ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 77.


" Krukkkkk ,,,,, krukkkkkk ,,,,krukkkk,,,."


" Haaaaa ,,,haaaaa , sayang ,,,kau lapar ?"


Ucap Zain seraya membelai kepala Ayris , Ayris mendongakkan kepala nya menatap Zain kemudian menganggukkan kepala nya.


Zain bangun dari tidur nya ia menggendong Ayris ke sofa bulat kesayangan nya. Kemudian ia memencet intercom ke bawah.


kring,,,kring,,,,


πŸ“ž :" Iya Nyonya , anda membutuhkan sesuatu ?"


πŸ“ž :" Mira,,,,."


πŸ“ž :"Tu,,,an .Anda memerlukan sesuatu tuan ?"


πŸ“ž :" Bawa makan siang kami ke kamar !"


πŸ“ž :" Baik tuan ."


Klik ,,, Mira meletakkan kembali gagang telepon ke tempat nya. Ia berjalan ke dapur dan menyiapkan bebeberapa menu makanan untuk tuan dan nyonya mereka .


" Sayang , kau ingin menonton sesuatu cinema atau film atau mungkin drakor yang banyak adegan romantis ." Ucap Zain membelai kepala Ayris, Ayris mengangguk pelan .


Ia memang menginginkan hiburan ,meskipun tinggal di Mansion yang penuh kemewahan tetapi ia merasa jenuh dengan kegiatan nya yang monoton seperti itu.


Tok tok tok,,,,


Zain berjalan ke arah pintu untuk membukanya, Ia melihat Mira yang membawa meja dengan beberapa menu makanan. Mira segera masuk dan meletakkan nya di atas meja . Setelah selesai ia meninggalkan kamar tersebut .


" Mira ,,,,." Mira yang mendengar suara panggilan tersebut membalikkan badan nya.


" Iya ,,, Nyonya."


" Terimakasih ,,." Ucap Ayris tersenyum kepada nya sedang kan Mira mengangguk pelan dengan senyum nya.


Zain mengambil beberapa menu makanan yang tersaji dan memberikan nya pada Ayris. Ayris hanya menerima nya kemudian meletakkan kembali ke atas meja . Ia memandang lekat suami nya , Seharusnya ia yang melayani suami nya .Kenapa jadi ia yang seperti ratu ? .


"Kenapa ia memanjakan ku ? Seharus nya aku yang melayani nya." Gumam Ayris dalam hati.


" Sayang , kenapa ? Kau tidak suka makanan nya ? Jika iya , aku akan menyuruh chef mengganti menu untuk mu ." Ucap Zain ketika ia melihat Ayris yang meletakkan piring di meja.


Ia menyuapi Ayris seperti anak kecil , dengan telaten nya ia menunggui istri nya makan. Sesekali ia makan dari piring yang sama , keromantisan yang Zain berikan membuat hati Ayris luluhlantah.


Ayris tak kuasa menolak perasaan itu , perasaan nyaman dan tumbuh nya benih cinta di dalam hati nya untuk Zain.


Zain yang mencintai nya saat kali pertama melihat nya punya cara tersendiri untuk membuat Ayris mencintai nya.


Bos Mafia itu di samping kejam juga seorang casanova , ia yang di gandrungi beberapa wanita dari kalangan mana pun.


Setelah menyelesaikan acara suap menyuapi dan keromantisan mereka . Zain menggendong Ayris ke kamar mandi , Ayris meronta menolak nya namun ia tak kuasa karena Zain mengucapkan satu kalimat yang membuat nya terdiam.


" Sayang ,,,, aku bisa jalan sendiri ." Ucap Ayris yang memaksa ingin turun dari gendongan Zain.


" Sayang ,,, jika kau tidak bisa diam .Kau akan membangunkan serigala di bawah sana." Ayris terdiam mendengar ucapan tersebut .Ia paham apa yang di ucapkan suami nya.


Zain mendudukkan Ayris pada kloset setelah itu meninggalkan nya keluar. Zain bukan pergi kemana tetapi mengambil baju ganti untuk Ayris . Ayris ingin menyegarkan diri ,ia memulai ritual mandi kilat nya tanpa ada acara berendam .


Ketika hendak mengambil bathrobe , Ayris terkejut ketika melihat Zain yang sudah ada di dalam kamar mandi .


" Aaaaaaaaaaaa,,,,." Ia menutup bidang bilah dadanya dengan kedua tangan nya . Posisi ia yang sedang setengah berjongkok membuat Zain tersenyum .


Tetapi Zain bukan nya pergi dari kamar mandi ,ia berjalan mendekati nya . Ayris yang mulai panik tak tahu apa yang harus ia lakukan.


" Sayang ,,,,, kenapa mendekat kesini ? " Ucap Ayris menahan setengah malu nya .


" Memang nya kenapa ? Kau istriku , lagi pula aku pernah melihat tubuhmu tanpa sehelai benang di ruang ganti ." Ucap Zain dengan santai nya , ia meraih bathrobe dan memakaikan nya pada Ayris .


Ayris semakin merona mendengar perkataan Zain .


"Memang benar aku istri nya ? tetapi aku malu . Apa serigala mu itu tidak bangun menerkam ." Gumam Ayris dalam hati .


"Upssss,,,,." Tanpa sadar ia menutup mulut nya dengan kedua tangan nya.


" Apa yang kau pikirkan ? Apa kau ingin memulai nya ?' Ucap Zain mengusap lembut pipi Ayris .Ayris dengan cepat menggelengkan kepala nya .


"*Apa kau tidak tahu ,aku sekuat tenaga menahan serigala ini untuk tidak menerkam kelinci itu . Aku akan menunggu mu sampai siap ." Gumam Zain dalam hati .


BersambungπŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ™πŸ™πŸ™*