ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 61.


Ayris yang telah sampai di kamar nya , mengambil beberapa Vas yang kosong dan mengisi dengan bunga bunga yang baru ia petik .


Ia kembali teringat ucapan Mira ,jika vivia sangat cantik . Ada perasaan kesal dan juga cemburu di hati nya. Ayris berjalan ke meja rias , di tatap nya wajah nya sendiri lekat lekat kemudian ia menghela nafas kasar nya.


" Ternyata benar , aku tidak secantik model terkenal itu." Ucap Ayris memandang ke arah cermin ,Ia tampak tengah kesal .


" Untuk apa aku memikirkan semua itu, yang pasti aku lah pemenangnya karena aku yang menikah dengan nya." Ucap Ayris memandang ke arah cermin mengembangkan senyum nya.


" Tidak ,,,, tidak ,,,, bagaimana jika ia mempunyai wanita lain di luar sana ?" Ucap Ayris lagi.


" Aaàaaaaaaaahhkkk,,,,,, . Kenapa dadaku bergejolak." Ayris berteriak dalam kamar nya , ia benar benar tengah kesal .


Ayris hanya bermonolog sendiri dalam kamar nya , ia enggan untuk turun ke bawah atau pun jalan memgelilingi Mansion ataupun menikmati sedikit hidangan. Ia hanya menginginkan suami nya kembali , meski mulutnya berkata tidak tetapi tidak dengan hati nya .


Ia tengah gelisah dan risau menghadapi kemelut ini, hanya duduk diam disofa panjang kamar nya .Menyalakan tv mencari cari saluran yang ia inginkan namun sia sia ,Ayris hanya memencet tombol remote itu tanpa melihat nya . Pikiran nya masih bergelayut menerawang jauh ke sana.


Di tempat Zain yang sedang bersiap untuk kembali, Meminta Max dan Rian segera bersiap .


" Sayang ,tinggallah beberapa hari lagi disini. Mama ingin menghabiskan waktu dengan mu ." Ucap Mama Zain.


" Papa ,,,,." Zain memanggil papa nya , Papa nya baru turun segera menoleh pada nya.


'' Iya nak , ada apa ?" Papa Zain menjawab panggilan putra kesayangan nya.


" Mama ingin honeymoon ." Ucap Zain dengan santai nya , ia berbicara tanpa rasa bersalah sedikit pun .


Semua orang menoleh pada Mama nya . Mama nya melotot menatap Zain.


" Ma , mama ingin memberikan adik lagi buat kami." Ucap Dave terkejut.


" Apa ,,,, Mama masih menginginkan anak lagi ?" Ucap papa hendra.


" Tidak ,,,,, tidak,,,, bukan begitu. Zain ,,,,,,, Kau mengerjai mama !" Ucap mama nya tetapi Zain hanya diam membisu menatap layar handphone nya. Mama hendak berjalan ke arah Zain tetapi berhenti ketika Max berpamitan.


" Ma ,,, Max ke atas dulu ." Ucap Max.


" Iya sayang . Kau tidak mau berlama lama disini dengan gadis kecil mu ?" Ucap Mama Mona pada Max, ia melirik pada Zain.


"Aku harus ikut dengan kakak Ma." Ucap Max meninggalkan mereka di ruang keluarga .


Sedangkan Zain masih berkutik dengan layar handphone nya , begitupun Dave ia bermain game online nya .


Mama dan Papa saling pandang melihat putra putra mereka yang sudah dewasa. Usia yang sudah matang untuk menikah namun belum ada satu pun yang menikah.


Meskipun Zain telah menikah secara diam diam tanpa sepengetahuan mama nya. Tetapi Zain tetap diam , walaupun sang papa sudah mengetahui nya.


Di kamar Chleo ,Max melihat Chleo yang sedang risau .Ia tampak gelisah karena mendengar percakapan mereka di ruang makan. Ia memejam kan mata nya, pikiran nya menerawang jauh ke angkasa.


" Muuaacchhh,,,,." Max mencium kening Chleo , Chleo pun membuka mata nya melihat max disamping nya ia merasa tidak senang karena ia tahu jika kakaknya ingin berpamitan dengan nya.


" Untuk apa kakak kemari jika hanya beberapa saat saja ?" Ucap Chleo dengam nada jengkel nya.


" Untuk memperingati mu agar kau tidak nakal lagi ! " Ucap Max dengan nada tinggi nya.


" Jaga diri baik baik. Jika kau masih bandel lagi , aku akan membawamu." Max menatap tajam Chleo , Chleo pun merasa ngeri melihat nya ia hanya menundukkan kepala nya.


Kemudiam Max berjalan keluar pintu kamar namun terhenti ketika Chleo memanggil nya.


" Kakak,,,,,,."


Bersambung😊😊🙏🙏🙏