
" Kenapa mesra sekali ?"
" Apa aku telah salah menerima pinangan nya ?"
" Bagaimana aku bisa setega itu ?"
" Wanita macam apa aku ini ?"
Lily masih diam membisu berpikir ke alam sana menerawang jauh tak terbatas hingga ia tak mengindahkan panggilan ayris .
" Lily ,,,, lily ,,,."
Ayris heran apa yang tengah di lamunkan lily sampai tak mendengar panggilan nya .
"Bagaimana aku bisa bagagia di atas penderitaan orang lain ?"
" Bagaimana jika aku hamil ?"
Lily kemudian menyentuh pelan perut nya seperti orang yang tengah berhalusinasi .
Ayris meninggalkan lily yang tengah diam membisu tanpa mengindahkan panggilan nya menghampiri kedua adik ipar nya yang tengah bereoni .
" Dave ,,,, ."
Dave yang tengah memeluk kembali chleo menoleh ke arah sumber panggilan .
"Ada apa kakak ipar ?"
Ketika melepas pelukan nya dave tak melihat istri nya bersama ayris .
' Aku tak mengerti apa yang terjadi pada lily ? Beberapa kali aku memanggil nya tapi seperti nya ia sedang melamun ?"
Ucap ayris menunjuk ke arah lily .
Dave terkejut mendengar penjelasan kakak ipar nya dan memandang ke arah lily memang benar ada nya . Ia sedang diam membisu memandang ke arah diri nya .
" Lily ,,,, sayang ."
Dave menghampiri lily yang masih diam membisu di teras .
" Sayang , sedang melamun apa ? Ayo kita masuk !"
Dave menarik tangan lily yang masih diam membisu tak beraksi sama sekali .
" Dave , sebaik nya kita berpisah !"
Entah angin apa yang merasuki lily mengucapkan kata pisah yang membuat dave serasa di sambar petir .
Dave menoleh pada lily memandang wajah istri nya yang semakin pucat dan entah apa yang terjadi pada nya hingga ia ingin berpisah dengan nya .
Pernikahan yang baru berumur beberapa hari , gadis yang selalu mengisi kepala dave dengan pertolongan kecil nya yang ia cari selama ini .Dan baru saja ia temukan lalu ia nikahi beberapa hari yang lalu meminta pisah dengan dave .
" Sayang , ada apa ?"
Lily tak menjawab pertanyaan dave .Entah apa yang ada di kepala lily saat ini , antara percaya dan tak percaya yang ia lihat hingga membuat nya pusing .
Tak berapa lama lily pingsan tak sadarkan diri .
" Lilyyyy,,,,,."
Teriakan dave membuat srmua orang menoleh ke arah dave dan menghampiri nya .
" Dave , ada apa dengan lily ?"
Ayris yang sampai di dekat mereka bertanya ada dengan sepasang suami istri tersebut .
Karena baru saja ia menyuruh dave memanggil nya tetapi lily pingsan tak sadarkan diri .
" Kenapa kau biarkan di lantai ? Cepat bawa ke atas !! Ke kamar mu !!"
Ayris yang menyuruh dave yang seperti melamun memandang istri nya .
Dave yang sejenak memikirkan perkataan lily tersadar dari pikiran tersebut lalu menggendong istri nya ke lantai atas ke kamar yang bertuliskan nama Dave dan Lily.
Tak berapa lama ketika max akan menghubungi leo , pucuk di cinta ulam pun tiba ternyata orang nya telah berada di depan pintu mansion .
📞 Calling "Leo."
📞 incoming call "max."
" Ada apa lagi si kutub ini menelepon ?"
Ucap leo yang kesal melihat panggilan telepon dari max .
📞 :" Ada apa menelepon ? Aku berada di mansion kakak "
📞 :" Cepat lah !! Semua menunggu mu."
📞 :" Klik."
" Dasar tak punya sopan santun ."
Leo mengumpat kesal ketika max memutus sambungan telepon begitu saja.
Tak berapa lama leo pun masuk ke dalam melihat orang orang yang akan menaiki tangga menuju lantai atas .
" Ada apa ? Ah haha,,, kalian sedang berkumpul ? Kenapa tidak mengajak ku ? Apa karena aku belum menikah ?"
Ucap leo yang melihat kakak dan adik nya chleo yang akan menaiki tangga dengan pasangan masing masing.
