuah figura photo keluarga yang menampakkan satu keluarga yang mungkin keluarga nya.


Setelah nya dokter yudi hanya diam membisu memandangi nyala api yang menyala di depan nya.


Dia tak menyangka kalau kehidupan keluarga nya berakhir tragis bahkan tak pernah membayangkan istri yang tengah mengandung anaknya ikut menjadi korban kekejaman seseorang .


" Jika waktu itu aku mendengarkanmu , mungkin kita masih bersama dan juga anak anak kita."


"Ibu dan ayah juga tak kan menjadi korban ."


" Hahaha,,,, semua karena kesalahanku . Hiks ,,,hiks,,,."


Tawa yang renyah berubah menjadi tangis dalam isak.


Malam yang dingin begitu mencekam bahkan hawa dingin menusuk di sela sela tulang rusuk begitu ngilu merasakan kehidupan yang begitu tragis.


Sosok orang yang telah begitu banyak menghilangkan begitu banyak nyawa ada didepan nya , rasa penyesalan yang amat dalam karena membantu operasi bedah plastik teramat dalam pada dokter yudi.


Hingga istri dan keluarga nya menjadi korban kekejaman orang yang berpura pura lemah dan teraniaya ternyata seperti iblis .


Dokter yudi tak mengetahui latar belakang keluarga pasien yang dibantu nya bedah plastik . Dia hanya membantu para pasien buruk rupa memperbaiki kepercayaan diri bahkan memulihkan semangat mereka .


Namun satu petaka yang membuat hidup nya berakhir tragis membuatnya menaruh dendam.


Menikmati sisa hidupnya yang sudah tak berarti lagi , dokter yudi memilih sarapan menu sederhana roti bakar dan juga selai kacang kesukaan nya.


" Eughhh,,,."


" Aduh,,, sakit sekali kaki dan tangan ku ."


" Sakit ? "


" Tunggu ,,,,. Apa aku masih hidup ?"


" Kecelakaan itu ,,,."


" Apa ini hanya mimpi ?"


' Tapi kenapa aku merasa kesakitan ?"


" Mungkinkah aku sudah di alam lain ?"


Mata nya yang masih terpejam mencoba untuk membuka nya secara pelan pelan.


" Apa ,,, aku tidak mimpi ? Seperti sebuah rumah tua tapi tampak bersih ."


"Mungkinkah penghuni rumah ini yang menyelamatkanku dari kecelakaan ?"


Mata ajinata melihat ke sekeliling tempat itu tapi tak melihat satu orang pun disana .


Ketika ia mencoba menggerakkan tubuh nya , tapi terasa kaku seperti ada beban berat di tubuhnya.


Benar saja , tubuhnya terikat dengan sebuah rali sangat kuat bahkan seperti tali rotan tak mudah dipatahkan .


" Tolong,,,, tolong ."


" Tolong,,,, tolong ,,,."


" Tolong,,,, tolong ,,,."


Beberapa kali berteriak tak membuahkan hasil , tak ada seorangpun yang datang menghampiri nya bahkan menolong nya.


Selang berapa menit seorang pria paruh baya datang menghampiri nya , meskipun hanya samar samar terlihat tampaknya sosok itu tak asing bagi ajinata.


" Kau sudah bangun ?"


Ajinata terkejut melihat orang tengah berbicara padanya , hampir tak percaya dengan penglihatan mata nya.


" Dokter yudi , bagaimana dia ada disini ?"


" Apa semua ini ada hubungan nya dengan nya ?"


" Tapi bukankah dia mengalami keterbelakangan mental ?"


" Lalu untuk apa ada disini ?"


Masih diam membisu termenung dengan apa yang dihatnya bahkan tak percaya apa yang dilihat nya.


" Kau masih mengenalku ?"


Ajinata dikejutkan dengan sebuah pertanyaan yang membuyarkan lamunan nya .


" Tidak ,,,?"


" Hahahaha,,,, . Tentu saja tidak ."


" Bagaimana orang seperti mu bisa mengingatku ?"


" Orang yang memelas merubah wajahnya menyerupai kakak nya yang memiliki kekayaan tak ternilai."


" Eh,,, bagaimana saat itu wajahmu bisa menjadi buruk sementara kau yang sebenarnya sangat rupawan ?"


Ajinata tak berkutik sedikitpun bahkan tak bisa menjawab pertanyaan maupun perkataan dokter yudi.


" Aku tak pernah menyesal dengan profesi yang kujalani. Aku berpikir bisa memulihkan kepercayaan diri orang lain dengan bedah plastik ."


" Hah,,,, tapi petaka yang ku hadapi setelah kau datang bahkan penyesalan yang masih tersimpan didalam hati tak mampu membuat nyawa orang orang itu kembali ."


" Bahkan nyawa istriku dan anak didalam kandungan nya hilang begitu saja ."


