ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 64


" Sayang,,,,,." Zain memanggil istri nya tepat di telinga nya.


Ayris yang setengah sadar mendengar nya tetap diam tersenyum.


" Sayang ,,,." Panggil Zain untuk yang kedua kali nya .


Ayris tidak bergeming ia masih enggan membuka mata nya. Antara sadar dan tidak ia hanya ingin menikmati waktu dengan Suami nya walaupun hanya dalam mimpi.


" Sayang ,,,,, ." Panggilan Zain untuk Ayris yang ketiga kali nya.


Ayris merasa ada gerakan yang menyentuh lembut kepala nya dan mengusap pipi nya yang semakin lama semakin terasa.


" Kau merindukan ku,,,." Ucap Zain berbisik ditelinga Ayris, Ayris yang mendengar bisikan dan deru nafas di telinga nya seketika membuka mata nya .


Ia terkejut melihat Zain yang sudah ada disamping nya dan memeluk nya.


" Aaaaaaaa,,,,,,,." Teriak ayris bersembunyi di bidang dada Zain.


"Apa benar aku tidak mimpi ? jadi aku tidak mimpi ? dan ciuman tadi juga bukan mimpi ? " Gumam ayris dalam hati.


" Aaaaaaaa,,,, jadi aku tidak bermimpi ."Gumam Ayris lagi.


" Kenapa berteriak ? bukankah tadi kau bilang merindukanku ?" ucap Zain tersenyum jahil pada Ayris.


" apa jadi aku tadi tidak mimpi ? ihh ,,,, memalukan ." Gumam ayris.


" Ada apa sayang ? kau malu mengakui nya ?" Zain masih menggoda ayris, Ayris semakin merona di buat nya . Ia semakin bersembunyi di bidang dada Zain.


Tapi ia melupakan sesuatu , ya ,,,, sakit perut ingin buang air kecil ia sudah tidak dapat menahan nya. Ayris segera bangun melupakan rasa malu nya , ia segera bangun ketika ia hendak menurunkan kakinya. Zain kembali menariknya ke dalam pelukan nya.


Ayris yang sudah banguh duduk pun terjatuh lagi dalam pelukan Zain. Ia mengerucutkan bibir nya , namun ia tetap memaksa untuk bangun. Sedangkan Zain tetap menarik nya ,hingga akhir nya Ayris kesal.


" Sayang , Aku mau pipis ." Ucap Ayris cemberut.


Zain bangun dari tidur nya ,dengan sigap ia menggendong Ayris , ayris pun terkejut dibuat nya . Ia meronta ingin turun namun tangan Zain terlalu kuat .


" Aku tahu,,,,,." Jawab nya singkat.


" Kalau tahu kenapa menggendongku ?" Ayris semakin kesal di buat nya , Zain tidak melepaskan nya.


" Aku tidak ingin kau capek." Ayris tertegun mendengar jawaban Zain .


" Apa dia sudah gila ? dari tempat tidur ke kamarmandi bisa membuatku capek ? huuuhhhhh ,,,,,yang ada aku bisa ngompol .Ahhhhh sudah lah dari pada aku ngompol." Gumam ayris dalam hati.


Beberapa menit sudah sampai Zain mendudukan Ayris di kloset lalu ia keluar dari kamar mandi .


" Jika sudah panggil ya sayang." Ucap Zain.


Sedangkan Ayris tak mau berdebat lama ,ia hanya menganggukkan kepala nya.


" Apa aku juga gila memanggil nya untuk menggendongku ? Huuuuhhhh dasar ,,, ." Ayris mengumpat dalam hati nya.


Ia tidak memgerti apa ya.g sedang terjafi pada Zain dan pada diri nya .Suami nya begitu romantis tapi sayang nya berlebihan.


Ayris yang selesai pun melenggang keluar dari kamar mandi , ia melangkahkan kaki nya menuju tempat tidur . Namun terhenti ketika melihat Zain memakan Nasi goreng yang sudah dingin . Ayris berlari ke arah Zain dan merebut nya , Zain terkejut melihat nya namun ia tak memberikan piring nasi goreng tersebut.


Mereka beradu tarik menarik dengan sepiring nasi goreng hingga membuat Ayris kesal.


" Sayang , nasi nya sudah dingin . Berikan pada ku ! aku akan membuatkan yang baru." Ucap Ayris yang kalah merebut piring tersebut.


" Tidak , ini enak ." Ucap Zain singkat.


" Tapi sudah dingin, aku tak mau kau sakit. Upsss,,,,,,,." Ucap Ayris menutup mulut nya dengan kedua tangan nya.


Zain tersenyum dengan jawaban ayris lalu menarik nya dalam pelukan nya . Tanpa persiapan apapun ayris ikut dalam tarikan tersebut.


Ia merasa malu dengan Zain lalu bersembunyi di bidang dada nya.


bersambungπŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ™πŸ™πŸ™