" Hei,,, dokter . Sekarang bukan waktu nya untuk membahas itu , cepat naik ke atas !! Istri dave pingsan ."
Suara lantang ayris mengalahkan suara leon yang sedang meraung .
" Apaaaa ,,, dave sudah punya istri ? Kenapa tidak memberitahu ku ? Kenapa kalian menikah diam diam ? Haruskah aku juga menikah diam diam ?"
Leo yang berjalan menaiki anak tangga secara perlahan membuat ayris tidak sabar melihat nya .
"Jika kau masih memperlambat jalan mu ,aku akan membatalkan perjodohan mu dengan diana !!"
Ayris yang menghampiri nya berbisik sesuatu yang membuat nya membelalakkan mata nya .
" Tidak ,, tidak,,, jangan kakak ipar ! Baiklah ,, aku akan berlari ."
Leo yang mendengar bisikan ayris sukses membuat leo berlari kalang kabut.
" Wah,, kakak ipar hebat bisa membuat kak leo berlari seperti itu . Apa yang kakak katakan pada nya ?"
Chleo terkejut melihat leo yang berlari seperti itu hanya dengan bisikan kakak ipar nya .
" Hahahaha,,, . Apa lagi jika bukan jodoh ?"
" Hahahaha,,,,."
Semua tertawa melihat tingkah jahil istri dari seorang mafia tersebut .
Tak berapa lama mereka pun sampai di kamar dave dan lily , leo yang menyuruh dave menyingkir terlebih dahulu untuk memeriksa lily tak mengindahkan perkataan leo .
Leo yang kesal dengan sikap dave akhir nya memilih duduk di sofa . Ayris yang melihat leo tengah bersantai ria di sofa menatap nya penuh keheranan .
" Dokter leo , apa anda sudah memeriksa pasien anda ?"
Ucap ayris dengan formal membuat leo terkesiap berdiri memandang ke arah pintu .
" Be,,, be,,,,belum kakak ipar . Kak dave tidak mau menyingkir, bagaimana aku akan memeriksa nya ?"
Semua orang terkejut melihat dave bersikap posesif seolah tak terjadi sesuatu apa pun dengan lily .
" Dave , biarkan leo memeriksa nya terlebih dahulu ?"
Dave memandang kakak nya sejenak lalu ke arah istri nya kemudian ia pun berdiri berpindah disisi samping tempat tidur.
" Bagaimana ?"
Ayris yang meras lebih khawatir dengan keadaan lily .
" Dia tidak apa apa kakak ipar , hanya kecapekan dan banyak pikiran hingga tekanan darah nya menurun ."
Ucap Leo yang kemudian menyimpan alat nya kembali .
" Hei,, Apa kau banyak berolahraga dengan istri mu ? Untuk istri yang baru melakukan kali pertama hubungan intim akan mempengaruhi kestabilan hormon dalam tubuh.
Leo melanjutkan perkataan nya.
" Eh ,,, kenapa banyak pikiran ? Apa yang terjadi antara kalian dave ?"
Ayris merasa ada yang janggal dengan perkataan leo .
" Dave lah yang seharus nya bertanya pada kakak ipar ? Apa yang kakak ipar katakan hingga membuat nya minta pisah ?"
Dave hampir saja tersulut emosi jika kakak nya tidak memandang tajam pada nya .
" Apaaaaa,,,, ?"
Semua orang serempak berteriak terkejut mendengar perkataan dave .
Lalu mereka menatap pada ayris yang tengah menunjuk diri nya sendiri .
" Apa yang aku katakan ? Kami hanya bercerita tentang membuka segel rumah ."
" Lalu ,,?"
Semua serempak ingin mendengar cerita lanjutan ayris.
" Lalu ia bercerita di mana dave merobek gaun yang dia berikan pertama kali pada lily dan mendapat bogeman tangan ."
" Apaaaa,,,, ?
Suara beberapa orang yang serempak membuat dave menggarukkan kepala nya merasa malu apa yang di katakan ayris .
Ia sedikit menyesal bertanya dan menuduh kakak ipar nya seperti itu.
" Wah,,,, kak lily hebat memukul seorang casa,,,,."
Tanpa di sadari chleo mengucapkan beberapa perkataan seperti itu setelah mendengar perkataan ayris .
Beruntung max yang sadar dengan ucapan istri nya segera menutup mulut nya .