" Kau tahu setelah aku mengetahui kebenaran nya dan juga kebohongan yang kau lakukan , aku tak bisa memaafkan diriku sendiri ."


Ajinata tercengang mendengar perkataan dokter yudi bahkan tak menyangka jika dokter yudi mengetahui semua kebohongan nya bahkan semua kejahatan nya .


" Aku selamat dalam kecelakaan yang sengaja kau rencanakan ."


" Berpuluh puluh tahun aku hidup dalam penyesalan bahkan seperti orang gila namun tak mampu menebus kesalahan ku pada orang orang korban kekejaman mu ."


" Aku akan menebus kesalahan ku ."


Ucap dokter yudi yang lalu mengambil golok mengasahnya di depan mata ajinata .


Ajinata merinding melihat benda tajam tersebut bahkan membuatnya merasa ketakutan .


" Kau tahu , aku melihat dengan jelas apa yang kau lakukan pada orang orang itu."


" Dan sekarang,,,, kau pun akan merasakan hal yang sama ."


" Kau salah orang tuan, tolong lepaskan aku ! Lepaskan !"


Teriakan ajinata tak mempengarui dokter yudi bahkan dengan senyum mengejek dan tawa yang nyaring terdengar membuat ajinata tak bergeming.


" Hahahaha,,,, . Kau takut rupanya ."


" Bagaimana saat orang orang itu kau lenyapkan itu minta pengampunan di depan mata mu ? Apa kau masih ingat ?"


" Saat itu , apa yang kau lakukan ?"


" Tidak , aku tidak melakukan apapun . Tolong lepaskan aku ! Lepaskan ! "


Ajinata terus meronta berteriak meminta untuk dilepaskan namun disambut tawa oleh dokter yudi.


" Tolong ampuni aku ! Lepaskan aku !"


" Ampun,,,? Hahahaha,,, kau bahkan tak bergeming dengan kata itu . Bagaimana kau bisa minta ampun ?"


" Apa kau sudah kehilangan harga diri ?"


Ajinata berusaha bergerak namun tak membuahkan hasil . Ada yang beda dari berat tubuh nya bahkan merasa ada yang aneh dengan keadaan nya .


" Kau ingin kabur ? Hahaha,,,,.Aku tak kan membiarkan nya dengan mudah ."


" Puluhan tahun aku merencanakan semua ini bahkan aku rela menjadi orang gila untuk satu kesempatan ini , tak kan kubiarkan kau lari begitu saja ."


" Ayo kita pergi ! Aku akan tunjukkan satu tempat kenangan yang indah untukmu ."


Dokter yudi meletakkan tubuh ajinata di atas troly hingga mudah untuk didorong dibawa kemana mana dan juga sebuah bom rakitan terpasang ditubuhnya jika memang orang itu bisa lepas dari genggaman nya akan mudah melumpuhkan nya bahkan menghilangkannya dalam sekejap.


Semua orang bahkan tak menyangka kejahatan yang dilakukan ajinata benar benar keji , memanfaatkan orang orang sekitarnya untuk melampiaskan dendam pribadinya bahkan tega menyingkirkan kakak kandung nya .


Dokter yudi rupanya menaruh dendam begitu dalam pada ajinata karena perbuatan nya menghilangkan nyawa istri nya dan juga kedua orang tua nya.


" Tolong ,lepaskan aku dokter ! Aku janji akan memberikan semua yang kau inginkan ."


" Tolong lepaskan aku ."


Ajinata sama sekali merasa tidak bersalah , merengek rengek seperti anak kecil.


" Hahaha,,, tenanglah ! Aku akan melepaskan mu ."


" Benarkah ? Terima kasih dokter, aku janji akan memberikan semua permintaan mu ."


Dokter yudi tak lagi menjawab pernyataan ajinata melainkan tetap mendorong troly itu ke satu tempat dimana awal kejahatan ajinata dimulai.


" Danau ,,,,kenapa dokter ini membawa ku kesini ?"


" Tidak ,aku tidak boleh curiga padanya ."


" Aku harus tetap merayu nya ."


" Tunggu ,,, danau ini , bukankah ini ? "


" Danau tempat aku menenggelamkan kak adi ."


" Apa yang orang tua ini akan lakukan ?"


Ajinata termenung terdiam melihat tempat sekelilingnya yaitu danau dimana satu kejahatan dimulai.


" Apa kau ingat danau ini ?"


Pertanyaan dokter yudi membuyarkan lamunan nya yang ingat puluhan tahun yang lalu dimana ia telah melakukan satu kejahatan seakan kembali lagi dalam pikiran nya.


" Kau ingat !"


" Saat itu , aku bersama istri ku ke danau ini dimana ia sedang mengandung buah hati kami ."


" Hampir setiap hari dia mengajakku kesini , dia bilang ' jalan jalan baik untuk ibu yang sedang hamil ''.


" Tapi ,,,hari itu adalah hari terakhir dimana kami takkan bisa bertemu satu sama lain ."


