
" Silahkan nona."
Suara max membuyarkan lamunan nya membuat nya merasa kesal . Hal yang ia lamunkan terhenti begitu saja.
Tatapan tajam ter tuju pada chleo yang masuk ke mobil menunduk kan kepala nya. Rasa ngeri bergidik di tekuk leher nya ketika melihat dengan sekilas tatapan tajam kakak nya.
Jika dengan Dave ia bisa dengan mudah mengelabuhi nya tapi berbeda dengan Zain . Chleo menyesal dengan apa yang telah ia lakukan dan tertipu dengan bujuk rayu kakak kedua nya.
Mobil mewah itu melaju dengan cepat , suasana hening yang begitu mencekam membuat seisi mobil bergidik ngeri .Rian merasa hawa dingin begitu juga dengan max.
" Rasa nya ingin kabur saja ."
gumam rian dalam hati.
" Nona ,anda dalam masalah . Maafkan saya tidak bisa membantu."
gumam max dalam hati nya .
" aduh gawat kakak akan marah besar ."
gumam chleo dalam hati nya.
Mereka bermonolog sendiri karena suasana mencekam menyelimuti mereka yang berada dalam mobil.
" Ahhh,,,,, gadis itu ." Terlihat senyuman di sudut bibir Zain .
Max dan Rian saling berpandangan hanya mengangkat bahu mereka. Mereka heran melihat senyum tuan nya yang seakan membawa suasana hangat.
Ditempat lain
Ayris sampai di kontrakan nya membersihkan diri dan memasak sedikit makanan untuk makan malam bersama . Ia menunggu suami nya dengan menonton televisi dan sesekali menoleh pada ponsel milik nya.
Ayris yang tengah menunggu suami nya sesekali juga melihat ke arah pintu dan jam dinding .
Sampai larut seperti ini , fai belum juga menampakkan diri nya dan juga tak mengirim pesan pada nya .
Ayris yang mulai gelisaha dalam hati dan pikiran nya mulai tak tenang.Tak pernah ia merasa khawatir seperti ini karena sebelum menikah suami nya sering mengirim pesan untuk nya . Ia kemudian menepis perasaan yang tak seharus nya ia pikirkan tetap menunggu suami nya dan enggan mengirim pesan pada suami nya karena takut mengganggu pekerjaan nya.
Ditempat lain
Mobil mewah zain berhenti di depan mansion dan Zain berjalan melangkahkan kaki nya ke dalam mansion di ikuti max dan rian srmentara chleo pun berjalan mengekor di belakang kakak nya.
Zain berjalan ke ruang kerja nya dan max mengikuti tuan nya ke ruang kerja untuk melaporkan perihal yang ada di kantor .Rian seperti biasa mengontrol keamanan mansion karena ia juga bekerja di ruang bawah tanah mengamati satu demi satu cctv yang terpasang di sekeliking mansion.
Chleo berjalan menuju kamar nya.
Beberapa orang menemani rian dan pandangan mata nya berhenti sejenak di salah satu cctv . Terlihat ada seorang pengintai yang mencurigakan .
" waowww,,,, cari masalah ." ucap rian tersenyum sinis.
Dengan segera ia mengirimkan potongan video cctv pada Max.
π¬ " ting." video seorang pengintai dan max seketika mengeryitkan dahi nya.
" Ada apa max ?" Tanya zain .
" Ada beberapa pengintai tuan." jawab max.
" Oh , kau tahu apa yang harus kau lakukan max ?" ucap zain .
Max segera berjalan meninggalkan ruang kerja zain namun belum sempat max menarik gagang pintu itu tiba tiba suara zain mengejutkan nya.
" Max ." Dengan segera max membalikkan badannya .
" Iya tuan." jawab max .
" Cari tahu tentang gadis yang ada di resto itu." Perintah Zain dan max pun mengeryitkan dahi nya tak mengerti kenapa tuan nya menginginkan data gadis itu .
" Baik tuan." jawab max singkat .
Max bergegas ke ruang bawah tanah dimana rian sedang menunggunya. Rian yang sedang memantau pengintai itu tengah menunggu max karena anton belum kembali dari tugas nya.
" Bagaimana ?"
Tanya max pada rian .
" Dia orang yang mengintai nona muda ."
Jawab rian .
" Tangkap !"
Max yang memberi komando segera menyuruh beberapa anak buah nya menangkap oengintai tersebut .
" Baik bos."
Ucap beberapa bodyguard.
Max pun melihat seksama cctv tersebut lalu ia menghela nafas kasar nya. Hal yang sering terjadi bila nona muda nya berada di mana pun sering menjadi incaran para musuh keluarga maupun black devil. Mereka akan menggunakan segala cara untuk menumbangkan kekuasaan Zain.
" Rian. " suara panggilan max membuat rian segera menoleh ke arahnya.
" Hem, ada apa ?"
Rian yang tak biasa mendengar panggilan lembut max menaruh curiga terhadap nya.
" Apa menurut mu tuan sedang jatuh cinta ?"
Ucapan max membuat rian menoleh pada nya .
Rian tak menjawab pertanyaan max tapi hanya mengangkat kedua bahu nya.
Max menghela nafas kasar nya .
" Cari tahu gadis yang di tabrak tuan di resto ! 1x 24 jam ! " Perintah max membuat rian menoleh pada nya .
" Tuan sedang jatuh cinta ya ? Pada gadis itu ?"
Rian yan bertanya mendapat jawaban yang sama dari max yaitu max hanya mengangkat bahu nya .
Max pun berlalu meninggalkan rian yang tengah menggaruk kepala nya meskipun tidak gatal.
Rian lalu menghubungi seseorang mencari tahu gadis tersebut .
Bersambungπππ
Derttt derttt derrttt ,,,,,