
Ayris yang merasa lelah dengan pertempuran ular naga Zain terkapar tak berdaya . Ia terlelap dalam tidurnya .
Zain memandang wajah nya dengan senyuman ,ia merasa senang ketika mendapat sesuatu yang sangat berharga dari Ayris.
" Sayang ,,,,ternyata kau masih perawan ." Ucap Zain membelai pipi Ayris , sementara Ayris sudah terlelap dalam tidur nya .
" Terimaksih ,,,,, ." Ucap zain mencium kening Ayris.
" Aku berharap, secepatnya akan tumbuh serigala kecil di sini." Ucap Zain lagi sambil menyentuh perut datar Ayris .
Zain yang kelelahan akhir nya ikut berbaring memeluk Ayris . Ia menyelimuti tubuh polos mereka dengan selimut.
Sementara di kantor , Max yang telah bersiap dengan setelan jas biru nya mengeluarkan benda pipih milik nya . Ia menghubungi Rian yang masih berada di Mansion .
📞 :" Rian."
📞 :" Ya bos , masih ada di jalan ."
📞 :" okay ."
📞 :" Klikk."
Sambungan telepon ter putus, Rian tengah mempersiapkan umpan untuk membidik mangsa nya .
Tiga puluh menit kemudian Rian yang telah sampai ke kantor dengan membawa seorang perempuan yang tak lain adalah leni anggota black devil .
Max terkejut ketika melihat leni berada di dalam mobil dengan mengenakan pakaian sexy nya.
" Rian , apa dia akan ikut dengan kita ?" Ucap Max dengan salah satu jari nya menujuk ke arah leni.
"Iya bos , leni sudah dipersiapkan untuk membuat peter jera." Ucap Rian menjawab pertanyaan Max .
" Lalu,,,,,." Ucap Max dengan tatapan tajam nya.
" Bos hanya perlu ber akting sedikit untuk sedikit mabuk ketika leni sudah mendapatkan tanda tangan nya ." Ucap Rian menjelaskan pada Max .
"Leni akan memberi isyarat kapan waktu nya tuan berakting dan pamit dari tempat itu."
" Jony akan mengantar anda pulang sedangkan saya dan leni akan mengurus sisa nya." Rian menjelaskan panjang lebar pada Max .
Rian tahu Max masih awam dengan hal seperti ini , namun Rian dengan pelan pelan mengajari nya .
" Bos hanya perlu waspada dengan perempuan bernama Jane . Seperti bos besar bilang Jane punya trik kusus untuk melumpuhkan lawan ." Ucap Rian menatap tajam Max , Max mengerti maksud Rian kemudian ia menganggukkan kepala nya .
Max memang adik angkat Zain tetapi Rian dan Anton sudah mengikuti kemana Zain pergi sejak masih kecil . Jadi ia sudah sangat hafal dengan sifat dan watak Zain .
Sedangkan Max baru beberapa tahun karena ia bersekolah di luar negeri . Setelah kembali ia baru tinggal bersama Zain ,tetapi Zain memilih tinggal di penthouse yang di memang sudah Zain siapkan untuk nya .
Setelah beberapa menit kemudian mereka telah sampai ditempat tujuan . Mereka bertiga segera mencari ruang Vip yang peter pesan . Meskipun mereka datang bertiga tetapi beberapa anggota black devil sudah bertebaran melindungi mereka termasuk jony dengan segala penyamaran mereka .
Seorang pelayan reservasi mempersilahkan Max dan rombongan ke ruang VIP yang dipesan oleh peter. Sampai di depan pintu ,pelayan tersebut memoersilahkan masuk .
Ceklekkkkk,,,,,
" Silahkan tuan ." Ucap pelayan tersebut.
Max hanya mengangguk pelan sedangkan Tian dan leni tersenyum di sertai anggukan pada pelayan tersebut.
Seorang pria tampan ditemani beberapa wanita dan di antara nya adalah Jane menghampiri Max.