" Tahu kah kau apa yang terjadi ?"


" Apaaa,,,, jadi wanita hamil itu istri nya ? Tidak , tidak mungkin."


Gumam ajinata dalam hatinya.


"Hahahaha,,,, menurut saksi mata dia tenggelam terpelet disana ."


Ucapan dokter yudi membuat ajinata sedikitnya bernafas lega.


" Tapi ,,, aku menemukan fakta ketika kamera yang mengarah pada video merekam satu kejadian yang membuatku menyesal seumur hidup ku ."


" Lihatlah !"


Dokter yudi memperlihatkan rekaman yang ada pada video kamera yang selama ini masih disimpan nya pada ajinata.


Dimana video tersebut memperlihatkan ajinata dan anak buahnya menenggelamkan seseorang . Tampak terlihat seorang wanita hamil yang melihat kejadian itu berusaha lari dari kejaran anak buah ajinata .


Karena perutnya yang membesar sulit untuk berlari membuat wanita itu tertangkap dengan kejinya mereka ikut menenggelamkan wanita itu hidup hidup .


" Kau lihat itu ?"


" Maafkan aku dokter , aku tidak tahu kalau dia istrimu ."


" Maaf ,,,? Setelah dengan mudah menghilangkan nyawanya secara keji kau minta maaf ?"


" Dokter , percayalah aku tidak sengaja . Saat itu aku hanya panik , aku akan memberikan semua kerugian nya padamu dokter . Tolong ,lepaskan aku !"


" Hahahaha,,,, apa kau sudah gila ? "


" Aku akan melakukan hal yang sama atas apa yang kau lakukan pada saudaramu untuk menebus kesalahan ku. Dan juga untuk nyawa istri ku ."


" Tidak ,dokter . Tolong lepaskan aku ! jika kau tidak melepaskanku kalau pun aku mati , kau juga akan masuk penjara dan di hukum mati ."


Ajinata masih sempat mengancam dokter yudi meskipun nyawanya ada di ujung tanduk.


" Hahahaha,,,, kau mengancamku ? Apa kau tidak tahu bahwa rumah sakit menyatakan aku mengalami keterbelakangan mental selama puluhan tahun ?"


Deg,,,


Ajinata tak berpikir sampai disana dan masih saja mengancam orang lain.


"Tidak ,,tidak ,,, tidak dokter . Lepaskan aku ! "


Dokter yudi tak bergeming sedikit pun diam membisu seakan berpikir tentang sesuatu yang telah terjadi.


" Tolong,,, tolong,,,,,."


" Tolong,,, tolong ,,lepaskan aku !"


" Kau pikir disini ada orang ? Hahaha,,,, . Hutang nyawa dibayar dengan nyawa."


" Tidak ,,,, tidak ,,, tolong ,, tolong."


Dokter yudi mendorong troly tersebut hingga ke tengah yang memang terdapat sebuah tempat untuk objek photo.


" Tolong ,,, tolong ,,,,.tolong,,,,."


Byurrrr,,,,,


Troly itu tenggelam bersamaan ajinata yang memang terikat pada troly tersebut bahkan dokter yudi memberikan sebuah beban berat pada troly tersebut yakni sebuah batu yang sangat besar.


Setelah itu dokter yudi duduk bersujud seperti memberi hormat pada danau tersebut.


" Tuan ,maafkan atas kesalahan ku . Meskipun aku tak dapat menebus dosaku setidaknya aku bisa menyingkirkan orang yang menenggelamkanmu ."


" Istriku , tenanglah disana ! Aku sudah membalaskan dendam mu ."


Setelah itu dokter yudi meninggalkan tempat itu berjalan menjauh dari danau tersebut namun sebelum benar benar meninggalkan tempat itu dokter yudi tampak memencet sebuah remot lalu membuang remot itu ke dalam air , bersamaan dengan hal itu sebuah ledakan terdengar dari dalam danau tersebut.


Duarrrrr,,,,,


Beberapa anak buah anton yang memang sengaja mengikuti dokter yudi merekam sedikit jejak dokter yudi saat beliau keluar rumah hingga menenggelamkan ajinata, lalu mengirimkan nya pada anton.


Anton hanya menghela nafas panjang nya melihat cuplikan video tersebut lalu menyimpan nya untuk tuan muda .


Zain menerima cuplikan video tersebut di layar handphone nya , menghela nafas panjang nya memeluk istri nya memandang jauh ke angkasa dimana semua drama telah selesai bersama angin yang terbang membawanya.


End


Terimakasih telah setia mengikuti dan yang selalu menantikan update nya novel istri rahasia ceo mafia , author ucapkan terima kasih sebanyak banyak nya .


Mohon maaf bila ada kekurangan dan kesalahan dalam type pengetikan 🙏😊


Author akan tambahkan sedikit exstra part .


Salam hangat author , jangan lupa baca novel author yang lain. 😊