" Hahahaha,,,, . Kak dave rupa nya tidak sabaran ."
Ejek leo yang membuat nya menatap tajam pada leo.
" Lalu ,,,kakak ipar ."
Chleo menggigit kecil tangan max untuk terlepas dari bekapan nya.
" Lalu lily kesal membiarkan dia sendiri di tempat tidur dan dia ,,, ."
Ayris yang menunjuk dengan jari telunjuk nya mengarah pada dave membuat semua mata mengikuti telunjuk ayris.
" Akhir nya mandi air dingin . Karena lily melihat suami nya yang kesal tak jadi membuka segel lily pun mengikuti suami nya daaaan,,,,,."
Ayris menceritakan pengalaman lily karena pertanyaan dave pada nya yang seolah menuduh nya mendoktrin lily.
" Dann,,,,."
Chleo dan leo yang mempunyai sifat bar bar merasa kepo apa yang di katakan kakak ipar kedua pada kakak ipar pertama.
" Dan akhir nya mereka mengawali acara membuka segel rumah di kamar manda dan cerita pun tamat ."
Ucap ayris.
" Bagian mana aku membuat istri mu minta pisah ?"
Ayris merasa kesal lalu bergelayut manja dilengan suami nya.
" Maaf kakak ipar ."
Ucap dave menundukkan kepala nya.
" Tunggu ! Aku kira karena ia melihat mu menggendong gadis kecil mu jadi bisa di katakan dia sedang cemburu."
Ucap ayris kemudian setelah mengingat bagian part lily berhenti melangkah memandang dave yang tengah menggendong chleo.
" Aku,,, . Apa salah nya menggendongku ? Aku juga sering minta gendong kak zain dan kakak ipar tak cemburu ."
Chleo tengah membela diri dengan pernyataan kakak ipar nya .
" Hei,, itu karena aku sudah mengetahui kamu adik ipar ku. Dia ,,,? Apa dave pernah bercerita ?"
Semua memandang ke arah dave yang menggelengkan kepala nya.
" Benar juga . Chle rasa kakak ipar benar , dulu Chle juga cemburu melihat kak max menggendong kakak ipar di rumah sakit . Dan itu karena chle belum mengetahui kakak ipar ."
Chleo menunduk malu mengatakan pengalaman nya .
" Ohh,,, jadi kau pernah cemburu pada ku . Kau dengar itu max ! istri mu mencemburui mu . Hahahaha,,,, ."
Ayris senang bercengkerama dengan keluarga suami nya meskipun ia hanya orang lain dalam keluarga itu tapi mereka menerima kekurangan masing masing.
Max tersenyum senang mendengar penuturan istri nya yang cemburu pada nya .
Dave mulai mengerti dengan sisi sifat mengerikan dari wanita ketika mereka mulai cemburu .
" Sudahlah . Ayo kita ke bawah ! Baby twins menendang nendang terus ."
Ucap ayris yang merasakan lapar karena si kembar menendang nendang di perut nya .
Semua orang mengiyakan permintaan ayris tapu tidak dengan dave yang masih setia duduk di samping lily .
Ayris yang melihat dave tetap duduk disana menggelengkan kepala nya .
Ayris menoleh ke belakang masih melihat dave yang tak bergeming dari tempat nya.
" Tidak kakak ipar , kalian duluan saja . Aku akan menunggu lily siuman ."
Ucap dave menggenggam erat tangan istri nya.
" Hei ,,, casanova, istri mu butuh istirahat . lagi pula kau butuh asupan gizi untuk membuat istri mu seperti kami berdua ."
Ucap ayris mengedipkan salah satu mata nya pada dave .
Zain dan yang lain menghela nafas panjang nya mendengar suara gemas ayris.
" Kakak ipar , aku belum married . Kenapa bicara absurd ?"
Leo menghela nafas kasar nya karena mendengar ayris yang berkata demikian .
" Kalau begitu menikahlah !"
Ucap ayris yang mendengar protes dari leo
Sedangkan dave tertegun mendengar perkataan kakak ipar nya masih enggan meninggalkan tempat tidur .
" Percayalah ! Istri mu tidak akan kabur .Apa yang kamu khawatirin ?"
Ayris masih berusaha membujuk dave untuk turun makan bersama .
" Tapi dia seorang mafia , pasti punya cara untuk kabur ."