" Hai,,, Zain . Bagaimana kabar mu ?" Ucap peter menjabat tangan max , Max disini berperan sebagai Zain ia hanya tersenyum .
"Haaaaaaa haaaaaa . Apa anda tidak melihat kehadiran saya tuan peter ?" Ucap Leni menjawab perkataan Peter .
Jane yang melihat tidak suka pada leni pun ikut bertindak , ia bangun dari duduk nya mendekatii nya Max. Leni hanya tersenyum mendapat kesempatan ia pun beralih duduk di dekat Peter.
Rian yang ikut duduk hanya memandang pertukaran antara mereka . ia akan membidik sasaran tepat di jantung nya .
Max mengerti dengan isyarat Rian , ia segera pindah tempat menjelaskan tentang perusahaan nya . Setelah beberapa saat para wanita itu bergerak kini tiba saat nya para lelaki bergerak .
" Haaaaaaa haaaaaaa , Bagus Zain aku puas demgan hasil nya . Mari kita bersulang untuk hari ini ." Ucap Peter mengangkat gelas berisi bir tersebut.
" Aku tidak sedang minum alkhohol hari ini terimaksih . " Ucap Max.
"Ayo lah Zain hanya segelas saja. Untuk kerja sama kita ." Ucapan peter menjadi sindiran untuk nya .
" Rasakan Zain ,kali ini kau tidak akan lolos dari cengkeramanku." Gumam peter dalam hati.
" Tuan tampan ,malam ini kau akan jadi milikku ." Ucap Jane dalam hati.
" Brengsek ,aku sudah kecolongan dengan wanita ini ." gumam Max dalam hati nya.
" Haaaahaaaaa ,,,, ini lah yang bos besar khawatirkan ,tapi tenang saja max sesuai rencana kau akan aman." gumam Rian dalam hati.
" Haaaaa haaaaa tuan max , anda harus banyak belajar." ucap leni dalam hati .
Jane dan leni yang sedang beradu akting sama sama memdapat kesrmpatan .
Setelah beberapa obrolan terjadi ,Max merasa badan nya semakin panas .
Tetapi ia berakting seolah tak terjadi apa apa , meskipun badan nya panas tetapi ia menolak sentuhan tangan jane .
" Tuan saya akan undur diri karena saya ada janji dengan klien lain nya ." Ucap Max setelah ia mendapat isyarat dari Leni dan Rian .
" Jika anda mau ,sekertaris saya akan menemani anda ." Ucap Max berdiri dan menjabat tangan Peter .
Peter hanya tersenyum sinis ,ia merasa jika rencana nya menjebak Zain yang tak lain adalah Max berhasil .
" Oh ,,,tidak tuan Zain ,saya sudah ditemani beberapa wanita yang ada disini." Ucapan Peter menjadi jawaban atas pernyataan max.
Max ,Rian dan leni berjabat tangan undur diri ,ia berjalan seolah tidak terjadi sesuatu .
Rian sudah menyabotase beberapa orang Peter yang mereka siap kan .
Sampai di depan lift Max sudah mulai goyah , ia tak sanggup menopang diri nya sendiri .
" Bos ,,,, anda tidak apa apa ? ."Tanya Rian menopang badan Max .
" Aku merasa pusing Rian ,badanku terasa panas dingin." Ucap Max.
" Leni ,kau berjaga disini .Aku akn mengantar Max sampai ke parkiran ." Ucap Rian ,leni hanya menganggukan kepalanya sambil memainkan benda pipih nya.
Beberapa saat setelah sampai di parkiran ia memapah Max sampai ke mobil dimana Jony sudah menunggu di sana.
" Jony ,antar tuan Max pulang ke pent house ." Ucap Rian pada jony.
" Siap bos." jawab jony
ia segera melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi setelah melihat max yang merasa kesakitan .
Bersambung 😊😊🤷📞📞