Dave masih belum percaya dengan keamanan mansion kakak nya yang di jaga dengan ketat bahkan dengan sisi kamera pengintai dimana pun .
"Hemm,,, aku seorang istri ketua mafia saja tak bisa kabur dari mansion kakak mu . Apalagi dia ? Baiklah, terserah kamu saja ."
Setelah berkata demikian ayris berlenggang pergi ke luar kamar .
" Haaa,,,."
Semua orang terkejut mendengar perkataan ayris lalu memandang ke arah kakak nya secara bergantian .
Mereka keluar mengikuti ayris yang telah meninggalkan kamar dave berjalan menuju tangga untuk turun ke lantai satu .
Sedangkan ayris yang lebih dulu berjalan lurus melewati anak tangga .
" Kakak ipar , tangga turun di sebelah sini ?"
Ucap leo yang melihat kakak ipar nya berjalan lebih dulu dengan suami nya.
" Aku akan turun dengan lift , jika aku menaiki tangga itu kakak mu akan menghukum ku ."
Ucap ayris memandang ke arah suami nya lalu mencium pipi nya .
" Oh,,, so sweet ."
Ucap leo melihat kemesraan kakak nya .
Tak berapa lama mereka pun sampai ke ruang makan menikmati hidangan makan malam nya . Sesekali dengan sendau gurau yang membuat kehangatan di mansion tersebut.
Dave yang kekeh tak mau meninggalkan istri nya akhir nya ikut turun karena merasa lapar .
Perut nya yang keroncongan takut membangunkan lily yang pada akhir nya membuat pilihan untuk ikut makan malam.
" Wah,,, casanova mau bergabung juga ."
Ayris yang menyindir adik ipar nya membuat semua orang tertawa .
" Kak dave , jangan terlalu banyak masuk rumah nya ? Kasihan kakak ipar kedua harus beradaptasi dengan hawa baru."
Ucap leo
" Eh,,, Apa kau tidak membiarkan istri mu istri mu istirahat hingga kecapekan seperti itu ?"
Ayris membuat dave menggaruk kepala nya meskipun tak gatal.
" Sayang , apa kau ingin di hukum ?"
Zain mulai merasa panas ketika mendengar perkataan sang istri yang menjurus ke arah intim .
Naluri kelakian nya seakan memberontak ketika mendengar nya .
" Okay ,,, okay ,,,. Ay tidak akan bercanda lagi."
Ucap ayris yang setelah berkata seperti itu ia meninggalkan tempat duduk nya pergi ke pintu samping .
Ia yang tadi melihat lily turun dari tangga dan keluar dari mansion mengelilingi mansion yang ternyata sangat besar tapi tidak menemukan pintu keluar .
" Aneh , dimana pintu gerbang nya ? Kenapa semua dinding tembok yang tinggi ?"
Ucap lily yang terus mengelilingi tempat tersebut .
Ayris menyuruh mira memanggil leon datang pada nya ,meskipun awal nya mira ragu karena rasa takut nya pada leon tetapi ia pun mengiyakan permintaan sang nyonya.
Tak berapa lama leon datang berlari mencari mommy nya .
Aung,,,,
Aung,,,,
Aung,,,,
" Leon, kemarilah ! Mommy ada tugas untuk mu .Kau harus menggiring lily kembali ke dalam mansion , apa kau mengerti ?"
Ucap ayris mengusap pelan kepala leon.
" Aung,,,."
" Aung,,,,."
Leon merasa senang mendapat perintah meraung dan berlari mengelilingi mansion.
Sedangkan ayris pun kembali ke meja makan duduk di samping sang suami yang memandang tajam pada nya seolah bertanya dari mana ia pergi .
" Aku menyuruh mira memanggil leon ."
Ucap ayris yang mendapati tatapan tajam mata serigala suami nya pada nya .
Setelah beberapa saat makan malam usai , dave membawa nampan berisi makanan untuk istri nya ke lantai atas sedangkan yang lain duduk di ruang keluarga dengan beberapa cemilan.
Dave berteriak dari atas dan berlari ke lantai bawah .
" Lilyyyy,,,,."
" Lilyyyy,,,,."
" Lilyyyy,,,,."
"Ada apa dave ?"
Zain berdiri memandang adik nya yang tampak bingung dan gusar.
" Lily tak ada di kamar nya ."
Ucap dave yang akan keluar mansion .
" Tenanglah ! Sebentar lagi istri mu akan kembali ke dalam gendongan mu ."
Ucap ayris duduk santai menyantap es cream kesukaan nya .
Zain memandang ke arah istri nya baru mengerti kenapa dia meninggalkan meja makan ketika acara makan belum selesai . Ia pun duduk kembali di samping istri nya.
" Pelan pelan makan nya !"
Ucap zain mengusap sudut bibir yang terkena lelehan es cream . Ayris tersenyum mengangguk pelan pada suami nya.
Dave yang diam mematung mendengar ucapan kakak ipar nya tak mengerti bahkan merasa di permainkan.
Diluar mansion .
Aung,,,,
Aung,,,,,
Aung,,,,
Lily yang mendengar raungan leon merasa takut yang akhir nya memilih bersembunyi .
Namun ia yang mengira leon hanya sekedar melawati tempat itu ternyata datang ke tempat persembunyian lily.
Aung,,,,
Aung,,,,
Aung,,,,,
" Leon , pergi lah ! "
Aung,,,,
Aung,,,,
" Pergi ! hus ,,,hus,,,."
Namun leon meraung lebih keras lagi ketika lily mengusir nya bahkan mendekati nya lebih dekat lagi .
Karena leon memperlihatkan gigi nya hingga keluar air liur membuat lily merasa ngeri akhir nya berlari dari tempat persembunyian .
Aung,,,
Aung,,,,
Lily berlari kencang dan berteriak karena di kejar oleh leon .
"Aaaaaaaaà,,,,"
"Aaaaaaaaaà,,,,,"
Pada akhir nya tanpa pikir panjang ia kembali ke dalam mansion sebagai tempat persembunyian yang paling aman .
"Aaaaaaaaa,,,,,."
Lily yang kehabisan nafas nya setelah berlari dan berteriak melihat sang suami di depan nya akhir nya melompat ke dalam gendongan dave.
Aung,,,,,..
Aung,,,,,
Semua orang yang berada di ruang tengah terkejut mendengar raungan leon hingga ke dalam mansion dan mereka juga tertegun melihat kakak ipar kedua berlari dari luar.
" Wah,,,, kakak ipar hebat .Kak lily kembali ke dalam gendongan kak dave ."
Ucap chleo .
" Yeeeee,,,,,. Huh,,,, aku sendiri yang tidak punya pasangan ."
Ucap leo menyantap puding coklat kesukaan nya .
Dave merasa tak percaya ternyata memang benar ucapan kakak ipar nya .
" Leon,,,, kemarilah !"
Ayris memanggil anak nya untuk mendekat pada nya.
" Aung,,,, ."
Leon berjalan pelan setelah meraung cukup keras menggemparkan penghuni mansion .
"Anak pintar, pergilah !"
Ayris mengusap pelan kepala leon yang kemudian berdiri menatap tajam pada lily .
" Hei anak nakal , kau ingin kabur dari mansion ku ? Karena cemburu pada nya ?"
Ucap ayris menunjuk pada chleo yang kembali duduk mengemil beberapa makanan ringan .
" Dia adik ipar mu , chleo dan yang di samping nya itu suami nya."
ayris memang perlu menyelesaikan kesalahpahaman ini karena terjadi di mansion nya.
Lily terkejut mendengar penjelasan kakak ipar nya yang ternyata ia telah salah paham.
" Benar kan kau cemburu pada nya ?"
Ayris menatap tajam pada lily yang berada di gendongan dave .
Lily hanya mengangguk pelan , merasa malu menyembunyikan wajah nya .
Dave yang melihat istri nya mengangguk merasa kesal pada nya dan berniat memberi hukuman pada nya .
"Benar kata kakak ipar , kalau aku butuh asupan gizi untuk membuat mu seperti mereka ."
Ucap dave yang kemudian menggendong istri nya naik ke lantai atas .
" Apaaaaa ,,, ?"
Lily terkejut mendengar ucapan suami nya lalu menyembunyikan wajah nya karena malu .
Semua orang di ruang keluarga melambaikan tangan ke atas untuk dave dan lily .
Mereka menikmati sisa cemilan dan sisa drama yang mereka tonton sebelum akhir nya mereka ke kamar mereka masing masing .
Bersambung 😊😊🙏🙏